<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118</id><updated>2011-09-22T01:59:03.234+07:00</updated><category term='ILLEGAL LOGGING'/><category term='NARKOBA'/><category term='Teologi'/><category term='Global Warming'/><category term='HIV/AIDS'/><category term='GBKP'/><category term='Serba serbi'/><category term='Opini'/><category term='Permata'/><title type='text'>KESAKTIAN PEDULI GENERASI</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>93</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-4463416488841846207</id><published>2010-02-14T18:55:00.002+07:00</published><updated>2010-02-14T19:12:06.074+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>“Pelangi Sehabis Hujan”&lt;br /&gt;        Oleh : Nikita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jalan Hidupku Tak Selalu,&lt;br /&gt; Tanpa Kabut Yang Pekat…..&lt;br /&gt; Namun KasihMU Nyata Padaku, &lt;br /&gt; Pada WaktuMU Yang Tepat, &lt;br /&gt; Seperti Pelangi Sehabis Hujan, Itulah Janji SetiaMU TUHAN.&lt;br /&gt; Dibalik Dukaku, Telah Menanti Harta Yang Tak Ternilai Dan Abadi……..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;          Mungkin Kami Pun Tak Terlihat, &lt;br /&gt;          Tertutup Awan Tebal,&lt;br /&gt;          Namun Hatikukan Tetap Kuat, &lt;br /&gt;          Oleh JanjiMU Yang Kekal,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Seperti Pelangi Sehabis Hujan,&lt;br /&gt;   Itulah Janji setiaMu TUHAN……..&lt;br /&gt;   Di Balik  Dukaku, &lt;br /&gt;   Telah  Menanti Harta Yang Tak Ternilai Dan Abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Seperti Pelangi Sehabis Hujan, &lt;br /&gt; Itulah Janji SetiaMU TUHAN, &lt;br /&gt; Dibalik Dukaku, Telah Menanti Harta Yang Tak Ternilai dan Abadi.&lt;br /&gt; Seperti Pelangi Sehabis Hujan,&lt;br /&gt; Itulah Janji SetiaMU TUHAN, &lt;br /&gt; &lt;br /&gt; Di Balik Dukaku Telah Menanti Harta Yang Tak Ternilai Dan Abadi,&lt;br /&gt; Di Balik Dukaku Telah Menanti Harta Yang Tak Ternilai Dan Abadi………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pilihan Terbaikku”&lt;br /&gt;      Oleh : Nikita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilaku……. Renungkan,&lt;br /&gt;Betapa Beruntungnya Diriku,&lt;br /&gt;Ku Dapat MengenalMU Dan Merasakan… KasihMU,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilaku…… Bayangkan,&lt;br /&gt;Mengapa Kau Menyelamatkan,&lt;br /&gt;Ku Bersyukur Selalu, &lt;br /&gt;Kau Ada Dalam Hidupku, &lt;br /&gt;Walau Saat Ini Dunia Tak Mengerti Mengapa Hatiku MengasihiMU,&lt;br /&gt;Suatu Saat Nanti, Pasti Kan Terbukti KAU Pilihan Terbaikku…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilaku…. Renungkan Betapa Beruntungnya Diriku, &lt;br /&gt;Kudapat Mengenalmu Dan Merasakan Kasihmu,&lt;br /&gt;Bilaku….. Bayangkan Mengapa Kau Menyelamatkanku,&lt;br /&gt;Ku Bersyukur Selalu, Kau Ada Dalam Hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                 Walau Saat Ini, Dunia Tak Mengerti Mengapa Hatiku, MengasiMU…..&lt;br /&gt;                 Suatu Saat Nanti  Pasti Kan Terbukti KAU Pilihan Terbaikku……….&lt;br /&gt;                 Walau Saat Ini, Dunia Tak Mengerti Mengapa Hatiku, MengasiMU….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Suatu Saat Nanti… Pastikan Terbukti KAU Pilihan Terbaikku,&lt;br /&gt; Suatu Saat Nanti… Pastikan Terbukti KAU Pilihan Terbaikku,&lt;br /&gt;KAU Pilihan Terbaikku,&lt;br /&gt;KAU Pilihan Terbaikku……. KAU Pilihan Terbaikku………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hidupmu Berharga ALLAH”&lt;br /&gt;         Oleh : Nikita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupmu Berharga Bagi ALLAH…..&lt;br /&gt;Tiada Yang Tak Berkenan DihadapanNYA…..&lt;br /&gt;DIA Ciptakan Kau Seturut GambarNYA……&lt;br /&gt; Sungguh  Terlalu Indah Kau Bagi DIA,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIA Berikan KasihNYA Bagi Kita……&lt;br /&gt;DIA Telah Relakan Segala-galanya,&lt;br /&gt;DIA Disalib Tuk Tebus Dosa Kita…….&lt;br /&gt;Karna Hidupmu Sangatlah Berharga…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Reff :   Buluh Yang Terkulai, Takkan Di PatahkanNYA,&lt;br /&gt;             DIA Kan Jadikan Indah, Sungguh Lebih Berharga……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suluh Yang Telah  Pudar, Takkan Di PadamkanNYA,&lt;br /&gt;DIA Kan Jadikan TERANG….. Untuk KemuliaanNYA…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidupmu Berharga Bagi ALLAH…..&lt;br /&gt;Tiada Yang Tak Berkenan DihadapanNYA…….&lt;br /&gt;DIA Ciptakan Kau Seturut GambarNYA…….&lt;br /&gt;Sungguh Terlalu  Indah Kau Bagi DIA,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DIA Berikan KasihNYA Bagi Kita…….&lt;br /&gt;DIA Telah Relakan Segala-galanya…..&lt;br /&gt;DIA Disalib Tuk Tebus Dosa Kita…….&lt;br /&gt;Karna Hidupmu Sangatlah Berharga…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Reff :   Buluh Yang Terkulai, Takkan Di PatahkanNYA,&lt;br /&gt;             DIA Kan Jadikan Indah, Sungguh Lebih Berharga……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suluh Yang Telah  Pudar, Takkan Di PadamkanNYA,&lt;br /&gt;DIA Kan Jadikan TERANG….. Untuk KemuliaanNYA…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buluh Yang Terkulai, Takkan Di PatahkanNYA,&lt;br /&gt;DIA Kan Jadikan Indah, Sungguh Lebih Berharga……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Suluh Yang Telah  Pudar, Takkan Di PadamkanNYA,&lt;br /&gt;  DIA Kan Jadikan TERANG….. Untuk KemuliaanNYA…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  DIA Kan Jadikan TERANG….. Untuk KemuliaanNYA…….&lt;br /&gt;  DIA Kan Jadikan TERANG….. Untuk KemuliaanNYA…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-4463416488841846207?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/4463416488841846207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=4463416488841846207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4463416488841846207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4463416488841846207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2010/02/pelangi-sehabis-hujan-oleh-nikita-jalan.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-7435087847164358063</id><published>2010-01-05T12:52:00.001+07:00</published><updated>2010-01-05T12:52:58.314+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Ramalan Kiamat  2012&lt;br /&gt;Dan Badai Matahari, Kenapa Takut??&lt;br /&gt;(Ramalan Kiamat 2012 Suku Maya Ini, Tidak Usah Di Percaya, Bacalah Alkitab : Firman TUHAN Yang Adalah Sumber Kehidupan)&lt;br /&gt;Dalam sebuah Kebaktian Minggu, ada seorang Pendeta yang berkotbah tentang Informasi  adanya isu-isu di internet  bahwa menurut suku Maya Kuno akan terjadi  Kiamat pada tahun 2012. Tepatnya 21 Desember 2012.&lt;br /&gt;Tahun 2012 tiba-tiba menjadi angka menakjubkan, setelah para ilmuwan dan penulis belakangan ini mengungkapkan ramalan bangsa Maya kuno tentang akhir zaman yang jatuh pada 21 Desember 2012, akhir siklus kalender bangsa itu.&lt;br /&gt; Didalam majalah tempo edisi Agustus 2009 di sebutkan oleh para ahli Astronomi atau para “Pakar Ilmu Pengetahuan” mengatakan, apa yang di isukan di internet dan apa yang saat ini sering kita dengar mengenai akhir Zaman atau Kiamat di tahun 2012 adalah isapan jempol semata. Para ahli itu berkata, bahwa dasar argumentasi mereka sangat tidak kuat. Mereka mengatakan bahwa kemunculan ”Badai Matahari” pada tahun tersebut adalah hal yang biasa terjadi. Badai itu disebabkan oleh “Flare” atau “Ledakan di Atmosfer Matahari” yang melontarkan “Partikel Atomic” yang menyerupai “Jilatan Api” dan mengandung medan magnet. Bila sampai ke Bumi, pancaran partikel ini dapat mempengaruhi medan magnet bumi dan mengganggu frekwensi radio. Itu saja.&lt;br /&gt; Menurut perhitungan mereka, besar badai itu akan bertambah saat Matahari mencapai siklus maksimumnya, yang diperkirakan akan terjadi pada 2012. Sahihkah argumen itu? Thomas Djamaluddin, peneliti utama astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, menilai pengaitan “Kiamat” pada tahun tersebut dengan “Badai Matahari” tidaklah berdasar. Pasalnya, dari segi ilmiah, sudah banyak ilmuwan yang merontokkan teori kiamat 2012. David Stuart, sejarawan dari University of Texas at Austin, menyatakan suku Maya Tak menyebut 21 Desember 2012 itu sebagai akhir Dunia, tapi akhir siklus penanggalan. Artinya setelah tanggal itu, kalender dimulai dari nol lagi. Tak ada hubungannya dengan “Kehancuran Bumi”. Nah, kalaupun ada Film yang sengaja menghubungkan ramalan Suku Maya ini dengan Badai Matahari yang akan terjadi pada tahun 2012-2013, saya pikir hal itu hanya Rekayasa skenario dan sang Sutradara yang sengaja mendramatisir agar Filmnya menarik, sehingga ditonton oleh orang banyak. Ini hanyalah penyelewengan penafsiran saja, bahasa kami “Strategi Bisnis Perfileman” untuk meraup keuntungan! (Tempo, 29 Nov 2009, hal 90). Badai Matahari itu, merupakan “peristiwa biasa” yang memiliki siklus sebelas tahun. Perulangan terjadi pada 2012-2013 nanti karena ada “pengulangan siklus”.&lt;br /&gt;       Akhir zaman atau kiamat ini, memang selalu menarik  atau relevan di perbincangkan   di sepanjang waktu.&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sejak zaman dahulu masalah akhir  zaman atau kiamat ini selalu saja mejadi berita yang hangat. Tahun 1980an di luarnegeri sana, ada sekelompok orang yang menamakan dirinya “Sekte Akhir Zaman” dengan pemimpinnya yang bernama David Kores. Mereka pergi kepuncak pegunungan atau perbukitan menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Mereka berkeyakinan bahwa pada saat waktu yang mereka yakinilah Tuhan akan datang.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi? Tuhan Yesus tidak datang pada waktu yang mereka tentukan. Pada akhirnya mereka melakukan “bunuh diri bersama atau bunuh diri massal”.&lt;br /&gt;Pada tahun 2000an lalu, ada juga seorang Pendeta yang bernama Mangapin Sibuea yang mengklaim dirinya adalah utusan Tuhan untuk menyampaikan brita tentang  “Akhir Zaman”. Ada ribuan orang yang mau menjadi pengikut Pdt Mangapin Sibuea. Mereka juga melakukan hal yang sama dengan David Kores. Mereka menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali di sebuah tempat sambil bernyanyi, berdoa dan berpuasa. Para pengikut Pdt tersebut menjual seluruh harta bendanya untuk mengikuti perintah Pdt Mangapin. Bedanya,  Pdt Mangapin dan pengikutnya tidak bunuh diri seperti David Kores dan para pengikutnya, walaupun Tuhan Yesus tidak jadi datang seperti waktu yang telah mereka tentukan&lt;br /&gt;Penulis berkeyakinan, akhir zaman atau kiamat itu tidak bisa di ketahui oleh siapapun. Apakah hari, tanggal, bulan, tahun bahkan jamnya. Tidak ada seorangpun manusia yang ada di Bumi ini mengetahuinya. Hal itu menjadi rahasia Tuhan. Alkitab yang adalah Firman TUHAN sangat jelas berkata : “Tetapi Tentang Hari Dan Saat Itu Tidak Seorangpun Yang Tahu, Malaikat-malaikat Sorga Tidak Dan ANAKpun Tidak, Hanya BAPA Sendiri” Matius 24 : 36.&lt;br /&gt;Kiamat atau akhir zaman kita tidak tahu kapan waktunya atau kapan datangnya.  Karena Itu Berjaga-jagalah, Sebab Kamu Tidak Tahu Pada Hari Mana TUHANmu Datang. Matius 24: 42 Bdk Matius 24 : 44. Kiamat atau akhir zaman itu pasti akan terjadi pada saatnya kelak. Yang terpenting adalah kesiapan kita secara pribadi, kapan saja hal itu terjadi tidak masalah, hari ini, besok atau lusa. Kita harus senantiasa siap sedia!&lt;br /&gt; Benarlah yang dikatakan Injil bahwa Dia datang seperti pencuri di malam hari. Tidak ada yang tahu. Pada saat yang tidak di sangka-sangka! Yang pasti adalah bahwa “Dia adalah Alfa dan Omega yaitu yang Awal dan yang Akhir”. Bdk Wahyu 22:13&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!!!&lt;br /&gt;Penulis Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia Salatiga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-7435087847164358063?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/7435087847164358063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=7435087847164358063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7435087847164358063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7435087847164358063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2010/01/ramalan-kiamat-2012-dan-badai-matahari.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-7317649904517873213</id><published>2010-01-05T12:45:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T12:49:01.249+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Selamat Tahun Baru 2010 Indonesia!!!&lt;br /&gt;Antara Kasus Bank Century,  Buku Membongkar Gurita Cikeas Dan Mobil Dinas 1,3 Milyar??? &lt;br /&gt;Ada Apa Denganmu???????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2009 sudah kita tinggalkan, kita sekarang sedang memasuki dan menjalani 2010. Apa yang terjadi? Masih sangat banyak PR kita secara bersama-sama. Kasus Bank Century yang merugikan uang Negara 6, 7 triliun belum selesai. Lalu,  kita di kejutkan pula oleh bukunya Bung George Junus Aditjondro yang berjudul Membongkar Gurita Cikeas! Di dalam buku itu di sebutkan sederetan nama-nama pejabat, perusahaan-perusahaan, yayasan-yayasan KORUPTOR yang berada di seputar Istana dan Cikeas? Mereka santai-santai saja, tenang-tenang saja tanpa tersentuh oleh aparat Hukum!! Seperti orang yang “Kebal Hukum” saja. Aneh ya negeri ini, kalau pencuri kakau, kapuk, semangka, para copet langsung di Tangkap dan di Adili!! Giliran para Perampok uang Negara Milyaran bahkan Triliunan “Hingga kini tak tersentuh!!&lt;br /&gt;Belum selesai masalah isi buku George yang menggemparkan ini, kita di kejutkan lagi oleh “para Mentri dan beberapa Pejabat tinggi Negara yang mendapat fasilitas Mobil Dinas seharga 1, 3 Milyar merek Toyota Crown?? Sedih, sangat sedih sekali menjadi rakyat!! Ditengah situasi bangsa yang sulit secara ekonomi, kok mereka enak-enakan membeli mobil dinas dengan menggunakan uang rakyat ratusan milyar?? Dimanakah saat ini hati nurani?? Apakah mereka itu tak punya hati nurani?? Melihat sesama “Anak Bangsa” yang miskin di pinggiran rel kreta api, di kolong jembatan, di bantar gebang, di desa tertinggal, para korban lapindo, korban bencana, korban penggusuran, anak putus sekolah, anak jalanan, para penganggur, busung lapar, desa-desa pedalaman Papua, NTT yang belum memiliki listrik!! Kok, mereka santai-santai saja!! Seharusnya sebagai pejabat Negara yang melayani rakyatnya, mereka harus peduli dan merakyat. Jangan lupa lho, Saudara-i bisa di sana duduk sebagai pejabat ya karena rakyat, saudara-I mendapat fasilitas itu dari uang rakyat, tepatnya pajak dari rakyat!! Jangan lupakan itu!!&lt;br /&gt;“Khusus juga bagi para penunggak pajak Indonesia yang jumlahnya 45 triliun, bayarlah pajak anda. Anda tahu bahwa uang dari pajak itulah yang membangun seluruh infrastruktur di Negeri ini.”&lt;br /&gt;“Salut buat Laode Ida, yang mengembalikan Mobil Dinas Toyota Crown seharga 1, 3 Milyar ke Setjen Negara. Berarti, beliau masih punya hati nurani, sedangkan yang lain??? Jawab dalam hati saja…. Selamat Tahun Baru 2010!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakailah Hati Nurani!! Jangan Sekali-sekali Melupakan Rakyat OK!! &lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-7317649904517873213?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/7317649904517873213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=7317649904517873213' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7317649904517873213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7317649904517873213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2010/01/selamat-tahun-baru-2010-indonesia.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-2156097412839778781</id><published>2010-01-05T12:34:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T12:41:35.835+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bank Century Ada Apa Denganmu???&lt;br /&gt;6,7 Triliun Uang Negara Yang Juga Adalah Uang Rakyat di Gelontorkan ke Pemilik Bank Century CS!!&lt;br /&gt;Wah, aneh ya. Di tengah situasi Bangsa dan Negara kita yang sedang sulit secara Ekonomi (Krisis Global). Pemerintah RI, dalam hal ini Menkeu dan Gubernur Bank Indonesia (2008) pada saat itu, menyetujui LPS menyuntik “Dana Segar” ke Bank Century!! Sejumlah 6, 7 Triliun Rupiah!! Sangat fantastic ya!! Coba bayangkan uang sejumlah 6, 7 Triliun itu di pergunakan hanya untuk membantu sebuah Bank yang katanya sedang “Sakit”. Padahal ada banyak “Anak Bangsa” di Negeri ini yang sedang Kelaparan, Gizi Buruk, Terbaring di Rumah Sakit, Anak Putus Sekolah, Pengangguran, Gelandangan, Orang Miskin, Anak Terlantar, Korban Banjir, Korban Gempa, Jalan-jalan yang rusak, Gedung Sekolah yang Rusak, usaha UKM yang harusnya di bantu, dan Korban Lumpur Lapindo!! Saya pikir, daripada uang 6, 7 Triliun itu di berikan kepada Bank Century, lebih baik uang itu di berikan kepada Saudara-saudari kita sesama Anak Bangsa (Kaum Proletar) yang sedang susah dan menderita tadi. Merekalah yang sebenarnya berhak untuk di bantu, karena kehidupan mereka terimbas oleh dampak Krisis Global. &lt;br /&gt;Saya kuatir, inilah dampak dari Ekonomi Neoliberalisme!! Negara berpihak hanya kepada Pemilik Modal (Kaum Borjuis) Kaum Raksasa alias Konglomerat!! Melupakan jutaan Rakyat sendiri yang sedang merasakan sulitnya Perekonomian!! Itulah Neoliberalisme! Rakyat selalu menjadi Korban dan Terpinggirkan!! Uang 6, 7 Triliun itu, kalau tidak salah Sama dengan 6700 Milyar ya?? Uang sebanyak itu, andai di masukkan  kedalam “Tas Koper” maka akan berisi 6700 Koper!! Luar biasa!! Masing-masing koper di isi uang sejumlah 1 Milyar pecahan 100rb rupiah!! Coba kita bayangkan uang sebanyak 6700 koper ITU, di berikan hanya kepada “Sekelompok” Pengusaha/Pemilik Bank yang namanya BANK Century!! Tidak masuk akal!! Lain lagi, kalau uang 6,7 Triliun itu di masukkan seluruhnya kedalam karung, maka akan ada timbunan Karung yang menggunung yang berisi Uang Rakyat!!. &lt;br /&gt;Uang 1 Milyar rupiah Dengan pecahan 50 ribu, bila di masukkan kedalam karung, maka uang tersebut akan memenuhi 6700 karung. Bayangkan saja, uang sebanyak itu di berikan kepada pemilik Bank Century dan CS-Cs nya!! Andai uang yang 6700 karung tadi di angkut dengan Truk, maka akan ada belasan truk yang penuh dengan uang diantarkan ke pemilik Bank Century dan Gengnya!!. Bila masing-masing sebuah truk dapat mengangkut 500 karung uang. Maka,  ada lebih 13 truk-truk penuh dengan karung yang berisi uang pecahan 50 ribu yang kesemuanya di antar kerumah pemilik Bank Century dan komplotannya!! Luar biasa!!!. He, he. Anda dan Saya bisa membayangkan iring-iringan Truk yang penuh dengan karung-karung yang berisi uang sejumlah 6, 7 triliun!! Tontonan yang menarik sekaligus Menjijikkan!! &lt;br /&gt;Uang 6, 7 triliun itu bila di gunakan untuk membangun Rumah yang Sederhana layak huni maka, akan ada 100ribuan rumah yang bisa di bangun. Sangat fantastic! Uang 6, 7 triliun itu andai di belikan Mobil mewah sejenis Jaguar yang harganya 1 Milyar maka, ada 6700 deretan jaguar. Bayangkan jalan dari Salatiga-Semarang yang berjarak 40an Kilometer akan penuh Mobil-mobil Jaguar bila di bariskan seturut panjang jalan itu. Uang 6, 7 triliun itu bila di Belikan Kerupuk harga 1000 rupiah maka, seluruh penduduk planet Bumi kita ini bisa secara bersama-sama makan kerupuk! Uang 6, 7 triliun itu andai kita berikan untuk beasiswa Program Doktor (S3), maka akan ada 12000an Doktor-doktor kita yang baru di Indonesia. Wahai rakyat Indonesia mari kita tanyakan kepada Pemerintah RI. Apa dan bagaimana pertanggung jawaban uang kita itu!! Bank Century ada apa denganmu??? Bertobatlah!!!!&lt;br /&gt;Kami sangat berharap agar seluruh Dalang dan Pejabat yang terlibat agar semuanya di tangkap dengan tanpa pilih bulu atau tebang pilih! Jangan hanya menangkap pencuri kakau, semangka, kapas, para pencopet atau maling ayam saja yang bisa di tangkap, sedangkan maling uang Milyaran dan Triliunan tak tersentuh seperti si Anggodo dan Kasus Bank Century ini!! Dengan merenungkan : Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember ini maka, Indonesia Harus Bersih, Tanpa Korupsi!!&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban &lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-2156097412839778781?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/2156097412839778781/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=2156097412839778781' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/2156097412839778781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/2156097412839778781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2010/01/bank-century-ada-apa-denganmu-67.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-9208069042461517846</id><published>2010-01-05T12:22:00.000+07:00</published><updated>2010-01-05T12:30:51.618+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Suara Hati Nurani Kami Rakyat Indonesia Yang Peduli Generasi  INDONESIA&lt;br /&gt;Tuntaskan Kasus Bank Century Yang Merugikan Uang Negara 6,7 Triliun!!!&lt;br /&gt;Kalau Informasinya Benar Dan Akurat!! Ayo Dukung Bung George Junus Adijtondro dalam Bukunya Membongkar Gurita Cikeas!!!&lt;br /&gt;Dukung Juga LSM BENDERA: Kalau Informasi Mereka Benar Dan Punya Bukti!!!&lt;br /&gt;Para Koruptor di Negara Indonesia Ini Harus di Tangkap dan di Hukum Seberat-beratnya!!!&lt;br /&gt;Tangkap Dan Adili Mafia Hukum Dan Mafia Peradilan Di Indonesia!!!&lt;br /&gt;Kembalikan Mobil Dinas Seharga 1, 3 Milyar Itu Kepada Rakyat!!!&lt;br /&gt;Bayar Ganti Rugi Para Korban LAPINDO!!!&lt;br /&gt;Tangkap Dan Adili Para Pelaku Illeggal Logging Atau Para Perambah HUTAN!!!&lt;br /&gt;Para Pengemplang Atau Penunggak Pajak 45 Triliun di Indonesia, Segera Bayar Ke Negara Hutang Anda!!!&lt;br /&gt;Pansus Century Maju Terus Dan Tetap Semangat!!!&lt;br /&gt;KPK Maju Terus Dan Berantas KORUPSI Di Negara Indonesia!!!&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru 1 Januari 2010&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-9208069042461517846?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/9208069042461517846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=9208069042461517846' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/9208069042461517846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/9208069042461517846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2010/01/suara-hati-nurani-kami-rakyat-indonesia.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3772417865598493059</id><published>2009-12-08T23:59:00.000+07:00</published><updated>2009-12-09T00:00:59.874+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Bank Century Ada Apa Denganmu???&lt;br /&gt;(6,7 Triliun Uang Negara Yang Juga Adalah Uang Rakyat di Gelontorkan ke Pemilik Bank Century CS!!)&lt;br /&gt;Wah, aneh ya. Di tengah situasi Bangsa dan Negara kita yang sedang sulit secara Ekonomi (Krisis Global). Pemerintah RI, dalam hal ini Menkeu dan Gubernur Bank Indonesia (2008) pada saat itu, menyetujui LPS menyuntik “Dana Segar” ke Bank Century!! Sejumlah 6, 7 Triliun Rupiah!! Sangat fantastic ya!! Coba bayangkan uang sejumlah 6, 7 Triliun itu di pergunakan hanya untuk membantu sebuah Bank yang katanya sedang “Sakit”. Padahal ada banyak “Anak Bangsa” di Negeri ini yang sedang Kelaparan, Gizi Buruk, Terbaring di Rumah Sakit, Anak Putus Sekolah, Pengangguran, Gelandangan, Orang Miskin, Anak Terlantar, Korban Banjir, Korban Gempa, Jalan-jalan yang rusak, Gedung Sekolah yang Rusak, usaha UKM yang harusnya di bantu, dan Korban Lumpur Lapindo!! Saya pikir, daripada uang 6, 7 Triliun itu di berikan kepada Bank Century, lebih baik uang itu di berikan kepada Saudara-saudari kita sesama Anak Bangsa (Kaum Proletar) yang sedang susah dan menderita tadi. Merekalah yang sebenarnya berhak untuk di bantu, karena kehidupan mereka terimbas oleh dampak Krisis Global. &lt;br /&gt;Saya kuatir, inilah dampak dari Ekonomi Neoliberalisme!! Negara berpihak hanya kepada Pemilik Modal (Kaum Borjuis) Kaum Raksasa alias Konglomerat!! Melupakan jutaan Rakyat sendiri yang sedang merasakan sulitnya Perekonomian!! Itulah Neoliberalisme! Rakyat selalu menjadi Korban dan Terpinggirkan!! Uang 6, 7 Triliun itu, kalau tidak salah Sama dengan 6700 Milyar?? Uang sebanyak itu, andai di masukkan  kedalam “Tas Koper” maka akan berisi 6700 Koper!! Luar biasa!! Masing-masing koper di isi uang sejumlah 1 Milyar pecahan 100rb rupiah!! Coba kita bayangkan uang sebanyak 6700 koper ITU, di berikan hanya kepada “Sekelompok” Pengusaha/Pemilik Bank yang namanya BANK Century!! Tidak masuk akal!! Lain lagi, kalau uang 6,7 Triliun itu di masukkan seluruhnya kedalam karung, maka akan ada timbunan Karung yang menggunung yang berisi Uang Rakyat!!. &lt;br /&gt;Uang 1 Milyar rupiah Dengan pecahan 50 ribu, bila di masukkan kedalam karung, maka uang tersebut akan memenuhi 6700 karung. Bayangkan saja, uang sebanyak itu di berikan kepada pemilik Bank Century dan CS-Cs nya!! Andai uang yang 6700 karung tadi di angkut dengan Truk, maka akan ada belasan truk yang penuh dengan uang diantarkan ke pemilik Bank Century dan Gengnya!!. Bila masing-masing sebuah truk dapat mengangkut 500 karung uang. Maka,  ada lebih 13 truk-truk penuh dengan karung yang berisi uang pecahan 50 ribu yang kesemuanya di antar kerumah pemilik Bank Century dan komplotannya!! Luar biasa!!!. He, he. Anda dan Saya bisa membayangkan iring-iringan Truk yang penuh dengan karung-karung yang berisi uang sejumlah 6, 7 triliun!! Tontonan yang menarik sekaligus Menjijikkan!! &lt;br /&gt;Uang 6, 7 triliun itu bila di gunakan untuk membangun Rumah yang Sederhana layak huni maka, akan ada 100ribuan rumah yang bisa di bangun. Sangat fantastic! Uang 6, 7 triliun itu andai di belikan Mobil mewah sejenis Jaguar yang harganya 1 Milyar maka, ada 6700 deretan Jaguar. Bayangkan jalan dari Salatiga-Semarang yang berjarak 40an Kilometer akan penuh Mobil-mobil Jaguar bila di bariskan seturut panjang jalan itu. Uang 6, 7 triliun itu bila di Belikan Kerupuk harga 1000 rupiah maka, seluruh penduduk planet Bumi kita ini bisa secara bersama-sama makan kerupuk! Uang 6, 7 triliun itu andai kita berikan untuk beasiswa Program Doktor (S3), maka akan ada 12000an Doktor-doktor kita yang baru di Indonesia. Wahai rakyat Indonesia mari kita tanyakan kepada Pemerintah RI. Apa dan bagaimana pertanggung jawaban uang kita itu!! Bank Century ada apa denganmu??? Bertobatlah!!!!&lt;br /&gt;Kami sangat berharap agar seluruh Dalang dan Pejabat yang terlibat agar semuanya di tangkap dengan tanpa pilih bulu atau tebang pilih! Jangan hanya menangkap pencuri kakau, semangka, kapas, para pencopet atau maling ayam saja yang bisa di tangkap, sedangkan maling uang Milyaran dan Triliunan tak tersentuh seperti si Anggodo dan Kasus Bank Century ini!! Dengan merenungkan : Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember ini maka, Indonesia Harus Bersih, Tanpa Korupsi!! Salam Anti KORUPSI!!&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban &lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3772417865598493059?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3772417865598493059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3772417865598493059' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3772417865598493059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3772417865598493059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/12/bank-century-ada-apa-denganmu-67.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-5878181525267449009</id><published>2009-12-08T11:11:00.000+07:00</published><updated>2009-12-08T11:14:16.232+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Perayaan NATAL Permata SALATIGA Berlangsung Secara Sedehana Dan Penuh Pesan Moral??&lt;br /&gt;Pada tanggal 7 Desember 2009 lalu, Permata sektor Salatiga Jawa Tengah mengadakan Perayaan Natal di rumah Pdt Masada Sinukaban tepatnya di Perumahan Domas Blok JU 4 Rt 03 Salatiga. Tema Yang diangkat oleh panitia Natal adalah : KASIH YANG MENYATUKAN. Bahan Kotbah diambil dari : Kolose 3 : 12-17. Pengkotbah pada perayaan Natal tersebut adalah Pdt Mikael dari Gereja Kristen Nazarene Kadipiro Jawa Tengah (salah satu Desa di pinggiran Salatiga, tepatnya di Kabupeten Semarang). &lt;br /&gt;Pada Perayaan Natal tersebut, Pdt Mikael menekankan agar memaknai NATAL ini sebagai “Kesederhanaan dan Kepedulian” terutama kepada Orang-orang yang ada di sekeliling kita, mereka yang Miskin, lapar serta yang membutuhkan pertolongan. Belajar dari teladan Tuhan Yesus yang sangat Peduli dan Sederhana. Pdt ini bercerita bagaimana dia juga banyak membantu pembuatan jalan di desanya sehingga Penduduk desanya yang selama ini menolak kehadiran Pdt dan pelayanannya, berbalik menjadi menerima dan menjadikan Pdt Mikael ini menjadi salah satu tokoh masyarakat desa tersebut. &lt;br /&gt;Hal ini terbukti dalam malam perenungan hari kemerdekaan 17 Agustus di desanya,  Pdt Mikael di minta untuk melakukan “kotbah perenungan” di hari Perayaan tersebut. Luar biasa. Dari dia ditolak sampai menjadi tokoh masyarakat. Beliau bersaksi, itulah kalau kita mau peduli dan turun langsung untuk memperhatikan dan membantu sekeliling kita. Hasilnya sangat luarbiasa. Bukan hanya teori saja yang kita kotbahkan di Mimbar! Tapi Kasih yang kita terjemahkan dalam Tindakan nyata! Dalam Natal ini, hadir juga Pdt Matias, Pdt Enda Tarigan, Pak Lingga, Pak Kembaren dan Pak Gurusinga sebagai Orang Tua Para Mahasiswa-I Karo yang berada di Salatiga. Jumlah yang hadir 30 Orang. Selesai Ibadah Natal, ada acara Tukar-menukar Kado diantara para Permata atau Mahasiswa-i. Ibadah yang dimulai pukul 16.00 sore dan berakhir pada pukul 17.30. Kemudian di lanjutkan acara ramah-tamah dengan Orangtua dan penyerahan Bingkisan kepada Pdt Masada Sinukaban yang menjadi Penasehat Permata Salatiga. &lt;br /&gt;Natal ini sangat sederhana akan tetapi sangat bermakna, tahun lalu Permata Salatiga Tidak mengadakan Natal karena kesibukan Para Permata dan Mahasiswa/i. Tahun ini di lakukan meskipun dengan sangat sederhana. Yang menarik, Panitia Natal Permata Salatiga ini Menggalang Dana untuk menyumbang ke Panti Asuhan, Penyandang Cacat dan membantu dana untuk Pdt Rudi Elsino Surbakti yang sakit Tumor Ganas. &lt;br /&gt;Luar biasa Kepedulian Permata Salatiga ini, tahun sebelumnya Permata Salatiga ini Juga pernah mengadakan Aksi Ke Panti Rehabilitasi AIDS dan Narkoba Rumah Damai Gunung Pati Jawa Tengah, aksi Ke Panti Asuhan Terang Anak bangsa. Kami juga mengharapkan Agar kegiatan Natal dengan Tema-tema Kepedulian ini hendaknya selalu dilakukan bukan hanya oleh Permata Salatiga, akan tetapi oleh Kita Bersama. Itulah Natal yang sesungguhnya, bukan semata-mata hanya perayaan saja, tapi Kepedulian yang nyata terhadap sesama manusia yang membutuhkan! Selamat Natal 25-26 Desember 2009 dan Selamat Tahun Baru 1 Januari 2010. Tuhan Yesus Memberkati!&lt;br /&gt;Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat, Yaitu KRISTUS, TUHAN Di Kota Daud. Lukas 12:11&lt;br /&gt;Penulis. Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Ramalan Kiamat  2012&lt;br /&gt;Dan Badai Matahari, Kenapa Takut??&lt;br /&gt;(Ramalan Kiamat 2012 Suku Maya Ini, Tidak Usah Di Percaya, Bacalah Alkitab : Firman TUHAN Yang Adalah Sumber Kehidupan)&lt;br /&gt;Dalam sebuah Kebaktian Minggu, ada seorang Pendeta yang berkotbah tentang Informasi  adanya isu-isu di internet  bahwa menurut suku Maya Kuno akan terjadi  Kiamat pada tahun 2012. Tepatnya 21 Desember 2012.&lt;br /&gt;Tahun 2012 tiba-tiba menjadi angka menakjubkan, setelah para ilmuwan dan penulis belakangan ini mengungkapkan ramalan bangsa Maya kuno tentang akhir zaman yang jatuh pada 21 Desember 2012, akhir siklus kalender bangsa itu.&lt;br /&gt; Didalam majalah tempo edisi Agustus 2009 di sebutkan oleh para ahli Astronomi atau para “Pakar Ilmu Pengetahuan” mengatakan, apa yang di isukan di internet dan apa yang saat ini sering kita dengar mengenai akhir Zaman atau Kiamat di tahun 2012 adalah isapan jempol semata. Para ahli itu berkata, bahwa dasar argumentasi mereka sangat tidak kuat. Mereka mengatakan bahwa kemunculan ”Badai Matahari” pada tahun tersebut adalah hal yang biasa terjadi. Badai itu disebabkan oleh “Flare” atau “Ledakan di Atmosfer Matahari” yang melontarkan “Partikel Atomic” yang menyerupai “Jilatan Api” dan mengandung medan magnet. Bila sampai ke Bumi, pancaran partikel ini dapat mempengaruhi medan magnet bumi dan mengganggu frekwensi radio. Itu saja.&lt;br /&gt; Menurut perhitungan mereka, besar badai itu akan bertambah saat Matahari mencapai siklus maksimumnya, yang diperkirakan akan terjadi pada 2012. Sahihkah argumen itu? Thomas Djamaluddin, peneliti utama astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, menilai pengaitan “Kiamat” pada tahun tersebut dengan “Badai Matahari” tidaklah berdasar. Pasalnya, dari segi ilmiah, sudah banyak ilmuwan yang merontokkan teori kiamat 2012. David Stuart, sejarawan dari University of Texas at Austin, menyatakan suku Maya Tak menyebut 21 Desember 2012 itu sebagai akhir Dunia, tapi akhir siklus penanggalan. Artinya setelah tanggal itu, kalender dimulai dari nol lagi. Tak ada hubungannya dengan “Kehancuran Bumi”. Nah, kalaupun ada Film yang sengaja menghubungkan ramalan Suku Maya ini dengan Badai Matahari yang akan terjadi pada tahun 2012-2013, saya pikir hal itu hanya Rekayasa skenario dan sang Sutradara yang sengaja mendramatisir agar Filmnya menarik, sehingga ditonton oleh orang banyak. Ini hanyalah penyelewengan penafsiran saja, bahasa kami “Strategi Bisnis Perfileman” untuk meraup keuntungan! (Tempo, 29 Nov 2009, hal 90). Badai Matahari itu, merupakan “peristiwa biasa” yang memiliki siklus sebelas tahun. Perulangan terjadi pada 2012-2013 nanti karena ada “pengulangan siklus”.&lt;br /&gt;       Akhir zaman atau kiamat ini, memang selalu menarik  atau relevan di perbincangkan   di sepanjang waktu.&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sejak zaman dahulu masalah akhir  zaman atau kiamat ini selalu saja mejadi berita yang hangat. Tahun 1980an di luarnegeri sana, ada sekelompok orang yang menamakan dirinya “Sekte Akhir Zaman” dengan pemimpinnya yang bernama David Kores. Mereka pergi kepuncak pegunungan atau perbukitan menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Mereka berkeyakinan bahwa pada saat waktu yang mereka yakinilah Tuhan akan datang.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi? Tuhan Yesus tidak datang pada waktu yang mereka tentukan. Pada akhirnya mereka melakukan “bunuh diri bersama atau bunuh diri massal”.&lt;br /&gt;Pada tahun 2000an lalu, ada juga seorang Pendeta yang bernama Mangapin Sibuea yang mengklaim dirinya adalah utusan Tuhan untuk menyampaikan brita tentang  “Akhir Zaman”. Ada ribuan orang yang mau menjadi pengikut Pdt Mangapin Sibuea. Mereka juga melakukan hal yang sama dengan David Kores. Mereka menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali di sebuah tempat sambil bernyanyi, berdoa dan berpuasa. Para pengikut Pdt tersebut menjual seluruh harta bendanya untuk mengikuti perintah Pdt Mangapin. Bedanya,  Pdt Mangapin dan pengikutnya tidak bunuh diri seperti David Kores dan para pengikutnya, walaupun Tuhan Yesus tidak jadi datang seperti waktu yang telah mereka tentukan&lt;br /&gt;Penulis berkeyakinan, akhir zaman atau kiamat itu tidak bisa di ketahui oleh siapapun. Apakah hari, tanggal, bulan, tahun bahkan jamnya. Tidak ada seorangpun manusia yang ada di Bumi ini mengetahuinya. Hal itu menjadi rahasia Tuhan. Alkitab yang adalah Firman TUHAN sangat jelas berkata : “Tetapi Tentang Hari Dan Saat Itu Tidak Seorangpun Yang Tahu, Malaikat-malaikat Sorga Tidak Dan ANAKpun Tidak, Hanya BAPA Sendiri” Matius 24 : 36.&lt;br /&gt;Kiamat atau akhir zaman kita tidak tahu kapan waktunya atau kapan datangnya.  Karena Itu Berjaga-jagalah, Sebab Kamu Tidak Tahu Pada Hari Mana TUHANmu Datang. Matius 24: 42 Bdk Matius 24 : 44. Kiamat atau akhir zaman itu pasti akan terjadi pada saatnya kelak. Yang terpenting adalah kesiapan kita secara pribadi, kapan saja hal itu terjadi tidak masalah, hari ini, besok atau lusa. Kita harus senantiasa siap sedia!&lt;br /&gt; Benarlah yang dikatakan Injil bahwa Dia datang seperti pencuri di malam hari. Tidak ada yang tahu. Pada saat yang tidak di sangka-sangka! Yang pasti adalah bahwa “Dia adalah Alfa dan Omega yaitu yang Awal dan yang Akhir”. Bdk Wahyu 22:13&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!!!&lt;br /&gt;Penulis Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia Salatiga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-5878181525267449009?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/5878181525267449009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=5878181525267449009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5878181525267449009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5878181525267449009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/12/perayaan-natal-permata-salatiga.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-6597465659739758484</id><published>2009-12-08T10:45:00.006+07:00</published><updated>2009-12-08T11:11:09.649+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>DATA PRIBADI&lt;br /&gt;Nama                         : Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Bere-bere                 : Ginting Manik&lt;br /&gt;Tempat/Tgl Lahir  : Kabanjahe, 2 Maret 1975&lt;br /&gt;Jenis Kelamin   : Pria&lt;br /&gt;Agama    : Kristen Protestan&lt;br /&gt;Status Perkawinan  : Menikah &lt;br /&gt;Hobby                           : Menulis dan Membaca Buku&lt;br /&gt;Gol Darah                       : O&lt;br /&gt;Motto                           : Hidup Menjadi Saluran Berkat Bagi Sesama Manusia&lt;br /&gt;Gereja                          : GBKP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isteri&lt;br /&gt;Nama Istri   : Baktiani Sri Melvina Br Ginting Munte &lt;br /&gt;Bere-bere   : Sinulingga (Karo-karo)&lt;br /&gt;Alamat                         : Perumahan Domas Blok JU 4 RT 03 Salatiga Jawa Tengah                            Jln Pintu Air 4 no 111 Simp Kuala &lt;br /&gt;                                  P.Bulan Medan   20142&lt;br /&gt;Tempat/Tgl Lahir          : Medan, 19 Agustus 1984&lt;br /&gt;Agama                          : Kristen Protestan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;            PENDIDIKAN FORMAL                                 &lt;br /&gt;SD Negeri   :  060934  Medan (Sumatera Utara)&lt;br /&gt;SMP Negeri   :  8 Medan (Sumatera Utara)&lt;br /&gt;SMA Swasta   :  Pembangunan Medan (Sumatera Utara)&lt;br /&gt;STT Abdi Sabda (S1)         :  STT Abdi Sabda Medan&lt;br /&gt;Universitas (Sedang Studi S2)   : Universitas Kristen  Satya Wacana Salatiga Jateng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGALAMAN KERJA         &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2001-2003                       Pengurus di Yayasan Mission Care Medan      &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2003-2007             Pendeta di GBKP Rokan-Kampar Kls Riau-Sumbar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2007-2009                       Studi Program Pasca Sarjana di UKSW Salatiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGALAMAN ORGANISASI   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1998-1999              Senat Mahasiswa STT Abdi Sabda Bidang Umum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1998-2000                       Pengurus GMKI STT Abdi Sabda Bidang AksPel&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2001-Sekarang          Aktif di Kesaktian (LSM Peduli Narkoba dan HIV AIDS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2003-Sekarang                   Aktif di LSM Mayim Meriba (LSM AIR dan LH)   &lt;br /&gt;2007-Sekarang                   Penasehat Permata GBKP Salatiga &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2009-Sekarang                   Penasehat LSM Abba Bapa Tanah Karo&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2003-Sekarang                   Pendeta di Gereja GBKP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAIN – LAIN            &lt;br /&gt;a.Aktif mengikuti seminar – seminar di dalam negeri, juga menjadi pembicara di berbagai seminar sehubungan dengan permasalahan Narkoba dan HIV AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VISI DAN MISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Aktivis Peduli Narkoba dan HIV AIDS Tanah Karo dan Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadikan Tanah Karo sebagai Pusat Informasi Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS di &lt;br /&gt;Sumatera Utara dan di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Bekerja sama dengan Aparat  Pemerintah, Masyarakat dan Gereja untuk Memberantas Narkoba di Tanah Karo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mengajak Pemerintah agar Menegakkan Hukum dan Menghukum seberat-beratnya  para Pengedar Narkoba di Tanah Karo sebagai efek jera&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mensosialisasikan Bahaya Narkoba bagi Seluruh Rakyat Tanah Karo melalui Pendidikan sejak dini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mengajak seluruh Rakyat Tanah Karo dan Gereja GBKP untuk Peduli terhadap para  Korban Narkoba dan Korban HIV  AIDS di Tanah Karo &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Mendirikan Pusat Informasi Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS dan membangun Panti Rehabilitasi bagi para Korban Narkoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Face Book : masada sinukaban.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email     : masada.sinukaban@yahoo.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog       :  kesaktianpeduligenerasi blogspot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No Rek     : an. Masada Sinukaban S.Th 1080004678208&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               Bank Mandiri Cab Ujung Batu Riau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ayat Emas &lt;br /&gt; Kata Yesus Kepadanya : AKUlah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun  yang datang kepada BAPA, kalau tidak melalui AKU. &lt;br /&gt;           Yohanes 14:6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam ANTI NARKOBA dan Peduli HIV AIDS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-6597465659739758484?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/6597465659739758484/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=6597465659739758484' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6597465659739758484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6597465659739758484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/12/data-pribadi-nama-pdt-masada-sinukaban.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3946104507194892189</id><published>2009-12-01T00:43:00.000+07:00</published><updated>2009-12-01T00:48:52.522+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SERUAN DAN AKSI KEPRIHATINAN BERSAMA&lt;br /&gt;Dalam Memperingati Hari AIDS SEDUNIA 1 Desember 2009.&lt;br /&gt;Syalom,&lt;br /&gt;Sebagai Informasi : Saat Ini, Di Tanah Karo Si Malem Saja, Ada 127 Orang Saudara/Saudari Kita Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS, Sementara Di Negeri Kita Indonesia Yang Kita Cintai Ini, Tak Kurang Dari 100 Ribuan Orang  Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS, Sedangkan Menurut Data UNAIDS dan LSM, Di Seluruh Muka Bumi Kita Ini Sekarang, Ada 33 Juta Orang Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS. &lt;br /&gt;Virus Yang Sangat Mematikan!!&lt;br /&gt;Masalah Ini Sangat Mengkhawatirkan Kita Semua Dan Patut Kita Renungkan Secara Bersama!!&lt;br /&gt;Dengan Demikian, Kami Yang Tergabung Di Dalam Kelompok Peduli HIV AIDS Salatiga Jawa Tengah Beserta Para Aktivis Kemanusiaan “KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA”, Mengajak Dan Menghimbau Kepada Seluruh Warga Tanah Karo Dan Rakyat Indonesia Di Manapun Anda Berada, Untuk Bersama-sama Peduli Masalah HIV AIDS Ini. Marilah Kita, Secara Bersama-sama Dan Bersatu Untuk Melawan Atau Menghadapi Virus Yang Sangat Mematikan Ini!!&lt;br /&gt;Saatnya Kita PEDULI!!&lt;br /&gt;Anda Bisa Cegah, Anda Juga Bisa Kena!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Peduli : Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina Br Ginting&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;br /&gt;HP : 08126427476&lt;br /&gt;Email : masada.sinukaban@yahoo.co.id&lt;br /&gt;Facebook : masada sinukaban&lt;br /&gt;Blog : kesaktian peduli generasi blogspot.com&lt;br /&gt;Alamat : Perumahan Domas Blok JU 4 RT 03 Salatiga Jawa Tengah&lt;br /&gt;KETIKA AKU SAKIT, KAMU MELAWAT AKU. MATIUS 25:36b&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3946104507194892189?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3946104507194892189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3946104507194892189' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3946104507194892189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3946104507194892189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/12/seruan-dan-aksi-keprihatinan-bersama.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-1124916042358288364</id><published>2009-12-01T00:31:00.000+07:00</published><updated>2009-12-01T00:42:04.191+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Geseende Kersfees!! Selamat Natal!!&lt;br /&gt;(Natal di Afrika dan di Berbagai tempat)&lt;br /&gt;Ada lebih 350 juta Orang Kristiani di Afrika. Mereka merayakan NATAL lebih dari sekedar liburan Nasional, melainkan menganggapnya sebagai hari yang SUCI!! Masyarakat di Afrika menganggap bahwa Agama dan hal-hal Rohani merupakan hal yang Sakral dan tidak bisa dianggap main-main. Afrika sedang berada pada musim panas pada bulan Desember, berarti cuaca sangat panas dan sama sekali tidak ada salju. Namun, keadaan tersebut tidak menghentikan anak-anak TUHAN YESUS di Afrika untuk merayakan NATAL. Di setiap hotel, Gereja dan rumah, banyak dinyanyikan lagu-lagu NATAL yang menambah hangatnya suasana NATAL.&lt;br /&gt;Seperti halnya di belahan Dunia yang lainnya, pohon-pohon di Afrika juga berhiaskan lampu-lampu di hari NATAL. Hanya sedikit orang di sana yang meletakkan hadiah di bawah pohon atau memberikan mainan sebagai hadiah NATAL kepada anak-anak mereka. Mainan merupakan barang yang mahal dan sedikit sekali toko yang menjualnya. Lebih banyak Orang memberikan pakaian sebagai hadiah. Sebagain besar adalah pakaian bekas yang di impor dari Eropa dan Amerika. Makanan juga tentu saja tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan. Hanya ada satu jenis makanan special saat NATAL di Afrika, yakni daging Kambing yang dimasak ala Afrika. Biasanya, besarnya kambing yang dihidangkan dalam sebuah keluarga akan menunjukkan beberapa banyak anggota Keluarga tersebut.&lt;br /&gt;Bagi umat Tuhan Yesus di Afrika, kehadiran para teman, sahabat, dan Keluarga jauh lebih penting dari hadiah apapun yang diberikan. Bagi mereka, NATAL adalah bukti bahwa TUHAN YESUS hadir ada pada setiap orang di Dunia. Kehadiran orang terdekat atau bahkan teman Gereja terasa sangat Istimewa karena ada Jutaan Anak Yatim Piatu di Afrika yang kehilangan Orangtuanya karena perang, penyakit AIDS, wabah dll. Begitu juga para Janda yang kehilangan Suaminya dan Orangtua yang kehilangan Anak-anaknya. Kematian di Afrika bisa datang kapan saja dan begitu cepat karena banyak sebab. Jadi bagi mereka di Afrika, NATAL merupakan sangat special, sebagai bukti betapa TUHAN YESUS mengasihi mereka, dan selalu ada bagi mereka. Bahkan ketika sudah tidak memiliki siapapun di Dunia ini!!.&lt;br /&gt;Saya menjadi teringat ketika beberapa waktu yang lalu, di berbagai tempat, kami melakukan Perayaan-perayakan NATAL yang sederhana dan penuh Aksi Sosial. Menurut Saya, Hari NATAL adalah sebuah peringatan “Hari Kelahiran Tuhan Yesus Kristus Sang JURUSELAMAT Manusia!!”. Dengan demikian, bagi umat Kristiani di seluruh Dunia, wajib merayakan atau memperingatinya!! Hanya saja, bagaimana kita melihat atau memaknai Hari NATAL tersebut dalam masing-masing hati kita. Secara pribadi, Saya lebih setuju, perayaan NATAL yang di lakukan, sebaiknya secara sederhana dan penuh dengan kegiatan-kegiatan Sosial yang berarti bagi Orang lain (seperti NATAL di Afrika). Misalnya pada tahun 2000an kami merayakan NATAL di desa Amburidi  bersama teman-teman dari STT Abdi Sabda Medan, di NATAL tersebut kami membagikan Pustaka Sibadia gratis (berasal dari sumbangan para donatur) kepada seluruh jemaat. Kami juga membantu Perpulungen GBKP Amburidi tersebut, membeli sebidang Tanah untuk Gereja mereka. Secara gotong royong, kami melakukan  peletakan batu pertama Gedung Gereja GBKP Amburidi tersebut. Pada saat itu, yang menjadi Pikaris di GBKP Amburid adalah Pdt Sentosa Gurusinga S.Th. Selain di GBKP Amburidi, pada tahun 1999, kami bersama Muda-mudi “Simpang Kuala Padang Bulan Medan” juga melakukan Perayaan NATAL dengan penuh Aksi Sosial. membantu Orang yang sedang sakit, membagikan buku-buku dan alat tulis ke desa Peria-ria Delitua. Sungguh sebuah Sukacita yang sangat luarbiasa, yang kami rasakan ketika kami bisa melakukan perayaan NATAL yang sederhana dan sekaligus juga melakukan Aksi Sosial sebagai bentuk Solidaritas untuk Orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Sedangkan pada Perayaan NATAL tahun 2004-2006,  bersama anggota Gereja GBKP Kampar (perpulungen Terantam, Pabaso dan Sukaramai) setiap tahun kami melakukan Aksi NATAL ke Penjara Bangkinang Kabupaten Kampar Riau. Kami merasa bahagia bisa memberikan bantuan kepada Saudara-saudari kita di penjara tersebut (105 orang)  dengan memberi mereka makan, memberi mereka pasta gigi, sabun dan sikat gigi. Lain lagi Perayaan NATAL tahun 2007, kami bersama Anak-anak KA/KR GBKP Rg Semarang melakukan Aksi NATAL bersama para penghuni Rumah Damai Gunung Pati Semarang. Mereka adalah Saudara-I kita yang menjadi Korban HIV AIDS dan Korban Narkoba. Dan tentunya masih sangat banyak Perayaan NATAL dan Aksi NATAL yang setiap tahunnya kami lakukan. Apa maksud dan tujuan hal ini kami sampaikan kepada kita semua para pembaca yang terkasih. Kami mau mengajak dan mengetuk hati nurani Anda, agar melakukan bentuk-bentuk aksi Sosial dan kepedulian di dalam setiap Perayaan NATAL yang akan kita lakukan!. Marilah kita merefleksikan NATAL dengan arti yang sesungguhnya. NATAL bukan sekedar Perayaan-perayaan yang mewah tanpa arti. Akan tetapi NATAL adalah sebuah bentuk Kepedulian dan Solidaritas kita untuk memperdulikan Orang-orang yang membutuhkan Pertolongan. Seperti Tuhan Yesus yang sangat mengasihi dan mempedulikan kita!! Apakah kita orang-orang yang miskin, susah, menderita, sakit, korban narkoba, korban HIV AIDS, korban Bencana Gempa, banjir, korban Lapindo, anak putus sekolah, pengangguran, pengemis, gelandangan, anak jalanan, pembantu rumah tangga, buruh, korban TKI yang tertindas, orang-orang yang sedang mengungsi, penjara, orang-orang yang berada di pinggiran sungai, bantar gebang, pinggiran rel dan sebagainya. Berhentilah merayakan NATAL dengan penuh Kemewahan! Yang menghabiskan uang puluhan, ratusan juta bahkan milyaran rupiah. Mari kita kembali ke NATAL yang sesungguhnya yaitu meneladani dan belajar dari Peristiwa Kelahiran Tuhan Yesus di Betlehem di palungan yang sangat sederhana! Rayakanlah NATAL tahun 2009 ini dengan sederhana! Kalau ada uang atau dana yang lebih, mari bagikan kepada Orang-orang yang membutuhkan!! Itulah NATAL!! Dengan demikian, Tuhan Yesus yang lahir di Betlehem itu, akan lahir juga di hati kita semua bila kita mau Peduli Sesama!! Selamat NATAL!! Mery Christmas!!. Geseende Kersfees!! (ucapan Natal bahasa Afrika) &lt;br /&gt;Hari Ini Telah Lahir Bagimu Juruselamat, Yaitu Kristus, Tuhan Di Kota Daud. Lukas 2:11&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina br Ginting&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-1124916042358288364?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/1124916042358288364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=1124916042358288364' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1124916042358288364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1124916042358288364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/12/geseende-kersfees-selamat-natal-natal.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3894403920699578458</id><published>2009-11-30T23:42:00.000+07:00</published><updated>2009-12-01T00:31:35.474+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SERUAN DAN AKSI KEPRIHATINAN BERSAMA&lt;br /&gt;Dalam Memperingati Hari AIDS SEDUNIA 1 Desember 2009.&lt;br /&gt;Syalom,&lt;br /&gt;Sebagai Informasi : Saat Ini, Di Tanah Karo Si Malem Saja, Ada 127 Orang Saudara/Saudari Kita Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS, Sementara Di Negeri Kita Indonesia Yang Kita Cintai Ini, Tak Kurang Dari 100 Ribuan Orang  Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS, Sedangkan Menurut Data UNAIDS dan LSM, Di Seluruh Muka Bumi Kita Ini Sekarang, Ada 33 Juta Orang Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS. &lt;br /&gt;Virus Yang Sangat Mematikan!!&lt;br /&gt;Masalah Ini Sangat Mengkhawatirkan Kita Semua Dan Patut Kita Renungkan Secara Bersama!!&lt;br /&gt;Dengan Demikian, Kami Yang Tergabung Di Dalam Kelompok Peduli HIV AIDS Salatiga Jawa Tengah Beserta Para Aktivis Kemanusiaan “KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA”, Mengajak Dan Menghimbau Kepada Seluruh Warga Tanah Karo Dan Rakyat Indonesia Di Manapun Anda Berada, Untuk Bersama-sama Peduli Masalah HIV AIDS Ini. Marilah Kita, Secara Bersama-sama Dan Bersatu Untuk Melawan Atau Menghadapi Virus Yang Sangat Mematikan Ini!!&lt;br /&gt;Saatnya Kita PEDULI!!&lt;br /&gt;Anda Bisa Cegah, Anda Juga Bisa Kena!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Peduli : Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina Br Ginting&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;br /&gt;HP : 08126427476&lt;br /&gt;Email : masada.sinukaban@yahoo.co.id&lt;br /&gt;Facebook : masada sinukaban&lt;br /&gt;Blog : kesaktian peduli generasi blogspot.com&lt;br /&gt;Alamat : Perumahan Domas Blok JU 4 RT 03 Salatiga Jawa Tengah&lt;br /&gt;KETIKA AKU SAKIT, KAMU MELAWAT AKU. MATIUS 25:36b&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3894403920699578458?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3894403920699578458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3894403920699578458' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3894403920699578458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3894403920699578458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/seruan-dan-aksi-keprihatinan-bersama_30.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-1266793053775635253</id><published>2009-11-30T22:47:00.002+07:00</published><updated>2009-11-30T23:42:36.527+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SERUAN DAN AKSI KEPRIHATINAN BERSAMA&lt;br /&gt;Dalam Memperingati Hari AIDS SEDUNIA 1 Desember 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syalom,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai Informasi : Saat Ini, Di Tanah Karo Si Malem Saja, Ada 127 Orang Saudara/Saudari Kita Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS, Sementara Di Negeri Kita Indonesia Yang Kita Cintai Ini, Tak Kurang Dari 100 Ribuan Orang  Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS, Sedangkan Menurut Data UNAIDS dan LSM, Di Seluruh Muka Bumi Kita Ini Sekarang, Ada 33 Juta Orang Yang Sudah Menjadi Korban HIV AIDS. &lt;br /&gt;Virus HIV AIDS Ini Sangat Mematikan!!&lt;br /&gt;Masalah Ini Sangat Mengkhawatirkan Kita Semua,&lt;br /&gt;Patut Kita Renungkan Secara Bersama!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan Demikian Maka, Kami Yang Tergabung Di Dalam Kelompok Peduli HIV AIDS Salatiga Jawa Tengah Beserta Para Aktivis Kemanusiaan “KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA”, Mengajak Dan Menghimbau Kepada Seluruh Warga Tanah Karo Dan Rakyat Indonesia Di Manapun Anda Berada, Untuk Bersama-sama Peduli Masalah HIV AIDS Ini. Marilah Kita, Secara Bersama-sama Dan Bersatu Untuk Melawan Atau Menghadapi Virus Yang Sangat Mematikan Ini!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya Kita PEDULI!!&lt;br /&gt;Anda Bisa Cegah, Anda Juga Bisa Kena!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Peduli HIV AIDS : Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina Br Ginting&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;br /&gt;HP       : 08126427476&lt;br /&gt;Email    : masada.sinukaban@yahoo.co.id&lt;br /&gt;Facebook : masada sinukaban&lt;br /&gt;Blog     : kesaktian peduli generasi blogspot.com&lt;br /&gt;Alamat   : Perumahan Domas Blok JU 4 RT 03 Salatiga Jawa Tengah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KETIKA AKU SAKIT, KAMU MELAWAT AKU. MATIUS 25:36b&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-1266793053775635253?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/1266793053775635253/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=1266793053775635253' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1266793053775635253'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1266793053775635253'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/seruan-dan-aksi-keprihatinan-bersama.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-6829189191783075262</id><published>2009-11-30T22:46:00.000+07:00</published><updated>2009-11-30T22:47:26.422+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Keluarga Besar Pdt Masada Sinukaban Mengucapkan: &lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun Yang Ke 46&lt;br /&gt;30 November 1963-30 November 2009&lt;br /&gt;Kepada Abang Kami Yang Terkasih : Dr Robert Valentino Tarigan S.Pd&lt;br /&gt;Sang Pejuang Kemanusiaan : Peduli Pendidikan Dan Peduli Lingkungan Hidup!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman TUHAN Berkata : Hendaklah Engkau Setia Sampai Mati, Dan AKU Akan Mengaruniakan Kepadamu Mahkota Kehidupan Wahyu : 10 b&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati Kam Selama-lamanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Kami Yang Mengasihimu&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban/Baktiani Sri Melvina Br Ginting Munthe&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;br /&gt;Salatiga Jawa Tengah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-6829189191783075262?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/6829189191783075262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=6829189191783075262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6829189191783075262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6829189191783075262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/keluarga-besar-pdt-masada-sinukaban_30.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3195744643828473051</id><published>2009-11-29T00:29:00.000+07:00</published><updated>2009-11-29T00:31:48.174+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Keluarga Besar Pdt Masada Sinukaban &lt;br /&gt;Mengucapkan Selamat Berbahagia Kepada Sahabat Kami :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dkn Reinhard Banta Tuah Sembiring, SE &lt;br /&gt;Dan &lt;br /&gt;Johanna Diana Nova Huwae, S.Psi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Telah di Berkati Oleh Tuhan Yesus Kristus Melalui HambaNYA : Pdt Repelita Ginting di Gereja GBKP Semarang.&lt;br /&gt; Pada Hari Jumat 27 November 2009&lt;br /&gt;Pukul 14.00-Selesai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan Berkata: Demikianlah Mereka Bukan Lagi Dua, Melainkan Satu. Karena Itu, Apa Yang Telah Dipersatukan ALLAH Tidak Boleh Di Ceraikan  Manusia.&lt;br /&gt; Matius 19: 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN YESUS MEMBERKATI KELUARGA BARU INI &lt;br /&gt;SAMPAI SELAMA-LAMANYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Kami Yang Mengasihimu&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina Br Ginting&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3195744643828473051?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3195744643828473051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3195744643828473051' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3195744643828473051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3195744643828473051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/keluarga-besar-pdt-masada-sinukaban.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-1869954202210512642</id><published>2009-11-28T16:41:00.000+07:00</published><updated>2009-11-28T17:02:15.287+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Keluarga Besar Pdt Masada Sinukaban di Salatiga Jawa Tengah&lt;br /&gt;Mengucapkan :&lt;br /&gt;Turut Berdukacita Atas Berpulangnya Orangtua Desi Br Tarigan Mahasiswi UKSW Jurusan Psikologi, Sahabat Kami yang Terkasih. &lt;br /&gt;Alm Hermanto Tarigan &lt;br /&gt;Meninggal Dunia Dengan Tenang &lt;br /&gt;di Magelang Jawa Tengah Pada Hari Jumat,  27 November 2009, di Kebumikan di Jakarta Pada Hari Sabtu, Tanggal 28 November 2009&lt;br /&gt;“Jawab YESUS : AKUlah Kebangkitan dan Hidup; Barangsiapa Percaya KepadaKU Ia Akan Hidup Walaupun Ia Sudah Mati”. Yohanes 11:25&lt;br /&gt;Kami Berdoa Agar Seluruh Keluarga Yang Ditinggalkan, Tetap Terhibur Oleh Kuasa&lt;br /&gt; ROH KUDUS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Kami Sahabatmu :&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban, Baktiani Sri Melvina Br Ginting, Nuel Ginting, Syalom Pasau, Edy Simamora, Andi Ginting&lt;br /&gt;GBKP RG SEMARANG&lt;br /&gt;PERMATA GBKP SEKTOR SALATIGA&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;br /&gt;SALATIGA JAWA TENGAH&lt;br /&gt;TUHAN YESUS KRISTUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN SAMPAI SELAMA-LAMANYA!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-1869954202210512642?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/1869954202210512642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=1869954202210512642' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1869954202210512642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1869954202210512642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/keluarga-besar-pdt-masada-sinukaban-di.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-1967993232822228081</id><published>2009-11-25T23:30:00.005+07:00</published><updated>2009-11-25T23:38:49.407+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>No : 002/Ex/EksKot-LMND Salatiga/XI/2009&lt;br /&gt;Hal : Pers Release&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HENTIKAN REJIM NEOLIBERAL YANG PENUH KORUPSI !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan Krisis dan Kembalinya Pola Kediktatoran&lt;br /&gt;Situasi nasional saat ini sangat dipengaruhi oleh dua hal yang bersifat mendunia; pertama, krisis kapitalisme yang mendalam dan berkepanjangan; kedua, perjuangan intensif untuk keluar dari kekangan dunia unipolar, atau kekangan AS. Kedua varibel itu sangat mempengaruhi, secara langsung dan tidak langsung, terhadap konjungtur ekonomi dan politik nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi Terjun Bebas&lt;br /&gt;Ibarat penyakit menular, krisis ekonomi di negeri maju akan segera menjangkiti perekonomian Negara di berbagai belahan dunia lainnya. Sebab kita, katanya, sudah hidup dalam sebuah lingkungan global, yang terhubung satu sama lain dan sulit untuk terjadinya pelepasan ikatan atau delinking economy.&lt;br /&gt;Hanya saja, patut diketahui, bahwa “kekebalan” dunia ketiga sudah terlucuti semenjak kebijakan penyesuaian structural diberlakukan, sehingga selain sangat mudah dijangkiti penyakit tularan, juga akan menderita lebih parah ketimbang yang menularkan.&lt;br /&gt;Kondisi ekonomi pada tahun 2009 ini akan memasuki krisis paling parah dalam 50 tahun terakhir. Krisis sekarang memadukan kehancuran ekonomi dalam negeri, kejatuhan daya beli yang sangat parah, dan kehancuran lingkungan.&lt;br /&gt;Kehancuran Industri di dalam negeri terdorong oleh faktor kebijakan penyesuaian structural, yang menyebabkan pasar internal dibuka, proteksi negara dihapuskan, dan kapital asing dibebaskan beroperasi, termasuk mendukung pasar spekulatif.&lt;br /&gt;Ketika pasar internal dibuka, melalui kebijakan penurunan tarif secara drastis, barang-barang impor pun membanjiri pasar di dalam negeri. Sementara itu, pasar dalam negeri dipaksa bergantung pada pasar internasional. Dengan daya kompetitif yang rendah, serta gejolak pasar dunia, industri Indonesia sangat rentan untuk dirugikan (dibangkrutkan!).&lt;br /&gt;Sepanjang tahun 1980an-1990an, negara menjadi pemain kunci di bidang ekonomi, dengan kontribusi perusahaan negara mencapai 30% GDP, dan mendekati 40% untuk produk non-agrikultur. Persentase belanja modal dalam anggaran belanja pemerintah mencapai 47%. &lt;br /&gt;Sementara itu, karena Indonesia harus mengikuti petunjuk WTO, maka tarif masuk atau impor barang diturunkan hingga 5%, bahkan menjadi 0% bagi daerah-daerah yang dinobatkan sebagai kawasan ekonomi khusus atau free trade zone (FTZ). Kini barang impor bukan hanya jenis barang yang langka atau sulit diproduksi di dalam negeri, tetapi juga jenis produk atau komoditi yang cukup banyak di dalam negeri, seperti sayuran, buah-buahan, dan kebutuhan pokok lainnya. Pada produk makanan dan minuman, misalnya, semuanya hampir diimpor, mulai dari terigu, coklat, gula, sampai kemasannya.&lt;br /&gt;Selanjutnya, seiring dengan paket liberalisasi seluruh sektor perekonomian, sektor keuangan juga dibuat sangat liberal sehingga memungkinkan “banjir kapital” dari luar.&lt;br /&gt;Akibatnya, pangsa pasar industri dalam negeri terhadap PDRB terus merosot sebesar 30,1% (2001), dan 28,1% (2005). Disamping itu, pertumbuhan industri di dalam negeri terus mengalami penurunan, yaitu dari 7,2% (2004) menjadi 5,1% (2007), dan diperkirakan turun lagi menjadi 4,8% (2008). Pada tahun 2009 ini, berdasarkan sumber departemen perindustrian, pertumbuhan industri melorot sekitar 2,5% hingga 3,4%. Malahan, menurut menteri perindustrian, pertumbuhan industri pada kuartal awal tahun 2009 ini hanya mendekati 1-1,5 persen.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, tekanan liberalisasi juga menurunkan daya saing produk-produk lokal di dalam pasar negeri, misalnya tekstil dan produk tekstil (TPT) merosot dari 57% (2005) menjadi 23% (2008). Ada pula laporan yang menyebutkan, sekitar 70% pasar produk-produk usaha menengah dan kecil (UMK) di dalam negeri telah digusur oleh produk impor.&lt;br /&gt;Bayangkan, Indonesia yang mempunyai hamparan sawah paling luas di dunia, justru menjadi salah satu negara pengimpor beras terbesar di dunia. Begitu pula dengan kebutuhan gula, tiap tahunnya kita mengimpor 30% kebutuhan gula nasional, padahal kita pernah menjadi eksportir gula semenjak jaman kolonial dulu.&lt;br /&gt;Terakhir, yang sungguh memalukan sebagai bangsa maritim, adalah Indonesia juga harus masuk daftar pengimpor garam terbesar di dunia, dimana 50% kebutuhan garam nasional diperoleh dari impor. Indonesia juga mengimpor 45% dari kebutuhan kedelai, 10% kebutuhan jagung, 15% kebutuhan kacang tanah dan 70% kebutuhan susu.&lt;br /&gt;Efek neoliberal meninggalkan kombinasi krisis yang mengerikan bagi rakyat Indonesia; &lt;br /&gt;Pertama, kejatuhan daya beli yang begitu massif, khususnya bagi kalangan kelas menengah dan kalangan bawah. Hampir seluruh konsumsi rakyat Indonesia saat ini dibiayai melalui utang, mulai dari kredit konsumsi, program sosial neoliberal (BLT, KUR, BOS, PNPM, dsb) yang dibiayai hutang, program stimulus ekonomi yang juga dibiayai utang, hingga kenaikan gaji PNS dan TNI/Polri yang juga dibiayai dengan utang. Ini memicu kenaikan yang menggila dari utang rumah tangga. Di AS, kenaikan utang rumah tangga menjadi pemicu penting krisis supreme mortage. Bagaimanapun, utang merupakan gejala negatif dalam indikator sehat dan tidaknya ekonomi.&lt;br /&gt;Kedua, Munculnya kesenjangan pendapatan yang mencolok. Sepanjang tahun 2000-2009, kesenjangan pendapatan semakin melebar di kalangan rakyat Indonesia. Menurut ekonom dari UGM, Mudrajat Kuncoro, sebanyak 40% penduduk Indonesia yang dikategorikan miskin belum pernah menikmati kue hasil pembangunan ekonomi. Kelompok ini, menurutnya, hanya menikmati hanya 20,2% porsi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2000, dan semakin menurun menjadi 19,2% pada tahun 2006. Sebaliknya, 20 % kelompok terkaya menikmati 42,19% dan 45,72% pada tahun yang sama.&lt;br /&gt;Disamping kesenjangan ekonomi antar penduduk, kesenjangan ekonomi antar wilayah juga nampak mencolok. Menurut Hendri Saparini, sekitar 81 persen konsentrasi atau kue ekonomi itu ada di Jawa dan Bali. &lt;br /&gt;Ketiga, lumpeng-isasi massa rakyat (penciptaan barisan penganggur), dimana sebagian besar masyarakat terdepak keluar dari pekerjaan tetap di dalam sektor industri. Gejala ini ditandai oleh meningkatnya pengangguran dan perkembangan signifikan sektor informal. Sekarang ini, seperti yang diungkapkan OPSI, sektor informal sudah mencakup sekitar 70% dari angkatan kerja produktif.&lt;br /&gt;Keempat, Kelebihan produksi atau over produksi secara massif yang menjangkiti sektor-sektor industri di dalam negeri. Di industri elektronik, misalnya, sejumlah perusahaan mengaku sudah memangkas produksinya hingga 40%. Berdasarkan pengelompokan, kelompok industri yang mengalami kejatuhan paling parah meliputi industri kendaraan alat angkut sebesar 14,89%, kemudian industri logam dasar sebesar 13,04%, dan industri tekstil yang mencapai 10,61%. Malahan, menurut pernyataan perwakilan pengusaha, Sofyan Wanandi, produksi terpakai industri dalam negeri hanya mencapai 70%, sebuah angka yang mengkhawatirkan.&lt;br /&gt;Selain itu, krisis ekonomi ini yang dihasilkan neoliberal ini berada diambang batas yang bisa dirasionalisasi oleh lingkungan alam (bumi). Ada kehancuran ekologi yang sangat parah, yang apabila tidak diantisipasi segera dengan model pengelolaan yang pro-lingkungan, akan mengancam kelangsungan hidup manusia di planet bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalinya Politik Otoritarian&lt;br /&gt;Seperti dikatakan di bagian pembuka, bahwa situasi politik nasional dipengaruhi sejumlah faktor; (a) krisis kapitalisme dunia yang mendalam dan berkepanjangan, (b) perjuangan intensif untuk keluar dari dunia unipolar (baca, dominasi AS), dan (c) perimbangan kekuatan di dalam negeri.&lt;br /&gt;Bentuk penyelesaian terhadap krisis mendalam dan berkepanjangan ini, salah satunya, adalah dengan melibatkan seluruh bangsa-bangsa dan dunia ketiga dalam fakta bersama untuk memecahkan persoalan ini. Bagi negeri imperialis, Indonesia merupakan sekutu loyal yang sanggup memberikan pengorbanan apapun untuk menyelamatkan kekuasaan segelintir orang di benua utara. Ini menjadi alasan utama kenapa mereka (negeri imperialis) sangat merestui SBY-Budiono untuk menjalankan kepercayaan mereka.&lt;br /&gt;Dalam kancah geopolitik global, SBY dijadikan salah satu jubir paling penting negara maju dan kepentingan bisnis MNC/TNC, untuk membujuk dan merayu barisan negara dunia ketiga lainnya supaya mematuhi aturan dan superioritas negara maju dan doktrin neoliberalnya.&lt;br /&gt;Salah satu rekomendasi sang mandor untuk SBY, ketika itu, adalah membangun administratur atau pemerintahan profesional, Sebuah istilah untuk pemerintahan yang sepenuhnya diisi oleh intelektual dan tehnokrat pro-barat.&lt;br /&gt;Ini tidak sepenuhnya berjalan sebab SBY berhadapan dengan situasi yang sangat pelik; Dia membutuhkan sebuah stabilitas politik yang kondusif untuk menjalankan administraturnya, sementara pilihan kebijakannya, sistim neoliberal, sudah tidak populer dan mendapatkan protes secara luas. Partainya sendiri, demokrat, bukan partai yang mengakar kuat di tingkatan massa, punya struktur yang siap dimobilisasi, dan sebagainya. Satu-satunya kekuatan dia sebenarnya adalah politik menjaga image atau citra.&lt;br /&gt;Ini membawa sejumlah konsekuensi politik; (a) SBY harus memberikan kompromi dan konsesi politik yang lebih luas sebagai prasyarat untuk merangkul semakin banyak kekuatan politik bersatu di belakang barisannya, termasuk merangkul partai oposisi. (b) SBY harus menampilkan sebuah performa politik yang tidak memungkinkan adanya celah bagi oposisi terhadap pemerintahannya. (c) oposisi ekstra parlemen harus dikerdilkan, sementara ruang bebas untuk mengkritik pemerintah mulai dibatasi secara pelan-pelan.&lt;br /&gt;Dengan begitu, SBY berharap bisa mengkonsolidasikan seluruh elit dalam dinasti “cikeas”, serta mengamankan kekuasaannya dari oposisi elit. Sementara itu, gerakan-gerakan massa dari lapisan sosial bawah akan ditekan melalui kanalisasi atau kooptasi, baik melalui isu-isu LSM/NGO maupun program karitatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal Century dan Kriminalisasi KPK&lt;br /&gt;Skandal bank century merupakan kejahatan ekonomi dan politik paling memalukan, bahkan melebihi kejadian BLBI beberapa tahun lalu. Gempa century dikatakan dapat menimbulkan tsunami politik karena beberapa alasan; pertama, skandal ini melibatkan sejumlah tokoh kunci dalam pemerintahan SBY, diantaranya wakil presiden sekarang ini, Budiono, dan menteri keuangan, Sri Mulyani. Kedua, skandal ini menonjok hidung para pendukung neoliberal yang selalu berkhotbah mengenai pemerintahan bersih (clean government) dan baik (good governance).&lt;br /&gt;Lebih buruk lagi, kejadian ini muncul di awal pemerintahannya, sehingga sangat beresiko menciptakan mosi tidak percaya secara luas atas kredibilitas politik pemerintahan ini. Sehingga, untuk kepentingan ini, SBY telah menggunakan segala cara untuk menenggelamkan isu ini dan berpura-pura tidak menggubrisnya.&lt;br /&gt;Di satu sisi, SBY sangat berkeinginan mengubur kasus ini untuk mengamankan pemerintahannya. Sementara, di sisi lain, ada keinginan besar sejumlah masyarakat agar kasus ini diungkap. Pada saat itu, harapan masyarakat untuk pengungkapan kasus bank century ini terletak di tangan KPK. KPK pun mulai bergerak, dan nama Susno Duadji pun terkuak.&lt;br /&gt;Menghadapi “gerakan” KPK, Polri pun menggelar “counter-action”, sebuah tindakan preventif terhadap pergerakan KPK ini. Polri pun mencegat dua pimpinan KPK, Bibit dan Chandra, terkait dugaan penyalah-gunaan wewenang dalam menerbitkan dan mencabut status cegah (larangan ke luar negeri), khususnya pencegahan terhadap pengusaha Anggoro Widjojo dan pencegahan sekaligus pencabutan cegah terhadap pengusaha Djoko Tjandra.&lt;br /&gt;Tak hanya itu, seperti dilangsir oleh pemberitaan ANTARA,  Mabes Polri juga menuding kedua pimpinan KPK itu menerima suap dan atau memeras pengusaha Anggoro Widjojo yang sedang terjerat kasus korupsi di KPK.&lt;br /&gt;Perseteruan terus bergulir, dan presiden tidak menjadi penengahnya, malah terkesan mau berposisi diluar persoalan ini. Ini berpuncak pada munculnya dokumen “15 juli 2009”, yang ditandatangani  Anggodo Widjojo dan Ari Muladi. Dokumen sebanyak sepuluh halaman itu menguraikan kronologi dugaan suap kepada sejumlah petinggi KPK.&lt;br /&gt;Anehnya, ada kesamaan substansi antara dokumen 15 juli, seperti yang ditunjukkan FX. Lilik Dwi Mardjianto di harian ANTARA, dengan pernyataan Kapolri Bambang Hendarso Danuri 25 September 2009, meski Kapolri mendasarkan pernyataannya dari laporan polisi yang dibuat mantan ketua KPK, Antasari Ashar. &lt;br /&gt;Puncaknya, kemudian, adalah tersebarnya sebuah transkrip pembicaraan antara Anggodo Widjojo (adik buron KPK, Anggoro Widjojo) dengan Wisnu Subroto (mantan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen), dan mencatut sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari Polri, Kejagung, hingga RI-1 (baca, presiden).&lt;br /&gt;Sikap diam presiden SBY atas kasus ini, pada awalnya, merupakan sinyalemen keterlibatan dia sebagai salah satu aktor yang berkepentingan terhadap penghancuran KPK. Tentu saja, selain untuk melakukan pembalasan atas penahanan besannya, Aulia Pohan, juga yang paling penting adalah melindungi koleganya yang terseret skandal century.&lt;br /&gt;Meskipun begitu, kita patut menghaturkan terima kasih yang begitu besar dukungan melimpah terhadap KPK ini. Ada beberapa hal yang patut dibanggakan; (a). mitos neoliberal sebagai sistem ekonomi yang memerangi korupsi, kapitalisme kroni, dsb, akhirnya terbantahkan juga. Kini neoliberal bergandengan dengan koruptor, dan membangun sebuah rejim politik korup. (b). kredibilitas pemerintahan SBY-Budiono merosot secara drastis. Kedepan, pemerintahan ini akan berhadapan dengan oposisi luas dari masyarakat yang mulai tidak percaya dengan rejim ini. (c). sejumlah lapisan pendukung loyal SBY-Budiono mulai goyah, sebagian sudah bergeser menjadi kritis dan melemparkan mosi tidak percaya terhadap rejim ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu kami dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Kota Salatiga pada hari ini, Rabu, 25 Nopember 2009 mengadakan aksi dengan tuntutan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Usut tuntas kasus skandal Bank Century yang melibatkan pejabat tinggi Negara seperti Budiono, Sri Mulyani dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;2. Ganti seluruh menteri dan pejabat tinggi Negara yang terlibat kasus-kasus korupsi, pelanggaran HAM, perusakan lingkungan, pelecehan kaum perempuan, dan jadi agen Neoliberal.&lt;br /&gt;3. Hentikan pemerintahan SBY-Budiono karena sudah jelas-jelas menjadi agen neoliberal dan korup. Tidak ada kemakmuran yang akan didapat rakyat Indonesia dengan melanjutkan pemerintahan ini, namun kebangkrutan dan kemiskinan lah yang akan dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup Sudah Jadi Bangsa Kuli, Sudah Saatnya Bangkit Jadi Bangsa yang Mandiri !!!!!&lt;br /&gt;HENTIKAN YES, LANJUTKAN NO !!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salatiga, 25 Nopember 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koordinator Aksi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaloom Pasau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebaran Aksi di Salatiga tanggal 25 November 2009&lt;br /&gt;Jam 12-1 Siang Rute Kampus UKSW menuju Bundaran Ramayana depan Runah Dinas Walikota Salatiga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eks-Kot LMND Salatiga&lt;br /&gt;Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi&lt;br /&gt;Kota Salatiga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HENTIKAN REJIM NEOLIBERAL YANG PENUH KORUPSI !!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan Krisis dan Kembalinya Pola Kediktatoran&lt;br /&gt;Situasi nasional saat ini sangat dipengaruhi oleh dua hal yang bersifat mendunia; pertama, krisis kapitalisme yang mendalam dan berkepanjangan; kedua, perjuangan intensif untuk keluar dari kekangan dunia unipolar, atau kekangan AS. Kedua varibel itu sangat mempengaruhi, secara langsung dan tidak langsung, terhadap konjungtur ekonomi dan politik nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ekonomi Terjun Bebas&lt;br /&gt;Ibarat penyakit menular, krisis ekonomi di negeri maju akan segera menjangkiti perekonomian Negara di berbagai belahan dunia lainnya. Sebab kita, katanya, sudah hidup dalam sebuah lingkungan global, yang terhubung satu sama lain dan sulit untuk terjadinya pelepasan ikatan atau delinking economy.&lt;br /&gt;Hanya saja, patut diketahui, bahwa “kekebalan” dunia ketiga sudah terlucuti semenjak kebijakan penyesuaian structural diberlakukan, sehingga selain sangat mudah dijangkiti penyakit tularan, juga akan menderita lebih parah ketimbang yang menularkan.&lt;br /&gt;Kondisi ekonomi pada tahun 2009 ini akan memasuki krisis paling parah dalam 50 tahun terakhir. Krisis sekarang memadukan kehancuran ekonomi dalam negeri, kejatuhan daya beli yang sangat parah, dan kehancuran lingkungan.&lt;br /&gt;Kehancuran Industri di dalam negeri terdorong oleh faktor kebijakan penyesuaian structural, yang menyebabkan pasar internal dibuka, proteksi negara dihapuskan, dan kapital asing dibebaskan beroperasi, termasuk mendukung pasar spekulatif.&lt;br /&gt;Ketika pasar internal dibuka, melalui kebijakan penurunan tarif secara drastis, barang-barang impor pun membanjiri pasar di dalam negeri. Sementara itu, pasar dalam negeri dipaksa bergantung pada pasar internasional. Dengan daya kompetitif yang rendah, serta gejolak pasar dunia, industri Indonesia sangat rentan untuk dirugikan (dibangkrutkan!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembalinya Politik Otoritarian&lt;br /&gt;Seperti dikatakan di bagian pembuka, bahwa situasi politik nasional dipengaruhi sejumlah faktor; (a) krisis kapitalisme dunia yang mendalam dan berkepanjangan, (b) perjuangan intensif untuk keluar dari dunia unipolar (baca, dominasi AS), dan (c) perimbangan kekuatan di dalam negeri.&lt;br /&gt;Bentuk penyelesaian terhadap krisis mendalam dan berkepanjangan ini, salah satunya, adalah dengan melibatkan seluruh bangsa-bangsa dan dunia ketiga dalam fakta bersama untuk memecahkan persoalan ini. Bagi negeri imperialis, Indonesia merupakan sekutu loyal yang sanggup memberikan pengorbanan apapun untuk menyelamatkan kekuasaan segelintir orang di benua utara. Ini menjadi alasan utama kenapa mereka (negeri imperialis) sangat merestui SBY-Budiono untuk menjalankan kepercayaan mereka.&lt;br /&gt;Dalam kancah geopolitik global, SBY dijadikan salah satu jubir paling penting negara maju dan kepentingan bisnis MNC/TNC, untuk membujuk dan merayu barisan negara dunia ketiga lainnya supaya mematuhi aturan dan superioritas negara maju dan doktrin neoliberalnya.&lt;br /&gt;Salah satu rekomendasi sang mandor untuk SBY, ketika itu, adalah membangun administratur atau pemerintahan profesional, Sebuah istilah untuk pemerintahan yang sepenuhnya diisi oleh intelektual dan tehnokrat pro-barat.&lt;br /&gt;Ini tidak sepenuhnya berjalan sebab SBY berhadapan dengan situasi yang sangat pelik; Dia membutuhkan sebuah stabilitas politik yang kondusif untuk menjalankan administraturnya, sementara pilihan kebijakannya, sistim neoliberal, sudah tidak populer dan mendapatkan protes secara luas. Partainya sendiri, demokrat, bukan partai yang mengakar kuat di tingkatan massa, punya struktur yang siap dimobilisasi, dan sebagainya. Satu-satunya kekuatan dia sebenarnya adalah politik menjaga image atau citra.&lt;br /&gt;Ini membawa sejumlah konsekuensi politik; (a) SBY harus memberikan kompromi dan konsesi politik yang lebih luas sebagai prasyarat untuk merangkul semakin banyak kekuatan politik bersatu di belakang barisannya, termasuk merangkul partai oposisi. (b) SBY harus menampilkan sebuah performa politik yang tidak memungkinkan adanya celah bagi oposisi terhadap pemerintahannya. (c) oposisi ekstra parlemen harus dikerdilkan, sementara ruang bebas untuk mengkritik pemerintah mulai dibatasi secara pelan-pelan.&lt;br /&gt;Dengan begitu, SBY berharap bisa mengkonsolidasikan seluruh elit dalam dinasti “cikeas”, serta mengamankan kekuasaannya dari oposisi elit. Sementara itu, gerakan-gerakan massa dari lapisan sosial bawah akan ditekan melalui kanalisasi atau kooptasi, baik melalui isu-isu LSM/NGO maupun program karitatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skandal Century dan Kriminalisasi KPK&lt;br /&gt;Skandal bank century merupakan kejahatan ekonomi dan politik paling memalukan, bahkan melebihi kejadian BLBI beberapa tahun lalu. Gempa century dikatakan dapat menimbulkan tsunami politik karena beberapa alasan; pertama, skandal ini melibatkan sejumlah tokoh kunci dalam pemerintahan SBY, diantaranya wakil presiden sekarang ini, Budiono, dan menteri keuangan, Sri Mulyani. Kedua, skandal ini menonjok hidung para pendukung neoliberal yang selalu berkhotbah mengenai pemerintahan bersih (clean government) dan baik (good governance).&lt;br /&gt;Lebih buruk lagi, kejadian ini muncul di awal pemerintahannya, sehingga sangat beresiko menciptakan mosi tidak percaya secara luas atas kredibilitas politik pemerintahan ini. Sehingga, untuk kepentingan ini, SBY telah menggunakan segala cara untuk menenggelamkan isu ini dan berpura-pura tidak menggubrisnya.&lt;br /&gt;Di satu sisi, SBY sangat berkeinginan mengubur kasus ini untuk mengamankan pemerintahannya. Sementara, di sisi lain, ada keinginan besar sejumlah masyarakat agar kasus ini diungkap. Pada saat itu, harapan masyarakat untuk pengungkapan kasus bank century ini terletak di tangan KPK. KPK pun mulai bergerak, dan nama Susno Duadji pun terkuak.&lt;br /&gt;Sikap diam presiden SBY atas kasus ini, pada awalnya, merupakan sinyalemen keterlibatan dia sebagai salah satu aktor yang berkepentingan terhadap penghancuran KPK. Tentu saja, selain untuk melakukan pembalasan atas penahanan besannya, Aulia Pohan, juga yang paling penting adalah melindungi koleganya yang terseret skandal century.&lt;br /&gt;Meskipun begitu, kita patut menghaturkan terima kasih yang begitu besar dukungan melimpah terhadap KPK ini. Ada beberapa hal yang patut dibanggakan; (a). mitos neoliberal sebagai sistem ekonomi yang memerangi korupsi, kapitalisme kroni, dsb, akhirnya terbantahkan juga. Kini neoliberal bergandengan dengan koruptor, dan membangun sebuah rejim politik korup. (b). kredibilitas pemerintahan SBY-Budiono merosot secara drastis. Kedepan, pemerintahan ini akan berhadapan dengan oposisi luas dari masyarakat yang mulai tidak percaya dengan rejim ini. (c). sejumlah lapisan pendukung loyal SBY-Budiono mulai goyah, sebagian sudah bergeser menjadi kritis dan melemparkan mosi tidak percaya terhadap rejim ini.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu kami dari Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Kota Salatiga pada hari ini, Rabu, 25 Nopember 2009 mengadakan aksi dengan tuntutan :&lt;br /&gt;1. Usut tuntas kasus skandal Bank Century yang melibatkan pejabat tinggi Negara seperti Budiono, Sri Mulyani dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;2. Ganti seluruh menteri dan pejabat tinggi Negara yang terlibat kasus-kasus korupsi, pelanggaran HAM, perusakan lingkungan, pelecehan kaum perempuan, dan jadi agen Neoliberal.&lt;br /&gt;3. Hentikan pemerintahan SBY-Budiono karena sudah jelas-jelas menjadi agen neoliberal dan korup. Tidak ada kemakmuran yang akan didapat rakyat Indonesia dengan melanjutkan pemerintahan ini, namun kebangkrutan dan kemiskinan lah yang akan dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretariat:Jalan Kalisawo RT. 03 RW I, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Phone : 081390374733 (Syaloom B.S.A.P)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email:eklmnd.salatiga@gmail.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-1967993232822228081?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/1967993232822228081/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=1967993232822228081' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1967993232822228081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1967993232822228081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/no-002exekskot-lmnd-salatigaxi2009-hal.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3750413300649542194</id><published>2009-11-25T20:10:00.000+07:00</published><updated>2009-11-25T20:12:59.531+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>SELAMAT MELAYANI DAN  MENGABDI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEPADA &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAPAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.A YEWANGO DAN GOMAR GULTOM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBAGAI KETUM DAN SEKUM &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA INDONESIA (PGI) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG BARU TERPILIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ketepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah. (Yeremia 17:8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN YESUS KRISTUS MEMBERKATI &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TERIRING SALAM DARI KAMI YANG MENGASIHIMU :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PDT MASADA SINUKABAN/BAKTIANI SRI MELVINA BR GINTING&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;br /&gt; SALATIGA JAWA TENGAH&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3750413300649542194?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3750413300649542194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3750413300649542194' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3750413300649542194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3750413300649542194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/selamat-melayani-dan-mengabdi-kepada.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-4520494365098490553</id><published>2009-11-18T23:40:00.000+07:00</published><updated>2009-11-18T23:51:24.063+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Penting!!!! Bacalah !!! &lt;br /&gt;INJIL MATIUS 24 : 1-51&lt;br /&gt;Kotbah tentang Akhir Zaman!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24:1 Sesudah itu Yesus keluar dari Bait Allah, lalu pergi. Maka datanglah murid-murid-Nya dan menunjuk kepada bangunan-bangunan Bait Allah.&lt;br /&gt;24:2 Ia berkata kepada mereka: "Kamu melihat semuanya itu? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan."&lt;br /&gt;24:3 Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"&lt;br /&gt;24:4 Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!&lt;br /&gt;24:5 Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.&lt;br /&gt;24:6 Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.&lt;br /&gt;24:7 Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.&lt;br /&gt;24:8 Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.&lt;br /&gt;24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,&lt;br /&gt;24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.&lt;br /&gt;24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.&lt;br /&gt;24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.&lt;br /&gt;24:13 Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.&lt;br /&gt;24:14 Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."&lt;br /&gt;24:15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel -- para pembaca hendaklah memperhatikannya --&lt;br /&gt;24:16 maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.&lt;br /&gt;24:17 Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,&lt;br /&gt;24:18 Dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.&lt;br /&gt;24:19 Celakalah Ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.&lt;br /&gt;24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.&lt;br /&gt;24:21 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.&lt;br /&gt;24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.&lt;br /&gt;24:23 Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.&lt;br /&gt;24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.&lt;br /&gt;24:25 Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.&lt;br /&gt;24:26 Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.&lt;br /&gt;24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.&lt;br /&gt;24:28 Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun."&lt;br /&gt;24:29 "Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.&lt;br /&gt;24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.&lt;br /&gt;24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.&lt;br /&gt;24:32 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.&lt;br /&gt;24:33 Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.&lt;br /&gt;24:34 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.&lt;br /&gt;24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.&lt;br /&gt;24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri."&lt;br /&gt;24:37 "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.&lt;br /&gt;24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,&lt;br /&gt;24:39 Dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.&lt;br /&gt;24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;&lt;br /&gt;24:41 Kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.&lt;br /&gt;24:42 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.&lt;br /&gt;24:43 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.&lt;br /&gt;24:44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."&lt;br /&gt;24:45 "Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?&lt;br /&gt;24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.&lt;br /&gt;24:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.&lt;br /&gt;24:48 Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya:&lt;br /&gt;24:49 Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,&lt;br /&gt;24:50 Maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,&lt;br /&gt;24:51 Dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Memberikan Penguatan kepada Kita :&lt;br /&gt; Bahwa Kiamat, Akhir Zaman atau Kedatangan Tuhan Yesus Yang Kedua Kali itu. Tidak ada Seorangpun yang Tahu Kapan Masa atau Waktunya.&lt;br /&gt;Hanya Bapa Di Sorga Yang Tahu. Matius 24: 36 dan Markus 13:32&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat banyaknya Informasi-informasi atau Isu-isu yang Menyesatkan di luar sana, kita harus Berpegang Teguh Kepada Firman Tuhan/Alkitab. &lt;br /&gt;Hanya Itu dasar Kita.&lt;br /&gt;Sekali lagi, Mengenai Film Kiamat 2012, itu hanya Fiksi. Strategi bisnis Perfileman untuk Tujuan Meraup Uang (Bisnis) Tidak usah terlalu di tanggapi.&lt;br /&gt;Tak ubahnya dengan Film-film lainnya Mis: Armagedon, Davinci Code yang hanya Mencari sensasi dan Tujuannya untuk Meraup uang sebanyak-banyaknya!!&lt;br /&gt;Silahkan di Tonton sebagai hiburan!! Tapi bila tidak di tonton  juga ndak ada masalah!!&lt;br /&gt;Mengenai Ramalan Kiamat 2012 : Hanya isapan Jempol saja. Tak ubahnya sebuah Dongeng sebelum Tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus 13 : 32 &lt;br /&gt;“ Tetapi Tentang Hari Atau Saat Itu Tidak Seorangpun Yang Tahu, Malaikat-malaikat Di Sorga Tidak, Dan ANAK pun Tidak, hanya BAPA Saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Markus 13 : 37 &lt;br /&gt;“Apa Yang KUkatakan Kepada  Kamu, KUkatakan Kepada Semua Orang : Berjaga-jagalah”!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting ialah Hikmat dan Kebijaksanaan Kita Semua.&lt;br /&gt;Wahyu 21 : 6 &lt;br /&gt;“FirmanNya lagi kepadaku : Semuanya Telah terjadi. AKU Adalah ALFA Dan OMEGA, YANG AWAL Dan AKHIR”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matius 28 : 20b Berkata : &lt;br /&gt;“Dan Ketahuilah, AKU Menyertai Kamu Senantiasa Sampai Kepada Akhir Zaman”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 2 : 10c &lt;br /&gt;“ Hendaklah Engkau Setia Sampai Mati, dan AKU Akan Mengaruniakan Kepadamu Mahkota Kehidupan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-4520494365098490553?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/4520494365098490553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=4520494365098490553' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4520494365098490553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4520494365098490553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/penting-bacalah-injil-matius-24-1-51.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-5957517179752502128</id><published>2009-11-10T10:23:00.000+07:00</published><updated>2009-11-10T10:24:31.230+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Geseende Kersfees!! Selamat Natal!!&lt;br /&gt;(Natal di Afrika dan di Berbagai tempat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lebih 350 juta Orang Kristiani di Afrika. Mereka merayakan NATAL lebih dari sekedar liburan Nasional, melainkan menganggapnya sebagai hari yang SUCI!! Masyarakat di Afrika menganggap bahwa Agama dan hal-hal Rohani merupakan hal yang Sakral dan tidak bisa dianggap main-main. Afrika sedang berada pada musim panas pada bulan Desember, berarti cuaca sangat panas dan sama sekali tidak ada salju. Namun, keadaan tersebut tidak menghentikan anak-anak TUHAN YESUS di Afrika untuk merayakan NATAL. Di setiap hotel, Gereja dan rumah, banyak dinyanyikan lagu-lagu NATAL yang menambah hangatnya suasana NATAL.&lt;br /&gt;Seperti halnya di belahan Dunia yang lainnya, pohon-pohon di Afrika juga berhiaskan lampu-lampu di hari NATAL. Hanya sedikit orang di sana yang meletakkan hadiah di bawah pohon atau memberikan mainan sebagai hadiah NATAL kepada anak-anak mereka. Mainan merupakan barang yang mahal dan sedikit sekali toko yang menjualnya. Lebih banyak Orang memberikan pakaian sebagai hadiah. Sebagain besar adalah pakaian bekas yang di impor dari Eropa dan Amerika. Makanan juga tentu saja tetap menjadi bagian yang tak terpisahkan. Hanya ada satu jenis makanan special saat NATAL di Afrika, yakni daging Kambing yang dimasak ala Afrika. Biasanya, besarnya kambing yang dihidangkan dalam sebuah keluarga akan menunjukkan beberapa banyak anggota Keluarga tersebut.&lt;br /&gt;Bagi umat Tuhan Yesus di Afrika, kehadiran para teman, sahabat, dan Keluarga jauh lebih penting dari hadiah apapun yang diberikan. Bagi mereka, NATAL adalah bukti bahwa TUHAN YESUS hadir ada pada setiap orang di Dunia. Kehadiran orang terdekat atau bahkan teman Gereja terasa sangat Istimewa karena ada Jutaan Anak Yatim Piatu di Afrika yang kehilangan Orangtuanya karena perang, penyakit AIDS, wabah dll. Begitu juga para Janda yang kehilangan Suaminya dan Orangtua yang kehilangan Anak-anaknya. Kematian di Afrika bisa datang kapan saja dan begitu cepat karena banyak sebab. Jadi bagi mereka di Afrika, NATAL merupakan sangat special, sebagai bukti betapa TUHAN YESUS mengasihi mereka, dan selalu ada bagi mereka. Bahkan ketika sudah tidak memiliki siapapun di Dunia ini!!.&lt;br /&gt;Saya menjadi teringat ketika beberapa waktu yang lalu, di berbagai tempat, kami melakukan Perayaan-perayakan NATAL yang sederhana dan penuh Aksi Sosial. Menurut Saya, Hari NATAL adalah sebuah peringatan “Hari Kelahiran Tuhan Yesus Kristus Sang JURUSELAMAT Manusia!!”. Dengan demikian, bagi umat Kristiani di seluruh Dunia, wajib merayakan atau memperingatinya!! Hanya saja, bagaimana kita melihat atau memaknai Hari NATAL tersebut dalam masing-masing hati kita. Secara pribadi, Saya lebih setuju, perayaan NATAL yang di lakukan, sebaiknya secara sederhana dan penuh dengan kegiatan-kegiatan Sosial yang berarti bagi Orang lain (seperti NATAL di Afrika). Misalnya pada tahun 2000an kami merayakan NATAL di desa Amburidi  bersama teman-teman dari STT Abdi Sabda Medan, di NATAL tersebut kami membagikan Pustaka Sibadia gratis (berasal dari sumbangan para donatur) kepada seluruh jemaat. Kami juga membantu Perpulungen GBKP Amburidi tersebut, membeli sebidang Tanah untuk Gereja mereka. Secara gotong royong, kami melakukan  peletakan batu pertama Gedung Gereja GBKP Amburidi tersebut. Pada saat itu, yang menjadi Pikaris di GBKP Amburid adalah Pdt Sentosa Gurusinga S.Th. Selain di GBKP Amburidi, pada tahun 1999, kami bersama Muda-mudi “Simpang Kuala Padang Bulan Medan” juga melakukan Perayaan NATAL dengan penuh Aksi Sosial. membantu Orang yang sedang sakit, membagikan buku-buku dan alat tulis ke desa Peria-ria Delitua. Sungguh sebuah Sukacita yang sangat luarbiasa, yang kami rasakan ketika kami bisa melakukan perayaan NATAL yang sederhana dan sekaligus juga melakukan Aksi Sosial sebagai bentuk Solidaritas untuk Orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Sedangkan pada Perayaan NATAL tahun 2004-2006,  bersama anggota Gereja GBKP Kampar (perpulungen Terantam, Pabaso dan Sukaramai) setiap tahun kami melakukan Aksi NATAL ke Penjara Bangkinang Kabupaten Kampar Riau. Kami merasa bahagia bisa memberikan bantuan kepada Saudara-saudari kita di penjara tersebut (105 orang)  dengan memberi mereka makan, memberi mereka pasta gigi, sabun dan sikat gigi. Lain lagi Perayaan NATAL tahun 2007, kami bersama Anak-anak KA/KR GBKP Rg Semarang melakukan Aksi NATAL bersama para penghuni Rumah Damai Gunung Pati Semarang. Mereka adalah Saudara-I kita yang menjadi Korban HIV AIDS dan Korban Narkoba. Dan tentunya masih sangat banyak Perayaan NATAL dan Aksi NATAL yang setiap tahunnya kami lakukan. Apa maksud dan tujuan hal ini kami sampaikan kepada kita semua para pembaca yang terkasih. Kami mau mengajak dan mengetuk hati nurani Anda, agar melakukan bentuk-bentuk aksi Sosial dan kepedulian di dalam setiap Perayaan NATAL yang akan kita lakukan!. Marilah kita merefleksikan NATAL dengan arti yang sesungguhnya. NATAL bukan sekedar Perayaan-perayaan yang mewah tanpa arti. Akan tetapi NATAL adalah sebuah bentuk Kepedulian dan Solidaritas kita untuk memperdulikan Orang-orang yang membutuhkan Pertolongan. Seperti Tuhan Yesus yang sangat mengasihi dan mempedulikan kita!! Apakah kita orang-orang yang miskin, susah, menderita, sakit, korban narkoba, korban HIV AIDS, korban Bencana Gempa, banjir, korban Lapindo, anak putus sekolah, pengangguran, pengemis, gelandangan, anak jalanan, pembantu rumah tangga, buruh, korban TKI yang tertindas, orang-orang yang sedang mengungsi, penjara, orang-orang yang berada di pinggiran sungai, bantar gebang, pinggiran rel dan sebagainya. Berhentilah merayakan NATAL dengan penuh Kemewahan! Yang menghabiskan uang puluhan, ratusan juta bahkan milyaran rupiah. Mari kita kembali ke NATAL yang sesungguhnya yaitu meneladani dan belajar dari Peristiwa Kelahiran Tuhan Yesus di Betlehem di palungan yang sangat sederhana! Rayakanlah NATAL tahun 2009 ini dengan sederhana! Kalau ada uang atau dana yang lebih, mari bagikan kepada Orang-orang yang membutuhkan!! Itulah NATAL!! Dengan demikian, Tuhan Yesus yang lahir di Betlehem itu, akan lahir juga di hati kita semua bila kita mau Peduli Sesama!! Selamat NATAL!! Mery Cristmas!!. Geseende Kersfees!! (ucapan Natal bahasa Afrika) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan di Kota Daud. Lukas 2:11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina br Ginting&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-5957517179752502128?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/5957517179752502128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=5957517179752502128' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5957517179752502128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5957517179752502128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/geseende-kersfees-selamat-natal-natal.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-1516948960187752902</id><published>2009-11-10T10:20:00.000+07:00</published><updated>2009-11-10T10:21:41.780+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mukzizat 5 Roti dan 2 Ikan :&lt;br /&gt;Poin Penting&lt;br /&gt;1. Mukzizat ini di catat dalam ke Empat INJIL, Matius 14:13-21, Markus 6 : 34-44, Lukas 9 : 10-17 dan Yohanes 6 :1-15.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pentingnya Mukzizat ini meliputi sebagai berikut :&lt;br /&gt;a. Mukzizat itu menunjuk kepada Tuhan Yesus sebagai Roti Hidup, Dialah yang memelihara baik tubuh maupun jiwa.&lt;br /&gt;b. Ini membuktikan kuasa Tuhan Yesus untuk mengadakan Mukzizat.&lt;br /&gt;c. Ini merupakan contoh belas kasihan Tuhan Yesus terhadap kebutuhan orang yang memerlukan pertolongan.&lt;br /&gt;d. Ini mengajarkan bahwa sedikit yang kita miliki, dapat dijadikan berkelimpahan apabila dipersembahkan kepada Tuhan Yesus dan diberkati olehNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu AKU berkata kepadamu :  janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan jangan kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pakaian? Matius 6 : 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi Carilah dahulu Kerajaan Allah dan Kebenarannya, maka semuanya itu akan di tambahkan kepadamu. Matius 6 : 33&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terbatas kuasaMu Tuhan!!&lt;br /&gt;Mukzizat itu nyata!!&lt;br /&gt;Haleluya, Haleluya, Haleluya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati AMEN!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-1516948960187752902?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/1516948960187752902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=1516948960187752902' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1516948960187752902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1516948960187752902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/mukzizat-5-roti-dan-2-ikan-poin-penting.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-6727663346576333576</id><published>2009-11-10T10:16:00.000+07:00</published><updated>2009-11-10T10:20:00.526+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Samantha Smith&lt;br /&gt;(Duta Perdamaian Dunia dari Maine)&lt;br /&gt;Samantha Reed Smith lahir pada 29 Juni 1972 di Manchester, Maine, Amerika Serikat. Ia adalah bocah yang mengirim surat kepada Presiden Soviet, Yuri Andronov, pada Desember 1982. Dalam suratnya ia bertanya: Betulkah Uni Soviet akan menyerang Amerika?&lt;br /&gt;Andronov terharu membaca surat itu, lalu mengundang Samantha untuk berkunjung ke Soviet. Sekalipun Andronov tidak menemui Samantha, yang disebutnya Duta Perdamaian cilik, tapi ia memberikan kehormatan pada bocah Amerika itu. Samantha di elu-elukan bak Pahlawan.Ternyata Orang Rusia sama sekali tak ingin berperang, kata Samantha sekembalinya dari Soviet.&lt;br /&gt;Sejak itu Samantha menjadi popular. Wajahnya sering muncul di Koran dan layar televise. Awal januari 1984, ia menjadi pembicara Simposium International mengenai Anak-anak di Kobe, Jepang. Saya bermimpi bahwa pada tahun 2001 nanti, di sekeliling kita yang ada hanya sahabat, tak ada Negara yang berperang, tidak ada permusuhan, dan tidak ada lagi pengeboman, demikianlah harapannya.&lt;br /&gt;Awal tahun 1985 lalu, Samantha memulai debutnya di Dunia hiburan dengan membintangi film televise Line Street. Ia juga menulis buku tentang lawatannya ke Soviet dengan judul “Journey to The Soviet Union”. Sayangnya, ia keburu tewas dalam sebuah kecelakaan Pesawat pada 25 agustus 1985 sebelum sempat menikmati semua jerih payahnya. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi banyak Orang. Mikhail Gorbachev, pemimpin Uni Soviet (kini Rusia) saat itu menulis surat belangsungkawa, Setiap Orang di Uni Soviet akan mengenang seorang Gadis  Amerika yang bagaikan jutaan Pemuda-I Soviet, Mengimpikan damai.” Sedangkan Presiden Ronald Reagan menulis pesan yang berbunyi, “jutaan orang Amerika berbagi beban kesedihan, mengingat, dan menghargai senyum dan idialismenya.”&lt;br /&gt; Perjuangan Samantha mewujudkan “Perdamaian Dunia” mendapat Apresiasi beragam. Pemerintah Uni Soviet membuat sebuah Perangko bergambar dirinya dan membangun Monument di Moskow. Sementara itu, Pemerintah Negara bagian Maine menetapkan setiap hari senin pertama dibulan Juni sebagai hari Samantha Smith dan sebuah patung dirinya ada di Maine State Museum. Sebenarnya, masih banyak “Orang-orang” yang mau dan rela menjadi ”Duta-duta Perdamaina Dunia”!! Bukan hanya Samantha Smith saja, tapi banyak lagi yang lain, ada Moter Teresa dari Calkutta India, Uskup Belo dari Timor Leste, Pdt Martin Luter King dari AS, Paus Paulus Johannaes II dari Vatikan, RM Mangun Wijaya dari Indonesia dan sebagainya. Nah, sekarang yang paling kita butuhkan adalah bagaimana kita bisa menjadi “Corong” Perdamaian bagi Dunia!! Mari katakan!! Kami Cinta Perdamaian dan Kami Anti Kekerasan!!!&lt;br /&gt;Firman TUHAN : “Berbahagialah Orang yang membawa Damai, karena mereka akan disebut anak-anak ALLAH” Matius 5 :9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini diangkat dari Sebuah Renungan Pagi : Penerbit Andi Jogjakarta.&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban : Kesaktian Peduli Generasi Indonesia - Salatiga-Jawa  Tengah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-6727663346576333576?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/6727663346576333576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=6727663346576333576' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6727663346576333576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6727663346576333576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/11/samantha-smith-duta-perdamaian-dunia.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-8003853693280768858</id><published>2009-10-11T20:33:00.002+07:00</published><updated>2009-10-11T20:42:45.093+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>MAKAM TALPIOT : ANCAMAN BAGI KEKRISTENAN??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber  kehebohan&lt;br /&gt; Akhir-akhir ini kekristenan kembali  diguncangkan oleh heboh penemuan yang diduga makam keluarga Yesus di Talpiot, sebelah timur Yerusalem.  Penemuan yang dipelopori  oleh Otoritas kepurbakalaan Israel (Israel Antiquities Authority-IAA) pada tahun 1980 ini menjadi heboh pada maret 2007 semenjak ditayangkannya film The Lost Tomb of Jesus (LTJ) oleh Discovery Channel dan Vision TV di Amerika dengan sutradaranya Simcha Jacobavici. Film terdahulunya dari BBC dalam bentuk film documenter yang ditayangkan pada tahun 1996, telah pula menimbulkan kehebohan. Kehebohan ini disusul dengan diterbitkannya buku karya James Tabor dengan judul,  The Jesus Dynasty:The Hidden History of Jesus, His Royal Family and the Brith of Christianity (2006). Kemudian setahun kemudian yaitu tahun 2007, Simcha Jacobovici menuliskan buku bersama Charles Pellegrino dengan judul, The Jesus Family Tomb: the discovery, the investigation, and the Evidence That Could Change History.&lt;br /&gt;“Mereka  umumnya menolak kesimpulan bahwa makam itu makam keluarga Yesus Nazaret”&lt;br /&gt;Mengapa heboh?&lt;br /&gt; Makam Talpiot sendiri merupakan hasil ekskavasi pihak kepurbakalaan Israel. Saat ditemukan, ada sepuluh osuari (peti untuk tulang) dan sejumlah tulang tanpa osuari. Dari enam osuari yang ada-dari total 10 osuari-sebanyak 5 osuari berinskripsi bahasa Ibrani dan satu berinskripsi bahasa Yunani. Mengapa penemuan makam Talpiot yang kemudian dikemas dalam berbagai tulisan yang mengatasnamakan keilmiahan serta ditayangkan dalam bentuk film documenter menjadi suatu kehebohan bagi dunia Kristen? Pertama, klaim James Tabor penulis buku The Jesus Dynasty: The Hidden History of Jesus, His Royal Family and the Birth of Christiany bahwa Yesus tidak bangkit dari kematian dan Dia lahir dari hubungan gelap antara Maria dengan Tiberius Julius Abdes Phantera seorang prajurit Romawi. Bahwasanya Yesus tidak sedikitpun menampakkan sifat keilahian. Keberadaan Yesus adalaha sebagai pemimpin revolusi Jahudi atas penjajahan Romawi. Revolusi Yesus dikerjakan bersama keluarga Yesus atau Dinasti Yesus yang terdiri dari Maria, Yohanes Pembabtis, Yakobus Ben Klofas, Yoses Ben Klofas, Yudas Ben Klofas, Simon Ben Klofas. Tulisan Tabor di inspirasi oleh penemuan makam Talpiot tahun 1980-an. Kedua, dalam film The Lost Tomb of Jesus (LTJ) dikesankan diarahkan pada suatu kesimpulan bahwa penemuan makam Talpiot adalah  makam keluarga Yesus. Bahkan dalam film tersebut ditayangkan penelitian dan uji DNA terhadap sejumlah tulang yang diduga tulang Yesus dan Maria. Ketiga, kehebohan ini diramaikan dengan ditemukannya peti mati Yakobus oleh Oded Golan yang diperolehnya dari pasar gelap barang-barang antik pada tahun 1978 yang kemudian di publikasikan pada tahun 2002 melalui tulisan  karya Andre Lemaire, seorang ahli epigrafi (ilmu mengenai huruf-huruf kuno) yang diterbitkan oleh majalah Biblical Archeology Review dengan editornya bernama  Harshel Shanks.  Dalam bagian luar peti mati tersebut tertulis huruf  yang diduga Aramaik dengan frasa, “Ya’akov bar Yosef akhui Yeshua” (Yakobus Putra Yusuf Saudara Yesus).   Kemudian berkembang anggapan bahwa peti ini merupakan bagian dari osuari ke 10 yang hilang di makam Talpiot. Ketiga hal diatas dirangkai menjadi suatu teori yang terlihat akurat, valid yang menyatakan bahwa Yesus wafat dan dikuburkan di Talpiot. Dia tidak mengalami kebangkitan karena tulang-tulangnya telah ditemukan. Kekristenan telah memiliki anggapan yang salah prihal Keilahian dan Kebangkitan Yesus  dari Kematian.&lt;br /&gt;APA YANG SEBENARNYA TERJADI?&lt;br /&gt; Akibat berbagai tayangan film documenter The Lost Tomb of Jesus (LTJ) yang menghebohkan tersebut, dimana didalamnya mengakibatkan sejumlah pakar arkeologi, muncullah berbagai protes dan kecaman dengan beredarnya film tersebut. Kecaman dan reaksi keras bukan dikarenakan adanya kebenaran dalam tayangan tersebut, melainkan banyaknya unsur manipulative dalam materi film tersebut. Adji A.Sutama dalam bukunya, Yesus tidak bangkit? Menyingkap rekayasa Yesus historis dan makam talpiot (2008) mengupas antara praktek manipulative pembuatan film documenter The Lost Tomb of Jesus (LTJ) dalam hal berikut: pertama, dalam film tersebut ditayangkan adegan penelitian DNA pada tulang Yesus dan Maria dalam osuari oleh Stefen Cox seorang ahli forensik. Namun dalam papernya berjudul, A Forensic Science Abalysis of  “The Lost Tomb of Jesus” Documentary (April 2007), beliau menyangkal telah melakukan hal tersebut. Yang terjadi bahwa Cox mengambil sampel material pada osuari untuk analisis miskroskopik atas kandungan material osuari. Bahkan Cox sendiri tidak diberi tahu tujuan perekaman saat dirinya mengambil sampel osuari, sehingga tiba-tiba ditayangkan dalam film documenter tersebut dan dikomentari oleh narator sebagai pengujian atas DNA (hal 220). Kedua, sampel yang dibawa oleh Cox untuk diteliti, diambil oleh Jacobovici sang sutradara film documenter, tanpa sepengetahuan Cox. Bahkan dalam film documenter itu sendiri tidak ditemukan adegan dimana Cox menyerahkan hasil yang dianggap tes DNA tersebut kepada Jacobovici (hal 221). Ketiga, baik jacobovici (sutradara film The Lost Tomb of Jesus) dan James Tabor (Penulis The Jesus Dynasty) telah memberikan informasi yang salah mengenai status penemuan osuari Yakobus. Dalam tayangan film, tulisan buku dan disitus promosi film tersebut dikatakan bahwa osuari ke-10 dari makam talpiot hilang dan kemudian ditemukan sebagai osuari Yakobus, padahal penemuan osuari Yakobus  ini terpisah dari penemuan makam Talpiot. Amos Kloner dan Joe Zias yang diberi wewenang  oleh Otoritas Kepurbakalaan Israel (Israel Antiquities Authority-IAA) telah membantah pernyataan mereka berdua. Dua ahli purbakala ini menyatakan bahwa osuari ke-10 tidak hilang melainkan polos, tidak mempunyai dekorasi maupun inskripsi, sehingga tidak dimasukkan dalam catalog yang dibuat oleh LY.Rahmani seorang arkeologi Israel yang menerbitkan Catalogue of Jewish Ossuaries (1994), namun osuari ini tercatat dalam dokumentasi IAA dengan nomor 80.509 dan sudah dibuat laporannya dalam jurnal Atiqot  XXIX 1996 dengan judul “ A Tomb with Inscribed Ossuaries in East Talpiyot, Jerusalem”. Berkaitan dengan penemuan osuari Yakobus, pihak IAA pada 18 juni 2003 sudah memberikan pernyataan resmi bahwa osuari yang ditemukan memang asli buatan Abad pertama namun inskripsi tulisannya palsu karya Oded Golan, seorang warga Israel penjual barang dan artefak kuno (hal 225-227).&lt;br /&gt; Dari kajian yang dilakukan Adji A. Sutama, beliau berkesimpulan mengenai penemuan makam Talpiot sbb: “para pakar dari berbagai bidang pada umumnya berpendapat bahwa makam Talpiot di Yerusalem masih terlalu dini untuk disimpulkan sebagai makam keluarga Yesus Nazaret. Mereka umumnya menolak kesimpulan bahwa makam itu makam keluarga Yesus nazaret. Makam itu adalah makam keluarga Yahudi pada umumnya, yang anggota keluarganya memiliki nama Yahudi yang umum. Jadi, “Yeshua bar Yehosef” yang dimakamkan bukanlah Yesus dari  Nazaret” (hal 198)&lt;br /&gt;APAKAH PENEMUAN MAKAM TALPIOT, ANCAMAN BAGI KEKRISTENAN?&lt;br /&gt; Heboh penemuan makam Talpiot mengingatkan kita pada serangan yang ditujukan pada iman Kristen beberapa ratus tahun sebelumnya yang dihembuskan oleh Mirza Ghulam Ahmad pendiri sekte Islam Ahmadiyah. Gulam Ahmad berpandangan bahwa  Yesus tidak wafat dengan cara dipakukan dikayu salib melainkan hanya di gantung dikayu salib dalam keadaan mati suri. Kemudian ia diturunkan oleh murid rahasianya dan disembuhkan dengan diberi rempah-rempah kemudian mengungsi ke Khasmir India serta mati dalam usia 120 tahun disana.&lt;br /&gt; Ghulam Ahmad dan pengikutnya sampai hari ini meyakini bahwa kuburan keramat dengan nama Yus Asaf di distrik Khayar dipusat ibukota Khasmir, Srinagar. Namun sebelum Ghulam Ahmad sampai pada kesimpulan tersebut, dia telah memproklamirkan terlebih dahulu  pada tahun 1891 melalui bukunya yang berjudul, “Izala Auham” bahwa letak kuburan Yesus ada di Galilea. Kemudian pada tahun 1894 dia menulis buku berjudul Ittemam-ul-Hujjat dan berpendapat bahwa kuburan Yesus ada di Syiria. Dan akhirnya pada tahun 1902, Ghulam Ahmad MEMASTIKAN BAHWA KUBURAN Yesus ada  di Srinagar (Jesus in Ahmadiah, www.wikipedia.org).  beberapa bukti ditunjukkan untuk meyakinkan bahwa kuburan Yus Asaf adalah Kuburan Yesus sebagaimana direkam dibawah ini (www.gustrisehat.multiply.com.).&lt;br /&gt; Berkaitan dengan temuan makam di Talpiot yang kemudian dihubung-hubungkan dengan makam Yesus dari Nazaret, oleh sekelompok orang yang mengklaim dirinya pakar kitab suci dan arkeologi, maka klaim Ghulam Ahmad mengenai kuburan Yesus di Srinagar, menarik untuk di konvergensikan. Mana yang benar dari penemuan tersebut? Apakah Yesus benar-benar wafat dan tidak bangkit kembali dan tubuhnya di baringkan di Talpiot Yerusalem atau dia mati suri kemudian menyingkir dan mati di Srinagar? Dari pada kita membiarkan diri kita dibingungkan oleh berbagai argumentasi yang menyesatkan diseputar berbagai serangan terhadap iman Kristen dengan mendasarkan dan mengatasnamakan penemuan ilmiah, biarlah kita melihat berbagai “interprestasi manipulatif” terhadap data dan fakta melalui satu tempat atau satu benda saling beradu klaim. Dari klaim-klaim yang tidak sepakat tersebut kita sudah dapat  pernyataan-pernyataan  mereka mengenai pribadi Yesus Sang Mesias. Hal ini akan semakin menarik jika asumsi Dan Brown yang menulis novel kontraversi Da Vinci Code dilibatkan dalam perseteruan interprestasi lawan-lawan Kristen ini. Bukankah Dan Brown beranggapan bahwa Sophie Neveu adalah pewaris garis keturunan Yesus melalui perkawinannya dengan Maria Magdalena? Sophie Neveu menurut novel Da Vinci Code tinggal di Paris dimana makam Maria berada. Adji A.Sutama memberikan komentarnya, “DNA Sophie Neveu ini tentunya dapat dijadikan rujukan untuk mencari Tulang Yesus atau keluarga Yesus, entah di Talpiot atau dimanapun juga. Tanpa Sophie Neveu, semua tulang di Talpiot atau seluruh Palestina sulit dipastikan sebagai tulang Yesus Nazaret atau keluarga-Nya. Jadi, Jacobovici dan kawan-kawan seharusnya bekerja dengan Dan Brown” (Hal 224). Jika pernyataan Adji ini diperluas  pada klaim Ghulam Ahmad,  kita akan menyaksikan suatu kerumitan dan perselisihan diantara mereka yang mengklaim menemukan kubur Yesus. Alih-alih penemuan makam Talpiot, yang dianggap sbagai ancaman terhadap doktrin kekristenan justru sebaliknya penemuan makam Talpiot, jika benar-benar milik Yesus dan keluarganya harus diperhadapkan pada berbagai dalil dan penemuan yang akan menantangnya, yaitu asumsi Dan Brown dan asumsi Ghulam Ahmad.&lt;br /&gt;BAGAIMANA SIKAP KITA? &lt;br /&gt; Sementara kita tinggalkan dulu kerumitan yang bakal dihadapi lawan-lawan Kekrisrenan dalam meyakinnkan mana temuan dan argumentasi mereka yang dianggap paling valid,  marilah kita kembali kepada pernyataan yang digemakan ribuan tahun lampau sebagai ungkapan  iman terhadap peristiwa penyaliban dan kebangkitan Yesus mengalahkan maut pada hari yang ke tiga. Rasul Paulus dalam 1 Korintus 15:3-8 menyatakan sebagai berikut:&lt;br /&gt;“Sebab yang sangat penting telah kusampaikan padamu, yaitu apakah yang telah kau terima sendiri, ialah bahwa (Mesias) telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan kitab suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ke tiga, sesuai dengan kitab suci; bahwa ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian pada kedua belas murid-Nya. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa diantaranya telah meninggal. Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian pada semua rasul. Dan yang paling akhir dari semuanya Ia menampakkan diri juga kepadaku, sama seperti anak-anak yang lahir sebelum waktunya”.  &lt;br /&gt; Sekalipun Rasul Paulus bukan saksi mati langsung peristiwa tersebut namun Rasul Paulus mengalami perjumpaan secara metafisik dengan Yesus yang bangkit dari kematian.  Yesus mengubah hidup Paul dari penganiaya jemaat Mesias menjadi pewarta mengenai kebangkitan Mesias. Dalam suratnya Paulus menghubungkan peristiwa monumental yang diperbuat Yesus memiliki rujukan dalam TaNaKh sebagai nubuatan terhadap karya Mesianis-Nya.&lt;br /&gt; Rasul Paulus menjelaskan dengan struktur berita yang sistematis dalam 1 Korintus 15:3-8 mengenai historitas dan kebangkitan Yesus sbb:&lt;br /&gt;1 Yesus mati sesuai dengan Kitab Suci&lt;br /&gt; Kitab Suci mana yang dimaksud oleh Rasul Paulus? Kitab TaNaKh atau Torah, Neviim dan Kethuvim. Ada ratusan nubuat tentang Mashiah dalam Perjanjian Lama. Dalam Yesaya 53:2-8 dipaparkan mengenai penderitaan yang harus dialami oleh Mashiah yang berujung pada kematian-Nya. Dikatakan: &lt;br /&gt;‘Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; Ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan… Tetapi dia tertikam karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh’ (ay 3,5).&lt;br /&gt;Kitab-kitab Injil memberi kesaksian bagaimana Yesus melepaskan nyawa kemanusiaanNya dengan berseru ‘Eli-Eli lama sabakhtani?’ (Mat 27:46) dan Dia menyerahkan nyawa-Nya (Mat 27:50).&lt;br /&gt;2 Yesus telah dikubur sesuai dengan Kitab suci&lt;br /&gt; Selanjutnya, dalam Yesaya 53:9 dikatakan, ‘Orang menempatkan kuburnya diantara orang fasik dan dalam matinya ia ada diantara penjahat-penjahat sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya’. Kitab injil menyaksikan bagaimana saat Yesus disalibkan ada dua orang penyamun dikiri dan kanan-Nya (Mat 27:44, Mrk 15:32). Dan kitab-kitab injil menyaksikan bagaimana para murid menurunkan Yesus dari kayu salib dan menguburkanNya (Mrk 15:42-47).&lt;br /&gt;3 Yesus telah bangkit sesuai dengan Kitab Suci&lt;br /&gt; Selanjutnya dikatakan, ‘Sesudah kesusahan jiwanya ia akan melihat terang dan menjadi puas; dan hambaKu itu sebagai orang yang benar akan membenarkan banyak orang oleh hikmatnya dan kejahatan mereka dia pikul’ (Yes 53:11) Injil mencatat bahwa pada hari yang pertama, Yesus telah bangkit (Luk 24:1-3) dalam kubur yang gelap kemudian Yesus bangkit melihat terang.&lt;br /&gt;4 Telah menampakkan diri kepada Kefas, dua belas murid, kepada Yakobus, kepada lima ratus orang dan kepada Paulus&lt;br /&gt; Penampakan Yesus setelah bangkit dari kematian merupakan bukti bahwa dia adalah junjungan Agung – Kurios/Adoni - . Dia adalaah Kebangkitan dan Hidup (Yoh 11:25). Karena Dia berkuasa memberi Hidup (Yoh 5:24), maka Dia dapat mengambil kehidupan untuk diri-Nya. Rasul Paulus menegaskan, ‘Tetapi andaikata Ha Mashiah tidak dibangkitkan, maka sia-sialah pemberitaan kami dan sia-sialah juga kepercayaan kamu’ (1Kor 15:14). Penampakan Yesus selama empat puluh hari sebelum naik ke sorga, dilakukannya pada banyak saksi. Dia bukan hantu, karena tanganNya dapat diraba dan berlubang (Yoh 20:26-28).&lt;br /&gt; Saksi-saksi yang ditemui Yesus itu adalah sumber terdekat dan terpercaya bagi penulis Injil, selain para murid yang kedua belas. Dengan demikian, validitas historis peristiwa salib tidak mengalami distorasi karena jarak waktu penulisan dari sumber informasi penulisan. Rasul Paulus menerangkan, ‘…kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa  diantaranya telah meninggal’ (1Kor 15:6).&lt;br /&gt; Jika Yesus tidak bangkit dari maut, untuk apa kita mempercayai bahwa Dia adalah Mesias dan Tuan yang berkuasa atas maut? Kebangkitan Yesus dari maut meneguhkan kepercayaan terhadap Kemesiasan dan Keilahan-Nya. Oleh karenanya, setiap pernyataan, pemberitaan yang seolah-olah hendak memaparkan kebenaran dengan dalih keilmiahan, sesungguhnya menyimpan agenda terselubung yang berada jauh dialam bawah sadar mereka dan menyelinap didalam pikiran mereka dalam bentuk pra paham tertentu bahwa manusia tidak memerlukan Juruselamat. Oleh karenanya pernyataan bahwa Yesus adalah Juruslamat yang mengalahkan maut, harus dikuburkan memalui berbagai kajian, analisis, interprestasi-interprestasi terhadap berbagai penemuan yang dianggap mendukung keyakinannya. &lt;br /&gt;Penemuan makam Talpiot bukan ancaman bagi doktrin Kristen yang mengalaskan kepercayaannya pada Kebangkitan Yesus dari Kematian. Biarlah para ahli bekerja dengan jujur untuk mengungkapkan identitas kepemilikan dari makam Talpiot  berikut asal usul dari tulang belulang yang ditemukan dalam osuarium tersebut. Bukan tidak mungkin bahwa penemuan makam Talpiot justru pada akhirnya akan mengubur untuk selamanya berbagai perlawanan atas kebangkitan Yesus dari Kematian, dengan ditemukannya fakta-fakta baru yang meneguhkan berita Injil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAWAB YESUS KEPADANYA : AKULAH KEBANGKITAN DAN HIDUP, BARANG SIAPA YANG PERCAYA KEPADAKU IA AKAN HIDUP WALAUPUN IA SUDAH MATI. YOHANES 11:25&lt;br /&gt;AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG DATANG KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI AKU. YOHANES 14:6&lt;br /&gt;SEBAB MESIAS-MESIAS PALSU DAN NABI-NABI PALSU AKAN MUNCUL DAN MEREKA AKAN MENGADAKAN TANDA-TANDA DASYAT DAN MUKZIZAT-MUKZIZAT, SEHINGGA SEKIRANYA MUNGKIN,  MEREKA MENYESATKAN ORANG PILIHAN JUGA. MATIUS 24: 24&lt;br /&gt;TETAPI ROH DENGAN TEGAS MENGATAKAN BAHWA PADA WAKTU-WAKTU KEMUDIAN, ADA ORANG YANG AKAN MURTAD LALU MENGIKUTI ROH_ROH PENYESAT DAN AJARAN SETAN-SETAN. I TIMOTIUS 4:1&lt;br /&gt;BANYAK NABI PALSU AKAN MUNCUL DAN MENYESATKAN BANYAK ORANG. MATIUS 24 : 11&lt;br /&gt;                        TUHAN YESUS MEMBERKATI!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penampakan Tuhan Yesus setelah bangkit dari kematian merupakan bukti bahwa DIA adalah Junjungan AGUNG&lt;br /&gt;Sumber : ALKITAB Dan Majalah SUKA Edisi 2009 Volume III Hal 34-43&lt;br /&gt;Teguh Indarto, M.Th&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina Br Ginting&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-8003853693280768858?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/8003853693280768858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=8003853693280768858' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/8003853693280768858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/8003853693280768858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/10/makam-talpiot-ancaman-bagi-kekristenan.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-5240619080357736442</id><published>2009-10-10T21:52:00.000+07:00</published><updated>2009-10-10T21:55:26.051+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CYUDHI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CYUDHI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CYUDHI%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 28pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Apakah kamu peduli??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;(Sebuah refleksi mengenai korban yang tertimpa musibah saat kota Padang terguncang) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Manusia saat ini melulu berbicara mengenai keadilan, menutut hak yang selalu diperdebatkan, berbicara tentang moral. Namun apakah sesungguhnya artinya semua itu tanpa ada introspeksi bagi diri manusia itu sendiri? “Lah itu khan urusan loe? Yang penting gw gak ikut-ikutan toh!!, lagi, “itu sich derita lo, sm gw gak da masalah kok!!”. Ucapan ini sering terbayang ketika sikap ke-egisan kita menggebu-gebu dalam otak manusia. Tanpa berpikir panjang, merayakan “kekayaan-nya sendiri, dan tidak peduli terhadap orang lain. Satu kalimat yang saya petik dari seorang dosen, berbunyi seperti ini : &lt;b style=""&gt;“Keindahan hidup tidak dinilai dari seberapa besar kebahagiaan yang anda alami, tapi keindahan hidup ternilai dari seberapa banyak orang yang bahagia karena kehadiran anda ditengah-tengah mereka”&lt;/b&gt;. Lalu pertanyaan pun muncul, apakah keindahan itu diukur hanya dari kebahagian hidup? Saya berani menjawab, &lt;b style=""&gt;YA!&lt;/b&gt;, alasanya : bagaimana anda dapat menikmati keindahan tanpa ada kebahagiaan dalam hidup anda? Jemaat mula-mula (Kis 4:32-35) rela membagikan harta-hartanya untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan. Mereka (Jemaat Mula-mula) menjual rumah, tanah, dan seluruh kepunyaannya itu untuk diserahkan kepada rasul dan para rasul yang membagikannya kepada manusia yang kelaparan dan tertindas. Apa reaksi anda mendengar kisah ini? Jemaat mula-mula memperlihatkan bagaimana kita sebagai orang yang beriman untuk saling topang menopang dalam kesusahan. Mereka percaya bahwa harta yang telah ia kumpulkan dan bagikan itu adalah milik TUHAN dan akan menerima berkat jauh lebih baik dari apa yang mereka percayakan. Terlalu baik bukan? TUHAN tidak bodoh, dalam konteks saat ini, TUHAN tidak menyuruh kita untuk menjual seluruh harta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita dan membagikanNya untuk orang yang tidak mampu. Tapi TUHAN inginkan, minimal kita ingat akan tugas kita hidup didunia adalah sementara, dan hidup saling tolong menolong. Sebagian harta kita yang kita miliki, bila kita memberikannya dengan sepenuh hati, itu sudah melaksanakan tugas dan tanggung jawab kita sebagai anak ALLAH.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Seberapa besar rasa peduli kita? Pertanyaan seperti ini kerap dijumpai dalam pertanyaan pendeta ketika berdiri dimimbar ibadah Minggu. Yang saya amati, jemaat tidak ada yang menjawab dan tersenyum manis. Menurut hemat saya, Oh.. mungkin mereka menjawabnya dalam hati. Munculnya kepedulian yang ada pada kita yaitu ketika kita sadar bahwa seluruh yang kita miliki bukan milik kita seluruhnya, Diakonia, mengerti dan memahami akan definisi KASIH, dan sebagainya. Tapi seluruh itu tidak menjamin ketika kita hanya bicara saja “Hey, loe tau gak!! Gw ini peduli loh” (tapi itu hanya ngomong saja). Sikap kepedulian tidak hanya diucapkan, tapi juga diwujudnyatakan. Gempa yang terjadi baru-baru ini membuka mata hati kita untuk saling memperhatikan, saling peduli satu dengan yang lain, memberi, dan masih banyak lagi. 7,6 SR bukan gempa kecil, manusia dan infrastruktur turu menjadi korban, “KAMI TURUT PRIHATIN SAUDARAKU.. DENGAN KEKUATAN DAN KESANGGUPAN KU KAMI DATANG MERINGANKAN BEBANMU. Saatnya kita beraksi saudara!! Bantu saudara kita yang menjadi korban agar penderitaan yang mereka alami berkurang. Saluran bantuan dapat anda kirim langsung melalui &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;BRI Cabang Padang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;No Rek : 0058.01.055424.50.3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;a.n : Tim Peduli Bencana GBKP Padang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;“KETIKA AKU SAKIT ENGKAU DATANG MELAWAT AKU”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;MATIUS 25:36 D&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Salam hangat :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Pdt Masada Sinukaban dan nora&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;Imanuel Ginting Suka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;PERMATA Sektor Salatiga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-5240619080357736442?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/5240619080357736442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=5240619080357736442' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5240619080357736442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5240619080357736442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/10/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3305600272129022520</id><published>2009-09-17T22:23:00.000+07:00</published><updated>2009-09-17T22:38:25.714+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Ubah Peringatan Bahaya  Merokok!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari tanpa tembakau sedunia tanggal 31 Mei 2009 yang lalu, Dunia Internasional mengangkat tema “Tobacco Health Warning”,  pada siaran Smart Consummers edisi 29 Juni 2009, bersama dengan YLKI RPK fm menyiarkan obrolan yang bertopik “Kemiskinan yang ditimbulkan tembakau, serta malnutrisi yang ditimbulkan oleh konsumsi tembakau.” Kesadaran ini didasari arahan WHO akan peringatan “Bahaya Merokok” kepada Pictoral Health Warning. Pada siaran yang dipandu Boaz Simanjuntak tersebut, bersama Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, RPK fm, mengkritisi akan  peringatan “Bahaya  Merokok” yang masih sebatas peringatan “Bahaya Merokok” dalam rangkaian kata-kata. Dalam perbincangan yang menghadirkan Tulus Abadi dari YLKI ini, juga mengingatkan kita bahwa peringatan “Bahaya Merokok” itu, ternyata juga masih diletakkan dibagian belakang dari bungkus rokok yang diperdagangkan.&lt;br /&gt; Peringatan yang tidak efektif ini tentunya juga menunjukkan ketidak seriusan Pemerintah dalam menyehatkan masyarakat Indonesia untuk menjauhi keberadaan tembakau dari kehidupan masyarakat. Padahal, kalau melihat peringatan-peringatan “Bahaya Merokok” yang diterapkan oleh Negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara ataupun juga Negara-negara sahabat di Negara-negara maju, peringatan “Bahaya Merokok” pada bungkus rokok sudah menggunakan gambar segala penyakit yang diakibatkan dari merokok. Dan perlu diketahui juga bahwa rokok produksi di Indonesia yang diperdagangkan di Negara-negara tersebut, sudah membuat kemasan yang diletakkan peringatan “Bahaya Merokok” dengan gambar. Yang memiliki ukuran sebesar 50% dari bungkus rokok, dan diletakkan di depan kemasan. Tentunya hal ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keseriusan Pemerintahan sekarang ini untuk menyehatkan keberadaan Masyarakatnya.&lt;br /&gt; Saat ini peranan nyata Pemerintahan Indonesia masih menggunakan PP no.19/2003, yang bila disadari bahwa, kerangka konvesi pengendalian dampak tembakau yaitu, FCTC atau framenwork convention on tobacco control. Telah menjadi hukum internasional. Dan seharusnya Indonesia sebagai actif state party dan legal drafter, sudah melakukan ratifikasi FCTC tersebut, seperti yang telah dilakukan oleh 164 negara.&lt;br /&gt; Adalah hal yang luar  biasa bila Pemerintahan Indonesia tetap membiarkan keberadaan Indonesia sebagai Negara konsumen tembakau nomor  tiga terbesar di dunia setelah Cina dan India. Reputasi ini rupanya juga belum menggoyahkan Pemerintah Indonesia yang seharusnya memberlakukan tembakau sebagai “Candu” karena, rokok adalah produk yang dikenai cukai dengan nilai dari 10%-30%. Itu memiliki arti bahwa, rokok merupakan produk “Produk yang berdosa” atau “Sin Tax” yang maksudnya adalah agar Masyarakat tidak dengan mudah mendapatkan keberadaan penjualan tembakau dalam bentuk rokok. Seharusnya Pemerintah memasukkan rokok dalam kategori “Bahan Adiktif lainnya” dalam kerangka NARKOBA. Hal ini memang pantas, mengingat akses sangat bebas untuk mendapat rokok, hingga trend prevelensi perokok Muda sangat tinggi, disamping, 70% Perokok Indonesia yang jumlahnya 60 juta Jiwa, yang terkategorikan ke dalam Orang Miskin, baik sebagai produk kota dan ataupun juga Penduduk Desa.&lt;br /&gt;Dalam interaktif yang terjadi dengan para pendengar saat itu, pendengar RPK yang disapa dengan sahabat RPK mengharapkan YLKI untuk berperan aktif mensosialisasikan “Bahaya Merokok” menyebabkan penyakit stroke tersebut. Dan memang selain Stroke, YLKI dan Lembaga-lembaga Sosial yang begitu perduli, memang juga terus berjuang untuk mendorong ratifikasi tersebut diatas. Selain itu juga, Depertemen Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM saat ini masih merancang ulang peringatan kesehatan yang ada di bungkus rokok terhadap apa yang ada dalam PP no 19/2003, agar bisa tampil lebih jelas, lebih tegas, menunjukkan langsung akibat yang ditimbulkan. Dan Pemerintah saat ini, masih membiarkan Indonesia sebagai satu-satunya Negara Asia yang belum menandatangani FCTC, apa lagi meratifikasi. Selain itu juga, interaksi lainnya mengangkat permasalahan pandangan kondisi ini sebagai lingkup edukasi terhadap Masyarakat dalam masalah rokok. Seperti halnya keberadaan sponsor “Olahraga” saja oleh rokok, yang begitu Nampak memutar balikkan dari kenyataan yang ada, yaitu rokok yang bisa “Menghancurkan Kesehatan dan Olahraga” yang meningkatkan kesehatan manusia. Dan pada sisi lain, cukai yang dibayar Perokok itu, sebenarnya beranjak dari Kalangan MISKIN!. Jumlah cukai sebesar 50 juta trilyun rupiah, yang hal ini berarti bila diambil 1 trilyun saja maka pembiayaan terhadap olahraga dan kegiatan menyehatkan ini dibiayai oleh industry rokok yang bisa hilang sama sekali.&lt;br /&gt; Dengan posisi Indonesia yang masih belum meratifikasi FCTC serta RUU pengendalian tembakau yang masih belum jelas ini, edukasi atau legalitasi peraturan harus berjalan dan sejalan. Dengan peningkatan harga cukai rokok, pelarangan total iklan dan sponsor rokok, penyediaan kawasan tanpa rokok, dan peringatan dalam bentuk gambar pada kemasan rokok. Dan tentunya harus diberadakan paradigma bahwa, merokok bukan Kebiasaan tapi Adiksi!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“BUKAN KAMU YANG MENGHISAP ROKOK, TAPI ROKOK YANG MENGHISAP KAMU!!!&lt;br /&gt;      STOP MEROKOK!!! SEKARANG JUGA!!!!STOP MEROKOK!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban &lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3305600272129022520?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3305600272129022520/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3305600272129022520' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3305600272129022520'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3305600272129022520'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/09/ubah-peringatan-bahaya-merokok-hari.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-6457391619509438851</id><published>2009-09-17T22:15:00.000+07:00</published><updated>2009-09-17T22:23:33.196+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>STT SETIA Setahun di Pengungsian??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ingin kembali kuliah disana”, kata Hasniah Ujung (24). Perempuan asal Palopo, Sulawesi Tengah ini kemudian bercerita tentang kampus STT SETIA di Kampung Pulo, Jakarta Timur.  Satu tahun sudah, Hasniah bersama Mahasiswa STT SETIA terpaksa tidup di bawah tenda-tenda di Bumi Perkemahan Pramuka (BUPETRA) Cibubur. Ditempat ini mereka mendiami 14 tenda yang masing-masing dapat menampung 50 orang.&lt;br /&gt;Mereka tidur berselimutkan awan. Berteman nyamuk dan terpaksa harus menerima konsekuensinya; sakit. Apalagi musim hujan. Sejumlah penyakit akrab dengan para mahasiswa ini. Sebur saja sakit kepala, flu, pilek  demam hingga tipus. Mulanya penderitaan ini masih bisa dimaklumi, karena banyak pihak yang bersimpati dan menemani perjuangan mereka kembali ke kampus. Tapi lambat laun simpati itu mulai berkurang bahkan nyaris padam. Ditengah suasana penerimaan mahasiswa baru, STT Setia melakukan refleksi, mengenang nasib mereka. Sejumlah kesedihan menyeruak. Termasuk kekecewaan akan nasib yang tidak untung meski keberadaannya tidak jauh dari pusat pemerintahan.&lt;br /&gt;Nasib malang yang mereka lakoni ini disebabkan penyerangan terhadap kampus mereka. Kampus yang aman tentram itu diusik oleh segelintir orang yang bermotif permusuhan. Lewat aksi yang terencana, memaanfaatkan sentiment agama, sekitar 2000 mahasiswa STT Setia terpaksa dievakuasi aparat keamanan keluar dari kampusnya. Mereka kini hidup dengan kondisi memprihatinkan. Selain di Bupetra Cibubur. Sebagian mahasiswa menempati wisma Transito, Jakarta Timur. Sedangkan lainnya mengambil tempat di bekas kantor Walikota di Jakarta Barat.&lt;br /&gt;RELOKASI KAMPUS&lt;br /&gt;Sejak terusir dari kampusnya, pimpinan STT, sekalikgus pengurus yayasan Bina Setia Indonesia (YBSI) yang menaunginya berupaya mencari solusi. Upaya kembali kekampus nampaknya kandas. Selain situasi yang tidak memungkinkan, amuk massa yang mengancam  berkobar menyebabkan pilihan ini mungkin ditempuh. Jadi relokasi sebagai solusi alternative. Sudah empat tempat dituju namun terhadang kendala. Misalkan lokasi seluas 1,8Ha di Cipayung, Jakarta Timur dan lahan seluas 1,5Ha di Kebon Nanas, Jakarta Timur yang batal ditindak lanjuti karena disebut Pemda sebagai wilayah yang tidak aman untuk STT berdiri. Begitu juga lokasi di Munjul, Ciracas seluas 1,8Ha. Sedangkan areal lain di Lippo Cikarang, diluar Jakarta masih di telaah lebih jauh.&lt;br /&gt;Kesulitan ini semakin ditambah dengan kebutuhan hidup yang begitu berat. Untuk satu bulan, mereka yang tinggal Bumi Putera Cibubur membutuhkan kurang lebih 150 juta untuk  mengadakan beras. Jumlah ini diluar lauk dan sayuran yang dibutuhkan manusia sehat. “Tetapi meski kondisi kami begini, tahun ajaran baru ini, kami menerima kurang lebih 300 mahasiswa baru,” kata Pdt Dr.Matheus Mangentang. Direktur STT Setia, usai ibadah STT Setia di pengungsian.&lt;br /&gt;Memang meski dalam kondisi memprihatinkan, proses perkuliahan terus berjalan. Meski harus berkantor di bawah tenda. Berkuliah dibawah tenda. Berasrama dibawah tenda. Begitu juga dengan sejumlah fasilitas kampus. Perpustakaan yang begitu dibutuhkan terpaksa menempati ruangan di kantor ex-walikota Jakarta Barat. Dan ini begitu menyusahkan mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir.&lt;br /&gt;“Kami harus bolak balik ke kampus di Jakarta Barat”, keluh Hasniah. Kini mahasiswa program Pendidikan Agama Kristen itu telah menyelesaikan skripsinya. Bahkan telah diwisuda. Siap menuju tempat tugasnya di Landak, Kalimantan Barat. Meninggalkan keruwetan yang masih membelit kampusnya. Akan tetapi, keinginan untuk merasakan perkuliahan di kampus tercinta masih membara. Sebuah keinginan yang sulit tercapai. Tetapi minimal Hasniah dan teman-temannya masih punya cerita lain kepada orang yang akan dijumpai. Sebuah cerita tentang terusirnya “Anak Bangsa” dari Kampusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber dari Majalah Rohani&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-6457391619509438851?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/6457391619509438851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=6457391619509438851' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6457391619509438851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6457391619509438851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/09/stt-setia-setahun-di-pengungsian-aku.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-6150562321170479991</id><published>2009-09-17T22:07:00.002+07:00</published><updated>2009-09-17T22:15:07.894+07:00</updated><title type='text'>untuk pt, dkn gbkp semarang</title><content type='html'>Selamat Melayani dan Mengabdi Kepada :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pt/Dkn GBKP Rg Semarang Klasis Jakarta–Bandung, yang telah di Kukuhkan dan di Tangkuhkan Pada Kebaktian Minggu Tanggal 23 Agustus 2009 Oleh Pdt Esra Bukit S.Th di GBKP Rg Semarang Periode 2009-2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pt  Bakti Jos Ginting                    Dkn Nelliwati br Sembiring&lt;br /&gt;                                       &lt;br /&gt;Pt  Julius Ketaren                       Dkn Teneng Ginting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pt Kammis Sembiring                      Dkn Renhart Sembiring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pt Kampion Kaban &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga mengucapkan Selamat Melayani di GBKP Rg Semarang kepada Dkn Bani Israel  Karo-karo dan Pt  Em Seth Synalta Sitepu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Seluruh Pt/Dkn Se GBKP yang di Kukuhkan dan di  Tangkuhkan periode 2009-2014 kami juga mengucapkan Selamat, bagi Pt/Dkn yang belum atau tidak terpilih lagi, kami mengucapkan banyak terima kasih atas Pelayanan dan Pengabdian yang telah Pt/Dkn lakukan selama ini untuk Jemaat dan Gereja GBKP di Seluruh Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman TUHAN : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IKorintus 3:6 “Aku menanam, Apolos menyiram tetapi ALLAH yang memberi pertumbuhan”&lt;br /&gt;Wahyu 2:10c “Hendaklah engkau setia sampai mati, dan AKU akan mengaruniakan kepadamu Mahkota Kehidupan”&lt;br /&gt;Matius 28:20b “Dan Ketahuilah AKU menyertai kamu senantiasa sampai kepada Akhir Zaman.&lt;br /&gt;                         TUHAN YESUS KRISTUS MEMBERKATI! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                             Kami yang Mengasihimu&lt;br /&gt;   Pdt Masada Sinukaban/Baktiani Sri Melvina br Ginting  Salatiga Jawa Tengah&lt;br /&gt;     Andy Natanael Ginting Manik SH. MM/Debora Ammy Novida  Bangun Jakarta&lt;br /&gt;          Kesaktian Peduli Generasi Indonesia Salatiga Jawa Tegah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-6150562321170479991?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/6150562321170479991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=6150562321170479991' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6150562321170479991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6150562321170479991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/09/untuk-pt-dkn-gbkp-semarang.html' title='untuk pt, dkn gbkp semarang'/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-4349180419863872994</id><published>2009-09-01T19:32:00.000+07:00</published><updated>2009-09-01T19:38:28.891+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Spiritualitas&lt;br /&gt;Yohanes 2:1-11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda pasti mengenal cerita perjamuan kawin di kota “Kana”. Peristiwa itu dicatat Yohanes 2:11 sebagai suatu peristiwa penting! Yesus tahu itu! Tetapi apa yang dipilih-Nya untuk penampilan/debut pertama-Nya? Hal itu yang dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu ia telah menyatakan kemuliaan-Nya dan murid-murid-Nya percaya kepadanya.” Jadi, pasti  tidak main-main! Pertanyaan kita adalah : mengapa Yesus memilih sebuah pesta kawin untuk penampilan pertama-Nya, yaitu mengubah air menjadi anggur, sebagai  muzijat yang pertama? Apa tidak ada peristiwa lain yang lebih prestigious ‘terhormat’ atau yang lebih layak?&lt;br /&gt;Di dalam perjanjian baru, tindakan Yesus pada umumnya tertuju atau terarah untuk menolong mereka yang miskin, yang lemah, yang lapar dan yang sakit. Sangat mulia! Tetapi mengubah air menjadi anggur?&lt;br /&gt;Anggur tentu penting.. apalagi untuk sebuah pesta pernikahan orang Yahudi, tetapi pasti bukan yang terpenting! Orang tidak akan mati kalau tidak minum anggur. Alangkah berbedanya, bukan? Antara Yesus member makan 5000 orang, Yesus menyembuhkan 10 orang sakit kusta, dengan Yesus secara ajaib membuat 150 galon minuman anggur kwalitas nomor satu?! Namun, Yohanes mengatakan, dengan ini Yesus mau membuat debut-Nya yang pertama. Malah “Yesus (mau) menyatakan kemuliaan-Nya!” untuk tujuan yang sangat penting itu, Yesus memilih melakukan sesuatu yang kita anggap kurang penting. Mengapa?&lt;br /&gt;Jawabnya: bukan Cuma sekali itu saja, tetapi betapa sering kita dengan sadar atau tanpa sadar menganggap kurang penting atau menganggap remeh apa yang Tuhan Yesus angap penting! Atau sebaliknya: kita menganggap penting apa yang sebenarnya relative kurang penting.&lt;br /&gt;Kita, orang-orang jaman modern ini, tanpa kita sadari sebenarnya cenderung menjadi semakin pragmatis dan materialistis. Apa maksudnya? Saya mengajak anda memperhatikan bagaimana bentuk pertanyaan yang paling sering kita ajukan, kalau kita menilai sesuatu, yaitu pertanyaan yang didahului tia kata ini : (a) apa sih gunanya?; atau (b) apa sih untungnya? Ini  yang saya sebut ‘pragmatisme’. Segala sesuatu ditentukan dan diukur oleh apakah ia mempunyai ‘kegunaan’ atau tidak, apakah ia memberi keuntungan atau tidak. Dan yang lebih jauh lagi, kegunaan dan keuntungan ini diukur secara material.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara orang berkata, “apa sih gunanya melayani? Apa untungnya? Malah nombok! Untuk apa?! Dan yang lain berkata, “wah bagi saya doa itu harus. Doa itu vital. Saya mengalami banyak persoalan yang harus saya hadapi, tetapi puji Tuhan, dengan doa selesai! Saya pernah sakit, dokter sudah angkat tangan, saya hanya bias berdoa. Dan, Haleluya, saya sembuh! Suatu hari kami kehabisan makanan. Kami juga kehabisan uang. Anak-anak mulai menangis karena lapar. Saya mengajak seluruh keluarga berlutut, berdoa. Dan, o, Tuhan sungguh heran! Begitu ‘amin’, ada bunyi ketukan pintu. Saya buka. Ternyata sauara jauh yang belasan tahun tak betemu, membawa banyak sekali oleh-oleh. Kami betul-betul berpesta siang itu!”&lt;br /&gt;Kesaksian yang indah, bukan? Tetapi apa intinya ? intinya adalah, yang satu tidak mau melayanai karena tidak ada manfaatnya, sedang yang lain terus berdoa karena ada hasilnya, ada untungnya. Ini yang saya sebut pragmatisme.&lt;br /&gt;Apa gunanya mengubah air menjadi anggur? Ya, bukan tidak ada gunanya sama sekali, tetapi banyak yang lain yang lebih bermanfaat dan yang lebih menguntungkan, yang lebih efesien an efektif! Yesaya 30:15-16 berkata,…’dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak lekuatanmu.’ Tetapi kamu enggan, kamu berkata: ‘bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat,’ maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: ‘kami mau mengendarai kuda tangkas,’ maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.” Ayat ini dengan amat jelas menggambarkan dengan jelas sikap pragmatisme orang-orang modern seperti kita-kita ini.&lt;br /&gt;“Kami mau naik kuda dan lari cepat!” “kami mau mengendarai kuda tangkas, kami mau lebih konkret, lebih riil, lebih nyata!” Lebih pragmatis! Karena itu, yang banyak dicela orang adalah NATO ‘No Action, Talk only’ alias ‘Ngomong doang’. Orang sekarang mesti Action! Gereja mesti Action! Jangan Cuma ngomong doang! Jangan Cuma diam! Ayo bertindak! Berbuat sesuatu!&lt;br /&gt;“Satu tindakan berbunyi lebih lantang daripada seribu khotbah. “Betul! Ini merupakan cirri khas orang Kristen saat ini. Malas belajar! Malas membaca! Malas mendengar ceramah! “udah deh kasi tahu aja, kami disuruh apa! Tidak usah teori-teorian!”&lt;br /&gt;Tidak seluruhnya salah. Tetapi kalau orang itu maunya hanya seperti Marta, duduk di ‘seksi repot’ terus, tidak sempat menyimak, tidak sempat merenung, tidak sempat belajar, apa akibatnya? Kita jadi lupa dimana sebenarnya letak keselamatan kita! Dan dimana sebenarnya letak kekuatan kita. Kita terlalu sibuk \dengan hal yang kita anggap penting, kita meremehkan hal-hal yang sebenarnya jauh lebih penting atau paling sedikit sama pentingnya!&lt;br /&gt;Dimana letak keselamatan dan kekuatan kita?&lt;br /&gt;“Dengan bertobat dan tinggal diam, kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya, terletak kekuatanmu.”&lt;br /&gt;Apa maksudnya? Betapa penting dan vitalnya spiritualitas itu! Karena disitulah sebenarnya terletak keselamatan kita, dan disitulah kunci serta sumber keselamatan kita, dan disitulah kunci serta sumber kekuatan kita. “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal diam dan percaya terletak kekuatanmu!” Ringkasaannya pada spiritualitas kita.&lt;br /&gt;Tetapi apa yang Tuhan anggap penting, itu yang sering kita anggap kurang penting. Karena pola pikir, pola sikap dan pola tindak kita yang cenderung pragmatis dan  materialistis. Yang kita anggap penting adalah : “kami mau naik kuda dan lari cepat, kami mau menggendarai kuda tangkas!” Tuhan mengatakan, “Kalau kamu hanya mau mengandalkan kecepatanmu berlari, ingat banyak orang yang berlari lebih cepat! Kalau kamu ahanya mau mengandalkan ketangkasanmu, pengejarmu akan lebih tangkas lagi. Diatas langit masih ada langit!”&lt;br /&gt;Kalau ibarat menyelenggarakan pesta kawin, kita memikirkan semua hal yang penting dan vital, semuanya, tetapi ‘anggur’ tidak menempati rengking teratas dalam skala prioritas kita. Akibatnya? Betapa sering kehidupan kekristenan kita menjadi ibarat pesta  kawin yang kehabisan anggur. Ya jalan! Tetapi, kehilangan gairahnya! Kehilangan kehangatannya! Mbleret, seperti lampu teplok kehabisan minyak. Kekristenan kita kehilangan spirit. Kehilangan rohnya, jiwanya, semangatnya!&lt;br /&gt;Dalam Yohanes 2:3 Maria berkata kepada Yesus, “mereka kehabisan anggur.” Itulah kita! Kehabisan anggur! Kalau anggurnya habis, apa yang masih kita punyai? O, mungkin kita masih punya yang lain: “Disitu ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.”&lt;br /&gt;Anggur habis tapi kami punya enam tempayan besar! Tempayan-tempayan yang dipakai untuk melaksanakan hal-hal yang lebih penting daripada minum anggur, misalnya untuk melaksanakan ritus-ritus, upacara-upacara adat dan agama. Apa ini tidak dengan indahnya melukiskan keadaan kita?&lt;br /&gt;Gereja anda punya apa? Saya yakin gereja anda punya segala macam dan segala sesuatu! Enam tempayan besar, masing-masing isinya dua tiga buyung! Gedung gereja punya, pendeta punya, kegiatan-kegiatan berjalan, keuangan lumayan, aktivis banyak,… enam tempayan besar! Tetapi, “Apakah anda punya persediaan anggur?” apakah ada gairah itu? Sukacita? Komitmen? Semangat vitalitas?&lt;br /&gt;Juan Carlos Ortiz, penginjil sukses dari argentina pernah mengalami itu. Sebagai pendeta muda, dalam dua tahun ia berhasil melipat gandakan jumlah anggota gerejanya tiga kali lipat. Administrasi dibenahi dan dirapikan, sehingga dapat diciptakan system pelayanan dan pelawatan yang amat efesien. Juan juga punya kegiatan pemuda dan sekolah minggu yang dijadikan di mana-mana.&lt;br /&gt;Karena itu, dia banyak sekali di undang kemana-mana untuk berceramah, membagikan resep bagaimana membangun jemaat yang sukses. Capek sekali, tapi senang. Namun demikian, ada yang merisaukan hatinya. Kalau ia sedang bekerja 12-14 jam sehari, kerisauan itu tidak terasa. Tetapi begitu dirumah beristirahat, ia merasakan tubuhnya capek dan hatinya kosong. Ia ingin tahu apa sebabnya, tetapi tidak berhasil. Ia tidak tahan. Ia minta izin kepada majelis jemaatnya untuk menyepi dan berdoa. Hamper dua minggu ia lakukan itu. Yang ia kerjakan hanya merenung dan berdoa, merenung dan berdoa.&lt;br /&gt;Akhirnya dalam bukunya yang ia beri judul Disciple, ia bercerita, Roh Kudus mengunjungi dia, dan terjadi percakapan yang amat menarik.&lt;br /&gt;“Juan, kau mau tahu apa masalahmu? Yang kau punya sebenarnya itu bukan gereja, tetapi ‘bisnis’.”&lt;br /&gt;“Apa maksud-Mu?”&lt;br /&gt;“Ya! Kau memperomosikan Injil seperti mempromosikan Coca-Cola! Engkau memanfaatkan semua kiat dan semua trick manusia yang telah kau pelajari. Tetapi dimana Aku di dalam semua yang kau kerjakan itu?”&lt;br /&gt;“Tuhan, aku tetap tidak mengerti!”&lt;br /&gt;“Nanti Aku jelaskan! Tetapi masih ada yang kedua. Engkau mengira gerejamu bertumbuh. Dalam dua tahun, dari 200 menjadi 600! Padahal kalian tidak bertumbuh. Cuma bertambah! Semula kalian punya 200 bayi rohani, sekarang kalian punya 600 bayi rohani. Cuma itu saja bedanya!”&lt;br /&gt;“Aku harus mengakui, bahwa itu benar adanya, karena itu, aku memilih untuk diam saja. Tidak membantah. Roh Kudus melanjutkan.”&lt;br /&gt;“Sebagai hasilnya, yang kau punyai itu sebenarnya bukan sebuah gereja, melainkan sebuah panti asuhan, sebuah yatim piatu!”&lt;br /&gt;“Rumah yatim piatu?”&lt;br /&gt;“Ya! 600 orang itu adalah orang-orang yatim piatu secara rohani. Mereka tidak menjadi bapak rohani bagi mereka. Engkau lebih sibuk sebagai direktur panti ketimbang sebagai bapak rohani! Semua tetek bengek engkau urus dengan rapi, kecuali menjadi ayah bagi bayi-bayi itu!”&lt;br /&gt;Itu gambaran seorang pekerja, pendeta, aktivis,pemimpin, tokoh Kristen yang sibuk dan sukses, tetapi “kehabisan Anggur”. Gereja yang sukses bertambah dan berkembang dengan pesatnya, dijadikan model dimana-mana, tetapi ‘kehabisan anggur’. Hanya penuh ‘bayi-bayi rohani’.&lt;br /&gt;Saya harap anda tidak salah mengerti! Saya tidak mengatakan bahwa jadi ‘bayi rohani’ itu salah! O, sama sekali tidak! Kalau masih bayi, ya sama sekali tidak salah kalau bersikap seperti bayi. Yang menjadi soal adalah, kalau orang itu terus-terusan jadi bayi, tidak bertumbuh! Terus-terusan jadi’bayi rohani’!” ini dipesoalkan dalam Ibrani 5:12 “Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras!” Apa ini artinya?&lt;br /&gt;Jadi anak-anak itu, sekali lagi, tidak salah. Yang di cela adalah kalau orang ‘kekanak-kanakan’ kalau spiritualitasnya tidak bertimbuh! Atau bertumbuh tapi bertumbuhnya terbalik, yaitu bukan makin lama makin dewasa, tetapi makin kekanak-kanakan.&lt;br /&gt;“Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak  kekuatanmu.”&lt;br /&gt;Amat jelas, spiritualitas itu penting! Bukan berbuat baik yang penting dan utama, tetapi bertobat! Bukan berbuat sebanyak mungkin yang penting dan utama, tetapi percaya! Ini sama sekali tidak menganjurkan sikap pasif, nrimo, dan terima nasib saja. Tidak, berserah itu bukan berarti tidak melakukan apa-apa. Berserah artinya: kita melakukan apa yang menjadi bagian kita sebaik-baiknya, sambil mempersilahkan Tuhan melakukan apa yang menjadi bagian-Nya dengan sebebas-bebasnya.&lt;br /&gt;Apa artinya kalau Yesus mengubah air menjadi anggur, dan mengapa ia memilih tindakan ini pada penampilan pertama-Nya? Satu hal yang amat jelas: Yesus ingin menunjukkan bahwa kedatangan-Nya kedalam dunia ini adalah untuk mengubah segala sesuatu secara mendasar, secara radikal, secara menyeluruh, seperti Ia mengubah air menjadi anggur.&lt;br /&gt;Banyak orang Kristen dan gerja kristen yang kehidupan imannya seperti air putih. Punya enam tempayan besar-besar, tetapi isinya Cuma air putih. Saya tidak mengatakan bahwa ini jelek. Tetapi air mewakili sesuatu yang tanpa warna, tanpa rasa, aman, tenang, tetapi datar tanpa gelegak.&lt;br /&gt;Betul tidak kalau saya katakan, ibadah-ibadah kita sering seperti air saja? Hidup doa kita seperti air saja? Kesaksian dan pelayanan kita tawar seperti air saja?&lt;br /&gt;Yesus ingin mengubah air menjadi anggur. Ia ingin ada gairah, ada dinamika, ada vitalitas, ada kehidupan dalam hidup kita! Tidak harus berarti bahwa kita harus pingsan-pingsan dalam ibadah, berbahasa lidah dalam berdoa, dan sebagainya. Yesaya mengatakan, “Bertobat dan tinggal diam, tinggal tenang dan percaya.” Diam dan tenang, tetapi ada kehidupan didalam, ada dinamika. Bukan diam karena tidak tahu harus berbuat apa, tetapi diam, tenang, karena sungguh-sungguh in control, menguasai keadaan, seperti yang kita lihat dalam film-film laga: semakin hebat dan semakin tinggi ilmu sang jagoan, semakin tenang dia dan semakin banyak diam.&lt;br /&gt;Kehidupan doa banyak orang Kristen juga sering hanya seperti air! Tawar. Tanpa warna. tanpa rasa. Padahal doa adalah unsur paling utama dalam spiritualitas kita! Tanpa doa, tidak ada spiritualitas. Dan tanpa spiritualitas, yang ada ialah air bukan anggur!&lt;br /&gt;Musuh doa yang paling serius adalah pragmatisme dan  materialisme. Pragmatisme telah membuat doa kehabisan anggur. Banyak orang-karena pragmatisme - memilih untuk tidak berdoa lagi, tetapi bertindak! Mereka mengatakan, “Doa tidak mengubah apa-apa! Tindakanlah yang bisa mengubah sesuatu! “Apa gunanya berdoa? Apa manfaatnya? Apa untungnya? Mereka memilih kuda, mereka memilih lari dari pada berdoa!&lt;br /&gt;Tetapi, kehidupan doa juga rusak oleh karena pragmatisme bentuk lain, yaitu orang yang justru rajin sekali berdoa, kalau perlu semalam suntuk! Ini saja sebenarnya tidak salah, tetapi awas! Yang amat berbahaya adalah: kalau doa tanpa sadar kita jadikan alat, kita jadikan metode, kita jadikan pistol untuk memaksa Allah memenuhi apa yang kita kehendaki! Doa yang seharusnya merupakan ekspresi penyerahan diri kepada Tuhan, berubah menjadi penghujatan kepada Tuhan. Tuhan yang mesti melayani kehendak kita, dan bukan  kita yang melayani kehendak-Nya. Kehendak kita, kita paksakan menjadi kehendak Tuhan, dan bukan sebaliknya kehendak Tuhan kita jadikan kehendak kita!&lt;br /&gt;Gereja yang lebih banyak mengadakan rapat daripada berdoa, berada dalam bahaya kehabisan anggur! Jalan sih jalan. Bahkan mungkin ada perkembangan disana sini. Tetapi seperti air. Tawar. Tanpa warna. Tanpa rasa. Biasa-biasa saja dan begitu-begitu selalu sepanjang masa.&lt;br /&gt;Yesus mengubah air menjadi anggur. Kita harus minta sungguh-sungguh kepada Tuhan,agar kehidupan doa yang amat vital itu dipulihkan kembali. Doa barang kali tidak akan segera dan nyata mengubah dunia disekitar Anda. Misalnya kita sudah berdoa sejak tahun 1978 agar SKB MENDAGRI dan MENEG tentang pengaturan pembangunan rumah ibadah itu ditinjau kembali. 25 tahun berlalu keadaan kita tidak berubah. Entah berapa tahun kita berdoa bagi perdamaian, bagi keadilan, bagi kebebasan, bagi demokrasi, apa yang terjadi? Dunia tidak berubah. Doa barangkali tidak akan dengan segera dan dengan nyata mengubah dunia disekitar kita. Akan tetapi, dan ini pasti, doa yang sungguh, doa yang benar, doa yang tekun, akan mengubah diri kita! Kit akan berubah menjadi lebih hidup, lebih dinamis, lebih kuat, lebih tahan, lebih ulet. Doa memberi kita  keberanian untuk mengubah hal-hal yang dapatat kita ubah (betapapun sulitnya). Doa akan memeberikan kepada kita kekuatan untuk menerima&lt;br /&gt;hal-hal yang tidak dapat kita ubah. Dan doa akan memberikan kepada kita kearifan untuk membedakan mana yang dapat kita ubah dan mana yang hanya harus kita terima.&lt;br /&gt;Bagaimana berdoa dengan benar itu?&lt;br /&gt;Ini yang pertama-tama harus kita ingat : doa itu bukan kata-kata. Doa itu adalah sikap hati. Sikap hidup. Banyak orang berkata, “Saya tidak bias berdoa!” padahal maksudnya : ‘saya tidak tahu harus ngomong apa dalam doa saya!’ atau : ‘saya bukan orang yang pandai merangkai kata-kata.’ Salah!&lt;br /&gt;Bahkan anda bisa berdoa dengan diam. Kata-kata malah kadang-kadang membuyarkan doa kita, membuat kita berdoa hanya dengan mulut kita, tidak dengan hati kita (bnd. Rm. 8:26)!&lt;br /&gt;Oleh karena itu, jangan hanya mengucapkan doa! Jangan hanya membaca doa! Jangan juga hanya mendengar doa! Tetapi apa? Jadilah doa! Dalam bahasa inggris : Don’t pray! Be a prayer!&lt;br /&gt;Jadikanlah seluruh hidup kita itu sebuah doa! Artinya, dimanapun, kapanpun, dan dalam keadaan apapun, kita memelihara komunikasi dengan Allah.&lt;br /&gt;Ini memang konsekuensinya kalau kita menjalin hubungan cinta dengan Allah. Kita tidak hanya mencintai kekasih kita  pada waktu ketemu, lalu bilang “o, darling I love you!” itu memang perlu! Tetapi yang namanya cinta sejati itu bukan sewaktu-waktu. Cinta sejati it uterus memerus hadir sepanjang waktu. Hidup kita itu cinta. Cinta itu hidup kita. Tidak berarti kita lalu tidak makan, tidak minum, tidak bekerja, hanya memikirkan cinta. Tetapi baik pada waktu makan, minum, kerja, tidur, kita lakukan semua itu dengan cinta, dengan cinta..&lt;br /&gt;Itu yang dimaksudkan oleh Rasul paulus dalam Efesus 6:18,  berdoalah setiap waktu didalam roh dan berjaga-jagalah didalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya.&lt;br /&gt;Dalam arti itulah, Calvin mengatakan doa itu adalah nafas. Pertama, kita tidak bisa dan tidak boleh berhenti berdoa, seperti kita juga tidak bisa dan tidak boleh berhenti bernafas. Berdoalah setiap waktu, kata Paulus. Kedua, doa adalah nafas. Artinya, doa itu harus kita laku kan secara alamiah tidak kita paksa-paksa. Tidak kita buat-buat. Tidak terasa sebagai tugas atau beban. Ketiga, 1Tim 4:7 mengatakan Latihlah dirimu beribadah. Memelihara dan mengembangkan spiritualitas itu perlu latihan. Tadi saya katakan orang bernafas secara alamiah. It comes naturally, kata orang Inggris. Benar! Tetapi kita tahu sekarang orang mulai menyadari kembali, betapa jauh lebih baik dan jauh lebih bermanfaat lagi kalau setiap kita bernafas kita lakukan itu dengan sadar. Kita rasakan. Waktu menarik nafas. Waktu mengeluarkan nafas. Ini perlu latihan.&lt;br /&gt;Saya mau membagikan kepada anda sebuah latihan spiritualitas, yang disebut doa nafas. Saya telah melakukannya, dan saya telah merasakan manfaatnya. Apa manfaatnya? Saya merasakan hidup saya tidak seperti air lagi tetapi seperti anggur. Belum kwalitas terbaik, sebab itu saya harus berlatih. Bagaimana caranya? (1) coba mulai sekarang jangan sebut Tuhan itu sekedar sebagai Tuhan! Seperti kita tidak memanggil istri/suami/anak kita dengan namanya.&lt;br /&gt;Saya tidak memanggil istri saya hanya, hai Evang! Tetapi, Bu! Atau yang atau dear. Ini amat pribadi. Jadi, masing-masing bebas member panggilan kepada Tuhannya yang paling berarti baginya. Saya memanggil Tuhan saya, Bapa Pengasih! Ada yang menyebut Dia, Bapa sayang. Ada yang menyebutnya Nahkoda kehidupan, atau apa saja, yang paling berarti dan amat pribadi bagi anda. (2) bayangkan, sekiranya Tuhan anda itu tiba-tiba ada didepan anda dan dengan lembut Dia berkata, Eka, kebetulan aku ada disini. Kamu mau minta apa? Satu hal yang paling utama dan yang paling kau rindukan! Sebaiknya anda tidak cepat-cepat menjawab renungkan dulu baik-baik. Sebab ini  hanya berlaku satu kali. Tetapi saya bayangkan, kalau Tuhan ada di depan saya, saya tidak akan minta apa yang biasa saya minta dalam doa-doa saya biasa selama ini. Saya akan minta yang jauh lebih penting dan jauh lebih utama. Nah, misalnya saya memilih untuk minta agar saya merasakan kasihnya! Ada yang minta&lt;br /&gt;keadilan, ada yang minta merasakan pimpinan-Nya, kehadiran-Nya.macam-macam. Ini juga amat pribadi. Jadi, saya akan meminta, Bapa pengasih, biarkan aku merasakan kasih-Mu.&lt;br /&gt;(3) yang disebut doa nafas, adalah pada saat-saat: misalnya sementara antri, sementara anda tidak harus berkonsentrasi untuk yang lain, pada waktu anda takut atau khawatir, pada waktu malam menjelang tidur, untuk meditasi anda, atau bangun tidur (jangan terus bangkit!). tenangkan diri anda, rasakan nafas anda. Setiap kali anda menarik nafas, ucapkan doa nafas itu. Begitu pula pada waktu mengeluarkan nafas:&lt;br /&gt;Bapa Pengasih, biarkan aku merasakan kasihMu…. (4x)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!!&lt;br /&gt;Haleluya, AMEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Buku Spiritualitas Siap Juang&lt;br /&gt;Alm Pdt Eka Darma Putra&lt;br /&gt;BPK Gunung Mulia 2007&lt;br /&gt;Diketik Ulang oleh : Pdt Masada Sinukaban &amp; Baktiani Sri Melvina br Ginting&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-4349180419863872994?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/4349180419863872994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=4349180419863872994' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4349180419863872994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4349180419863872994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/09/spiritualitas-yohanes-21-11-anda-pasti.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-96942088484478584</id><published>2009-09-01T15:10:00.000+07:00</published><updated>2009-09-01T15:12:07.897+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>“Ketika AKU sakit, kamu melawat AKU”&lt;br /&gt;(Mohon Dukungan Doa Pdt Rudi Elsino Surbakti S.Th Pelayan GBKP Rg Sidikalang Klasis Dairi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 21 Agustus 2009 lalu Pdt Rudi Elsino Surbakti PKPW GBKP Rg Sidikalang masuk rumah sakit Methodis jalan Tamrin Medan. Menurut Dokter, Pdt Rudi menderita Tumor Ganas di Paru-paru. Disamping itu, Pdt Rudi juga menderita penyakit Paru-paru basah, ini terbukti ketika kami berkujung ke rs tersebut, kami melihat secara langsung ada sebuah alat selang penyedot cairan yang di tempelkan di bawah ketiak Pdt Rudi. Selama lebih kurang seminggu Pdt Rudi di rs tersebut, ada 5 liter cairan berwarna kemerahan yang di sedot dari paru-paru Pdt Rudi. Sungguh memprihatinkan.&lt;br /&gt;Kamis 27 Agustus 2009, menjelang sore hari Pdt Rudi di bawa pulang kerumah (rumah Orang Tua Nora di dekat Sekolah Pencawan). Kami bersama Nora kembali menjenguk Pdt Rudi, setelah berdoa bersama untuk kesembuhan beliau, jam 8.30 malam kami pulang kerumah, Pdt Rudi perlu Isterahat karena besok pagi jam 7.10 dengan Pesawat Sriwijaya Air rencana berangkat ke Penang untuk meneruskan pengobatan. Kita tidak tahu apa rencana Tuhan Yesus terhadap Pdt Rudi, ketika pesawat hendak mendarat di Penang, ternyata Cuaca sangat buruk! Memang pada hari jumat tersebut cuaca di Medan sangat tidak bersahabat, hujan terus menerus selama 5-6 jam, Pesawat yang membawa Pdt Rudi kembali ke Polonia. Lalu jam 11.20an kembali berangkat ke Penang, Puji Tuhan, jam 12an tiba di Penang.&lt;br /&gt;Kami, yang tergabung di dalam Pendeta GBKP ini, mau menyerukan kepada kita semua dimanapun Pdt, Pt, Dkn dan jemaat berada untuk selalu mendukung Pdt Rudi ini dengan Doa agar Pendeta cepat sembuh dan kembali melayani seperti biasa. Sebelum melayani di GBKP Rg Sidikalang Klasis Dairi, Pendeta Rudi Melayani di GBKP Si Keben Klasis Sibolangit.&lt;br /&gt;Kami juga berpesan kepada para Pendeta agar meningkatkan Solidaritas PKPW. Melihat keadaan Pdt Rudi yang sangat meprihatinkan, kita sadar para Pendeta memiliki banyak tugas dan pelayanan. Sebaiknya, kalau ada PKPW atau Pendeta GBKP yang sedang sakit, sudilah kiranya para Pendeta dan  juga teman-teman Klasis yang di Medan untuk datang Berdoa ke Rumah Sakit. Benar, Pdt Rudi membutuhkan bantuan dana, akan tetapi dia juga sangat butuh dukungan Doa dan pendampingan, ini sebuah pengalaman, saya sangat prihatin kebersamaan Pendeta dan solidaritas Pendeta kalau hal ini tidak di ingatkan akan menjadi sebuah kebiasaan! Jadikanlah ini pengalaman atau cambuk untuk mengingatkan kita semua, siapapun yang sakit, kita harus mengunjunginya. Atau minimal bertelepon, sms dan sebagainya. Hal itu sangat membantu teman-teman Pendeta yang sedang sakit. Terlebih, Keluarga, Nora dan Anak-anaknya.&lt;br /&gt;Saat ini, Pdt Rudi yang sakit, besok mungkin Saya, lusa mungkin Anda. Satu hal yang terpenting adalah, mari kita menjaga kesehatan. Tetap saling berkonunikasi dan saling membantu dalam kesusahan. Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. Galatia 6:2. Sakit/penyakit tidak bisa kita tolak, dia hampir sama dengan kematian, kita tidak bisa tahu kapan datangnya. Yang penting disini adalah saling peduli dan saling memperhatikan! Solidaritas harus terus di jaga dan di tumbuh kembangkan. Pesan Tuhan Yesus di Injil Matius 25 : 36b “ Ketika AKU sakit Kamu Melawat AKU”&lt;br /&gt;Kalau kita tidak bisa atau belum bisa membantu secara materi, bantulah dengan DOA! Kalau kita tidak sempat datang  2 atau 3 kali ke rumah sakit untuk menjenguk Pdt, Pt, Dkn, Jemaat, atau tetangga kita yang sakit. Minimal “satu kalilah” kita datang berkunjung. Itu sudah menguatkan dia agar semakin semangat untuk sembuh. Kalau kita sama sekali tidak bisa datang menjenguk orang yang sedang sakit, kita bisa menelpon atau meng smsnya untuk menguatkannya dari jarak jauh. Kalau kita tidak bisa menelpon atau meng sms, kita bisa mendoakan dari rumah dan dari Gereja.&lt;br /&gt;Jangan Alaskan kesibukan, untuk menjenguk orang yang sedang sakit! Usahakan berbagi waktu, Anda pasti bisa melakukannya.&lt;br /&gt;Doakan juga Nora Pdt Rudi Elsino Surbakti :  Srimeidina br Ginting Manik. Anak: Yantamana Kristo Surbakti dan Kristian Makana Surbakti. Agar mereka tetap kuat menghadapi ujian ini.&lt;br /&gt;Kepada para Pdt, Pt, Dkn, Jemaat dan Keluarga yang sudah datang ke rumah sakit dan berdoa bagi Kesembuhan Pdt Rudi kami ucapkan banyak terima kasih. Kepada para Donatur yang telah membantu Pdt Rudi melalui kami, Keluarga NN GBKP Semarang, Kel Andy Natanael Ginting Manik SH, MM. Jakarta dan Kel Pt Ab Purba GBKP Dumai, Pdt Kalvinsius Jawak, Pdt Jhonwinsyah Raja Saragih, Pdt Herman Sitepu, Pdt Kartauli Kaban, Cln Pdt Timotius Sembiring, Pdt Abdi Jaya Barus, Pdt Jonterkelin Ginting, Pdt Jeri Tarigan. Dan teman-teman Pdt yang lain, tidak bisa kami sebutkan satu persatu, kami ucapkan banyak terima kasih. Tetaplah Berdoa, buat kesembuhan Pdt Rudi, Firman Tuhan buat Pdt Rudi Elsino Surbakti dan Keluarga : Oleh Bilur-bilurnya kamu telah sembuh. I Petrus 2 : 24b.&lt;br /&gt;Menutup tulisan ini, Saya mengangkat Sepenggal lagu Rohani Nikita &lt;br /&gt;“Allah mengerti, Allah peduli, segala Persoalan yang kita Hadapi”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati AMEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-96942088484478584?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/96942088484478584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=96942088484478584' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/96942088484478584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/96942088484478584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/09/ketika-aku-sakit-kamu-melawat-aku-mohon.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-1681825521176797375</id><published>2009-08-29T20:06:00.000+07:00</published><updated>2009-08-29T20:38:41.206+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mohon Dukungan Doa Syafaat, Doa Berantai dan Doa  Puasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Rudi Elsino Surbakti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melayani di RG GBKP Sidikalang Klasis Dairi&lt;br /&gt;Saat ini sedang berada di Rumah Sakit Adventis Penang Malaysia&lt;br /&gt; di Paru-parunya ada Tumor Ganas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon dukungan Doa, Minggu depan baru di ketahui hasil  pemeriksaan Tim Dokter di Rs Adventis tersebut. Kita Doakan agar Tuhan Yesus memberikan Mukzizat kepada Pdt Rudi E Surbakti. Agar dia cepat Sembuh! Bagi Tuhan tiada yang mustahil!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doakan Juga : Nora agar tetap kuat dan kedua Anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O Bapa kami sini Surga, gelarNdu ipebadia min, reh min KinirajaanNdu, seh lah min peratenNdu ibas doni enda bagi ni Surga. Bereken man kami nakan cukup ibas wari sendah enda. Alemi salah kami, bagi nialemi kami salah kalak empak kami. Ola min kami ibaba Kam ku bas percuban, tapi olangilah kami idur si ilat nari, sabab Kam kap si mada Kinirajaan, ras Kuasa, ras Kemuliaan si ndekah-dekahna. AMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 119 : 105&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FIRMAN-MU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hormat Kami. Medan, Sabtu 29 Agustus 2009&lt;br /&gt; Teman-teman Pdt Rudi E Surbakti se Pelayanan mewakili Pendeta se GBKP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Pdt Kalvinsius Jawak S.Th&lt;br /&gt;Pdt Hermansyah Sitepu S.Th&lt;br /&gt;Pdt Kartauli Kaban S.Th&lt;br /&gt;Pdt Jonterkelin Ginting S.Th&lt;br /&gt;Pdt Piterson Sembiring S.Th&lt;br /&gt;Pdt Timotius Sembiring S.Th&lt;br /&gt;Pdt Rosnelli Br Sembiring S.Th&lt;br /&gt;Pdt Sriate Br Surbakti S.Th&lt;br /&gt;Pdt Unjuk Br Manik S.Th&lt;br /&gt;Pdt Merion Br Sembiring S.Th&lt;br /&gt;Pdt Jhonwinsyah Raja Saragih S.Th&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Email : &lt;a href="mailto:masada.sinukaban@yahoo.co.id"&gt;masada.sinukaban@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hp 08126427476&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Terimakasih kepada Saudara-I kami yang telah Berdoa untuk Pdt Rudi E Surbakti.&lt;br /&gt;Terimakasih juga kami ucapkan kepada Donatur yang telah memberikan bantuan Dana : NN dari GBKP Semarang, Andy Natanael Ginting Manik SH MM Jakarta, Pt Abadi Purba GBKP Dumai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Tuhan Yesus Memberkati Amen&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-1681825521176797375?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/1681825521176797375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=1681825521176797375' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1681825521176797375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/1681825521176797375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/08/mohon-dukungan-doa-syafaat-doa-berantai.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-8070538436243215105</id><published>2009-08-29T20:04:00.000+07:00</published><updated>2009-08-29T20:05:36.286+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Firman Tuhan yang Menghibur dan Menguatkan Hidup kita setiap saat!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kejadian 1 : 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Pada mulanya ALLAH menciptakan Langit dan Bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian 1 : 27&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ALLAH menciptakan manusia itu menurut gambarNya, menurut gambar ALLAH diciptakanNya dia ; laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal 1 : 7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkotbah 3 :1 dan 11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan ALLAH dari awal sampai akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesaya 6 : 8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lalu aku mendengar suara TUHAN berkata: Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk AKU? Maka sahutku : ini aku utuslah aku!&lt;br /&gt;Matius 28 : 18-20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YESUS mendekati mereka dan berkata : Kepada-KU telah di berikan kuasa di Sorga dan di Bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-KU dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah AKU menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 14 : 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kata YESUS kepadanya : Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada BAPA kalau tidak melalui AKU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yohanes 11 : 25 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab YESUS : Akulah Kebangkitan dan Hidup ; barangsiapa percaya kepadaKU, ia akan Hidup walaupun ia sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah akan Firman Tuhan!!!&lt;br /&gt;Meskipun saat ini banyak Nabi-nabi Palsu, Penyesat Injil dan Guru-guru Palsu.&lt;br /&gt;Jangan Takut, Tuhan Yesus beserta KITA!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awas!!!&lt;br /&gt;Aliran Setan sedang mengintai disekelilingmu!!&lt;br /&gt;Hendaknya Orang Percaya Berhikmat dan Bijaksana!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 13 : 18&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting disini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baikalah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahyu 22 : 13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKU adalah ALFA dan OMEGA, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN YESUS MEMBERKATI AMEN!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Alkitab : Firman Tuhan/Firman Allah&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-8070538436243215105?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/8070538436243215105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=8070538436243215105' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/8070538436243215105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/8070538436243215105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/08/firman-tuhan-yang-menghibur-dan.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3245477470670857663</id><published>2009-08-29T19:18:00.000+07:00</published><updated>2009-08-29T19:21:09.117+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Mazmur 23 : 1- 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUHAN, Gembalaku Yang Baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur Daud.&lt;br /&gt;Tuhan adalah gembalaku, takkan kekekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena namaNya. Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gadaMu dan tongkatMu, itulah yang menghibur aku. Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah. Kebajikan dan Kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam Rumah TUHAN sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 133 : 1-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyanyian Ziarah Daud&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun Gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab Kesanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 150 : 1-6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HALELUYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haleluya!&lt;br /&gt;Pujilah Allah dalam tempat kudus-Nya!&lt;br /&gt;Pujilah Dia dalam cakrawalaNya yang Kuat!&lt;br /&gt;Pujilah Dia karena segala keperkasaan-Nya, Pujilah Dia sesuai kebesaran-Nya yang Hebat!&lt;br /&gt;Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi! Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan permainan kecapi dan seruling! Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan ceracap yang berdentang! Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! HALELUYA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 90 : 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 90 :12&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 27 : 1, 4, 13 dan 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aman dalam perlindungan Allah&lt;br /&gt;Dari Daud.&lt;br /&gt;Tuhan adalah terangku dan keselamatanku, kepada siapakah aku harus takut? Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gemetar?&lt;br /&gt;Satu hal yang telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di Rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan Kemurahan TUHAN dan menikmati BaitNya&lt;br /&gt;Sesungguhnya aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang Hidup!&lt;br /&gt;Natikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mazmur 119 : 105&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FIRMAN-MU itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Alkitab&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban TUHAN YESUS MEMBERKATI! AMEN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;Universitas Kristen Satya Wacana&lt;br /&gt;Program Pasca Sarjana&lt;br /&gt;Jurusan Pastoral dan Masyarakat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3245477470670857663?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3245477470670857663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3245477470670857663' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3245477470670857663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3245477470670857663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/08/mazmur-23-1-6-tuhan-gembalaku-yang-baik.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-2846472643176871225</id><published>2009-08-29T18:29:00.001+07:00</published><updated>2009-08-29T18:32:12.626+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Pengakun Kiniteken Kalak Kristen/ Pengakuan Iman Orang Kristen dalam Bahasa Karo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Aku tek man Dibata Bapa si la ersibar kuasaNa, si nepa langit ras doni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; -Aku tek man Yesus Kristus anakNa si Tonggal, Tuhanta, si jadi arah Kesah Si Badia, tubuh idur singuda-nguda nari si so keliamen, si tergelar si Maria, si ngenanami kiniseran sangana pemerintahen Pontius Pilatus, nipakuken ku kayu persilang, mate, jenari ikuburken, nusur ku doni kematen, petelu wariken nggo keke ibas simate nari, nangkih ku Surga, perkundulNa arah Kemuhen Dibata, jenari reh me Ia pagi ngeranaken singgeluh ras singgo mate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Aku tek man Kesah Si Badia, janah lit sada Gereja Si Badia, persadaan kalak si Badia, pengalemi dosa, kinikeken kula, Kegeluhen si rasa lalap. AMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertoton Tuhan/Doa Bapa kami dalam Bahasa Karo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O Bapa kami sini Surga, gelarNdu ipebadia min, reh min KinirajaanNdu, seh lah min peratenNdu ibas doni enda bagi ni Surga. Bereken man kami nakan cukup ibas wari sendah enda. Alemi salah kami, bagi nialemi kami salah kalak empak kami. Ola min kami ibaba Kam ku bas percuban, tapi olangilah kami idur si ilat nari, sabab Kam kap si mada Kinirajaan, ras Kuasa, ras Kemuliaan si ndekah-dekahna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina Ginting. Tuhan Yesus Memberkati!!&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia. Salatiga Jawa Tengah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-2846472643176871225?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/2846472643176871225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=2846472643176871225' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/2846472643176871225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/2846472643176871225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/08/pengakun-kiniteken-kalak-kristen_29.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-814809183992771348</id><published>2009-08-29T18:29:00.000+07:00</published><updated>2009-08-29T18:32:11.280+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Pengakun Kiniteken Kalak Kristen/ Pengakuan Iman Orang Kristen dalam Bahasa Karo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Aku tek man Dibata Bapa si la ersibar kuasaNa, si nepa langit ras doni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; -Aku tek man Yesus Kristus anakNa si Tonggal, Tuhanta, si jadi arah Kesah Si Badia, tubuh idur singuda-nguda nari si so keliamen, si tergelar si Maria, si ngenanami kiniseran sangana pemerintahen Pontius Pilatus, nipakuken ku kayu persilang, mate, jenari ikuburken, nusur ku doni kematen, petelu wariken nggo keke ibas simate nari, nangkih ku Surga, perkundulNa arah Kemuhen Dibata, jenari reh me Ia pagi ngeranaken singgeluh ras singgo mate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Aku tek man Kesah Si Badia, janah lit sada Gereja Si Badia, persadaan kalak si Badia, pengalemi dosa, kinikeken kula, Kegeluhen si rasa lalap. AMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertoton Tuhan/Doa Bapa kami dalam Bahasa Karo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;O Bapa kami sini Surga, gelarNdu ipebadia min, reh min KinirajaanNdu, seh lah min peratenNdu ibas doni enda bagi ni Surga. Bereken man kami nakan cukup ibas wari sendah enda. Alemi salah kami, bagi nialemi kami salah kalak empak kami. Ola min kami ibaba Kam ku bas percuban, tapi olangilah kami idur si ilat nari, sabab Kam kap si mada Kinirajaan, ras Kuasa, ras Kemuliaan si ndekah-dekahna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina Ginting. Tuhan Yesus Memberkati!!&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia. Salatiga Jawa Tengah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-814809183992771348?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/814809183992771348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=814809183992771348' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/814809183992771348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/814809183992771348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/08/pengakun-kiniteken-kalak-kristen.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-6607965637466183934</id><published>2009-07-05T13:02:00.001+07:00</published><updated>2009-07-05T13:19:04.295+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_uafDHWIXOQ8/SlBEbog9W4I/AAAAAAAAABM/lQdP6PewNgI/s1600-h/megawati_072999afp.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 152px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_uafDHWIXOQ8/SlBEbog9W4I/AAAAAAAAABM/lQdP6PewNgI/s400/megawati_072999afp.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354855198466333570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFEBYAR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFEBYAR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CFEBYAR%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:693307878; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:542260806 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l1 	{mso-list-id:1431703497; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1868128822 2093132424 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-start-at:10; 	mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:44.25pt; 	text-indent:-26.25pt;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Kita Tolak Pilpres &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:36;"  &gt;“Satu Putaran….!!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Saudaraku, Sebangsa dan Setanah Air,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Indonesia adalah milik Rakyat, milik kita. Bukan milik Lembaga Survey bekerja untuk mencerdaskan dan memberi pencerahan kepada Rakyat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Bukan monster untuk mendikte Rakyat agar memilih Capres/Cawapres tertentu!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Memaksakan Pilpres satu Putaran, bukan hanya menciderai nilai-nilai Demokrasi, tapi juga mengecoh akal sehat. Karenanya, kita tolak Pilpres satu Putaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Dan Pers adalah ruang Public, bukan ruang Penguasa. Juga bukan ruang untuk menggiring dan merampas suara Rakyat. Mari kita jaga hak Demokrasi kita! Demokrasi jangan diukur dari nilai rupiah semata! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;WASPADALAH!! OTORITARIANISME ORDE BARU JILID 2, SEDANG MENGINTAI!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Ismed Hasan Putro, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Koord Nasional Solidaritas Masyarakat Peduli Demokrasi (SMPD)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sumber : Majalah TEMPO Edisi 29 Juni – 5 Juli 2009 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;(Edisi Khusus Pemilihan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Presiden 2009 Hal 143)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Relawan Mega-Pro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;SERUAN BERSAMA RAKYAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Kontrak Politik Mega-Prabowo NO 1 PILIHAN KITA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Desa/Kelurahan : Ubah Periodesasi Kades menjadi 8 tahun (Max 2 Kali)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Alokasi APBN untuk bantuan Desa 1 Miliar per tahun dan Modal BUMDes 250 Juta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Petani : Pupuk Murah dan Mudah, Kredit Usaha Tani&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Nelayan : SPBU Solar Bersubsidi di Kampung&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Nelayan, Kredit Lunak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Pedagang Kecil: Perlindungan Pedagang/Pasar Tradisionil, Kredit lunak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Pendidikan : UN (Ujian Nasional) dihapus, Mencabut UU BHP Badan Hukum Pendidikan (Komersialisasi Pendidikan dan Perguruan Tinggi: akibat dari Liberalisasi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;7.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Buruh : Cabut sistem Outsorsing atau BuruH Kontrak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;8.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Korban Lapindo : Pemerintah ambil alih Korban Lumpur LAPINDO&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Jangan Ragu : Pilih MEGA-PRO!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Megawati Soekarno Putri dan Prabowo Subianto&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;PRO RAKYAT!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Peduli&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Wong Cilik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Jangan Lupa 8 Juli 2009&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Contreng NO 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Relawan Mega Pro&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Salatiga Jawa Tengah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Bulatkan Hati Mendukung NOMOR 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;WHY?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;1. 5 tahun Pemerintahan ini tambah Hutang LN 400an Triliun!! Menjadi 1640 Triliun : Hutang kita masing-masing 7 Juta Perorang!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;2. BLT Dibagikan dari Pinjaman Luar Negeri!!! Berarti bukan Prestasi!!! Dengan bunga 13 Persen!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;3. 30 Triliun Simpanan di BRI dari 32 juta Rakyat Kecil, Petani, Buruh, Pedagang dan Nelayan di Berikan kepada Pengusaha Besar!! Rakyat Kecil tidak diberikan Pinjaman.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;4. 70 Triliun Dana Stimulus hanya 1,6 Triliun bagian Rakyat, 7 Triliun untuk Bensin Pejabat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;5. 200-250 Triliun tiap tahun Kebocoran Aset Nasional yang di bawa Keluar Negeri. Dalam 12 tahun terakhir ada 2500 Triliun Dana kita BOCOR!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;6. Gelora Bung Karno Sudah Digadaikan 25,9 Triliun ke Negara ASING!!! Pidato Prabowo dalam Kampanye Nasional Mega-Prabowo 1 Juli 2009 di Gelora Bung Karno&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;7. Pembrantasan Korupsi masih Tebang Pilih!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;8. Benarkah ada Sekolah Gratis??&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;9. Penggusuran-Penggusuran Pasar Tradisionil karena Ekonomi Neo Liberal!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Angka Kemiskinan menurut Bank Dunia yang berpenghasilan di bawah 2 Dollar atau Dua puluh ribu Rupiah 100 Juta Orang!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center; text-indent: -26.25pt;" align="center"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;10.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt; Angka Pengangguran 9 Juta Orang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dari BPS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center; text-indent: -26.25pt;" align="center"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;11.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt; Nah dengan Demikian maka, JANGAN DILANJUTKAN PENDERITAAN RAKYAT INI !!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center; text-indent: -26.25pt;" align="center"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;12.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt; Kita Butuh PERUBAHAN Kepemimpinan NASIONAL yaitu Mega-Prabowo no 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center; text-indent: -26.25pt;" align="center"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt;13.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt; Silahkan Lanjutkan Tapi dengan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Megawati-Prabowo!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;Relawan, Simpatisan dan Pendukung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 44.25pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-family:&amp;quot;;font-size:20;"  &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Mega-Prabowo&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-6607965637466183934?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/6607965637466183934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=6607965637466183934' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6607965637466183934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6607965637466183934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/07/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_uafDHWIXOQ8/SlBEbog9W4I/AAAAAAAAABM/lQdP6PewNgI/s72-c/megawati_072999afp.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3891670786044739804</id><published>2009-05-28T20:37:00.000+07:00</published><updated>2009-05-28T20:38:30.657+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Pilih Capres Mega-Pro, Jk-Win&lt;br /&gt; Atau&lt;br /&gt; Sby-Budiono???????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi Mega-Prabowo di TPA Bantar Gebang Bekasi Jawa Barat&lt;br /&gt;Minggu 24 Mei 2009.&lt;br /&gt;Partai Besar yang mendukung PDI Perjuangan dan Gerindra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi SBY-Budiono 15 Mei di Sabuga Bandung Jawa Barat&lt;br /&gt;Partai Besar yang mendukung dintaranya&lt;br /&gt;Partai Demokrat, PKS, PPP, PKB, PAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi JK-Win Minggu 10 Mei di Tugu Proklamasi Jakarta&lt;br /&gt;Partai Besar yang Mendukung&lt;br /&gt;Diantaranya: Partai Golkar dan HANURA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 July 2009&lt;br /&gt;Sukseskan Pilpres 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan Salah Pilih!!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih Ekonomi Neo Liberal atau Ekonomi Pro Kerakyatan!!&lt;br /&gt;Pilih Pemimpin Peragu atau Pemimpin Tegas!!&lt;br /&gt;Pilih Yang Mewah atau Yang  Sederhana!!&lt;br /&gt;Pilih Yang Pro Konglomerat atau yang Peduli Pasar Tradisional!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat Korban Lapindo Tidak di Pedulikan oleh Mereka diseberang Sana!!&lt;br /&gt;Penggusuran dimana-mana!!!&lt;br /&gt;Harga-harga Melambung Tinggi!!!&lt;br /&gt;Rakyat Menjerit!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3891670786044739804?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3891670786044739804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3891670786044739804' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3891670786044739804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3891670786044739804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/05/pilih-capres-mega-pro-jk-win-atau-sby.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-4351865407623317802</id><published>2009-05-28T19:52:00.001+07:00</published><updated>2009-05-28T20:03:33.982+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>ISI HATI ANAK NEGERI dan JERIT HATI Seorang RAKYAT!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara Bantar Gebang dan Hotel Mewah! Antara Konglomerat dan Rakyat Miskin! Antara Janji dan Bukti! Antara Sandiwara dan Peran Nyata! Antara Tegas dan Peragu! Antara Pasar Tradisionil dan Plaza atau Mall-Mall! Antara, Antara dan Antara… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih yang Pro Rakyat atau Pro Konglo Merat!!&lt;br /&gt;Ingatlah Para Korban Lapindo Saudara-I Kita yang di telantarkan Padahal mereka juga anak Negeri, Kaum Petani, Buruh, Nelayan, Pedagang Pasar Tradisionil, Anak Jalanan, Anak Putus Sekolah, Orang Miskin, Kasus Manohara yang tidak di pedulikan meskipun dia di tindas oleh Pangeran Kelantan Malaysia, Kasus Kematian Mahasiswa Indonesia David di Singapura yang ditelantarkan, Kasus Anak Balita yang Mati karena di Kejar-kejar Satpol PP di Surabaya, Kasus PSK yang Mati Tenggelam karena di Sungai dikejar-kejar oleh Oknum Satpol PP. TKI kita di Luar Negeri yang tidak dipedulikan, Kasus Lumpur LAPINDO, Kasus Penggusuran Pedagang Kali Lima di mana-mana, Hutan yang kian Hancur, Narkoba yang kian Marak, Masalah AIDS yang kian Tinggi, Korupsi yang Tebang Pilih, Deklarasi yang Mewah-mewah!!! &lt;br /&gt;Ayo Rakyat Indonesia Pilih yang Sederhana atau yang Mewah-mewah. &lt;br /&gt;Hidup Mega-Pro. Maju Megawati-Prabowo demi Rakyat &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Indonesia Raya yang Bhineka Tunggal Ika Merdeka!!!&lt;br /&gt;Pilih Ekonomi Neoliberal atau Ekonomi Kerakyatan yang berpihak kepada Pasar Tradisional!!!!&lt;br /&gt;Alutsista yang di kurangi sehingga banyak Pesawat kita yang jatuh karena sudah TUA!!!&lt;br /&gt;Kasus Munir yang tak kunjung selesai, Negeri yang Aneh tapi nyata!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat!! Jangan Lupa 8 Juli nanti Pilih Mega-Pro atau Megawati –Prabowo yang Pro Rakyat!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merdeka, Merdeka, Merdeka&lt;br /&gt; GBU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deklarasi Mega-Prabowo di “Gunung Sampah” Bantar Gebang 24 Mei * Kedepankan Kerakyatan dan Nasionalisme * Pemulung, Nelayan dan Pedagang Pasar Ramaikan Deklarasi Mega-Prabowo * Prabowo: Deklarasi di Gunung Sampah Agar Lebih Dekat dengan Rakyat Kecil * Lokasi di Bantar Gebang Mulai DibangunTenda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted in Berita Utama by Redaksi on Mei 23rd, 2009 &lt;br /&gt;Jakarta (SIB)&lt;br /&gt;Deklarasi Mega-Prabowo bakal jauh dari kesan bermewah-mewahan. Mega-Prabowo akan mendeklarasikan diri di ‘gunung sampah’ Bantar Gebang, Bekasi, pada Minggu 24 Mei 2009.&lt;br /&gt;“Deklarasi Mega Prabowo tanggal 24 Mei di Bantar Gebang, Bekasi. Kemungkinan siang,” kata Ketua DPP Bidang Humas Partai Gerindra, Asrian Mirza, kepada detikcom, Senin (18/5).&lt;br /&gt;Dikatakan dia, deklarasi akan diikuti kader Gerindra dan PDIP, terutama untuk wilayah Jakarta dan Jawa Barat. Panitianya dari PDIP dan Gerindra.&lt;br /&gt;“Kenapa kita ingin di sana? Karena di sana sudah jelas. Itu masyarakat kelas menengah ke bawah. Kita akan melakukan di antara gunungan sampah di sana,” ujarnya.&lt;br /&gt;“Karena sesuai dengan perjuangan kita yang dekat dengan rakyat kecil dan tidak dengan bermewah-mewahan,” lanjut dia.&lt;br /&gt;Deklarasi di Bantar Gebang Mega-Prabowo Kedepankan Unsur Kerakyatan dan Nasionalisme&lt;br /&gt;Pasangan Megawati-Prabowo akan mendeklarasikan diri sebagai capres dan cawapres di dekat tempat pembuangan sampah (TPS) Bantar Gerbang, Bekasi. Selain elit PDIP dan Gerindra, acara itu juga akan dihadiri ribuan pemulung dan petani.&lt;br /&gt;“Acara akan digelar 24 Mei pukul 14.00 WIB. Ribuan buruh, petani, pemulung dan nelayan akan hadir. Kita juga mengundang seluruh kepala daerah dari PDIP,” kata Ketua Panitia Deklarasi Mega-Prabowo yang juga Direktur Pro Mega Center, Mochtar Muhamad, kepada detikcom, Senin (18/5).&lt;br /&gt;Mochtar menambahkan, acara ini akan mengedepankan 2 hal, yakni roh kerakyatan dan nasionalisme pasangan Megawati-Prabowo. Semua itu akan tergambar dalam rangkaian materi acara deklarasi.&lt;br /&gt;“Secara teknis belum bisa saya sebutkan sekarang. Tunggu tanggal mainnya saja,” ujar Muchtar.&lt;br /&gt;Dipilihnya Bekasi juga bukan tanpa sebab. Menurut Mochtar, Bekasi juga merupakan ikon perjuangan bangsa Indonesia yang sangat penting. Di kota ini banyak terjadi peristiwa sejarah yang mengantar Indonesia pada kemerdekaan.&lt;br /&gt;“Selain itu, banyak kaum marginal berada di Bekasi. Baik itu buruh, petani, pemulung dan lainnya. Ini bukti pasangan yang kita usung memiliki unsur kerakyatan dan nasionalisme yang kuat,” tandas Mochtar.&lt;br /&gt;Pemulung, Nelayan dan Pedagang Pasar Ramaikan Deklarasi Mega-Prabowo&lt;br /&gt;Deklarasi capres-cawapres Megawati-Prabowo akan digelar pada 24 Mei di TPU Bantar Gebang, Bekasi. Klaim sebagai acara merakyat, deklarasi tersebut akan diramaikan pemulung, nelayan dan pedagang pasar.&lt;br /&gt;Deklarasi tersebut juga akan dihadiri ribuan simpatisan serta kader dari PDIP dan Gerindra yang mengusung Megawati-Prabowo. Namun panitia acara enggan membeberkan detil acara tersebut dan masih merahasiakannya.&lt;br /&gt;“Untuk acara dirahasiakan biar jadi surprise, pokoknya dijamin beda dari yang lain,” papar Ketua Panitia Deklarasi Mochtar Mohammad kepada detikcom, di Kantor Badan Pemenangan Mega-Prabowo Jl Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta, Senin (18/5) malam.&lt;br /&gt;Informasi yang dihimpun detikcom, lokasi acara Deklarasi berada 1 km dari pintu masuk lokasi pembuangan sampah TPA Bantar Gebang di Bekasi. Pihak panitia menyiapkan lahan seluas lapangan bola untuk lokasi acara tersebut. Panggung utama seluas 20 meter persegi akan dibangun di lokasi tersebut.&lt;br /&gt;Bagi para masyarakat yang ingin menyaksikan acara tersebut disiapkan tempat di sisi kanan-kiri panggung. Sementara untuk tamu VIP disediakan tempat yang berada persis di depan panggung.&lt;br /&gt;Berapa biaya yang dikeluarkan untuk acara itu, Mochtar yang juga menjabat Direktur Pro Mega Center mengelak menjelaskannya. “Ada lah,” elaknya.&lt;br /&gt;Prabowo: Deklarasi di Gunung Sampah Agar Lebih Dekat dengan Rakyat Kecil&lt;br /&gt;Tim sukses Gerindra telah menetapkan deklarasi Mega-Prabowo akan dilakukan pada 24 Mei mendatang di tempat pembuangan sampah Bantar Gebang, Bekasi. Cawapres Prabowo Subianto menilai dipilihnya Bantar Gebang sebagai tempat deklarasi, agar lebih dekat dengan rakyat kecil.&lt;br /&gt;“Saya kira keinginan kita adalah untuk membela rakyat kecil kita ingin mengidentifikasi sama rakyat,” ujar Prabowo saat dicegat wartawan di kediamannya di bukit Hambalang, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor, Rabu (20/5).&lt;br /&gt;Menurut Prabowo, di tengah suasana rakyat yang masih memprihatinkan, kubunya tidak ingin membuat hati rakyat semakin miris. Deklarasi dengan gaya mewah nan mahal bukan sikap yang tepat untuk dilakukan.&lt;br /&gt;“Bahwa bangsa kita sebagian besar masih mengalami kesulitan hidup,” imbuh mantan suami Titiek Soeharto ini.&lt;br /&gt;Dalam acara deklarasi yang rencananya dihadiri 10 ribu orang tersebut, Prabowo mengatakan sejumlah pimpinan parpol juga diundang untuk hadir. “Ada dari Partai Merdeka, PNI Marhaenisme, Partai Buruh,” pungkasnya.&lt;br /&gt;Lokasi Deklarasi Mega-Prabowo di Bantar Gebang Mulai Dibangun Tenda&lt;br /&gt;Deklarasi pasangan Mega-Prabowo akan digelar Minggu (24/5) diatas tumpukan sampah di daerah Bantar Gebang telah dibangun tenda. Tempat itu akan menjadi saksi bagi meriahnya deklarasi pasangan Mega-Prabowo yang diusung PDIP-Gerindra.&lt;br /&gt;Informasi yang dikumpulkan detikcom, ada 4 buah panggung besar yang akan dibangun serta sebuah jalan setapak yang nantinya akan dilewati oleh pasangan Mega-Prabowo menuju ke panggung. Tempat ini akan dimeriahkan dengan berbagai acara kerakyatan dengan peserta para petani nelayan dan kaum miskin kota.&lt;br /&gt;Lahan kosong dengan luas sekitar 1,5 hektar tersebut rencananya akan dijadikan tempat berkumpulnya massa yang menjadi saksi deklarasi pasangan Mega-Prabowo. 4 buah panggung besar yang masing-masing memiliki luas dan ketinggian berbeda akan memiliki fungsi dan makna tersendiri.&lt;br /&gt;Panggung utama dengan luas sekitar 18×12 meter ini merupakan panggung utama terbesar. Diikuti 3 panggung lainnya yang memiliki luas rata-rata sekitar 12×8 m. Sedangkan mengenai ketinggian panggung dibangun bervariasi antara 60 meter, 1 meter, hingga 1,5 meter.&lt;br /&gt;Pantauan detikcom dilokasi acara deklarasi, kerangka untuk 3 buah panggung telah tiba Selasa (19/5) pagi. Sedangkan kerangka untuk satu panggung tambahan baru tiba Selasa malam.&lt;br /&gt;“Satu untuk panggung utama, satu untuk tamu VIP, satu untuk paduan suara, dan satu lagi panggung tambahan, untuk hiburan mungkin,” jelas salah seorang pekerja, Kentung kepada detikcom di TPST (Tempat Pembuangan Sampah Terpadu) Bantar Gebang, Bekasi, Rabu (20/5).&lt;br /&gt;Menurut Kentung, meskipun acara baru digelar pada tanggal 24 Mei mendatang, namun pengerjaannya terus dimulai dari sekarang. Hal ini dimaksudkan untuk mempersiapkan acara secara matang dan maksimal. “Mulai tadi malam kami mulai bekerja mendirikan panggung.” terangnya.&lt;br /&gt;Selain 4 panggung, akan dibangun juga sebuah jalan setapak sepanjang 25 meter yang memanjang dari pintu masuk menuju ke panggung utama. Jalan setapak yang akan dibangun dari ribuan conblock tersebut rencananya akan dilapisi dengan karpet merah yang dikhususkan untuk menjadi jalan utama bagi pasangan Mega-Prabowo menuju ke panggung utama.&lt;br /&gt;“Target tanggal 22 Mei sudah harus selesai, kami bekerja selama 16,5 jam sehari mulai pukul 07.30 WIB hingga pukul 24.00 WIB,” imbuh Kentung.&lt;br /&gt;Kentung mengatakan bahwa sejak seminggu lalu lahan zona 3 telah dikeruk dan diratakan oleh pekerja lain dengan menggunakan alat berat. Pantauan detikcom pada Rabu malam (20/5), pengerukan dan perataan tanah masih terus dilakukan.&lt;br /&gt;Beberapa Eskavator tampak sibuk mengeruk dan menyingkirkan bebatuan besar yang mengganggu. Sementara sebuah buldozer terlihat terus sibuk meratakan tanah yang sudah dikeruk sebelumnya. Beberapa pekerja yang berjumlah sekitar 14 orang terlihat sibuk memasang kerangka-kerangka panggung. (Detikcom/h/m/k&lt;br /&gt;Fadli Zon: Perubahan Jadwal Kampanye Keinginan Pihak Tertentu&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 28 Mei 2009 | 17:29 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Perubahan jadwal kampanye oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi tanggal 2 Juni-4 Juli 2009 dinilai hanya menguntungkan pihak tertentu.&lt;br /&gt;"Ini kayaknya keinginan suatu pihak," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon di sela-sela Peluncuran Mega-Prabowo Media Center (MPMC) di Jalan Prapanca Raya, Jakarta, Kamis (28/5).&lt;br /&gt;Menurutnya, penjadwalan yang sebelumnya telah disusun KPU seharusnya sudah dipikirkan secara matang. Karena itu, perubahan jadwal yang dilakukan secara mendadak dinilai ganjil.&lt;br /&gt;"KPU semestinya tidak mengubah jadwal secepat itu. Tetapi kami siap ikut jadwal KPU. Jangan sampai KPU menjadi alat politik walaupun kami sudah siap," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pramono: KPU Jangan Ubah Jadwal Kampanye Lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DHONI SETIAWAN&lt;br /&gt;Kamis, 28 Mei 2009 | 17:10 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Sekjen PDI-Perjuangan Pramono Anung mengaku kecewa atas perubahan jadwal kampanye yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, perubahan tersebut menunjukkan ketidaksiapan KPU secara kelembagaan untuk mengatur jadwal secara baik.&lt;br /&gt;"Ini menunjukkan ketidaksiapan KPU. Saya tidak mau berprasangka apa pun dengan perubahan ini yang dilakukan secara mendadak. Seyogianya jangan ada perubahan lagi," kata Pramono, di sela Peluncuran Mega-Prabowo Media Center (MPMC), di Jalan Prapanca Raya, Jakarta, Kamis (28/5).&lt;br /&gt;Ia menyebut, perubahan jadwal KPU tersebut mengganggu jadwal yang sudah disusun pasangan Mega-Prabowo dan pasangan lain. "Tidak hanya pasangan Mega-Prabowo, namun jadwal yang telah disiapkan pasangan lain juga terganggu," katanya.&lt;br /&gt;Namun, Pramono Anung menyatakan, pihaknya siap dengan jadwal kampanye yang disampaikan KPU. "Prinsipnya Mega-Prabowo siap dengan jadwal apa aja yg disiapkan KPU," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prabowo Tak Hiraukan "Black Campaign"&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;Kamis, 28 Mei 2009 | 16:45 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Cawapres yang diusung Partai Gerindra Prabowo Subianto optimistis akan menang dalam Pilpres 2009 nanti, kendati banyak kritik dan kampanye terselubung yang menyudutkan posisinya.&lt;br /&gt;"Black campaign, saya tidak terlalu menghiraukan. Rakyat kita tidak bodoh dan jangan dianggap bodoh. Saya yakin rakyat kita tidak bodoh dan bisa memilih. Masalah itu akan hilang dengan sendirinya," kata Prabowo, di sela peluncuran Mega-Prabowo Media Center (MPMC), di Jalan Prapanca Raya, Jakarta, Kamis (28/5).&lt;br /&gt;Hal tersebut disampaikan Prabowo menanggapi maraknya peredaran buku yang berisi kehidupan masa lalu Prabowo dan cenderung menyudutkan posisinya.&lt;br /&gt;Lebih jauh ia mengatakan, serangan tersebut justru merupakan cermin ketakutan dari pihak tertentu.&lt;br /&gt;"Kenapa bicara masalah pribadi, kita membicarakan masa depan Indonesia. Mari bertarung konsep dan adu gagasan. Kalau konsep saya dan Bu Mega salah, mohon disanggah. Kalau masalah pribadi yang diserang, ya buat apa menanggapi," papar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mega: Pemberantasan Korupsi Jangan Tebang Pilih&lt;br /&gt;Dhoni Setiawan &lt;br /&gt;Capres Megawati Soekarnoputri berbicara di hadapan anggota Kamar Dagang Indonesia dan Industri Indonesia (Kadin) di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Jumat (22/5). Dialog dengan para pengusaha ini untuk menggali lebih dalam visi, misi dan strategi di bidang ekonomi yang akan dibawa oleh para calon presiden jika mereka terpilih dalam Pemilu Presiden 2009 mendatang&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 28 Mei 2009 | 17:37 WIB&lt;br /&gt;Laporan wartawan KOMPAS.com Inggried Dwi Wedhaswary&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Capres Megawati Soekarnoputri ditanyakan pendapatnya mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia. Pertanyaan yang diajukan advokat senior, Todung Mulya Lubis, dilontarkan pada acara Ring Politik di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Kamis (28/5).&lt;br /&gt;Menjawab pertanyaan itu, Mega melihat, pemberantasan kasus korupsi masih tebang pilih. "Pemberantasan korupsi memang harus dijalankan. Tapi jangan tebang pilih. Saya merasakan masih ada tebang pilih, dan rasa kegelisahan. Orang enggak salah kok disalah-salahkan," kata Mega.&lt;br /&gt;Mega juga mengingatkan, banyaknya kasus korupsi yang tidak diselesaikan secara hukum dan menguap begitu saja. Oleh karena itu, menurutnya, perlu penguatan di level peradilan (yudikatif). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di suatu negara kan ada 3 unsur, yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Dalam proses hukum, kan, ada kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Yang terpenting, apakah negara kita sudah melek hukum?" ujar Mega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seluruh warga negara harus patuh pada hukum," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mega Klaim Iklan Kampanye Mega-Pro Paling Bagus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;Kamis, 28 Mei 2009 | 16:13 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan Megawati dan Prabowo mengaku tengah mempersiapkan iklan untuk kampanye dalam Pilpres mendatang. Menurutnya, iklan yang disiapkan ini akan lebih bagus dibandingkan iklan pasangan lainnya.&lt;br /&gt;"Tunggu tanggal mainnya. Ada magnet-magnet tertentu yang akan kami berikan untuk pemirsa dan masyarakat," kata Megawati, di sela pembukaan Mega-Prabowo Media Center (MPMC), di Prapanca Raya, Jakarta, Kamis (28/5).&lt;br /&gt;Saat ditanya mengenai konsep iklan yang akan digunakan, Megawati mengaku tidak tahu. "Kami ini kan akan menjadi bintang utamanya. Jadi tidak tahu apa konsep iklannya, bagaimana jingle-nya, itu kan yang menyiapkan orang lain," ujanya.&lt;br /&gt;Hal senada juga disampaikan cawapresnya, Prabowo. Menurutnya, iklannya nanti akan berisi pesan mengenai pro kerakyatan. "Masalah jingle itu bagus-bagus saja. Nanti berisi pesan harus ada perubahan, kembalikan ekonomi ke rakyat kita," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38 Mantan Jenderal Ungkap Keprihatinan Pilpres&lt;br /&gt;/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 28 Mei 2009 | 16:56 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Para purnawirawan TNI yang berjumlah 38 orang mengungkapkan keprihatinannya terkait pilpres mendatang. Hal tersebut terungkap dalam Temu Juang bersama cawapres yang juga mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto di Posko Golkar di Jalan Mangunsarkoro, Rabu (28/5). "Ada 2 keprihatinan dalam pemilu mendatang," kata Wiranto.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, ia mengungkapkan dua keprihatinan tersebut. Pertama, terkait penyelenggaraan pemilu yang adil, jujur, dan transparan. Mereka berharap jangan sampai ada masalah internal yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam pemilu, seperti soal DPS, DPT, sistem pengitungan suara, dan pengawasan surat suara. Dengan demikian, menurut Wiranto, mereka meminta pemerintah dan penyelenggara supaya hal ini dijamin. "Pemilu berkualitas, penyelenggaraannya berkualitas. Kalau tidak berkualitas, kami khawatir pemilunya tidak berkualitas," ungkap Wiranto.&lt;br /&gt;Kedua, soal netralitas TNI, para purnawirawan itu meminta supaya anggota TNI bertindak netral. Jangan sampai ada anggota TNI yang mengintervensi partai politik atau masuk ke politik praktis. Itulah mengapa Wiranto memberi apresiasi kepada Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso yang menginstruksikan para prajurit untuk kembali ke barak sebelum dan selama pemilu. "Saya hormat. Saya memberikan apresiasi atas keputusan itu. Paling tidak akan mengurangi kecurigaan dan kerawanan kemungkinannya para prajurit TNI dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk tidak netral," tutur Wiranto.&lt;br /&gt;Namun, menurut Wiranto, kebijakan itu tidak cukup. "Yang terpenting adalah, bagaimana meyakinkan prajurit, apa yang mereka lakukan jangan ikut campur dalam politik praktis," katanya.&lt;br /&gt;Dari 38 purnawirawan yang hadir dan mendampingi Wiranto saat memberi keterangan pers, tampak mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Chaeruddin Ismail, mantan KSAD Jenderal (Purn) Soebagyo H S, mantan Mendagri Syarwan Hamid, Sekjen DPP Golkar Letjen (Purn) Soemarsono, dan mantan Kasum TNI Letjen (Purn) Suaedy Marasabessi.&lt;br /&gt;Kasus Lumpur Lapindo Mengarah pada Dugaan Pelanggaran HAM Berat&lt;br /&gt;Submitted by iben on Mon, 02/23/2009 - 05:04. &lt;br /&gt;Sidang Paripurna Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akhirnya secara aklamasi menyetujui rekomendasi Tim Investigasi Kasus Lumpur Lapindo untuk membentuk Tim Penyelidikan Proyustisia berdasarkan Undang-Undang No. 26/2000 tentang Pengadilan HAM atas Peristiwa Lumpur Panas Lapindo. Tim menemukan dugaan telah terjadi pelanggaran HAM berat dalam kasus Lapindo yang mengarah pada kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). Hal ini disampaikan oleh juru bicara Komnas HAM Hesti Armiwulan dalam Konferensi Pers kasus semburan lumpur panas lapindo di jakarta (25/2). Hadir dalam konferensi pers tersebut Kabul Supriadi ( penanggungjawab tim ), Nur Kholis ( koordinator tim ) dan Syafruddin Ngulma ( Ketua tim )&lt;br /&gt;Tim investigasi yang bekerja sejak April 2008 ini merupakan tim investigasi ke-3 dan dibentuk berdasarkan UU No.39 tahun 1999 tentang HAM. Setelah melakukan invetigasi dan analisis, tim ini berkesimpulan telah terjadi pelanggaran HAM dalam kasus lumpur Lapindo. Setidaknya ada limabelas (15) hak yang terlanggar yaitu hak hidup, hak atas rasa aman, hak atas informasi, hak pengembangan diri, hak atas perumahan, hak atas pangan, hak atas kesehatan, hak atas pekerjaan, hak pekerja, hak atas pendidikan, hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, hak atas kesejahteraan, hak atas jaminan sosial, hak-hak pengungsi, hak-hak kelompok rentan. &lt;br /&gt;"Komnas HAM mendesak Presiden untuk segera memulihkan hak-hak korban semburan lumpur panas dengan bertindak tegas serta mendesak PT Lapindo Brantas Inc untuk segera menerapkan ganti rugi dengan skema 20% dan 80% sesuai dengan skema Pepres No.14/2007 dan tidak memunculkan alternatif skema lainnya",demikian diungkapkan Syafruddin Ngulma Simeulue. Komnas HAM juga merekomendasikan agar pemerintah untuk segera mengamandemen segala produk hukum di bidang pertambangan dan migas yang tidak mengakomodir nilai serta hukum hak asasi manusia. Selain itu Komnas HAM mengganggap bahwa kasus semburan lumpur panas yang terjadi di Sidoarjo, Jawa Timur ini, diduga bukanlah disebabkan oleh bencana alam akibat gempa di Yogyakarta  &lt;br /&gt;Keputusan sidang paripurna Komnas HAM yang merekomendasikan untuk segera dibentuk Tim Projustisia untuk kasus yang lebih bernuansa ke pelanggaran hak ekosob ini merupakan suatu hal yang baru dalam ranah hukum HAM di Indonesia. Hal ini merupakan sebuah ijtihad atau tafsir hukum atas kasus lumpur Lapindo. "semua fakta yang ditemukan sudah jelas bahwa telah terjadi pelanggaran HAM seperti yang diatur dalam UU No.39/1999. Dan fakta yang ditemukan oleh tim investigasi dilapangan juga semakin menguatkan adanya dugaan pelanggaran HAM berat dengan adanya ribuan penduduk yang terpaksa eksodus dari akar lingkungan sosial budayanya," demikian ditegaskan oleh Nur Kholis.&lt;br /&gt;Dalam memutuskan hal ini juga bukanlah suatu hal yang mudah bagi Komnas HAM, karena dalam UU No 26/2000 tentang Pengadilan HAM, untuk kasus-kasus yang dikenal kejahatan dan kekerasan negara, negara menggunakan kekuatan aparat keamanan, seperti kasus penculikan, pembunuhan massal, pengusiran dan lain-lain dan hal ini merupakan tanggungjawab negara. Namun dalam kasus ini Komnas HAM juga menduga adanya keterlibatan aktor non-negara dalam kasus semburan lumpur panas Lapindo sehingga aktor swasta tersebut harus secara langsung ikut bertanggung jawab dalam hal ini PT Lapindo Brantas Inc&lt;br /&gt;Manohara Pinot, model asal Indonesia&lt;br /&gt;yang sebelumnya hanya samar-samar terdengar, kini mendadak menjadi pembicaraan. Headline dengan kata kunci “Manohara disilet”, “Manohara pinot dianiaya pangeran” seolah menjadi santapan media massa, tak terlepas media online. Perang terbuka pun pecah!&lt;br /&gt;Detiknews.com getol menurunkan berita beruntun tentang Manohara pinot yang dianiaya pangeran ini. Tak sungkan-sungkan, detiknews secara konsisten menggunakan judul “Model Cantik Dianiaya Pangeran”. Inilah sebagian judul provokatif dari detiknews untuk menggaet pembaca:&lt;br /&gt;Putra Mahkota Kelantan Harus Tanggung Jawab&lt;br /&gt;Ibunda Mano Bantah Jual Anak Demi Harta&lt;br /&gt;Mano Konsultasi ke dr Naek Soal Konflik Rumah Tangga&lt;br /&gt;Pemerintah Didesak Serius Sikapi Kasus Manohara&lt;br /&gt;Keluarga Manohara Datangi Komnas Perempuan Pukul 10.00 WIB&lt;br /&gt;Komnas HAM: Tekan Terus Malaysia untuk Proses Kasus Manohara&lt;br /&gt;Meutia Hatta Imbau Keluarga Manohara Lapor Kapolri &lt;br /&gt;Tak cukup meminta komentar dari tokoh-tokoh penting di Indonesia, detiknews pun meyambangi Dokter Nael L Tobing untuk menggiring pembaca pada pembenaran berita bahwa Manohara pinot memang mengalami kekerasan seksual.&lt;br /&gt;Tinggal diamkah pihak Malaysia? Tampaknya tidak. Sebuah situs blog bernama toughlane.blogspot.com secara terang-terangan menampilkan sederet foto untuk memberi kesan bahwa Manohara pinot tidak dianiaya oleh Tengku Temenggong Kelantan (Suami yang sah). Alih-alih Manohara pinot disilet dadanya, justeru Manohara pinot dan Pangeran Kelantan tampak romantis dan mesra dalam foto-foto tersebut.&lt;br /&gt;Posting seputar Manohara pinot di blog gratisan ini secara eksplisit hendak menggugat pemberitaan miring yang berasal dari media di Indonesia. Beberapa kalimat yang dipakai disela-sela foto adalah:&lt;br /&gt;bagaimana mungkin dituduh penculik. Awas berita palsu dari Indonesia.&lt;br /&gt;maka dustalah berita yang mengatakan “Pengeran Kelantan Aniaya Manohara”. Pihak-pihak yang menyiarkan berita dusta diharap perbetulkan untuk kebaikan antara dua negara.&lt;br /&gt;terainyakah model ini? (mungkin maksudnya teraniayakah model ini?)&lt;br /&gt;sah berita mengatakan manohara di silet silet itu adalah dusta&lt;br /&gt;Siapakah pemilik blog ini hingga mempunyai serentetan foto-foto pribadi kehidupan Manohara dan sang pangeran Kelantan? Yang pasti, blog ini dibuat pada bulan April 2009.&lt;br /&gt;Perang media yang disulut berita Manohara pinot teraniaya tampaknya bakal panjang. Siapa suka dan siapa duka bisa jadi tak terlalu penting bagi pemilik media yang sekadar berburu rating, oplah, dan jumlah hit kunjungan. Demikian pula halnya masyarakat yang sekadar sebagai penikmat atas duka, derita, dan air mata orang lain dengan berkacamatakan infotainment. Kekerasan, perceraian, amuk, dan perang urat syaraf antar tokoh publik adalah hidangan yang dinikmati sebatas sajian semangkuk entertainment.&lt;br /&gt;Anda di posisi mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikejar Satpol PP, PSK Nyebur Kali, Satu Tewas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 18 Mei 2009 | 16:03 WIB&lt;br /&gt;Laporan wartawan KOMPAS Soelastri Soekirno&lt;br /&gt;TANGERANG, KOMPAS.com – Seorang pekerja seks komersial di Kota Tangerang bernama Fifi, Senin (18/5) dini hari, tenggelam lalu tewas di Sungai Cisadane. Ia berusaha melarikan diri saat dikejar petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang.&lt;br /&gt;Jenazah Fifi kemudian ditemukan warga sekitar satu kilometer dari tempat kejadian pada Senin pagi, sekitar pukul 07.00. Warga kemudian membawa jasad Fifi ke kamar jenazah RSUD Tangerang untuk mendapat visum.&lt;br /&gt;Saat ini, jenazah Fifi baru tiba di rumah kontrakannya di Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Saat kejadian, beberapa petugas Satpol PP sedang merazia para pekerja seks yang beroperasi di taman seberang kantor Satpol PP.&lt;br /&gt;Beberapa pekerja seks melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai untuk menyelamatkan diri. Karena tak bisa berenang, Fifi kemudian tenggelam lalu meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MPR : PERLU SEGERA EVALUASI ALUTSISTA TNI &lt;br /&gt;Jakarta&lt;br /&gt;, 22/5/2009 (Kominfo-Newsroom)&lt;br /&gt;- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengharapkan pemerintah melakukan evaluasi secara mendalam mengenai perlengakapan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) yang dimiliki Indonesia agar tidak terjadi kembali kecelakanan pesawat yang menewaskan banyak orang.&lt;br /&gt;“Semua pihak yang terkait harus segera mengevaluasi secara mendalam masalah ini. Kalau diperlukan, alutsista yang sudah rusak sebaiknya dikandangkan saja,� kata Hidayat di Gedung DPR RI Jakarta, Jum�at (22/5).&lt;br /&gt;Ia juga meminta&lt;br /&gt;pemerintah dan DPR serta pihak terkait mulai membahas tambahan anggaran untuk TNI. “Perlu tambahan anggaran untuk maintenance dan pembelian alutsista baru,” katanya.&lt;br /&gt;Menurutnya, keselamatan penerbangan TNI harus lebih diperhatikan lagi. &lt;br /&gt;�Kami menyayangkan banyaknya terjadi kecelakaan pesawat TNI, dan saya &lt;br /&gt;berharap hal ini tidak menciutkan mental pemuda Indonesia untuk menjadi taruna TNI AU,� katanya.&lt;br /&gt;Menurutnya, jangan sampai prajurit meninggal bukan di medan perang, karena hal litu sangat memprihatinkan. “Saya khawatir tidak ada putra terbaik bangsa lagi yang ingin menjadi prajurit TNI Angkatan Udara,” kata Hidayat.&lt;br /&gt;Sementara itu Ketua Komisi I DPR Theo Sambuaga &lt;br /&gt;mengatakan, pihaknya akan segera mengadakan rapat dengan Departemen Pertahanan dan Panglima TNI, khusus membahas pesawat Hercules yang kerap jatuh akhir-akhir ini. &lt;br /&gt;DPR, katanya, meminta pihak-pihak tersebut mengaudit alutsista TNI yang sudah tua dan menggantinya dengan yang baru.&lt;br /&gt;“Harus ada audit menyeluruh semua alutsista TNI dalam waktu dekat. Yang sudah rusak harus di-&lt;br /&gt;grounded, jangan lagi perbaiki,” katanya.&lt;br /&gt;Pertemuan itu, katanya, akan digunakan untuk merealisasikan keinginan DPR untuk diadakan audit alutsista TNI secara menyeluruh. Alutsista yang sudah tua, menurut Theo, sebaiknya dimusnahkan. “Alutsista yang sudah tidak layak terbang jangan lagi dipaksa-paksa diterbangkan, dikandangkan saja,” katanya menegaskan.&lt;br /&gt;Menurut Theo, TNI membutuhkan anggaran lebih banyak untuk membiayai perawatan alutsistanya. Oleh karena itu Theo meminta kerjasama pemerintah dalam merealisasikan penambahan anggaran perawatan alutsista TNI.&lt;br /&gt;“Pemerintah harus mendukung penambahan dana anggaran untuk TNI, karena ini kebutuhan esensial untuk memertahankan negara yang sangat luas,” tutur Theo.&lt;br /&gt;Apalagi, menurutnya, hingga saat ini hanya TNI AU hanya memiliki 230 alutsista, yaitu hanya 30 persen dari minimum yang seharusnya dimiliki.&lt;br /&gt;Theo juga meminta semua pihak terkait benar-benar meneliti penyebab terjadinya kecelakaan pesawat Hercules dua hari lalu di Magetan, Jatim. Hal itu, menurutnya, penting dilakukan untuk dijadikan pengalaman berharga agar kejadian serupa tidak terulang lagi.&lt;br /&gt;“Penyebab kecelakaan harus diteliti. Bisa saja karena pesawatnya, tapi bisa juga karena &lt;br /&gt;human error. Penting untuk diteliti sebagai pembelajaran ke depan,” tutur Theo. (T.wd/ysoel)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-4351865407623317802?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/4351865407623317802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=4351865407623317802' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4351865407623317802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4351865407623317802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/05/isi-hati-anak-negeri-dan-jerit-hati.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-7239897069340877114</id><published>2009-05-09T16:35:00.003+07:00</published><updated>2009-05-11T18:14:48.703+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penting!!&lt;br /&gt;Sebuah Peringatan bagi Keluarga-Keluarga Kristiani!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Belajar dari Keluarga Max Jukes dan Jonathan Edwards&lt;br /&gt;Pada paruh pertama abad ke 18 hidup seorang Hamba Tuhan bernama Jonathan Edwards. Ia menikah dengan seorang gadis yang Takut akan Tuhan Yesus dan kemudian mereka berdua menjadi Misionaris di India&lt;br /&gt;Pada masa yang sama hidup pula seorang Ateis bernama Max Jukes yang menikah dengan seorang Ateis pula. Setelah beberapa Generasi terlihat nyata perbedaan diantara keturunan dari kedua Keluarga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Keluarga Jonathan Edwards&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lahir : 13 Orang Rektor&lt;br /&gt;2. 65 Orang Professor&lt;br /&gt;3. 3 Senator Amerika serikat&lt;br /&gt;4. 30 Hakim&lt;br /&gt;5. 100 Pengacara&lt;br /&gt;6. 60 Dokter&lt;br /&gt;7. 75 Perwira AD dan AL&lt;br /&gt;8. 6o Penulis terkenal dalam displin Ilmu masing-masing&lt;br /&gt;9. 1 Wakil Presiden Amerika Serikat&lt;br /&gt;10. 80 Pemuka Masyarakat&lt;br /&gt;11. 195 Alumnus Universitas yang menjadi Gubernur dan Menteri&lt;br /&gt;12. Tak seorangpun dari 1394 orang Keturunan Mereka yang didata menjadi beban Negara satu sen pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dari Keluarga Max Jukes&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Lahir :&lt;br /&gt;1. 310 Orang yang Mati sebagai Gembel/Gelandangan&lt;br /&gt;2. 150 Orang Jahat&lt;br /&gt;3. 7 Orang Pembunuh&lt;br /&gt;4. 100 Orang Pemabuk Berat&lt;br /&gt;5. Hampir 50% Menjadi Pelacur&lt;br /&gt;6. 540 Orang Keturunannya menjadi beban Negara, memboroskan Uang US $ 250.000 (seperempat juta Dollar)&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat kedua contoh Keluarga tersebut, Kel Jonathan Edwards yang takut Akan Tuhan Yesus menjadi Misisonaris dan Max Jukes yang Ateis yang tidak takut akan Tuhan Yesus. Mana yang kita pilih! Mari kita renungkan di dalam hati kita masing-masing.&lt;br /&gt;Mari kita membaca Firman Tuhan di dalam Keluaran 20 : 3-6&lt;br /&gt;Jangan ada padamu allah lain di hadapanKU. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit diatas, atau yang ada di bumi dibawah, atau yang ada didalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab AKU, Tuhan Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunannya yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci AKU. Tetapi AKU menunjukkan Kasih Setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi AKU dan yang berpegang pada perintah-perintahKU.&lt;br /&gt;Agar kita tidak terjatuh seperti keluarga Max Jukes tapi menjadi seperti keluarga Jonathan Edwards yang sangat diberkati Tuhan, mari SETIAlah mengikut Tuhan Yesus. Andai selama ini kita jauh dari Tuhan dan bahkan meninggalkannya, belum terlambat untuk kembali!! Tuhan Yesus masih menantikan Pertobatan Anak-anakNya!&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tuhan Yesus Memberkati&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hidup Seperti Uap&lt;br /&gt;(Hidup di Dunia ini Hanya Sementara/Singkat??)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Hidup sebuah misteri. Misteri karena banyak rahasia yang kita tidak ketahui. Hidup juga hanya titipan Tuhan. Titipan berarti sewaktu-waktu akan diambil oleh yang menitipkan. Bahkan tanpa diduga. Tidak disertai pemberitahuan awal. Tiba-tiba saja diambil. Minggu lalu masih bertemu, tiba-tiba dapat berita sudah tidak ada. Bulan lalu masih bertegur sapa tiba-tiba dapat berita telah tiada, mereka sudah di pangkuan Bapa. Setidaknya itulah yang Saya pahami dari berbagai pengalaman. Pengalaman dari Sekolah Kehidupan!&lt;br /&gt;Masih segar dalam ingatanku seorang sahabat Sebut saja Jhoni, Desember 2008 kami masih bertemu, walaupun tidak berbicara panjang lebar kami sempat bertegur sapa, akhir Maret 2009 kami mendengar kabar, dia sedang Kritis di ruangan ICU di salah satu Rumah Sakit Swasta di Medan. Kami sempat dihubungi Pihak Keluarga untuk Berdoa agar Tuhan Yesus masih memberikan Kesempatan hidup padanya, jam 20.30 kami di hub lewat SMS oleh Saudarinya Perempuan, persis jam 21.00. Alm Jhoni Dipanggil oleh Tuhan Yesus.&lt;br /&gt;Masih dalam bulan yang sama, ketika Saya Sms teman di Jakarta DR Santoso Karo-karo, seperti biasa sebelum hari Minggu kami sering Sms-an untuk saling mendoakan kegiatan pelayanan. Beliau membalas Sms Saya, agar kami mendoakan “Salah Satu Keluarga Jemaat Mereka” yang sedang berduka karena Salah seorang anaknya yang tercinta di Panggil Tuhan pada Saat Sedang Tidur. Setelah mendengar berita itu, Kami berdiskusi dengan Nora dirumah Domas Salatiga, itulah jalan Tuhan, sangat Misteri, kita tidak tahu kapan kita di panggil oleh Nya. Untuk itu, siap atau tidak siap kita harus berjaga-jaga! Menanti jadwal atau giliran di Panggil olehNYa.&lt;br /&gt;Tahun 2009 ini bagi Keluarga kami, sepertinya memang “Tahun Berduka”. Karena banyak Anggota Keluarga dan Para&lt;br /&gt;Sahabat kami yang di panggil Tuhan. Awal Maret lalu Bulang Nora juga Dipanggil Tuhan, belum habis kesedihan kami, eh tiba-tiba saja Teman Saya Andi Natha Ginting Sms Saya jam 2.30 hari Minggu dinihari tanggal 22 Maret 2009. Saya langsung membaca SMS tersebut, Saya sangat terkejut isinya berupa Informasi bahwa DR Sutradara Ginting telah di Panggil Tuhan pada jam 12.05 dini hari di Jakarta karena Sakit jantung.&lt;br /&gt;Pemilu 9 April 2009 telah berlalu, namun tak lama kemudian, kira-kira 2-3 hari setelah pemilu, tiba-tiba Saya dikejutkan kembali oleh Sms teman Saya Baltasar Tarigan dari Jakarta, bunyinya kira-kira “Doakan Kami ya Pendeta, Kami sedang Berduka, Kakak kami Di panggil Tuhan”.&lt;br /&gt;Awal Mei lalu juga, Saya di SMS seorang teman dari Medan, bunyi Sms tersebut “OLO Meninggal”!! Wah Saya tidak percaya, Saya telpon balik teman Saya tersebut. Dia menjelaskam bahwa Keponakan OLO telah menghubunginya dari Rumah Sakit Singapura, tempat dimana OLO Panggabean menghembuskan nafasnya yang terakhir pada usia 68 tahun. Saya pikir, Rakyat Sumut dan khususnya kota Medan juga mengalami rasa terkejut yang sama dengan Saya atas meninggalnya Alm OLO Panggabean tersebut.&lt;br /&gt;Tapi, kini mereka semua telah tiada, Yakobus menggambarkan hidup ini seperti Uap. Uap itu hanya sementara setelah itu hilang….. Apakah artinya hidupmu? Hidupmu itu sama seperti Uap yang sebentar saja kelihatannya lalu lenyap. (Yakobus 4 :14)&lt;br /&gt;Dalam budaya Jawa ada Filosofi hidup : Mung Mampir Ngombe (Hidup ini Hanya Mampir Minum). Intinya hendak mengatakan hidup ini sangat singkat. Paling-paling antara 70-80 tahun. Seperti yang digambarkan didalam Alkitab : Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan, sebab berlalunya buru-buru dan kami melayang lenyap (Mazmur 90:10) . Seandainya waktu Anda hidup tinggal satu jam, satu hari, satu bulan atau satu tahun lagi! Apa yang akan Anda lakukan? Berfoya-foya? Menikmati hidup? Atau berdoa seperti Musa: Hamba Tuhan yang SETIA. Musa Berdoa: Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. (Mazmur 90 :12) bagaimana dengan Anda!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Firman Tuhan&lt;br /&gt;Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir. Wahyu 22:13&lt;br /&gt;Jawab Yesus : AKUlah Kebangkitan dan Hidup, barangsiapa percaya kepadaKU, ia akan hidup walaupun ia sudah mati. Yohanes 11 : 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber&lt;br /&gt;Alkitab&lt;br /&gt;Majalah Bahana Maret 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Diantara NO Name dan Moter Teresa, Dimanakah Anda??&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;(Tulisan ini Saya Persembahkan Untuk keluarga NN di Pulau Jawa)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Nama Moter Teresa pastilah tidak asing bagi kita, dia adalah seorang Suster yang melayani Orang-orang miskin dan yang papa di Calkuta India. Sebuah kota di India yang sangat terkenal dengan kemiskinannya dan kekumuhannya. Di sanalah Moter Teresa melayani dan mengadi. Lebih 40 tahun dia melayani di Calkuta, Ibu kelahiran 1910 di Skopje Yugoslavia ini meninggalkan Biara untuk mengabdi di Calkuta tempat dimana Para Miskin dan Papa ia temui setiap harinya. Moter Teresa rela meninggalkan kehidupan “Duniawi” untuk melayani orang-orang yang “Terbuang” dari Keluarga-keluarganya. Orang-orang yang stress, sakit kusta, korban aborsi, pelacur, orang tua jompo dan orang-orang yang gila di jalanan. Semua di tampung di “Rumah Kasih” Moter Teresa.Tidak ada yang ditolak di rumah ini, semua kami perlakukan Sama, karena mereka adalah Ciptaan Tuhan Yesus yang paling Mulia yang harus kita hargai dan Kasihi katanya, begitulah kata-kata Moter Teresa kepada pewawancara di Film dan Buku Dokumenternya.Moter Teresa selalu berkata bahwa apa yang dia lakukan terhadap Orang-orang yang susah dan menderita ini adalah untuk Mengasihi Tuhan Yesus. Karena Firman Tuhan berkata di dalam Matius 25 ayat 31-46, Ketika AKU Haus, Lapar, di Penjara, Sakit, tidak memiliki Pakaian dan Tidak memiliki rumah disitulah kita harus melayani Orang-orang Miskin dari Para Miskin.Apa yang Kamu perbuat terhadap saudaraKU yang paling hina ini demikian yang Engkau perbuat TerhadapKU Firman Tuhan.Dia mendapat Hadiah Nobel Perdamaian tahun 1979, semua uang yang dia terima dari Panitia Nobel dia belikan keperluan untuk seluruh Orang-orang miskin yang mereka layani. Suatu kali ada Donatur dari Luar Negeri yang memberikan sumbangan Mobil. Moter Teresa menjualnya lalu membeli keperluan berupa beras, susu dan obat-obatan. Maka dari itu kita jangan heran, Di tempat Moter Teresa melayani ini, kita sulit menemui Komputer atau Mesin tik, semua dilakukan dengan Tulisan tangan. Bukan hanya itu saja, semua Suster-suster dan para sukarelawan di yayasan tersebut mencuci baju atau pakaiannya dengan tangan sendiri. Tidak ada mesin cuci. Bahkan mereka semua tidak ada yang di gaji atau di upahi dalam melakukan pekerjaan itu. Semuanya serba sukarela alias tanpa pamrih!!.Moter Teresa dan para Suster setiap hari bangun jam 4.30 pagi, setelah semuanya melakukan beres-beres maka tepat jam 6 mereka ibadah pagi, setelah itu makan pagi lalu berangkat menyusuri lorong-lorong dan seluruh jalanan di Callkuta untuk mencari Orang-orang yang “terbuang”. Biasanya ada banyak bayi-bayi hasil Perselingkuhan atau hasil Pelacuran yang di buang ke parit-parit. Dan tidak sedikit para orang tua yang sudah lansia atau jompo yang di buang ke dalam keranjang sampah (sangat tidak manusiawi, namun itulah yang sering terjadi di India). Para Suster atau Para sukarelawan akan membawa mereka ke tempat Moter Teresa yang dikenal dengan Rumah Kasih Mulia atau rumah yang paling Damai di seluruh India. Untuk kemudian dibersihkan lalu di beri pakaian dan kemudian di pelihara sebagai mana Manusia normal lainnya.Banyak hal yang unik dan sangat banyak pelajaran yang begitu berharga yang bisa kita petik dari pelayanan Moter Teresa yang sangat luar biasa ini. Hingga Saat ini mereka punya ratusan cabang di 120an negara untuk pelayanan para misklin ini. Mereka juga memiliki 600an Donatur dari seluruh penjuru Dunia untuk membiayai Pelayanan yang dilakukan oleh Moter Teresa. Ada 700an Suster dan 65.000 Sukarelawan yang pernah mengabdi di Yayasan Moter Teresa ini. Dan ingat, mereka semua tidak di gaji atau tidak di berikan Upah!! Makan secara sederhana, dan siap menjadi Miskin. Para Suster-suster tersebut hanya memiliki masing-masing 2 pasang pakaian yang setiap harinya harus di pakai. Mereka juga harus mencuci nya sendiri, karena kotor kena debu dan asap mobil di jalanan selama menyusuri jalanan untuk mencari orang-orang yang terbuang dan terhilang dari keluarga-keluarga yang “membuang” mereka.Secara pribadi Saya merenungkan, setelah sering membaca buku dan menonton Film Dokumenter tentang Pelayanan Moter Teresa di Callkuta India ini, Saya jadi teringat dengat sebuah Keluarga di Jawa Tengah. Bapak itu selalu memberikan Sumbangan untuk setiap Pelayanan Kemanusiaan. Kapan saja kita minta tolong kepada keluarga itu, dia selalu bersedia menolong, apakah untuk Membantu Mahasiswa-I yang membutuhkan, Menyumbang Gereja, Menyumbang Panti Asuhan, membantu Orang-orang Miskin, membantu Keluarga-keluarga yang sedang Sakit, baik secara fisik maupun secara Ekonomi, membantu membelikan Gitar untuk Perkumpulan Mahasiswa/Permata GBKP, Membantu pelayanan Sosialisasi Peduli HIV AIDS dan Narkoba, membantu biaya Sekolah Anak-anak yang tidak mampu, Membantu Untuk membeli Buku untuk beberapa Pdt, Membantu Para Pdt-Pdt di Pedesaan, membantu membeli Komputer, membantu membeli Print Komputer , membantu membeli kaca mata Pdt , membantu untuk Perobatan Nora Pdt yang sakit, membantu beberapa keluarga yang Miskin, membantu Biaya kuliah beberapa Mahasiswa Teologia, Mahasiswa sekuler dan Mahasiswa Pasca Sarjana. Dan masih banyak jenis bantuan-bantuan yang selalu diberikan Keluarga Tersebut.Bila Saya bertanya kepadanya, mengapa Bapak/Anda selalu mau membantu atau memberi kepada Orang-orang tersebut? Dan dia selalu menjawab Saya, Haleluya, Puji Tuhan, Semuanya Hanya Untuk Kemuliaan Tuhan Yesus saja, demikian Bapak itu selalu menjawab pertanyaan saya di SMS. Saya sangat heran dan bingung masih ada Manusia yang seperti dia di Bumi yang semakin hari semakin Egois ini. Itulah karya Nyata Tuhan Yesus, ternyata masih ada Orang yang Murah hati!!Kalau Moter Teresa dulunya di Calkutta melayani Orang-orang yang Miskin dari para Miskin. Saya berani berkata ada Keluarga di Indonesia yang sama dengan Model Moter Teresa, hanya berbeda situasi dan Tempat. Yang ternyata masih mau peduli terhadap Anak-anak Tuhan dan para Hamba-hamba Tuhan yang membutuhkan uluran tangan. Mereka-merekalah yang mau belajar dari Tuhan Yesus Kristus. KepedulianNya yang luar biasa terhadap seluruh Manusia, Dia rela jadi Miskin untuk kita semua.Kini Moter Teresa telah tiada, akan tetapi Saya yakin dan Percaya ada Ribuan Moter Teresa lain yang memiliki Misi dan Visi yang sama yaitu Memuliakan Tuhan Yesus Kristus dengan Mempedulikan Sesama Manusia yang ada di sekeliling kita.Kami juga mengucapkan Penghargaan yang setinggi-tingginya kepada No Name (NN) atau si Latersinget Gelarna yang telah memberikan bantuan, dukungan buat Para Hamba Tuhan dan Anak-anak Tuhan, Teruslah menjadi Berkat!! Saya sebut “ No Name” Si Penyalur Berkat bagi Sesama, Jika Engkau memberi dengan tangan kanan janganlah tangan kirimu mengetahuinya.&lt;br /&gt;Dan Raja itu akan menjawab mereka: AKU berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudaraKU yang paling hina ini, Kamu telah melakukannya untuk AKU.Matius 25 :40NB : Bantulah Saudara/I kita yang Miskin, Putus Sekolah, Anak Jalanan, Korban Lumpur Lapindo, Korban Situ Gintung, Korban Bencana, Korban Konflik, Panti Asuhan, Penjara, Korban Banjir, Korban HIV AIDS, Korban Narkoba, Korban Kebakaran, dan Korban Penggusuran.Minimal Doakan Mereka!! Mereka juga Manusia yang Sangat Mulia!!&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Tuhan Yesus Memberkati!!&lt;br /&gt;Penulis Pdt Masada Sinukaban Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-7239897069340877114?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/7239897069340877114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=7239897069340877114' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7239897069340877114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7239897069340877114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/05/penting-sebuah-peringatan-bagi-keluarga.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-5413766427056527856</id><published>2009-05-04T14:47:00.000+07:00</published><updated>2009-05-04T14:50:37.885+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;                                    Warisan Keluarga   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel Max Jukes (New York), tidak percaya Tuhan, Firman dan Gereja, dari 1026 keturunannya:&lt;br /&gt;  300 orang menjadi penghuni LP, pada rata-rata umur 13 th.&lt;br /&gt;  190 orang menjadi pelacur&lt;br /&gt;  680 orang pecandu alkohol&lt;br /&gt;  Merugikan negara sebesar US $ 420.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kel Jo Edwards (New York), melayani Tuhan dengan seluruh keluarganya, dari 920 keturunannya:&lt;br /&gt;  430 orang Hamba Tuhan&lt;br /&gt;  86 orang Presiden Universitas&lt;br /&gt;  75 orang Pengarang buku best seller&lt;br /&gt;  5 orang anggota Konggres&lt;br /&gt;  2 orang anggota Senat&lt;br /&gt;  1 orang wakil Presiden USA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-5413766427056527856?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/5413766427056527856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=5413766427056527856' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5413766427056527856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5413766427056527856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/05/warisan-keluarga-kel-max-jukes-new-york.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-290208001462222173</id><published>2009-05-04T14:20:00.000+07:00</published><updated>2009-05-04T14:36:36.256+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt; Kampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS Bersama Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;(Dalam Rangka Memperingati Hari Anti Narkotika International 26 Juni 2009)&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Kami hanya mau memberitahukan bahwa sebagai seorang Pemerhati Sosial dan Aktivis Anti Narkoba/Peduli HIV AIDS di Gereja dan di Indonesia ini, kami dari Kesaktian Peduli Generasi Indonesia mengajak kita semua untuk mau berkampanye Anti Narkoba dan Peduli HUIV AIDS dengan melakukan berbagai macam Bentuk-bentuk Sosialisasi Anti Narkoba/Peduli HIV AIDS ke seluruh Masyarakat. Adapun Bentuk-bentuk Sosialisasi Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS itu  berupa Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab. Disamping itu, kita bisa melakukan Kegiatan berupa Seminar, Ceramah, lokakarya, Pelatihan, Perkunjungan ke Penjara Narkotika, Perkunjungan ke Panti-panti Rehabilitasi Narkotika dan sebagainya. Atau bisa juga kita melakukan Ibadah Perenungan yang bertemakan Kepedulian kita terhadap masalah Narkoba dan HIV AIDS ini.&lt;br /&gt;Atau kalau kita memiliki Dana, kita bisa membagikan Ribuan Brosur, Bunga, Stiker dan mengadakan Pentas Music untuk kepedulian kita terhadap masalah Narkoba ini.&lt;br /&gt;Kita sama-sama tahu bahwa masalah Narkoba dan HIV AIDS di Gereja-gereja dan di Indonesia ini semakin meningkat! Untuk itulah kami mengajak Bapak/Ibu, Saudara/I sekalian, sebagai Aktivis yang Peduli terhadap masalah ini, agar Bapak/Ibu mau berpartisipasi membagikan Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab sebagai bentuk Sosialisasi atau Kampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS. Kami sengaja mengajak  Bapak/Ibu, Saudara/I sekalian untuk melakukan Kampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS secara bersama-sama. Karena kami berfikir kalau kami berjalan sendiri maka kekuatan kami sangat terbatas. Akan tetapi sebaliknya andai kita bisa bersama-sama bergandengan tangan mungkin itu lebih baik.&lt;br /&gt;Kami hanya mau mengingatkan bahwa masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami juga memohon Dukungan Doa, apabila Bapak-Ibu setuju dan memiliki Kesamaan Visi dan Misi dengan kami, maka silahkan membantu kami dengan Sukarela tanpa ada Paksaan.&lt;br /&gt;Kami sangat mengharapkan Bantuan atau Dukungan dari Bapak/Ibu, Saudara/i sekalian untuk membantu segala kegiatan Kampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS serta dalam melakukan Sosialisasi Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS dengan membagi-bagikan Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab ini pada saat kapanpun dan dimanapun kita berada.&lt;br /&gt;Sekedar Informasi, saat ini di Tanah Karo ada 87 Orang (Info terbaru sudah 100an Orang) yang menjadi korban HIV AIDS, di Indonesia sudah puluhan ribu Orang, di Asia dan di Dunia ini sudah jutaan Orang yang Terinfeksi HIV AIDS. Sedangkan Korban Narkoba di Indonesia saat ini di perkirakan 3, 2-4 juta Orang.&lt;br /&gt;Masalah Narkoba dan HIV AIDS ini seperti Fenomena Gunung Es, kelihatan di Puncaknya sedikit, padahal yang sebenarnya bisa lebih banyak lagi! Dengan Demikian Maka, Ayo Satukan Tekad dan Katakan! Hanya satu Kata, Lawan Narkoba dan mari kita Peduli HIV AIDS!&lt;br /&gt;Besar harapan kami dukungan dari Bapak/Ibu dan Saudara/I sekalian untuk bersama-sama dengan kami Mensosialisasikan Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS ini. Mari kita bergandengan tangan, bantuan Bapak/Ibu sekalian kepada kami semuanya kami pergunakan untuk mencetak Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab sebagai bentuk Sosialisasi atau Kampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS!!&lt;br /&gt; Semuanya itu kita akan bagikan secara Gratis kepada Gereja-gereja, Mahasiswa-Mahasiswi, Pelajar dan Umat Kristiani di seluruh Indonesia sebagai bentuk Kepedulian kita.&lt;br /&gt;Tentu Bapak /Ibu dan Saudara/I sekalian bertanya, darimana mendapatkan Brosur, Pin, Stiker dan sebagainya untuk kemudian dibagi-bagikan? Nah, Kami mau mengatakan kepada kita semua, di setiap Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia ada KPAD : Komisis Penaggulangan Aids Daerah (mereka berkantor kalau tidak salah di kantor Bupati atau kantor Walikota), ada juga BND: Badan Narkotika Daerah, Ada BNP: Badan Narkotika Propinsi, Ada BNN: Badan Narkotika Nasional (secretariat mereka di Polres, Polda dan Mabes Polri), ada banyak juga LSM: Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dalam bidang ini, Misalnya Yayasan Cinta Anak Bangsa, Yayasan Spritia, Granat, GAN, Pimansu dll. Untuk kota Medan dan Tanah Karo Ada Yayasan Medan Plus. Nah inilah tempat-temat dimana Bapak/Ibu atau Saudara/I sekalian bisa meminta Informasi sebanyak-banyaknya tentang HIV AIDS dan Narkoba.&lt;br /&gt;Bapak/ibu dan Saudara/i bisa juga meminta brosur atau  Stiker kepada mereka untuk di bagi-bagikan. Bapak/Ibu, Saudara/i  bisa mendatangi  Rumah Sakit-rumah sakit Umum di daerah dimana Bapak/Ibu berdomisisli untuk mencari informasi tentang HIV AIDS dan Narkoba ini. Saat ini Gereja kita GBKP juga sudah memiliki Komisi Khusus untuk HIV AIDS dan Napza, Bapak Ibu dan Saudara/i bisa meminta Informasi ke sana. Seketariat Komisi tersebut berada di kantor Moderamen GBKP Kabanjahe.&lt;br /&gt;Yang dibutuhkan saat ini adalah Kebersamaan, Bergandengan Tangan dan kemauan kita bersama untuk ikut berpartisipasi Mengkampanyekan Bahaya Narkoba dan Peduli HIV AIDS dimanapun kita berada.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kami Peduli Bagaimana Dengan Anda? Say No To Drugs!! Salam Anti Narkoba!!&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;Ketika Aku Sakit, Kamu Melawat AKU. Matius 25:36b&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-290208001462222173?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/290208001462222173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=290208001462222173' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/290208001462222173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/290208001462222173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/05/kampanye-anti-narkoba-dan-peduli-hiv.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-6803424234956594508</id><published>2009-05-02T14:13:00.002+07:00</published><updated>2009-05-02T15:16:24.998+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Syalom,&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kabar Gembira!! Bagi Kita Semua pada Pemilu 9 April 2009 kemarin terpaksa Golput karena tidak terdaftar di DPT !!!! Kini Kita bisa Memilih di Pilpres 8 July 2009!!!! Puji Tuhan, Haleluya!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita Para Mah/i yang tidak memiliki KTP di Salatiga, Jogya, Bandung, Solo, Malang, Riau, Padang, Makasar, Bali, Jakarta atau daerah lain, kita bisa memilih pada Pemilu Capres/Cawapres pada 8 July 2009 dengan mendaftar ke RT/RW atau Kepala Desa/Lurah setempat dimana kita tinggal atau Kost. Kita akan mengisi Formulir Pendaftaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK. Sekilas Info.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trims ya Tolong SMS atau Di Email ke teman-teman Keluarga kita yang lain mari Kita Sukseskan Pilpres 2009 OK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Mungkin selama ini kita tidak terdaftar di DPT, berkat teman-teman kita Partai PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra dll (kelompok Tengku Umar Jakarta) telah berhasil memperjuangkan Aspirasi kita untuk bisa memilih!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!!&lt;br /&gt;Salam Hormat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Nora di Salatiga Jawa Tengah&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;“Mari Sipersada Arih Ras Gegehta Guna Kiniulin&lt;br /&gt;Taneh Karo Simalem”&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Calon Bupati Tanah Karo Simalem 2010-2015 dari Independent&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Peduli Pendidikan dan ANTI KORUPSI!!&lt;br /&gt;                                                                                &lt;br /&gt;CURRICULUM VITAE&lt;br /&gt;DATA PRIBADI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Nama : Andy Natanael Ginting Manik, S.H, M.M.&lt;br /&gt;Bere-bere : Sembiring Brahmana&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Tempat/Tgl Lahir : Kabanjahe, 18 Maret 1963&lt;br /&gt;Jenis Kelamin  : Pria&lt;br /&gt;Agama  : Kristen Protestan&lt;br /&gt;Status Perkawinan  : Menikah dengan 2 anak&lt;br /&gt;Nama Istri : Debora Ammy Novida br. Bangun, SE.Ak, MM    &lt;br /&gt;Bere-bere: Sitepu (Karo-karo)&lt;br /&gt;Tempat/Tgl Lahir : Medan, 1 November 1967&lt;br /&gt;Agama : Kristen Protestan&lt;br /&gt;I.   Nama Anak : Benyamin Doranda Manik&lt;br /&gt;     Tempat/ Tgl Lahir : Jakarta, 23 Oktober 1993  &lt;br /&gt;II. Nama Anak : Calvin Nathan Manik&lt;br /&gt;     Tempat / Tgl Lahir : Jakarta, 27 Mei 1999&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            PENDIDIKAN FORMAL                                    &lt;br /&gt;SD Negeri :102 Medan ( Sumatera Utara )&lt;br /&gt;SMP Negeri :01 Medan ( Sumatera Utara )&lt;br /&gt;SMA Negeri :39 ( Jakarta Timur )&lt;br /&gt;Universitas ( S1 ) :Universitas Katolik Parahyangan, Bandung&lt;br /&gt;Universitas ( S2 ) :STIE IPWI, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGALAMAN KERJA           &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1988 – 1989 ASTRA TOYOTA Marketing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1989 – 1993   SANWA BANK (JOINT VENTURE BANK) - JEPANG&lt;br /&gt;          Officer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1993 – 1996 PT. ELIN ENERGIE VERSORGUNG (HYDRO POWER                           ENGINEERING COMPANY) Manager&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1996 – 1999 PT. VA TECH South East Asia (HYDRO POWER                             ENGINEERING COMPANY) - AUSTRIA&lt;br /&gt;     General Manager&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2000 – Sekarang PARTNER – BNR LAW FIRM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            PENGALAMAN ORGANISASI   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1984 – 1986  Senat Mahasiswa FH UNPAR Bidang Organisasi&lt;br /&gt;           &lt;br /&gt;1984 – 1986 Ketua IMAKA UNPAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1989 – 1991 Ketua II Permata Klasis Jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1988 – 1992 Ketua Permata Pondok Gede&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2000 – Sekarang Ketua Perkumpulan Manik Sejabotabek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2003 – 2005 Wakil Ketua Sinabung Golf Clubs&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2004 – 2006 Pengurus Persatuan Golf Pengayoman Departemen Kehakiman                  &lt;br /&gt;2004  Anggota Partai Demokrat 2004 dengan No. anggota: 0000741&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;200 Ketua TIM ADVOKASI Tim SBY – JK untuk wilayah DKI             Jakarta&lt;br /&gt;                                   &lt;br /&gt;2004 TIM SUKSES SBY-JK (Sekoci)&lt;br /&gt;                                   &lt;br /&gt;2004 – 2009  Pengurus DPC Asosiasi Advokat Indonesia ( AAI )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2005 TIM SUKSES Pemilihan Ketua Umum Deny Kailimang untuk&lt;br /&gt;Periode 2005-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2005 – 2010 Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Advokat Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2005 – 2010 Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri ORMAS PARKINDO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2005 – 2010 Wakil Ketua Departement Bidang Kaderisasi DPP Partai Demokrat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2007 – 2008 Wakil ketua Bidang Pendidikan Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            LAIN – LAIN                &lt;br /&gt;a. Aktif mengikuti seminar – seminar baik di dalam negeri maupun di luar negeri, juga menjadi pembicara di berbagai seminar di tingkat Nasional sehubungan dengan permasalahan perburuhan secara umum dan HRD ( Human Resources Department) secara khusus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VISI DAN MISI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai calon Bupati Independen Kabupaten Karo Periode 2010-2015&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Visi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadikan Tanah Karo memiliki posisi strategis di Sumatera Utara secara khusus dan secara umum di Tingkat Nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Meningkatkan perekonomian melalui peningkatan kualitas hidup petani dan meningkatkan  potensi pariwisata di Tanah Karo&lt;br /&gt;·Peningkatan kualitas pertanian (ketersediaan pupuk, bibit unggul serta pemasaran)&lt;br /&gt;· Pengembangan Infrasuktur yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Karo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Meningkatkan kesehatan masyarakat dengan program prioritas kecukupan air bersih bagi masyarakat.&lt;br /&gt;3. Meningkatkan mutu Pendidikan untuk ketersediaan SDM dalam jangka panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Peduli Generasi Karo dan Pendidikan di Tanah Karo antara Harapan atau Keinginan ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebuah pergumulan tentang masa depan Generasi Karo di masa yang akan datang dan masalah peningkatan mutu Pendidikan di Tanah Karo)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;            Jujur dari hati saya yang paling terdalam tidak ada maksud lain untuk membuat artikel sederhana ini, bukan untuk menyinggung siapa-siapa, tidak lain tidak bukan adalah sebuah pergumulan saya secara pribadi tentang masa depan Generasi Karo dan peningkatan mutu pendidikan di Tanah Karo. Saya yakin banyak sekali teman-teman atau tokoh Karo yang juga bergumul tentang masalah ini. Saya hanya mau  memberikan kontribusi  Informasi bagi siapa saja pembaca Majalah Maranatha ini, mungkin belum melihat masalah ini, atau juga mungkin belum di jadikan sebagai sebuah prioritas dalam program pendidikan di Tanah Karo yang kita cintai ini. Atau juga saya yang salah melihat, namun tidak salah juga bila dijadikan sebagai sebuah bahan Studi banding di kemudian hari sehingga pergumulan ini saya sampaikan. Sekaligus agar tidak mengganjal di hati ini. Bagaimana sebenarnya membangun Tanah Karo ini? Menurut saya, salah satunya adalah dimulai dari peningkatan mutu pendidikan di Tanah Karo. Sehingga suatu saat nanti bila mutu pendidikan sudah baik, maka sudah barang tentu SDM Generasi Karo akan membaik dan akhirnya akan berdampak bagi pembangunan di Tanah Karo kearah yang lebih baik pula. Semisal begini “bibit yang baik  akan menghasilkan pohon dan buah yang baik pula tentunya”.&lt;br /&gt;            Bila SDM di Tanah Karo sudah baik maka harapan kita kedepan   semua aspek atau bidang akan baik pula misalnya di bidang pertanian, kesehatan,  hukum, ekonomi, sektor pariwisata, peningkatan pendapatan daerah sekaligus peningkatan pendapatan rakyat Tanah Karo. Hal ini sangat penting, menyangkut masa depan Tanah Karo dan Generasi Karo kedepannya. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa orang Karo di perantauan memiliki banyak potensi dalam SDM yang bisa kita ajak untuk duduk bersama demi membangun Tanah Karo. Saya ambil misalnya contoh begini, bagaimana memajukan pendidikan di Tanah Karo, kita memiliki banyak para pakar pendidikan (tink tank atau pemikir) yang bisa kita undang untuk menyampaikan program atau tehnik dan cara mereka untuk memajukan pendidikan di Tanah Karo mulai dari TK, SD, SMP sampai SMU. Para “Pakar Pendidikan itu” sudah memiliki jam terbang yang tinggi dan memang sangat sukses membangun sektor pendidikan ditempat mereka berada (Medan, Jakarta dan Bandung).&lt;br /&gt;            Sangat baik bila kita  mengundang mereka duduk bersama untuk membangun pendidikan di Tanah Karo yang kita cintai ini. Saya secara pribadi sangat optimis bila ini dilakukan atau dilaksanakan maka 20-30 tahun kedepan ada sesuatu yang baru di Tanah Karo yang kita cintai ini. Tanah Karo akan bangkit dan seturut juga di bidang yang lain karena kata kuncinya adalah pendidikan. Maka  SDM di Tanah Karo  pasti akan semakin lebih baik. Kenapa kita tidak mencobanya?? Seperti teman-teman kita dari daerah Tapanuli dan Padang, mereka peduli masalah pendidikan di kampung halamannya sehingga kita bisa melihat hasilnya saat ini, saudara kita dari Tapanuli dan Padang sangat banyak berkiprah di mana-mana (maksudnya di instansi Pemerintah, BUMN maupun Swasta). Mengapa itu bisa terjadi karena mereka mempedulikan pendidikan bagi generasinya di kampung masing-masing, lihat saja tokoh-tokoh mereka yang membangun kampung halamannya seperti  TB Silalahi, Jenderal Luhut Panjaitan, GM Panggabean, Akbar Tanjung, Feisal Tanjung, Dino Pati Jalal (mereka membangun SMU plus, Universitas dan sarana Infrastruktur di  daerah mereka masing-masing, demi Generasinya). Bagaimana dengan kita?&lt;br /&gt;            Perlu kita ingat mereka bisa berhasil dan tampil di semua lini pemerintah pusat maupun daerah bahkan di sektor swasta mereka kuasai (ini contoh yang jelas) hal ini terjadi bukan secara kebetulan tapi ini telah lama mereka bangun sejak 40-50an tahun yang lalu. Dan ini terus berlanjut alias ada regenerasinya karena mereka tidak lupa selalu mengkader generasinya untuk maju dan bisa memimpin.       Mari kita lihat contohnya di Republik ini, sejak Presiden Alm Soekarno, Soeharto, Habibie, Gusdur, Megawati sampai Susilo Bambang Yudhoyono. Orang-orang  dilingkaran 1 nya pasti ada orang Batak Toba dan Padang. Baik itu yang menjadi Menteri, Staf Ahli maupun Dirjennya. Bahkan siapapun nanti Presiden di RI ini sudah hampir dapat di pastikan mereka (orang Tapanuli dan orang Padang) akan tampil. Sekali lagi ini hanya contoh saja agar kita juga melakukan hal yang sama,  orang lain bisa, mengapa kita tidak lakukan? Saya yakin kalo hal ini kita mulai dari sekarang tidak tertutup kemungkinan suatu saat nanti siapapun Presiden di RI ini maka Orang-orang Karo atau Generasi Karo akan tampil di Lingkaran 1 Presiden, yang akan menjadi Menteri dan Dirjennya adalah orang-orang Karo yang berkualitas dan takut akan Tuhan Yesus (Saya yakin suatu saat Orang Jujurlah yang akan memimpin Negeri kita ini maka dari itu kita harus mempersiapkan Kader kita dari sekarang, dengan cara Peduli pendidikan di Tanah Karo).&lt;br /&gt; Sebut saja contoh begini, calon pemimpin kita di masa akan datang ditentukan oleh berapa jumlah orang-orang Karo yang ada di Akpol, Akmil, AL dan AU saat ini? Di STAN, Akademi POS, Akademi Tekom, STPDN atau IIP? Juga di UI, UGM, ITB, UNPAD, UNDIP, IPB, UNAIR, USU, UNAND, UNRI. Hal ini penting karena apapun ceritanya sebahagian besar dari merekalah nanti yang akan memimpin Negeri kita ini. (maaf bukan berarti kampus Swasta tidak di perhitungkan namun ini hanya contoh bahwa kita sudah kalah bersaing dengan yang lain dari segi kwalitas dan pengetahuan sehingga menyebabkan orang-orang Karo hampir tidak kelihatan lagi). Untuk bisa masuk kesana harus memiliki kemampuan yang baik secara pengetahuan dan kesehatan yang prima, jadi sangat perlu menguatkan pendidikan dasar (TK, SD, SMP dan SMU) di kampung halaman kita tadi (Tanah Karo). Dengan demikian bila SDM di Tanah Karo sudah baik, maka mereka akan lulus di PTN atau Akademi-akademi diatas, nah dengan demikian maka ketika Generasi Karo banyak mengisi Kampus-kampus itu maka kedepan pasti kita memiliki kader alias calon pemimpin yang baik untuk masa-masa yang akan datang. Gampang kan? Masalahnya apakah SDM di Tanah Karo udah mantap? Apakah anak-anak kita Generasi dari Tanah Karo siap bersaing dengan yang lain?&lt;br /&gt;            Masalah  ini bisa kita rubah  kearah yang lebih baik asal kita mau untuk memulainya. Kalo soal tokoh-tokoh, kita juga punya banyak tokoh kaliber yang tak kalah dengan tokoh-tokoh dari daerah yang lain sebut saja Andy Natanael Ginting Manik SH, MM, Ir Derom Bangun, Baltasar Tarigan SE, Jenderal Raja Kami Sembiring, Pt Drs Inget Sembiring, GT Surbakti, DR Simon Sembiring, Letjen Amir Sembiring, Brigjen Rajiman Tarigan, Dr Robert Valentino Tarigan, Prof Ramlan Surbakti, Prof Masno Ginting, Putera Kaban MH, Budi Surbakti, Dr Santoso Karo-karo,  Dr Bakti Jos Ginting,  Ir Cerdas Kaban, Andrianus Melialla, Prof Firman Tambun, Antonio Surbakti, Ir Jonathan  Ikuten Tarigan Dll.             Dan masih banyak deretan nama yang bisa kita undang untuk duduk bersama demi membangun Tanah Karo yang kita cintai. Saya pikir Pemkab Tanah Karo dan Moderamen sangat cocok sebagai pengundang (Fasilitator) dan kami sebagai “Pemerhati Sosial”  dan sekaligus juga sebagai penerus kepemimpinan “Gereja dan Tanah Karo” ini bersedia bekerja sama untuk mengadakan acara “Misi Mulia yang besar ini”. Kedua Instansi atau Lembaga ini perlu duduk bersama memikirkan masalah Generasi Karo dan Pendidikan ini, kalau bukan mereka lalu siapa lagi yang akan mempedulikannya?&lt;br /&gt;            Pertemuan rutin bisa di lakukan persemester atau pertahun jadi tidak mengganggu kesibukan Bapak-bapak kita yang tentunya memiliki kesibukan di masing-masing instansinya.   Bisa juga sarana Email atau Internet di gunakan untuk masukan-masukan buat Pembangunan Pendidikan di Tanah Karo Simalem ini.       Saya berani mengatakan Bapak-bapak (Tokoh Karo) kita ini pasti sangat senang bila di ikut sertakan dalam membangun kampung halamannya Tanah Karo Simalem, mungkin juga mereka tidak mengharapkan apa-apa alias rela tidak di bayar bila pemikirannya di pakai untuk membangun Tanah Karo kedepan. Yah namun sekali lagi ini hanya harapan dan keinginan Saya semata, sekali lagi karena rasa kecintaan Saya buat Tanah Karo dan Generasi Karo. Bila memungkinkan Pemkab Tanah Karo dan Gereja GBKP  mau mendengarkan aspirasi ini lalu bisa dilaksanakan, maka inilah cikal- bakal Generasi Muda Karo bisa tampil sebagai Calon-calon Pemimpin di negeri ini. Wah sangat luar biasa ya, sungguh amat menyenangkan sekali, sebuah kabar atau berita yang sangat menggembirakan.&lt;br /&gt;            Karena kita telah melakukan sebuah terobosan baru alias mereformasi hal-hal yang selama ini belum dilakukan. Bisa di katakan sebuah sejarah baru di Tanah Karo. Ini demi Tanah Karo dan Generasi Karo,  kami siap membantu dan mendukung  kegiatan mulia ini, baik dalam Doa, pikiran dan tenaga. Dan Saya juga sangat yakin bahwa banyak teman-teman atau tokoh Karo yang ada di dalam maupun luar negeri merindukan hal ini. Harapan kita bersama kiranya keinginan ini bisa terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama. Walaupun kita tahu hal ini tidak mudah untuk di lakukan, namun janganlah kiranya hal itu membuat kita takut untuk melakukannya. Agar kita tidak ketinggalan dari yang lain!! Semoga!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB     : alamat email Saya : &lt;/strong&gt;&lt;a href="mailto:masada.sinukaban@yahoo.co.id"&gt;&lt;strong&gt;masada.sinukaban@yahoo.co.id&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Blogg : kesaktianpeduligenerasi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa mempergunakan jasa Internet, Handphone sebagai sarana Komunikasi untuk mewujudkan Harapan dan Keinginan kita untuk Peduli Pendidikan di Tanah Karo dan Generasi Karo kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih Kami Ucapkan Kepada : Bung Andy Natanael Ginting Manik SH, MM (Calon Bupati Karo 2010-2015 Dari Independent) yang telah memberikan Beasiswa kepada 1000 Anak di Tanah Karo dan Peduli Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dari Amsal 1:7 “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati Amen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA.&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Warisan Keluarga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kel Max Jukes (New York), tidak percaya Tuhan, Firman dan gereja, dari 1026 keturunannya:&lt;br /&gt;  300 orang menjadi penghuni LP, pada rata-rata umur 13 th.&lt;br /&gt;  190 orang menjadi pelacur&lt;br /&gt;  680 orang pecandu alkohol&lt;br /&gt;  Merugikan negara sebesar US $ 420.000&lt;br /&gt;Kel Jo Edwards (New York), melayani Tuhan dengan seluruh keluarganya, dari 920 keturunannya:&lt;br /&gt;  430 orang Hamba Tuhan&lt;br /&gt;  86 orang Presiden Universitas&lt;br /&gt;  75 orang Pengarang buku best seller&lt;br /&gt;  5 orang anggota Konggres&lt;br /&gt;  2 orang anggota Senat&lt;br /&gt;  1 orang wakil Presiden USA&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Pribadi Unggul?? Belajar dari&lt;br /&gt; 49 Karakter Kristus !!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Seperti Kemilau sebuah Berlian, Sukses dalam setiap area Kehidupan akan terpancar melalui Pengembangan setiap sisi Karakter kita. Dengan membangun Karakter, kita akan dapat mencapai potensi diri Optimal. Ayo Kita belajar dari Karakter Tuhan Yesus Kristus!!&lt;br /&gt;Firman Tuhan : “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu Pengharapan, Iman dan Kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah Kasih. I Korintus 13:13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alert (Waspada/Siaga): Memperhatikan yang terjadi disekitar kita sehingga dapat menanggapi dengan benar.&lt;br /&gt;Attentive (Penuh perhatian) : Menunjukkan penghargaan kepada seseorang atau suatu tugas dengan konsentrasi penuh.&lt;br /&gt;Availabe (Siap sedia melayani/Tidak egois) : Mengutamakan keinginan orang yang dilayani diatas jadwal dan prioritas pribadi.&lt;br /&gt;Benevolent ( Penuh kebaikan/Kasih) : Memenuhi kebutuhan dasar orang lain tanpa pamrih.&lt;br /&gt;Bold (Berani) : Berani karena perkataan atau perbuatan kita benar, adil dan baik.&lt;br /&gt;Coutious ( Berhati-hati / penuh pertimbangan) : Mengetahui pentingnya waktu yang tepat dalam melakukan sesuatu yang benar.&lt;br /&gt;Compassionate ( Simpati/ berbelaskasihan ) : Ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain.&lt;br /&gt;Content (Berpuas Hati/ Tidak Tamak) : Menyadari bahwa kebahagiaan sejati tidak bergantung pada hal-hal materi.&lt;br /&gt;Creative (Kreatif) : Melakukan pendekatan terhadap sesuatu kebutuhan, tugas, atau ide dengan perspektif baru.&lt;br /&gt;Decisive (Tegas) : Mampu dalam mengenal faktor-faktor penting yang mengambil keputusan yang sulit.&lt;br /&gt;Deference (Santun/Sopan) : Membatasi kebebasan agar tidak mengganggu orang lain di sekitar kita.&lt;br /&gt;Dependable (Dapat dipercaya/Diandalkan) : Melakukan yang telah disepakati walaupun harus berkorban.&lt;br /&gt;Determinate (Bertekat kuat/Ulet) : Berketetapan untuk terus mencapai tujuan yang benar, pada saat yang tepat, meski menghadapi banyak tantangan.&lt;br /&gt;Diligent (Rajin/Tekun) : Menggunakan waktu dan tenaga untuk menyelesaikan tugas yang dipercayakan dengan segenap hati.&lt;br /&gt;Discern (Cerdas/Berpikir Tajam/Berhikmat) : Memahami penyebab suatu kejadian atau masalah dengan lebih mendalam.&lt;br /&gt;Discreet (Arif) : Mengenali dan menghindari kata-kata, tindakan dan sikap yang dapat menimbulkan akibat/konsekuensi yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;Edurance (Tekun/gigih/tabah) : Memiliki kekuatan dari dalam diri ketika menghadapi tekanan dan tetap melakukan yang terbaik.&lt;br /&gt;Enthusiastic (Antusias/bersemangat) : Dengan riang melakukan usaha terbaik dalam setiap tugas.&lt;br /&gt;Faithul (Percaya/Beriman) : Yakin bahwa tindakan berdasarkan karakter akan menghasilkan yang terbaik, meski kita belum memahami.&lt;br /&gt;Flexible (Bisa menyesuaikan diri/Fleksibel) : Memiliki kemauan untuk mengubah rencana atau ide sesuai arahan pimpinan.&lt;br /&gt;Forgiving (Pemaaf): Mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain serta tidak menaruh dendam.&lt;br /&gt;Generous (Murah Hati) : Dengan teliti mengelola segala sumberdaya sehingga dapat dengan bebas memberi kepada yang memerlukan.&lt;br /&gt;Gentle (Lembut) : Menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada orang lain dengan sikap santun.&lt;br /&gt;Grateful (Tahu berterima kasih) : Menyatakan kepada orang lain melalui perkataan dan tindakan bahwa mereka telah berjasa bagi hidup kita.&lt;br /&gt;Honor/Respectful (Hormat/menghargai) : Menghargai para Pemimpin karena otoritas lebih tinggi yang mereka miliki.&lt;br /&gt;Hospitable (Ramah/suka memberi tumpangan/ suka menjamu) : Dengan ceria berbagi makanan, minuman, tempat berlindung dan percakapan dengan orang lain.&lt;br /&gt;Humble (Rendah hati) : Mengakui bahwa pencapaian prestasi yang diraih adalah hasil dari bantuan Tuhan dan orang lain dalam hidup kita.&lt;br /&gt;Initiative (Berinisiatif/cepat tanggap) : Mengetahui dan melakukan apa yang perlu dilakukan sebelum diminta.&lt;br /&gt;Joyful (Penuh suka cita) : Menjaga sikap yang baik meskipun sedang dalam kondisi yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;Just (Adil) : Memiliki kesadaran dan tanggungjawab pribadi untuk menegakkan hal yang murni, baik dan benar.&lt;br /&gt;Loyal (Setia) : Menggunakan saat-saat sulit untuk menunjukkan komitmen kepada orang-orang yang dilayani.&lt;br /&gt;Meek (Lembut hati/suka mengalah) : Menyerahkan hak dan tuntutan pribadi demi keinginan untuk melayani.&lt;br /&gt;Obedient (Taat) : Dengan segera dan senang hati melakukan perintah dari orang-orang yang bertanggungjawab atas kita.&lt;br /&gt;Orderly (Tertib/teratur) : Mampu untuk mengatur diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk meningkatkan efisiensi.&lt;br /&gt;Patient (Sabar) : Melewati masa sulit tanpa mengeluh dan memberikan tenggat waktu.&lt;br /&gt;Persuasive (Bisa meyakinkan orang) : Membimbing orang lain dengan penjelasan yang benar sehingga dapat menerima tanpa paksaan.&lt;br /&gt;Punctual (Tepat waktu) : Menghargai orang lain dengan melakukan yang benar pada saat yang tepat.&lt;br /&gt;Resourceful (Berdaya guna) : Menemukan carra praktis untuk memanfaatkan sumberdaya yang tak bernilai bagi orang lain.&lt;br /&gt;Responsible (Bertanggungjawab) : Mengetahui dan melakukan apa yang diharapkan dari kita.&lt;br /&gt;Secure (Tidak Kuatir/tidak takut/merasa aman) : Membangun hidup dengan hal-hal yang tidak dapat dihancurkan atau direnggut oleh siapa atau apapun.&lt;br /&gt;Self Control (Penguasaan diri) : menolak keinginan yang salah dan melakukan yang benar.&lt;br /&gt;Sensitive (Peka) : Memahami sikap dan perasaan yang sebenarnya dari orang lain disekitar kita.&lt;br /&gt;Sincere (Tulus) : Selalu melakukan yang benar dengan motif yang transparan.&lt;br /&gt;Thorough (Cermat/teliti) : Mengetahui faktor yang jika diabaikan akan mengurangi efektifitas pekerjaan atau perkataan kita.&lt;br /&gt;Thrifty (hemat) : Membiasakan diri dan orang lain untuk menggunakan dana dengan tujuan memenuhi kebutuhan bukan keinginan.&lt;br /&gt;Tolerant (tak mudah menghakimi/bersifat toleran) : Menyadari bahwa setiap orang berada pada tingkatan yang berbeda dalam pembentukan Karakter.&lt;br /&gt;Truthful (Jujur/berkata jujur) : Memperoleh kepercayaan dengan melaporkan fakta yang sebenarnya secara akurat.&lt;br /&gt;Virtuous (Saleh) : Memiliki dan mempertahankan nilai-nilai moral yang tinggi serta melakukan yang benar dengan Konsisten.&lt;br /&gt;Wise (Bijaksana) : Melihat dan menanggapi kehidupan dari sudut pandang yang melampaui keadaan saat ini.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Ida S. Santosa, Character First.Majalah Rohani “Bahana” Edisi Mei 2008 Halaman 24-25.&lt;br /&gt;Ditulis Ulang Oleh : Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina br Ginting.&lt;br /&gt;UKSW Salatiga Jawa Tengah Mahasiswa Program Pasca Sarjana Jurusan Pastoral Dan Masyarakat.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Seruan Kampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS Bersama Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Salam dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, Selamat Paskah 2009&lt;br /&gt;Bersama surat ini kami datang kehadapan Para Pdt, Pt/Dk, Bapak-Ibu dan Saudara-I sekalian.&lt;br /&gt;Kami hanya mau memberitahukan bahwa sebagai seorang Pemerhati Sosial dan Aktivis Anti Narkoba/Peduli HIV AIDS di Gereja dan di Indonesia ini, kami dari Kesaktian Peduli Generasi Indonesia mengirimkan Bentuk-bentuk Sosialisasi Anti Narkoba/Peduli HIV AIDS ke seluruh Anggota jemaat GBKP kiranya bermanfaat untuk kita bersama.&lt;br /&gt;Adapun Bentuk-bentuk Sosialisasi Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS itu adalah berupa Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab.&lt;br /&gt;Kita sama-sama tahu bahwa masalah Narkoba dan HIV AIDS di Gereja-gereja dan di Indonesia ini semakin meningkat! Untuk itulah kami datang kehadapan Bapak/Ibu sebagai Aktivis yang Peduli terhadap masalah ini, membagikan Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab. Yang kami kirimkan ini nanntinya hanyalah sebagai contoh saja, silahkan Bapak/Ibu yang memperbanyaknya dalam bentuk yang berbeda tapi tujuan sama, kami hanya mau mengingatkan bahwa masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kami juga memohon Dukungan Doa dan Dana apabila Bapak-Ibu setuju dan memiliki Kesamaan Visi dan Misi dengan kami, maka silahkan membantu kami dengan Sukarela tanpa ada Paksaan.&lt;br /&gt;Kami sangat mengharapkan Bantuan atau Dukungan dari Bapak/Ibu sekalian untuk membantu segala kegiatan kami dalam Berkampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS serta dalam melakukan Sosialisasi Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS dengan membagi-bagikan Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab ini pada saat kapanpun dan dimanapun Kami berada.&lt;br /&gt;Sekedar Informasi, saat ini di Tanah Karo ada 87 Orang yang menjadi korban HIV AIDS, di Indonesia sudah puluhan ribu Orang, di Asia dan di Dunia ini sudah jutaan Orang yang Terinfeksi HIV AIDS. Sedangkan Korban Narkoba di Indonesia saat ini di perkirakan 3, 2-4 juta Orang.&lt;br /&gt;Masalah Narkoba dan HIV AIDS ini seperti Fenomena Gunung Es, kelihatan di Puncaknya sedikit, padahal yang sebenarnya bisa lebih banyak lagi! Dengan Demikian Maka, Ayo Satukan Tekad dan Katakan! Hanya satu Kata, Lawan Narkoba dan mari kita Peduli HIV AIDS!&lt;br /&gt;Besar harapan kami dukungan dari Bapak/Ibu dan Saudara/I sekalian untuk bersama-sama dengan kami Mensosialisasikan Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS ini. Mari kita bergandengan tangan, bantuan Bapak/Ibu sekalian kepada kami semuanya kami pergunakan untuk mencetak Brosur, Pin, Stiker dan Pembatas Alkitab sebagai bentuk Sosialisasi atau Kampanye Anti Narkoba dan Peduli HIV AIDS!!&lt;br /&gt; Jangan Lupa, semuanya itu kami akan bagikan secara Gratis kepada Gereja-gereja, Mahasiswa-Mahasiswi, Pelajar dan Umat Kristiani di seluruh Indonesia sebagai bentuk Kepedulian Kami.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kami Peduli Bagaimana Dengan Anda?&lt;br /&gt;Say No To Drugs!!&lt;br /&gt;Salam Anti Narkoba!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Hormat Kami&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;Ketika Aku Sakit, Kamu Melawat AKU. Matius 25:36b&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                               No Rek : 1080004678208   &lt;br /&gt;                                               Bank Mandiri Cabang                                                                     Ujung Batu Riau  an: Masada Sinukaban S.Th&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Harga 1 Pin Plastik Rp 3000 Eks&lt;br /&gt;Harga 1 Stiker Rp 600 Eks&lt;br /&gt;Harga 1 Pin Oval dan 1 Pin Salib  Rp 7000 Eks&lt;br /&gt;Brosur Rp 700 Ribu Per Rim&lt;br /&gt;Harga Pembatas Alkitab Rp 600 Eks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sudah Menyumbang atau Mendukung kami dalam Studi dan Sosialisasi Peduli AIDS dan Anti Narkoba &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt; Trimakasih Buat Kel NN dari Semarang, Pt Bp Denis Ginting Semarang, Keluarga Pt Bp Jonathan Ketaren, Kel Budi Surbakti dari GBKP Depok, Andy Natanael Ginting Manik SH, MM Jakarta, Kel Pt DR Santoso Karo-karo GBKP Jakarta Pusat, Kel Dkn Nd Alvin br Ginting GBKP Pontianak, Kel Dr Priyadi Ginting Uj Batu Riau, Kel Ir Namsah Purba Pekan Baru, Kel Bp Angga Ginting Pekan Baru, Kel Kompol Donal Ginting SIK Siantar, Kel Mami Nd David br Purba GBKP Jogjakarta, Kel Ir Binsar Barasa Sidikalang Dari, Kel Drg Js Meliala Medan,  Kel Ir Masa Purba Ciputat, Kel Pt Filipus Bangun Ciledug, Kel Bp Ary Pinem Medan, Kel Dkn SM Tarigan Medan, Kel Bp Ary Kaban Pekan Baru, Kel Drs Tjulia Sembiring Pk Baru, Kel Pt Ir Berani Purba, Kel Candra Perangin-angin, Kel Pt M Barus, Pt Bp Tanti Barus, Pt BN Tarigan, Pt Hermes Ginting, Kel Barus Sukaramai, Kel Andreas Ginting Manik Pekan baru, Kel Mahmudin Kaban, Kel Kresna Kaban, Kel Enda Ginting SE Bagan Batu, Kel Ir Derom Bangun, Kel Pt Bapa Enda Sembiring Tapung Riau, Kel Bp Yesri Purba Medan/Pekan Baru, David Manik Bontang, Heri Tarigan Bengkulu, Kel Rudi Sitepu Jakarta, Kel Dr Alex Barus Pekan Baru, Kel Bp Maya Barus Terantam Riau,  Kel Pt Teratur Ginting Dalu-dalu Riau, Kel Bp Windu Purba, Kel Dkn Nd Janita Bangun, Kel Pt Bapa Indo Ginting Sukaramai Riau, Kel Pt Bp Ronal Tarigan Bandung/Jakarta, Kel Dr Robert Valentino Tarigan, Kel Pt Timbangen Ginting, Kel Pt Ir Jonathan Ikuten Tarigan Medan, Kel Ir Rahman Tarigan Jakarta,  Kel Prof Firman Tambun Jakarta, Keluarga Besar Sinukaban dan Ginting Manik, Bm br Ginting Manik, GBKP Kampar, GBKP Uj Batu, GBKP Semarang, GBKP Jogyakarta GBU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-6803424234956594508?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/6803424234956594508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=6803424234956594508' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6803424234956594508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/6803424234956594508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/05/syalom-kabar-gembira-bagi-kita-semua_02.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-5046700358652142731</id><published>2009-05-02T14:11:00.000+07:00</published><updated>2009-05-02T14:13:16.335+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;Syalom,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar Gembira!! Bagi Kita Semua pada Pemilu 9 April 2009 kemarin terpaksa Golput karena tidak terdaftar di DPT !!!! Kini Kita bisa Memilih di Pilpres 8 July 2009!!!! Puji Tuhan, Haleluya!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita Para Mah/i yang tidak memiliki KTP di Salatiga, Jogya, Bandung, Solo, Malang, Riau, Padang, Makasar, Bali, Jakarta atau daerah lain, kita bisa memilih pada Pemilu Capres/Cawapres pada 8 July 2009 dengan mendaftar ke RT/RW atau Kepala Desa/Lurah setempat dimana kita tinggal atau Kost. Kita akan mengisi Formulir Pendaftaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OK. Sekilas Info.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trims ya Tolong SMS atau Di Email ke teman-teman Keluarga kita yang lain mari Kita Sukseskan Pilpres 2009 OK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB : Mungkin selama ini kita tidak terdaftar di DPT, berkat teman-teman kita Partai PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra dll (kelompok Tengku Umar Jakarta) telah berhasil memperjuangkan Aspirasi kita untuk bisa memilih!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati!!&lt;br /&gt;Salam Hormat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban dan Nora di Salatiga Jawa Tengah&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-5046700358652142731?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/5046700358652142731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=5046700358652142731' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5046700358652142731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/5046700358652142731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/05/syalom-kabar-gembira-bagi-kita-semua.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-592782995784312206</id><published>2009-04-24T23:06:00.002+07:00</published><updated>2009-04-24T23:21:23.058+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Peduli Generasi Karo dan Pendidikan di Tanah Karo antara Harapan atau Keinginan ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Sebuah pergumulan tentang masa depan Generasi Karo di masa yang akan datang dan masalah peningkatan mutu Pendidikan di Tanah Karo)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Terimakasih kami ucapkan kepada Bung Andy Natanael Ginting Manik SH, MM yang telah memberikan Beasiswa kepada 1000 Anak di Tanah Karo Simalem, beliau adalah Kandidat Bupati Karo 2010-2015 dari Calon Independent!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;            Jujur dari hati saya yang paling terdalam tidak ada maksud lain untuk membuat artikel sederhana ini, bukan untuk menyinggung siapa-siapa, tidak lain tidak bukan adalah sebuah pergumulan saya secara pribadi tentang masa depan Generasi Karo dan peningkatan mutu pendidikan di Tanah Karo. Saya yakin banyak sekali teman-teman atau tokoh Karo yang juga bergumul tentang masalah ini. Saya hanya mau  memberikan kontribusi  Informasi bagi siapa saja pembaca Majalah Maranatha ini, mungkin belum melihat masalah ini, atau juga mungkin belum di jadikan sebagai sebuah prioritas dalam program pendidikan di Tanah Karo yang kita cintai ini. Atau juga saya yang salah melihat, namun tidak salah juga bila dijadikan sebagai sebuah bahan Studi banding di kemudian hari sehingga pergumulan ini saya sampaikan. Sekaligus agar tidak mengganjal di hati ini. Bagaimana sebenarnya membangun Tanah Karo ini? Menurut saya, salah satunya adalah dimulai dari peningkatan mutu pendidikan di Tanah Karo. Sehingga suatu saat nanti bila mutu pendidikan sudah baik, maka sudah barang tentu SDM Generasi Karo akan membaik dan akhirnya akan berdampak bagi pembangunan di Tanah Karo kearah yang lebih baik pula. Semisal begini “bibit yang baik  akan menghasilkan pohon dan buah yang baik pula tentunya”.&lt;br /&gt;            Bila SDM di Tanah Karo sudah baik maka harapan kita kedepan   semua aspek atau bidang akan baik pula misalnya di bidang pertanian, kesehatan,  hukum, ekonomi, sektor pariwisata, peningkatan pendapatan daerah sekaligus peningkatan pendapatan rakyat Tanah Karo. Hal ini sangat penting, menyangkut masa depan Tanah Karo dan Generasi Karo kedepannya. Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa orang Karo di perantauan memiliki banyak potensi dalam SDM yang bisa kita ajak untuk duduk bersama demi membangun Tanah Karo. Saya ambil misalnya contoh begini, bagaimana memajukan pendidikan di Tanah Karo, kita memiliki banyak para pakar pendidikan (tink tank atau pemikir) yang bisa kita undang untuk menyampaikan program atau tehnik dan cara mereka untuk memajukan pendidikan di Tanah Karo mulai dari TK, SD, SMP sampai SMU. Para “Pakar Pendidikan itu” sudah memiliki jam terbang yang tinggi dan memang sangat sukses membangun sektor pendidikan ditempat mereka berada (Medan, Jakarta dan Bandung).&lt;br /&gt;            Sangat baik bila kita  mengundang mereka duduk bersama untuk membangun pendidikan di Tanah Karo yang kita cintai ini. Saya secara pribadi sangat optimis bila ini dilakukan atau dilaksanakan maka 20-30 tahun kedepan ada sesuatu yang baru di Tanah Karo yang kita cintai ini. Tanah Karo akan bangkit dan seturut juga di bidang yang lain karena kata kuncinya adalah pendidikan. Maka  SDM di Tanah Karo  pasti akan semakin lebih baik. Kenapa kita tidak mencobanya?? Seperti teman-teman kita dari daerah Tapanuli dan Padang, mereka peduli masalah pendidikan di kampung halamannya sehingga kita bisa melihat hasilnya saat ini, saudara kita dari Tapanuli dan Padang sangat banyak berkiprah di mana-mana (maksudnya di instansi Pemerintah, BUMN maupun Swasta). Mengapa itu bisa terjadi karena mereka mempedulikan pendidikan bagi generasinya di kampung masing-masing, lihat saja tokoh-tokoh mereka yang membangun kampung halamannya seperti  TB Silalahi, Jenderal Luhut Panjaitan, GM Panggabean, Akbar Tanjung, Feisal Tanjung, Dino Pati Jalal (mereka membangun SMU plus, Universitas dan sarana Infrastruktur di  daerah mereka masing-masing, demi Generasinya). Bagaimana dengan kita?&lt;br /&gt;            Perlu kita ingat mereka bisa berhasil dan tampil di semua lini pemerintah pusat maupun daerah bahkan di sektor swasta mereka kuasai (ini contoh yang jelas) hal ini terjadi bukan secara kebetulan tapi ini telah lama mereka bangun sejak 40-50an tahun yang lalu. Dan ini terus berlanjut alias ada regenerasinya karena mereka tidak lupa selalu mengkader generasinya untuk maju dan bisa memimpin.       Mari kita lihat contohnya di Republik ini, sejak Presiden Alm Soekarno, Soeharto, Habibie, Gusdur, Megawati sampai Susilo Bambang Yudhoyono. Orang-orang  dilingkaran 1 nya pasti ada orang Batak Toba dan Padang. Baik itu yang menjadi Menteri, Staf Ahli maupun Dirjennya. Bahkan siapapun nanti Presiden di RI ini sudah hampir dapat di pastikan mereka (orang Tapanuli dan orang Padang) akan tampil. Sekali lagi ini hanya contoh saja agar kita juga melakukan hal yang sama,  orang lain bisa, mengapa kita tidak lakukan? Saya yakin kalo hal ini kita mulai dari sekarang tidak tertutup kemungkinan suatu saat nanti siapapun Presiden di RI ini maka Orang-orang Karo atau Generasi Karo akan tampil di Lingkaran 1 Presiden, yang akan menjadi Menteri dan Dirjennya adalah orang-orang Karo yang berkualitas dan takut akan Tuhan Yesus (Saya yakin suatu saat Orang Jujurlah yang akan memimpin Negeri kita ini maka dari itu kita harus mempersiapkan Kader kita dari sekarang, dengan cara Peduli pendidikan di Tanah Karo).&lt;br /&gt; Sebut saja contoh begini, calon pemimpin kita di masa akan datang ditentukan oleh berapa jumlah orang-orang Karo yang ada di Akpol, Akmil, AL dan AU saat ini? Di STAN, Akademi POS, Akademi Tekom, STPDN atau IIP? Juga di UI, UGM, ITB, UNPAD, UNDIP, IPB, UNAIR, USU, UNAND, UNRI. Hal ini penting karena apapun ceritanya sebahagian besar dari merekalah nanti yang akan memimpin Negeri kita ini. (maaf bukan berarti kampus Swasta tidak di perhitungkan namun ini hanya contoh bahwa kita sudah kalah bersaing dengan yang lain dari segi kwalitas dan pengetahuan sehingga menyebabkan orang-orang Karo hampir tidak kelihatan lagi). Untuk bisa masuk kesana harus memiliki kemampuan yang baik secara pengetahuan dan kesehatan yang prima, jadi sangat perlu menguatkan pendidikan dasar (TK, SD, SMP dan SMU) di kampung halaman kita tadi (Tanah Karo). Dengan demikian bila SDM di Tanah Karo sudah baik, maka mereka akan lulus di PTN atau Akademi-akademi diatas, nah dengan demikian maka ketika Generasi Karo banyak mengisi Kampus-kampus itu maka kedepan pasti kita memiliki kader alias calon pemimpin yang baik untuk masa-masa yang akan datang. Gampang kan? Masalahnya apakah SDM di Tanah Karo udah mantap? Apakah anak-anak kita Generasi dari Tanah Karo siap bersaing dengan yang lain?&lt;br /&gt;            Masalah  ini bisa kita rubah  kearah yang lebih baik asal kita mau untuk memulainya. Kalo soal tokoh-tokoh, kita juga punya banyak tokoh kaliber yang tak kalah dengan tokoh-tokoh dari daerah yang lain sebut saja Andy Natanael Ginting Manik SH, MM, Ir Derom Bangun, Baltasar Tarigan SE, Jenderal Raja Kami Sembiring, Pt Drs Inget Sembiring, GT Surbakti, DR Simon Sembiring, Letjen Amir Sembiring, Brigjen Rajiman Tarigan, Dr Robert Valentino Tarigan, Prof Ramlan Surbakti, Prof Masno Ginting, Putera Kaban MH, Budi Surbakti, Dr Santoso Karo-karo,  Dr Bakti Jos Ginting,  Ir Cerdas Kaban, Andrianus Melialla, Prof Firman Tambun, Antonio Surbakti, Ir Jonathan  Ikuten Tarigan Dll.  Dan masih banyak deretan nama yang bisa kita undang untuk duduk bersama demi membangun Tanah Karo yang kita cintai. Saya pikir Pemkab Tanah Karo dan Moderamen sangat cocok sebagai pengundang (Fasilitator) dan kami sebagai “Pemerhati Sosial”  dan sekaligus juga sebagai penerus kepemimpinan “Gereja dan Tanah Karo” ini bersedia bekerja sama untuk mengadakan acara “Misi Mulia yang besar ini”. Kedua Instansi atau Lembaga ini perlu duduk bersama memikirkan masalah Generasi Karo dan Pendidikan ini, kalau bukan mereka lalu siapa lagi yang akan mempedulikannya?&lt;br /&gt;            Pertemuan rutin bisa di lakukan persemester atau pertahun jadi tidak mengganggu kesibukan Bapak-bapak kita yang tentunya memiliki kesibukan di masing-masing instansinya.   Bisa juga sarana Email atau Internet di gunakan untuk masukan-masukan buat Pembangunan Pendidikan di Tanah Karo Simalem ini.       Saya berani mengatakan Bapak-bapak (Tokoh Karo) kita ini pasti sangat senang bila di ikut sertakan dalam membangun kampung halamannya Tanah Karo Simalem, mungkin juga mereka tidak mengharapkan apa-apa alias rela tidak di bayar bila pemikirannya di pakai untuk membangun Tanah Karo kedepan. Yah namun sekali lagi ini hanya harapan dan keinginan Saya semata, sekali lagi karena rasa kecintaan Saya buat Tanah Karo dan Generasi Karo. Bila memungkinkan Pemkab Tanah Karo dan Gereja GBKP  mau mendengarkan aspirasi ini lalu bisa dilaksanakan, maka inilah cikal- bakal Generasi Muda Karo bisa tampil sebagai Calon-calon Pemimpin di negeri ini. Wah sangat luar biasa ya, sungguh amat menyenangkan sekali, sebuah kabar atau berita yang sangat menggembirakan.&lt;br /&gt;            Karena kita telah melakukan sebuah terobosan baru alias mereformasi hal-hal yang selama ini belum dilakukan. Bisa di katakan sebuah sejarah baru di Tanah Karo. Ini demi Tanah Karo dan Generasi Karo,  kami siap membantu dan mendukung  kegiatan mulia ini, baik dalam Doa, pikiran dan tenaga. Dan Saya juga sangat yakin bahwa banyak teman-teman atau tokoh Karo yang ada di dalam maupun luar negeri merindukan hal ini. Harapan kita bersama kiranya keinginan ini bisa terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama. Walaupun kita tahu hal ini tidak mudah untuk di lakukan, namun janganlah kiranya hal itu membuat kita takut untuk melakukannya. Agar kita tidak ketinggalan dari yang lain!! Semoga!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NB     : alamat email Saya : &lt;a href="mailto:masada.sinukaban@yahoo.co.id"&gt;masada.sinukaban@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Blogg : kesaktianpeduligenerasi.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6666;"&gt;Kita bisa mempergunakan jasa Internet, Handphone sebagai sarana Komunikasi untuk mewujudkan Harapan dan Keinginan kita untuk Peduli Pendidikan di Tanah Karo dan Generasi Karo kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih Kami Ucapkan Kepada : Bung Andy Natanael Ginting Manik SH, MM (Calon Bupati Karo 2010-2015 Dari Independent) yang telah memberikan Beasiswa kepada 1000 Anak di Tanah Karo dan Peduli Pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Tuhan dari Amsal 1:7 “Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan Yesus Memberkati Amen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Warga Karo dan jemaat GBKP Perlu belajar dari Kel Jonatan Edward dibawah ini!!!&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Warisan Keluarga&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kel Max Jukes (New York), tidak percaya Tuhan, Tidak Percaya Firman Tuhan Yesus dan Gereja, dari 1026 keturunannya:&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;  300 orang menjadi penghuni LP, pada rata-rata umur 13 th.&lt;br /&gt;  190 orang menjadi pelacur&lt;br /&gt;  680 orang pecandu alkohol&lt;br /&gt;  Merugikan negara sebesar US $ 420.000 &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kel Jo Edwards (New York), melayani Tuhan dengan seluruh keluarganya, dari 920 keturunannya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  430 orang Hamba Tuhan&lt;br /&gt;  86 orang Presiden Universitas&lt;br /&gt;  75 orang Pengarang buku best seller&lt;br /&gt;  5 orang anggota Konggres&lt;br /&gt;  2 orang anggota Senat&lt;br /&gt;  1 orang wakil Presiden USA&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Ayo Belajar dari Tuhan Yesus dengan meneladani Karakternya!!! Agar Orang Karo dan warga GBKP maju terus!!! Jadi kepala, jangan jadi ekor!!!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Pribadi Unggul?? Belajar dari&lt;br /&gt; 49 Karakter Kristus&lt;/span&gt; !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Seperti Kemilau sebuah Berlian, Sukses dalam setiap area Kehidupan akan terpancar melalui Pengembangan setiap sisi Karakter kita. Dengan membangun Karakter, kita akan dapat mencapai potensi diri Optimal. Ayo Kita belajar dari Karakter Tuhan Yesus Kristus!!&lt;br /&gt;Firman Tuhan : “Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu Pengharapan, Iman dan Kasih, dan yang paling besar diantaranya ialah Kasih. I Korintus 13:13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alert (Waspada/Siaga): Memperhatikan yang terjadi disekitar kita sehingga dapat menanggapi dengan benar.&lt;br /&gt;Attentive (Penuh perhatian) : Menunjukkan penghargaan kepada seseorang atau suatu tugas dengan konsentrasi penuh.&lt;br /&gt;Availabe (Siap sedia melayani/Tidak egois) : Mengutamakan keinginan orang yang dilayani diatas jadwal dan prioritas pribadi.&lt;br /&gt;Benevolent ( Penuh kebaikan/Kasih) : Memenuhi kebutuhan dasar orang lain tanpa pamrih.&lt;br /&gt;Bold (Berani) : Berani karena perkataan atau perbuatan kita benar, adil dan baik.&lt;br /&gt;Coutious ( Berhati-hati / penuh pertimbangan) : Mengetahui pentingnya waktu yang tepat dalam melakukan sesuatu yang benar.&lt;br /&gt;Compassionate ( Simpati/ berbelaskasihan ) : Ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain.&lt;br /&gt;Content (Berpuas Hati/ Tidak Tamak) : Menyadari bahwa kebahagiaan sejati tidak bergantung pada hal-hal materi.&lt;br /&gt;Creative (Kreatif) : Melakukan pendekatan terhadap sesuatu kebutuhan, tugas, atau ide dengan perspektif baru.&lt;br /&gt;Decisive (Tegas) : Mampu dalam mengenal faktor-faktor penting yang mengambil keputusan yang sulit.&lt;br /&gt;Deference (Santun/Sopan) : Membatasi kebebasan agar tidak mengganggu orang lain di sekitar kita.&lt;br /&gt;Dependable (Dapat dipercaya/Diandalkan) : Melakukan yang telah disepakati walaupun harus berkorban.&lt;br /&gt;Determinate (Bertekat kuat/Ulet) : Berketetapan untuk terus mencapai tujuan yang benar, pada saat yang tepat, meski menghadapi banyak tantangan.&lt;br /&gt;Diligent (Rajin/Tekun) : Menggunakan waktu dan tenaga untuk menyelesaikan tugas yang dipercayakan dengan segenap hati.&lt;br /&gt;Discern (Cerdas/Berpikir Tajam/Berhikmat) : Memahami penyebab suatu kejadian atau masalah dengan lebih mendalam.&lt;br /&gt;Discreet (Arif) : Mengenali dan menghindari kata-kata, tindakan dan sikap yang dapat menimbulkan akibat/konsekuensi yang tidak diinginkan.&lt;br /&gt;Edurance (Tekun/gigih/tabah) : Memiliki kekuatan dari dalam diri ketika menghadapi tekanan dan tetap melakukan yang terbaik.&lt;br /&gt;Enthusiastic (Antusias/bersemangat) : Dengan riang melakukan usaha terbaik dalam setiap tugas.&lt;br /&gt;Faithul (Percaya/Beriman) : Yakin bahwa tindakan berdasarkan karakter akan menghasilkan yang terbaik, meski kita belum memahami.&lt;br /&gt;Flexible (Bisa menyesuaikan diri/Fleksibel) : Memiliki kemauan untuk mengubah rencana atau ide sesuai arahan pimpinan.&lt;br /&gt;Forgiving (Pemaaf): Mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain serta tidak menaruh dendam.&lt;br /&gt;Generous (Murah Hati) : Dengan teliti mengelola segala sumberdaya sehingga dapat dengan bebas memberi kepada yang memerlukan.&lt;br /&gt;Gentle (Lembut) : Menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada orang lain dengan sikap santun.&lt;br /&gt;Grateful (Tahu berterima kasih) : Menyatakan kepada orang lain melalui perkataan dan tindakan bahwa mereka telah berjasa bagi hidup kita.&lt;br /&gt;Honor/Respectful (Hormat/menghargai) : Menghargai para Pemimpin karena otoritas lebih tinggi yang mereka miliki.&lt;br /&gt;Hospitable (Ramah/suka memberi tumpangan/ suka menjamu) : Dengan ceria berbagi makanan, minuman, tempat berlindung dan percakapan dengan orang lain.&lt;br /&gt;Humble (Rendah hati) : Mengakui bahwa pencapaian prestasi yang diraih adalah hasil dari bantuan Tuhan dan orang lain dalam hidup kita.&lt;br /&gt;Initiative (Berinisiatif/cepat tanggap) : Mengetahui dan melakukan apa yang perlu dilakukan sebelum diminta.&lt;br /&gt;Joyful (Penuh suka cita) : Menjaga sikap yang baik meskipun sedang dalam kondisi yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;Just (Adil) : Memiliki kesadaran dan tanggungjawab pribadi untuk menegakkan hal yang murni, baik dan benar.&lt;br /&gt;Loyal (Setia) : Menggunakan saat-saat sulit untuk menunjukkan komitmen kepada orang-orang yang dilayani.&lt;br /&gt;Meek (Lembut hati/suka mengalah) : Menyerahkan hak dan tuntutan pribadi demi keinginan untuk melayani.&lt;br /&gt;Obedient (Taat) : Dengan segera dan senang hati melakukan perintah dari orang-orang yang bertanggungjawab atas kita.&lt;br /&gt;Orderly (Tertib/teratur) : Mampu untuk mengatur diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk meningkatkan efisiensi.&lt;br /&gt;Patient (Sabar) : Melewati masa sulit tanpa mengeluh dan memberikan tenggat waktu.&lt;br /&gt;Persuasive (Bisa meyakinkan orang) : Membimbing orang lain dengan penjelasan yang benar sehingga dapat menerima tanpa paksaan.&lt;br /&gt;Punctual (Tepat waktu) : Menghargai orang lain dengan melakukan yang benar pada saat yang tepat.&lt;br /&gt;Resourceful (Berdaya guna) : Menemukan carra praktis untuk memanfaatkan sumberdaya yang tak bernilai bagi orang lain.&lt;br /&gt;Responsible (Bertanggungjawab) : Mengetahui dan melakukan apa yang diharapkan dari kita.&lt;br /&gt;Secure (Tidak Kuatir/tidak takut/merasa aman) : Membangun hidup dengan hal-hal yang tidak dapat dihancurkan atau direnggut oleh siapa atau apapun.&lt;br /&gt;Self Control (Penguasaan diri) : menolak keinginan yang salah dan melakukan yang benar.&lt;br /&gt;Sensitive (Peka) : Memahami sikap dan perasaan yang sebenarnya dari orang lain disekitar kita.&lt;br /&gt;Sincere (Tulus) : Selalu melakukan yang benar dengan motif yang transparan.&lt;br /&gt;Thorough (Cermat/teliti) : Mengetahui faktor yang jika diabaikan akan mengurangi efektifitas pekerjaan atau perkataan kita.&lt;br /&gt;Thrifty (hemat) : Membiasakan diri dan orang lain untuk menggunakan dana dengan tujuan memenuhi kebutuhan bukan keinginan.&lt;br /&gt;Tolerant (tak mudah menghakimi/bersifat toleran) : Menyadari bahwa setiap orang berada pada tingkatan yang berbeda dalam pembentukan Karakter.&lt;br /&gt;Truthful (Jujur/berkata jujur) : Memperoleh kepercayaan dengan melaporkan fakta yang sebenarnya secara akurat.&lt;br /&gt;Virtuous (Saleh) : Memiliki dan mempertahankan nilai-nilai moral yang tinggi serta melakukan yang benar dengan Konsisten.&lt;br /&gt;Wise (Bijaksana) : Melihat dan menanggapi kehidupan dari sudut pandang yang melampaui keadaan saat ini.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sumber :&lt;br /&gt;Ida S. Santosa, Character First.Majalah Rohani “Bahana” Edisi Mei 2008 Halaman 24-25.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;Ditulis Ulang Oleh : Pdt Masada Sinukaban dan Baktiani Sri Melvina br Ginting.&lt;br /&gt;UKSW Salatiga Jawa Tengah Mahasiswa Program Pasca Sarjana Jurusan Pastoral Dan Masyarakat.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-592782995784312206?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/592782995784312206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=592782995784312206' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/592782995784312206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/592782995784312206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/04/peduli-generasi-karo-dan-pendidikan-di.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-4525102206662158908</id><published>2009-04-24T22:25:00.002+07:00</published><updated>2009-04-24T22:41:33.177+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Remaja Paling Rentan Tertular HIV/AIDS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/read/xml/2009/04/24/2029445/Remaja.Paling.Rentan.Tertular.HIVAIDS"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung Mal Ciputra mengisi lembar bentuk dukungan dan kepedulian dalam pencegahan HIV/AIDS yang dibagikan oleh relawan Asa PKBI dalam memperingati Hari Aids se-Dunia, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (1/12/2008). Berdasar data dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah komulatif kasus HIV/AIDS sejak tahun 1993 hingga 2008 tercatat 1.747 kasus, yakni 1.296 kasus HIV dan 451 kasus AIDS.&lt;br /&gt;&lt;a href="" target="_blank"&gt;/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Jumat, 24 April 2009  20:29 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com — Dari kasus yang terdeteksi oleh Departemen Kesehatan didapatkan bahwa jumlah kumulatif kasus HIV/AIDS terhitung sejak 1987-akhir Desember 2008 di Indonesia adalah 22.664 kasus&lt;/span&gt;, dengan rincian kasus HIV 16.110 kasus dan kasus AIDS 6.554 kasus. Dari jumlah tersebut telah ada 3.362 kasus kematian.&lt;br /&gt;"Sekarang ini yang paling berisiko terkena HIV/AIDS adalah para remaja yang masih belum paham bahayanya," kata Koordinator Kampanye Yayasan AIDS Indonesia Adrian Yulianto saat Yayasan AIDS Indonesia menggelar "Pos Informasi Road Mall to Mall" di ITC Cempaka Mas Jakarta, Jumat (24/4).&lt;br /&gt;Untuk kegiatan tersebut, Yayasan AIDS Indonesia menghadirkan grup vokal Pasto sebagai bintang tamu sekaligus duta Yayasan AIDS Indonesia. Pasto dinilai memiliki komitmen kuat untuk turut menyosialisasikan bahaya HIV/AIDS pada anak muda atau remaja di Indonesia. Kegiatan yang melibatkan Pasto tersebut mengangkat tema "Stop AIDS, Before AIDS Stop Your Life".&lt;br /&gt;Kegiatan yang berupaya merangkul remaja di Indonesia ini bertujuan untuk memperkenalkan pada mereka tentang perilaku yang dapat meningkatkan risiko tertular HIV/AIDS, antara lain, memakai jarum narkoba suntik secara bergantian dan melakukan hubungan seksual yang berisiko tinggi.&lt;br /&gt;Kasus HIV/AIDS yang muncul ke permukaan sangat kecil dibandingkan jumlah kasus yang sebenarnya. Hal ini disebabkan orang dengan HIV masih tampak sehat sampai 5-10 tahun bahkan lebih jika ia menggunakan obat antiretroviral (ARV) tanpa orang lain tahu.&lt;br /&gt;Menurut perkiraan Badan Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia sudah sekitar 169.000-216.000. Remaja yang masih rentan dalam pergaulan yang sangat bebas di era modern ini perlu mendapat masukan mengenai bahaya HIV/AIDS dan bagaimana cara penularannya.&lt;br /&gt;"Remaja merupakan sasaran empuk untuk menjadi konsumen pelanggan narkotika dan industri seks saat ini. Masalah inilah dapat merusak perilaku sehat menjadi perilaku berisiko dalam penularan Infeksi Menular Seksual," kata Adrian Yulianto.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Wah, Darah PMI Mengandung Virus HIV/AIDS&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 21 April 2009  14:18 WIB&lt;br /&gt;KARAWANG, KOMPAS.com — Sekitar 10 persen darah yang disumbangkan sukarelawan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, selama 2008 lalu mengandung virus HIV/AIDS. PMI langsung memusnahkan darah yang tercemar itu dengan cara dibakar. "Pemusnahan darahnya dilakukan di Jakarta," kata Ketua Badan Narkotika Karawang (BNK) Eli Amalia Priatna di Karawang, Selasa (21/4). Dikatakannya, dibandingkan dengan jumlah darah yang steril, darah yang tercemar virus HIV/AIDS itu terbilang sedikit. "Kebutuhan darah di PMI Karawang sebanyak 900 labuh, dan saat ini stok labuh darah di PMI Karawang masih mencukupi," katanya. Sementara itu, jumlah penderita HIV/AIDS di Karawang selama tahun 2008 sebanyak 616 orang, dan 60 orang di antaranya meninggal dunia. "Jumlah yang tercatat itu baru penderita yang melakukan pemeriksaan. Jadi, orang yang tidak melakukan pemeriksaan tidak diketahui positif atau tidaknya," katanya. Eli yang juga Wakil Bupati Karawang itu mengatakan, rata-rata penderita HIV/AIDS di Karawang akibat penggunaan jarum suntik secara bergantian, dan hanya sebagian kecil penderita yang tertular akibat hubungan seks.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sistem Baru Pengelolaan Obat ARV Diterapkan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Rabu, 22 April 2009  16:25 WIB&lt;br /&gt;JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana menerapkan sistem baru dalam pengelolaan obat antiretroviral (ARV) untuk mendukung pengobatan infeksi virus dan sindroma merapuhnya kekebalan tubuh (HIV/AIDS).    "Mulai 1 Juli nanti kita akan pakai sistem ’Voluntary Pooled Procurement’ atau VPP dimana ARV dibeli secara global, harganya jadi lebih murah sehingga kita bisa membeli lebih banyak. Dan ada model distribusi dan penyimpanannya yang lebih baik," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) Nafsiah Mboi dalam simposium mengenai kesinambungan Antiretroviral Therapy (ART) di Jakarta. Penerapan sistem itu diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah dalam pengadaan dan distribusi ARV yang dalam satu tahun terakhir sering dikeluhkan pengelola rumah sakit rujukan pelayanan terapi ART dan Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).    Kepala Sub Direktorat AIDS dan Penyakit Menular Seksual Departemen Kesehatan Dyah Erti Mustikawati menjelaskan, sistem itu akan digunakan untuk pengadaan ARV dari dana the Global Fund.    "Sebelumnya the Global Fund hanya memberikan dana, kita yang mengelola dan melakukan pengadaan ARV.  Dengan VPP nanti, kita akan menyerahkan sebagian bantuan dana untuk VPP yang akan langsung memberikan ARV, jadi beban kita lebih ringan," katanya.    Tim VPP, kata dia, juga akan memberikan asistensi kepada pemerintah dalam pembangunan sistem pengelolaan ARV baru yang lebih efisien, termasuk dalam penerapan metode penyimpanan dan distribusi ARV.    Menurut Dyah, pemerintah akan bekerja sama dengan PT Kimia Farma untuk menerima, menyimpan dan mendistribusikan ARV yang didapat dari tim VPP the Global Fund.    "Jadi nanti hanya ada satu pintu, karena selama ini pengadaan ARV dengan dana APBN juga dilakukan PT Kimia Farma," katanya.    Ia menjelaskan pula bahwa untuk mendukung kesinambungan terapi ARV bagi ODHA pihaknya mengusulkan agar penetapan alokasi dana untuk pengadaan ARV dipisahkan dari keseluruhan pengadaan obat program supaya prosesnya lebih cepat.    Dyah menambahkan, alokasi dana untuk pengadaan ARV tahun 2009 total Rp61 miliar dimana Rp39 miliar diantaranya berasal dari APBN dan sisanya dari bantuan the Global Fund.  Pengalokasian dana tersebut disesuaikan dengan perhitungan jumlah pasien 21.000 orang di seluruh Indonesia.    Lebih lanjut dia menjelaskan, pemerintah sudah berupaya menyediakan ARV secara berlanjut untuk mendukung kelangsungan pengobatan ODHA namun demikian ada beberapa hal yang mempengaruhi kesinambungan ketersediaan ARV.    "Jumlah pasien terus bertambah sehingga kebutuhan bertambah terus karena ini digunakan untuk perawatan seumur hidup pasien.  Obat ARV juga masih terus berganti seiring perkembangan teknologi pembuatan obat," katanya.    Selain itu, kata dia, juga ada faktor lain seperti kepatuhan berobat, tingkat resistensi pada pengobatan, ketepatan perkiraan kebutuhan dan faktor-faktor yang berada di luar kendali departemennya.Pemanfaatan Terapi ARVDyah menjelaskan, saat ini pemerintah sudah membangun 482 fasilitas konseling dan pemeriksaan (Voluntary Counselling and Testing/VCT) HIV/AIDS di 123 dari sekitar 440 kabupaten/kota.Pelayanan terapi ARV bagi ODHA, lanjut dia, juga sudah tersedia di 122 rumah sakit rujukan dan 26 rumah sakit satelit.Jumlah pasien HIV/AIDS yang tercatat mendapatkan perawatan hingga Maret 2009 sebanyak 38.888 orang dan 66 persen diantaranya memenuhi syarat mendapatkan terapi ART."Dari jumlah itu 19.579 diantaranya sudah mendapatkan terapi ARV dan saat ini 60 persennya masih menerima terapi dan 19 persennya meninggal dunia," katanya.Sementara jumlah akumulatif kasus AIDS yang terlapor, kata dia, hingga akhir Maret 2009 sebanyak 16.964 kasus.  Kasus HIV/AIDS paling banyak ditemukan di provinsi Jawa Barat (3.162), DKI Jakarta (2.807), Jawa Timur (2.652), Papua (2.499), Bali (1.263), Kalimantan Barat (730), Jawa Tengah (573), Sumatra Utara (485), Riau (368) dan Kepulauan Riau (325)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Seluruh Provinsi Terjadi Kisruh DPT&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.detik.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;detikcom - 1 jam 23 menit lalu&lt;br /&gt;Kisruh daftar pemilih tetap (DPT) menjadi pelanggaran terbesar dalam pemilu legislatif 2009. Ini terjadi mulai dari tingkat provinsi sampai dengan Tempat Pemungutan Suara (TPS).&lt;br /&gt;if(window.yzq_d==null)window.yzq_d=new Object();&lt;br /&gt;window.yzq_d['N.DeLXxsfLc-']='&amp;amp;U=13gdf45ug%2fN%3dN.DeLXxsfLc-%2fC%3d732659.13418182.13510629.12823904%2fD%3dLREC%2fB%3d5690139%2fV%3d1';&lt;br /&gt;Hal itu diungkapkan Ketua BP Pemilu Pusat DPP PDIP Tjahjo Kumolo di sela-sela Rapat Koordinasi dan Evaluasi BP Pemilu di Kantor DPP PDIP, Jl Lenteng Agung Raya, Jaksel, Jumat (24/4/2009).&lt;br /&gt;"Setelah dirangkum semua laporan pelanggaran dari semua provinsi, akan dibuat kesimpulan dan akan direkomendasikan pada Rakernas besok," ujar Tjahjo.&lt;br /&gt;DPP PDIP akan menggelar Rakernas V pada 25 April besok. Meski Rakernas akan menjadi ajang penentuan cawapres Megawati Soekarnoputri, namun, kata Tjahjo, pelanggaran pemilu legislatif adalah hal-hal yang tidak bisa dipisahkan dengan persiapan Pilpres.&lt;br /&gt;"Karena DPT ini menyangkut kedaulatan pemilih," tegasnya.&lt;br /&gt;Terkait perolehan suara dari tiap DPD, DPP PDIP juga belum bisa melakukan rekapitulasi mengingat rekapitulasi KPU juga mengalami keterlambatan.&lt;br /&gt;"Itu yang menjadi kendala, sampai di tingkat KPPS pun masih belum  dilaporkan ke sejumlah derah tingkat I, yang mungkin jarak antara ibukota kecamatan dengan tingkat II sangat jauh," pungkasnya.&lt;br /&gt;Selain masalah DPT, surat suara tertukar juga menjadi masalah yang cukup banyak ditemukan dari laporan 33 DPD PDIP.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Pdt Masada Sinukaban Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Stop HIV AIDS dan Peduli Narkoba&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sumber dari Internet dan Yahoo.Com, DetikCom&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-4525102206662158908?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/4525102206662158908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=4525102206662158908' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4525102206662158908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/4525102206662158908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/04/remaja-paling-rentan-tertular-hivaids.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-2869942546929349266</id><published>2009-04-24T22:11:00.002+07:00</published><updated>2009-04-24T22:15:51.491+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Yahoo&lt;br /&gt;Dino: Yang Tercantum di Situs TIME Adalah Jajak Pendapat&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.detik.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;detikcom - 1 jam 59 menit lalu&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak tercantum dalam 100 tokoh paling berpengaruh versi Majalah TIME. Ini bisa dilihat dari situs resmi TIME, yakni &lt;a href="http://www.time.com/"&gt;www.time.com&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Dari 203 nama yang tercantum, tidak terdapat nama SBY. Namun menurut Jubir Kepresidenan Dino Patti Jalal, daftar nama di situs Majalah TIME tersebut hanyalah jajak pendapat. Sedangkan keputusan akhir tetap di tangan editor.&lt;br /&gt;"Setelah melihat secara seksama situs www.time.com, ternyata yang tercantum di sana adalah jajak pendapat, jadi bukan keputusan editor," kata Dino dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Jumat (25/4/2009).&lt;br /&gt;Tiap tahun TIME memang mengeluarkan daftar orang paling berpengaruh dunia atau lazim disebut TIME 100. Untuk bisa masuk TIME 100, TIME lebih dulu memilih ratusan kandidat yang memenuhi kriteria yang ditentukannya.&lt;br /&gt;Untuk memeras kandidat menjadi 100 orang, TIME mengundang partisipasi publik untuk memberi nilai. 100 Orang yang menyabet nilai tertinggi nantinya akan dirilis pada 1 Mei 2009.&lt;br /&gt;Pertanyaannya, jika dalam jajak pendapat yang menampilkan 203 nama tokoh saja SBY tidak tercantum, bagaimana mungkin SBY masuk ke dalam 100 besar?&lt;br /&gt;Sebelumnya diberitakan, pihak Istana Kepresidenan telah menerima surat resmi dari majalah TIME yang menyatakan SBY masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh di dunia. Menurut Dino, SBY sampai dibuat terharu dengan adanya surat tersebut.&lt;br /&gt;"Presiden SBY menyambut baik dan merasa terharu. Beliau menyatakan penghargaan itu merupakan apresiasi dan pengakuan dunia terhadap Bangsa Indonesia yang kini berada di garis terdepan dalam percaturan dunia internasional," kata Dino 13 April lalu.&lt;br /&gt;Penobatan tersebut bahkan telah dilansir lewat website resmi Presiden SBY, yakni www.presidensby.info. Tertulis di halaman website tersebut, SBY masuk sebagai 100 tokoh paling berpengaruh versi Majalah Time, bersanding dengan mantan PM Inggris Tony Blair, mantan Menlu AS Madeline Albright, mantan Presiden Rusia Vladimir Putin, PM Italia Silvio Berlusconi, dan mantan Presiden AS George W. Bush.&lt;br /&gt;Sebagai informasi, dari kelima tokoh yang disebut, hanya Blair, Putin, dan Bush yang tercantum dalam situs TIME. 2 Yang lain tidak tercantum.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;diambil dari Internet Yahoo.Com dan Detik.Com&lt;br /&gt;Oleh Pdt Masada Sinukaban Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-2869942546929349266?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/2869942546929349266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=2869942546929349266' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/2869942546929349266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/2869942546929349266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/04/yahoo-dino-yang-tercantum-di-situs-time.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3951020691212444966</id><published>2009-04-20T20:21:00.002+07:00</published><updated>2009-04-20T20:28:17.718+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Kisruh daftar pemilih tetap (DPT) mewarnai pemilu legislatif.&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Protes pun mengalir. Salah satunya para mantan aktivis '98. Mereka pun menyerukan penolakan pemilu dan pemboikotan pilpres.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Pemilu harus diulang karena adanya cacat DPT atau boikot pilpres 2009. Kini kita berada di tengah krisis konstitusi ketatanegaraan," kata Mantan Ketua Senat Universitas Mercubuana A Rohman, dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakpus, pada Senin (20/4/2009).&lt;br /&gt;Para mantan aktivis '98 itu yang dahulu tergabung dalam Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ) antara lain Ubaidillah (mantan Ketua Senat UNJ), Panca Nainggolan, dan lainnya, menandatangani petisi.&lt;br /&gt;"Hentikan penghitungan, presiden mengatakan bahwa itu kesalahan KPU, tetapi data kependudukan disediakan oleh pemerintah, jadi pemerintah yang harus bertanggung jawab," jelas A Rohhman.&lt;br /&gt;Menurut dia, ketua dan anggota KPU juga harus mengundurkan diri karena telah gagal dalam menyelenggarakan pemilu.&lt;br /&gt;"Mundur disini bukan untuk melanggar hukum formal, tetapi lebih sebagai suatu sikap moral sebagai orang yang dipercaya tapi melakukan kesalahan dan kegagalan dalam mengemban tugas rakyat, jadi butuh etika politik," ujarnya.&lt;br /&gt;Selain itu, presiden dan wapres segera non-aktif dari jabatannya agar pemilu berlangsung jurdil dan pemerintahan dijalankan oleh Triumvirat.&lt;br /&gt;"Maka Mendagri, Menlu, dan Menhan akan bekerja secara eksekutif dalammenjalankan pemerintahan," tambahnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;Bicarakan Masalah Kisruh Pemilu, Wiranto Bertemu Mega Lagi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.detik.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;detikcom - 2 jam 26 menit lalu &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum Partai Hanura, Wiranto bertandang ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan ini untuk menindaklanjuti pertemuan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini untuk melanjutkan pertemuan pertama yang dulu saya bacakan. Hari ini coba untuk merealisir langkah-langkah konkret," ujar Wiranto sesaat setelah tiba di kediaman Mega, Senin (20/4/2009).&lt;br /&gt;Menurut Wiranto, selain bertemu dengan Mega, dirinya telah melakukan pertemuan dengan beberapa partai lain. Pertemuan tersebut membahas tentang pelaksanaan Pemilu Legislatif yang dianggap amburadul.&lt;br /&gt;"Saya juga sudah melakukan pertemuan dengan parpol lain dan sekarang dengan Ibu Mega tentang kisruh pemilu (DPT)," imbuhnya.&lt;br /&gt;Apa dalam pertemuan ini juga akan dibicarakan masalah koalisi? "Masalah hukum saja belum selesai, kok bicara koalisi," elak Wiranto&lt;br /&gt;Kelompok 'Teuku Umar' Ancam Boikot Pilpres&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.detik.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;detikcom - 45 menit lalu&lt;br /&gt;Kelompok 'Teuku Umar' menilai Pemilu 2009 banyak kecurangan. Karena itu mereka meminta penanggung jawab pemilu yang terdiri dari presiden, pemerintah dan KPU bertangung jawab atas kecurangan tersebut. Jika tuntutan ini tidak diperhatikan, kelompok ini akan memboikot Pemilu Presiden mendatang.&lt;br /&gt;"Seandainya permintaan pertanggungjawaban dan penjelasan ini tidak mendapat respon positif dari penanggung jawab pemilu, maka kami mempertimbangkan sepakat untuk tidak melakukan partisipasi dalam Pemilu Presiden," kata Juru Bicara Kelompok Teuku Umar, Wiranto.&lt;br /&gt;Wiranto menyampaikan hal ini usai bertemu Megawati selama kuranglebih 1,5 jam di kediamannya Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Senin (20/4/2009). Kelompok 'Teuku Umar' antara lain, Megawati, Prabowo, Wiranto, Gus Dur, dan pimpinan partai-partai yang protes hasil Pemilu 2009.&lt;br /&gt;Wiranto membantah jika sikapnya ini dinilai sebagai bentuk boikot terhadap agenda nasional. Sikap bersama ini diambil semata-mata untuk menunjukkan protes bersama akibat tidak adanya kejujuran dalam aturan main pemilu yang memberikan ruang kemenangan bersama kepada para pesertanya.&lt;br /&gt;"Bukan boikot, bagaimana mungkin anda ikut suatu proses pemilu yang kita sangat tahu bahwa sudah sarat dengan ketidaksempurnaan. Bagaimana ikut pertandingan, tatkala anda tahu peraturan-peraturan yang digunakan tidak lagi berpihak pada kebenaran. Bagaimana anda ikut pertandingan tatkala anda tahu hasilnya apapun tidak akan memenangkan pertandingan itu. Inikah hak asasi," paparnya.&lt;br /&gt;Wiranto menegaskan kelompok Teuku Umar ini diambil bukan karena takut kalah dengan SBY. Tetapi semata-mata ingin menegakkan substansi demokrasi yang berlandaskan fairness.&lt;br /&gt;"Banyak hak konstitusional warga negara yang dipasung saat ini. Ini bukan soal menang-menangan. Atau untuk mengganggu proses konstitusional. Kami ingin menegakkan kebenaran," jelasnya.&lt;br /&gt;Wiranto menambahkan, rumusan ancaman boikot ini sudah dibuat oleh kelompok Teuku Umar. Hanya tinggal menunggu waktu untuk disampaikan kepada publik jika tuntutan pertanggungjawaban ini tidak mendapatkan respon dari penanggung jawab pemilu yang terdiri dari presiden, mendagri dan KPU.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Dituntut Buka DP4, Mendagri Berdalih DPT Kewenangan KPU&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.detik.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;detikcom - 2 jam 32 menit lalu &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Tuntutan sejumlah parpol agar Departemen Dalam Negeri (Depdagri) membuka DP4 (Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu) terkait kekisruhan daftar pemilih tetap (DPT) ditanggapi dingin. Depdagri berdalih DPT adalah kewenangan KPU.&lt;br /&gt;"Saya katakan berkali-kali soal DPT ini bahwa kewenangannya ada di KPU," ujar Mendagri Mardiyanto usai mengikuti Raker dengan Komisi II di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2009).&lt;br /&gt;Mardiyanto menegaskan, dirinya tidak akan ikut campur dalam perbaikan DPT yang dilakukan oleh KPU. Ia mengatakan UU Pemilu 10/2008 tidak membolehkan Depdagri ikut campur.&lt;br /&gt;"UU Pemilu tidak membenarkan kita mencampuri independensi KPU," tambahnya.&lt;br /&gt;Kendati tidak akan mencampuri soal pemutakhiran DPT, mantan Gubernur Jawa Tengah ini memastikan kalau Depdagri siap memberikan bantuan kepada KPU untuk memutakhirkan DPT.&lt;br /&gt;"Itu tugas KPU, tapi kalau ada kesulitan kita siap bantu," janjinya.&lt;br /&gt;Mardiyanto berharap pembahasan Perppu 1/2009 yang sudah disetujui di Komisi II DPR, menjadi rangkaian yang tak terputus dengan pembahasan sebelum Perppu itu keluar dan pemutakhiran DPT berikutnya.&lt;br /&gt;Ia mengatakan, Perppu itu nantinya bisa menjadi suatu bentuk akomodasi kepentingan masing-masing partai dan tidak lagi dipersoalkan oleh partai.&lt;br /&gt;"karena waktu itu sudah ada dukungan bersama berupa dukungan politik walaupun itu (Perppu) milik pemerintah," tutupnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;PDIP Minta DPR Evaluasi Pusat Tabulasi KPU&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;a href="http://www.detik.com/"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;detikcom - 2 jam 27 menit lalu &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;PDIP mempertanyakan efektivitas tabulasi online (real count) Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang selama ini berjalan sangat lamban. Partai berlambang banteng moncong putih ini meminta DPR mengevaluasi tabulasi nasional Pemilu 2009 yang digelar KPU di Hotel Borobudur yang ditutup hari ini.&lt;br /&gt;"Sangat disayangkan dan kami bertanya-tanya ada apa sebenarnya KPU," tutur Ketua FPDIP, Tjahjo Kumolo melalui pesan singkat kepada detikcom, Senin (20/4/2009).&lt;br /&gt;Menurut Tjahjo, perhitungan suara yang digelar di hotel mewah ini menggunakan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, dengan hasil yang mengecewakan, KPU harus bertanggung jawab.&lt;br /&gt;"DPR harus mempertanyakan kepada KPU, apa problemanya, dan ada apa dengan KPU," tutur Tjahjo.&lt;br /&gt;"Kalau macet begini, bagaimana pertanggungjawaban KPU untuk hal ini. Ini juga menyangkut pembiayaan yang besar untuk IT," pungkasnya.&lt;br /&gt;Meskipun target tidak terpenuhi, pusat tabulasi pemilu 2009 KPU direncanakan ditutup malam hari ini pada pukul 24.00 WIB dan dipindahkan ke Gedung KPU di, Jl Iman Bonjol, Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;Sementara itu, Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie mendukung langkah KPU yang akan memindahkan pusat tabulasi dari Hotel Borobudur ke Kantor KPU. "KPU harus terus melaksanakan tabulasi nasional dengan IT tapi tidak terbuka," kata Marzuki Alie di Hotel Borobudur, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;Marzuki menambahkan, tabulasi tidak banyak berpengaruh karena yang paling penting adalah penghitungan secara manual.&lt;br /&gt;"Saya harap tidak ada jauh beda tabulasi dengan manual, meskipun ada keraguan. Kita harap tabulasi terus dilaksanakan meski tidak secara terbuka," tandasnya&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Di Kutip dari Yahoo.Com dan Detik Com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Oleh Pdt Masada Sinukaban Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-3951020691212444966?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/3951020691212444966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=3951020691212444966' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3951020691212444966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/3951020691212444966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/04/kisruh-daftar-pemilih-tetap-dpt.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-7308759240635855350</id><published>2009-04-19T20:35:00.000+07:00</published><updated>2009-04-19T20:49:23.268+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt; TIPE-TIPE DASAR PENDAMPINGAN&lt;br /&gt;DAN KONSELING PASTORAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pdt Masada Sinukaban&lt;br /&gt;KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tantangan Pendampingan dan Konseling Pastastoral masa Kini&lt;br /&gt;            Konseling Pastoral adalah alat yang penting sekali yang membantu Gereja menjadi pos penyelamat jiwa, tempat berlindung, taman kehidupan Rohani dan bukan suatu klub atau museum. Konseling dapat membantu menyelamatkan bidang kehidupan yang menderita kerusakan dalam badai kehidupan sehari-hari, yang hancur karena rasa cemas, rasa bersalah, dan kurangnya integritas kepribadian. Dalam program pendampingan dan konseling  yang efektif, pendeta dan warga gereja sudah terdidik berfungsi sebagai orang yang memperlancar penyembuhan dan pertumbuhan. Program pendampingan konseling yang efektif dan mentransformir suasana antar pribadi jemaat dan dapat membuat gereja menjadi tempat pemeliharaan keutuhan manusia disepanjang   siklus kehidupannya.&lt;br /&gt;            Pendampingan dan Konseling Pastoral terus membantu pembaharuan semangat Gereja dengan menyediakan alat untuk pembaharuan pribadi, hubungan, dan kelompok manusia. Konseling mengurangi kelumpuhan kemampuan umat Kristen untuk memberi dan menerima kasih. Dengan demikian konseling dapat membantu kita menjadi Gereja, yaitu persekutuan yang didalamnya Kasih Allah menjadi realitas yang dialami dalam hubungan-hubungan. Jadi, Konseling terus menjadi alat pembaruan melalui pendamaian, yang membantu menyembuhkan keterasingan orang dari diri sendiri, dari keluarga, dari warga Gereja lainnya, dari orang yang berada dari luar Gereja, dan dari hubungannya dengan Allah yang memberi kegairahan dan pertumbuhan. Konseling dapat membuka kesadaran baru, memperbaiki pandangan mata hati kita yang dahulu menjadi buta karena kecemasan, kepedulian pada diri sendiri yang dibebani oleh rasa bersalah atas segala keindahan, tragedi, keajaiban dan kesakitan orang. Konseling dapat membebaskan kemampuan orang menuju kemurnian dan kegairahan. Konseling dapat membebaskan daya ciptanya yang terperangkap, yaitu daya cipta yang terdapat dalam diri setiap orang. Dengan membaharui orang sebagai manusia, Konseling membantu memperkuatnya menjadi perantara pembaruan dalam Gereja dan masyarakat yang benar-benar sangat membutuhkan pembaruan.&lt;br /&gt;            Konseling dan pendampingan dapat menjadi alat-alat penyembuhan dan pertumbuhan yang membantu orang mengembangkan apa yang paling sulit dicapai dalam periode sejarah masakini, yaitu hubungan yang mendalam.&lt;br /&gt;            Ketika orang bersentuhan dengan kehidupan Yesus, dia mengalami didalam Dia kuasa penyembuhan yang berasal dari keterbukaan kepada diri sendiri, orang lain, alam dan Allah. Dia berhadapan dengan Yesus yang hidup-Nya merupakan saluran yang dalam. Dari Dia mengalir dengan bebas dan berkelimpahan segala sumber daya penyembuhan dan pertumbuhan, yaitu Roh pengasih Allah.&lt;br /&gt;            Tujuan utama dari buku ini adalah membantu para pendeta dan para Mahasiswa/i teologi untuk mengembangkan keterampilan yang setinggi-tingginya dalam metode dasar pendampingan dan Konseling yang diperlukan dalam pelayanan penyembuhan dan pertumbuhan yang efektif. Termasuk kedalam tujuan umum ini, terdapat beberapa tujuan khusus:&lt;br /&gt;(1)   Buku ini bertujuan untuk melukiskan pertumbuhan holistik yang baru dan paradigma yang berpusat pada pembebasan untuk pendampingan Pastoral dan Konseling yang berpusat pada keutuhan rohani dan etis.&lt;br /&gt;(2)   Buku ini bertujuan untuk meninjau seluas-luasnya misi, dasar teologis, warisan historis, dan keunikan pendampingan dan Konseling pastoral.&lt;br /&gt;(3)   Buku ini bertujuan meninjau kembali prosedur fundamentalis bagi semua pendampingan dan Konseling pastoral.&lt;br /&gt;(4)   Buku ini bertujuan untuk mengemukakan tipologi pendampingan dan Konseling pastoral sebagai cara untuk mengerti kesempatan Pendeta yang seluas-luasnya untuk memperlancar penyembuhan dan pertumbuhan. Perlu dijelaskan bahwa bermacam-macam metode Konseling sering dipakai dalam berbagai tahap hubungan Konseling, bahkan dalam pertemuan yang sama. Sama halnya dengan seorang tukang kayu, dia membutuhkan macam-macam alat untuk membuat satu perabut yang bagus. Konselor pun demikian halnya. Ia membutuhkan bermacam-macam metode untuk menolong orang memulihkan perkawinannya atau struktur nila yang jelek.&lt;br /&gt;(5)   Tujuan selanjutnya dari buku ini adalah menyoroti berbagai tipe pendampingan dan konseling yang sangat penting dan normatif yang berpusar pada diri manusia, pelayanan umum (non-spesialis), bantuan krisis jangka pendek; pendampingan dan konseling bagi keluarga yang berkabung; penyuburan dan Konseling perkawinan dan Keluarga; Konseling terarah referal ; Konseling pendidikan dan Konseling kelompok kecil; dan pendidikan tim pendamping warga Gereja&lt;br /&gt;(6)   Tujuan terakhir buku ini adalah mendorong penggunaan metode simulasi secara luas dalam mempelajari pendampingan dan Konseling pastoral. (Halaman 15-25, 2002).&lt;br /&gt;(7)   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model Pengembalaan dan Konseling Pastoral yang Terarah Pada Pembebasan dan Pertumbuhan yang Holistik&lt;br /&gt;            Pengembalaan dan Konseling Pastoral adalah pemanfaatan hubungan seseorang dan orang lainnya didalam pelayanan. Hubungan itu dapat berupa hubungan satu orang tertentu dengan satu orang lainnya atau dalam suatu kelompok kecil. Hubungan itu memungkinkan timbulnya kekuatan dan pertumbuhan yang menyembuhkan baik dalam diri orang-orang yang dilayani tersebut maupun didalam relasi-relasi mereka. Pengembalaan adalah suatu pelayanan yang luas cakupannya. Pengembalaan mencakup pelayanan saling menyembuhkan dan menumbuhkan didalam suatu jamaat dan komunitasnya sepanjang perjalanan hidup mereka. Konseling pastoral adalah hubungan dimensi dari pengembalaan. Dalam Konseling Pastoral bermacam-macam metode untuk menolong orang dimanfaatkan, sehingga mereka dapat mengembangkan kemampuannya untuk mengatasi masalahnya atau krisis-krisis yang mereka hadapi. Dan dengan Konseling itu mereka akan mengalami penyembuhan dari kehancurannya. Konseling Pastoral adalah suatu fungsi yang bersifat memperbaiki, yang dibutuhkan ketika orang mengalami krisis yang merintangi pertumbuhannya. Orang yang membutuhkan Pengembalaan sepanjang hidupnya. Tetapi orang hanya membutuhkan Konseling Pastoral ketika mengalami krisis yang hebat. Dan mungkin, sudah cukup dengan Konseling dalam waktu yang lama. Ini dibutuhkan ketika pertumbuhan terhalang secara mendalam dan atau kronis. Rintangan itu disebabkan oleh kebutuhan-kebutuhan yang tidak terpenuhi pada waktu lampau atau oleh krisis-krisis yang menimpa hidup orang secara beruntun pada masa dewasa. (Halaman 32-33, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk Umum Model Pembebasan dan Pertumbuhan&lt;br /&gt;Dibawah ini diterangkan beberapa tema utama dalam model pembebasan pertumbuhan:&lt;br /&gt;(1)   Tujuan dari seluruh pengembalaan  dan Konseling Pastoral (dan semua pelayanan) adalah untuk membebaskan, memperkuat dan memelihara keutuhan hidup yang berpusat pada Roh. Metode-metode Pengembalaan dan Konseling adalah dimensi-dimensi yang penting dari pelayanan yang memungkinkan adanya keutuhan itu.&lt;br /&gt;(2)   Keutuhan Spiritual dan etis adalah inti dari seluruh keutuhan Manusia. Pembentukan Spiritual dan tuntunan etis adalah inti keprihatinan dari semua Pengembalaan dan Konseling Pastoral yang berakar dalam warisan Yahudi Kristen.&lt;br /&gt;(3)   Pengembalaan dan Konseling Pastoral berusaha memanfaatkan pemahaman psikologis maupun Teologis yang berhubungan dengan situasi dan penyembuhan manusia.&lt;br /&gt;(4)   Pengembalaan dan Konseling harus bersifat Holistik (menyeluruh), artinya berusaha untuk memungkinkan penyembuhan dan pertumbuhan keutuhan Manusia dalam dimensinya. Model itu berorientasi pada sistem-sistem, artinya keutuhan orang dilihat dari keterlibatannya dalam segala hubungan-hubungannya yang penting dan saling ketergantungannya dengan orang-orang, kelompok-kelompok dan institusi-institusi, sebenarnya mempunyai hakikat yang sama.&lt;br /&gt;(5)   Tersedia kesempatan-kesempatan khusus untuk pemeliharaan keutuhan melalui  Pengembalaan dan Konseling Pastoral pada tiap tahap perkembangan hidup.&lt;br /&gt;(6)   Pelayanan dan pengembangan dalam suatu Jemaat sebagai komunitas yang saling mempedulikan menjadi konteks dan fondasi yang memperkuat pelayanan Konseling Pastoral yang bersifat reparatif.&lt;br /&gt;(7)   Pengembalaan adalah pelayanan Pendeta dan anggota jemaat secara bersama. Pendeta (pelayan yang ditahbiskan) merupakan pelatih yang bertanggung jawab untuk memampukan anggota Jemaat saling melayani disamping menjalankan pelayanannya diri sendiri yang unik dan berharga.&lt;br /&gt;(8)   Krisis dan kemalangan dalam kehidupan individu dan keluarga, serta krisis dan perubahan sosial dalam masyarakat yang lebih luas, umumnya menjadi kesempatan yang paling sering untuk melakukan Pengembalaan dan Konseling. Karena itu, demi keefektifan pelayanan, maka metode-metode untuk mencegah krisis dalam waktu singkat amat dibutuhkan.&lt;br /&gt;(9)   Pengembalaan harus membebaskan diri dari orientasi  yang mengutamakan kelas menengah, orang kulit putih, dan laki-laki, juga harus menjadi lebih inklusif dalam pengertian, keprihatinan dan metode-metodenya. Prespektif pengembalaan harus lebih bersifat transkultural, terbuka terhadap cara-cara pengembalaan yang baru untuk orang miskin dan lemah, golongan etnis minoritas, wanita dan orang-orang dari kebudayaan asing. Dalam Planet yang kian menyusut ini, kesadaran, suara hati dan pelayanan kita harus bersifat Global.&lt;br /&gt;(10)                        Memampukan orang mengembangkan baik prilaku, perasaan, sikap, dan nilai yang konstruktif adalah hal yang amat penting dalam proses menolong.&lt;br /&gt;(11)                        Pengembalaan dan Konseling sepantasnya memanfaatkan identitas profesional yang unik dan peranan pelayan (Pendeta), termasuk otoritas mereka yang positif dan harapan masyarakat terhadap mereka. Dengan demikian mereka akan mengambil inisiatif dalam usaha yang aktif untuk menolong orang yang membutuhkan Pengembalaan dan Konseling.&lt;br /&gt;(12)                        Metode-metode penyembuhan dan pertumbukan “otak kanan” (pendekatan yang bersifat intuitif, metaforis, imaginatif) sepantasnya dipakai lebih banyak daripada waktu lampau dan diintegritaskan dengan metode-metode “otak kiri” (pendekatan analitis, rasionalis, intensional), jika Pengembalaan dan Konseling harus menjadi alat-alat yang lebih baik bagi perubahan Manusia secara total.&lt;br /&gt;(13)                        Agar Pengembalaan dan Konseling Pastoral menjadi lebih efektif dalam pembebasan keseluruhan diri manusia itu, maka harus dipahaminya keseluruhan diri manusia itu, baik laki-laki maupun perempuan dalam cara-cara yang mendorong pertumbuhan  yang jauh melampaui stereotip-stereotip peran Seks yang tradisional. Perubahan-perubahan yang mendalam pada identitas wanita dalam dua dekade terakhir (seperti yang direfleksikan dalam pemikiran-pemikiran Teolog-teolog dan Terapis-terapis feminis), membuka kemungkinan-kemungkinan baru yang menarik untuk pembebasan wanita dan pria menuju kemampuan-kemampuan yang penuh, yang Tuhan berikan kepada mereka. Pengembalaan dan Konseling Pastoral harusnya menjadi alat-alat pembebasan manusia secara penuh.&lt;br /&gt;(14)                        Konselor dan terapis Pastoral perlu memperkuat dasar dan metodologi pemikiran mereka dengan melakukan pendekatan  pada sistem-sistem yang lebih baru, dan psikoterapi-psikoterapi yang berorientasi pada pertumbuhan.&lt;br /&gt;(15)                        Pengembalaan dapat dan sepantasnya terjadi dalam semua fungsi pelayanan, termasuk dalam khotbah, kebaktian dan aksi sosial.&lt;br /&gt;(16)                        Agar menjadi efektif sebagai pemelihara pertumbuhan maka Pendeta harus terus bertumbuh. Sebagai orang yang memberi semangat hidup pada orang lain, maka kita harus tetap hidup. Untuk memungkinkan penyembuhan, maka kita harus cukup peka menghadapi dan mengakui kebutuhan kita akan penyembuhan, secara terus-menerus. Sehingga kita menjadi  “penyembuh yang terluka” (the wounded healer-Henry Nouwen). Dalam pengalaman saya, inilah tantangan, kesulitan dan bagian yang menarik dalam pelayanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Pembebasn merupakan motif yang mempersatukan gaya hidup orang Kristen. Injil akan dialami sebagai kabar baik apabila Injil itu membebaskan dan menguatkan orang untuk menghayati mimpi serta maksud Allah sehingga mereka memperoleh kehidupan untuk menjadi segala yang mungkin sesuai potensinya. (Halaman 33-36, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti Keutuhan&lt;br /&gt;            Keutuhan, yang harus dibebaskan dan dikuatkan oleh Gereja, berpusat pada keutuhan rohani. Artinya, inti dari semua Pengembalaan dan Konseling Pastoral adalah untuk menolong orang mengalami penyembuhan dan pertumbuhan dalam dimensi vertikal (Tillich).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam Dimensi Keutuhan&lt;br /&gt;            Pengembalaan dan Konseling Pastoral berusaha memperkuat pertumbuhan kearah keutuhan dalam enam aspek kehidupan Manusia, yang satu sama lainnya saling berkaitan:&lt;br /&gt;-         Menyegarkan pikiran.&lt;br /&gt;-         Membuat tubuh lebih bergairah.&lt;br /&gt;-         Memperbaharui dan memperkaya hubungan-hubungan dekat.&lt;br /&gt;-         Memperdalam hubungan orang dengan alam dan lingkungan hidup.&lt;br /&gt;-         Menumbuhkan hubungan dengan lembaga-lembaga yang penting dalam hidup.&lt;br /&gt;-         Memperdalam dan menggairahkan hubungan dengan Allah.&lt;br /&gt;            Manusia adalah sistem-sistem yang terbuka. Pertumbuhan kita terjadi dalam hubungan-hubungan keenam dimensi diatas. Pertumbuhan yang semakin besar dalam satu dimensi, akan mendukung pertumbuhan dalam dimensi-dimensi lainnya. Berkurangnya keutuhan dalam satu dimensi akan memperlambat pertumbuhan dalam dimensi-dimensi lainnya. Pengembalaan dan Konseling Pastoral yang bersifat menyeluruh (holistik) ditujukan untuk memampukan orang dalam mengembangkan dan menyeimbangkan pertumbuhan dalam keenam aspek kehidupan mereka.&lt;br /&gt;            Pengembalaan dan Konseling Pastoral akan efektif sejauh mana keduanya memberi bantuan kepada orang untuk memperkembangkan kemampuannya berhubungan dalam cara-cara yang memelihara keutuhan.&lt;br /&gt;            Konseling Pastoral bertujuan untuk membantu orang menghadapi masalah-masalah mereka yang mendesak secara konstruktif, mengambil keputusan-keputusan, memikul pertanggungjawaban-pertanggungjawaban, dan memperbaiki prilaku mereka yang menyakiti diri sendiri dan orang lain; tetapi juga sama pentingnya, yakni membantu mereka mengungkapkan perasaan-perasaan, sikap-sikap dan pemahaman-pemahaman akan diri mereka sendiri, yang merintangi pertumbuhan mereka.&lt;br /&gt;            Semua fungsi pelayanan mempunyai satu tujuan tunggal yang mempersatukan semuanya, yaitu memperkuat keutuhan manusia yang berpusat pada Roh. Kita para Konselor Pastoral penting melihat diri kita sendiri didalam warisan Pengembalaan yang panjang dan kaya.&lt;br /&gt;            Renaesance (kelahiran kembali) dalam Pengembalaan kontemporer dimulai pada pertengahan tahun dua puluhan dengan sumbangan perintis dari Richard Cabot, Anton Boisen, Philip Guiles, Russell Dicks dan lain-lain, yang memulai gerakan pendidikan klinis (Clinical Pastoral Education, di singkat CPE). Berawal dari penyakit seorang psikosis dalam kasus Boisen, dan penyakit seorang penderita TBC tulang dalam kasus Dicks maka kedua penderita ini mulai mendidik Pendeta-pendeta dan mahasiswa-mahasiswi seminari di rumah sakit dimana mereka melayani orang-orang yang berada dalam krisis dibawah pengawasan yang cermat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            William A. Clebsch R. Jaekle mengemukakan 4 Pengembalaan di sepanjang abad :&lt;br /&gt;(1)   Menyembuhkan (Healing)- “Suatu fungsi Pastoral yang terarah untuk mengatasi kerusakan yang dialami orang dengan memperbaiki orang itu dengan menuju keutuhan dan membimbingnya kearah kemajuan diluar kondisinya terdahulu.”&lt;br /&gt;(2)   Mendukung (Sustaining)-”Menolong orang yang sakit (terluka) agar dapat bertahan dan mengatasi suatu kejadian yang terjadi pada waktu yang lampau, dimana perbaikan atau penyembuhan atas penyakitnya tidak mungkin lagi diusahakan atau kemungkinannya sangat tipis sehingga tidak mungkin lagi diharapkan.”&lt;br /&gt;(3)   Membimbing (Guiding)-”Membantu orang yang berada dalam kebingungan dalam mengambil pilihan yang pasti (meyakinkan diantara berbagai pikiran dan tindakan alternatif/pilihan), pilihan yang dipandang mempengaruhi keadaan jiwa mereka sekarang dan pada waktu yang akan datang.”&lt;br /&gt;(4)   Memulihkan (Reconciling)-”Usaha membangun hubungan-hubungan yang rusak kembali diantara manusia dan sesama manusia dan diantara manusia dengan Allah”. Secara historis, memulihkan telah dipakai dua model : Pengampunan dan disiplin Gereja.&lt;br /&gt;            Saya perlu juga menambahkan fungsi kelima dari pengembalaan, fungsi yang juga bersifat mendasar dan merupakan suatu motif yang langgeng dalam sejarah gereja, yaitu: Memelihara atau mengasuh (Nurturing). Tujuan dari memelihara adalah memampukan orang untuk mengembangkan potensi-potensi yang diberikan Allah kepada mereka, disepanjang perjalanan hidup mereka dengan  segala lembah-lembah, puncak-puncak dan dataraan-datarannya. (Halaman 39-53, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misi, Dasar Alkitab, Keunikan Pengembalaan dan Konseling Pastoral&lt;br /&gt;            Pengembalaan (Pendampingan Pastoral) adalah suatu jawaban terhadap kebutuhan setiap orang akan kehangatan, perhatian penuh, dukungan, dan Pengembalaan (pendampingan). Banyak orang terdesak/terpojok memandang Pendeta sebagai seorang yang berkompeten, Gembala yang layak untuk mendampingi mereka berjalan dalam lembah kekelaman. Jika Pendeta itu tidak mempunyai keterampilan yang memadai, maka orang-orang tersebut diatas hanya akan mendapatkan batu ketika mereka meminta roti. Jelaslah bahwa Pendeta terus berada dalam garis terdepan dalam pergumulan untuk menolong orang susah. Pendeta perlu memperoleh pendidikan yang terbaik dalam Konseling, yaitu pendidikan yang diawasi baik secara akademis maupun secara klinis. (Halaman 59-63, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berteologi Melalui Pendampingan dan Konseling Pastoral&lt;br /&gt;            Hubungan antara praktek Pendampingan (Pengembalaan) dan Konseling Pastoral dengan warisan Alkitabiah kita mempunyai jalan dua arah. Pendampingan dari warisan kita menerangi, memperjelas dan membimbing praktek seni Pastoral. Dan praktek ini menghidupkan kebenaran Alkitabiah dengan membiarkan kebenaran tersebut berinkarnasi dan dialami didalam relasi manusiawi. Didalam Konseling, kebenaran Alkitabiah diperjelas oleh penerapan dan pengujiannya diarena pergumulan dan pertumbuhan manusiawi. Dalam hal inilah Pendampingan dan Koseling Pastoral merupakan cara berteologi. Didalam hubungan Konseling, seorang Pendeta bergumul bersama-sama dengan orang yang dilayaninya beserta dengan masalah Teologis yang mendasar pada suatu tingkat kepribadian yang mendalam. (Halaman 64, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunikan Konseling Pastoral&lt;br /&gt;            Pendeta perlu memahami keunikannya sebagai Konselor sama seperti ahli Konseling dan terapi lainnya, sehingga ia dapat meningkatkan sumbangannya yang khusus dalam menolong orang yang menderita kesusahan. Inti dari keunikan Pendeta ialah warisan, orientasi, sumberdaya, dan kesadaran Teologis-Pastoralnya. Inilah kerangka dan bidang keahlian  khusus seorang Pendeta. Setiap hal yang dilakukan oleh Pendeta, sepantasnyalah dipengaruhi secara mendalam oleh kesadaran bahwa Roh Allah yang transpersonal (lintas-pribadi) adalah inti dari segala realitas. (Halaman 85-86, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperlancar keutuhan Rohani: Inti dari Pengembalaan dan Konseling Pastoral&lt;br /&gt;            Pendeta terpanggil menjadi orang yang memungkinkan terwujudnya keutuhan rohani disepanjang siklus kehidupan. Pendidikan Teologi yang diperolehnya menolong memperlengkapinya dengan sumber dan kecakapan yang perlu untuk digunakan sebagai Guru, Pembimbing dan pelatih kehidupan rohani alam semua aspek pelayanannya. Memampukan penyembuhan dan pertumbuhan rohani adalah tugas inti dalam semua pengembalaan dan Konseling Pastoral. Menyelidiki sifat dan metodologi dari peningkatan keutuhan rohani. (Halaman 133-134, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konselor Pastoral Sebagai Pembimbing dan Pimpinan Rohani&lt;br /&gt;            Banyak tradisi dan kebudayaan yang menganggap bahwa peranan Pembimbing pribadi dalam kehidupan batin adalah peran yang penting sekali. Didalam Kekristenan, tradisi bimbingan rohani (spiritual direction) telah berkembang maju mengikuti abad ke empat (didalam tradisi Bapak-bapak Gereja dari daerah gurun pasir dan juga di gereja Ortodox Timur). Tradisi ini terus kuat dalam Gereja Roma Katholik pada abad pertengahan dan kemudian dalam persekutuan Anglikan. Walaupun tradisi Protestan secara relatif tidak memakai istilah “bimbingan rohani” hingga pada waktu terakhir ini, namun Luther telah mempraktekkan  suatu pelayananan bimbingan pribadi, Calvin telah menunjukkan keprihatinannya terhadap bimbingan suatu hati dan Richard Baxter didalam buku klasiknya The Reformed Pastor (1656), menunjukkan bahwa Pendeta sepantasnya tidak boleh “agak lengah” pada tugas nasehat pribadi, tetapi sepantasnyalah “melakukan dengan penuh semangat”. Pada zaman Wesley, pertemuan para pengikut merupakan tempat bimbingan rohani dan pendidikan yang intensif dalam kehidupan orang Kristen. Jelaslah bahwa tradisi Kristen telah menganggap bimbingan rohani sebagai suatu dimensi sentral dari pengembalaan.&lt;br /&gt;            Arah bimbingan rohani ini mempunyai implikasi penting bagi Pengembalaan dan Konseling. Agar sungguh-sungguh menjadi Pastoral, maka Konseling Pastoral mencakup perspektif dan keprihatinan dari bimbingan rohani. (Halaman 146-147, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memeriksa dan Mengobati Masalah Rohani &lt;br /&gt;            Mengemungkinkan keutuhan rohani dalam Konseling Pastoral mencakup Pengembalaan dan pengertian masalah rohani seseorang secara khusus, kemudian menggunakan metode yang cocok untuk mendatangkan kesembuhan kepada kerusakan itu. Tujuan Pendeta adalah memimpin orang seperti itu menuju suatu kesadaran akan akar rohani dan akar nilai yang mendasar dari dilemanya dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan Sumber Religius dalam Pengembalaan dan Konseling Pastoral &lt;br /&gt;            Karena pertumbuhan rohani ini adalah tujuan akhir dari Pengembalaan dan Konseling Pastoral, maka Pendeta sepantasnya menggunakan istilah Teologis, gambaran, konsep, cerita dan sumber doa, kitab suci, dan sakramen dengan teliti dan hati-hati. Apabila sumber religius digunakan secara tepat, mereka dapat menjadi instrumen yang amat kuat untuk memelihara pertumbuhan rohani, dan menjadi sumber yang unik untuk Pengembalaan dan Konseling.&lt;br /&gt;Menggunakan Alkitab dengan Cara yang Penuh Pertumbuhan.&lt;br /&gt;            Ada macam-macam cara untuk menggunakan Alkitab didalam Pengembalaan dan Konseling Pastoral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan Doa dan Meditasi&lt;br /&gt;            Doa dan Meditasi adalah disiplin perlengkapan ibadah yang dapat saling memperkaya. Keduanya adalah cara yang langsung untuk membuka diri seseorang kepada kuasa Kasih Allah yang kreatif. Disiplin ini mempunyai tiga penggunaan dalam Pengembalaan dan Konseling Pastoral: sebagai sumber penting untuk persiapan rohani pendeta sendiri untuk meperlengkapi pertumbuhan rohani dalam Konseling, sebagai sarana yang dapat dipakai oleh Konselor atas nama klien, dan sebagai kecakapan yang dapat diajarkan kepada Konseli untuk dipakai dalam penyembuhan diri sendiri.&lt;br /&gt;Sumber Rohani Pendeta&lt;br /&gt;            Bila Pendeta memberi Konseling dalam bidang krisis dan kebingungan rohani, maka Teologinya yang hidup (operatif), yaitu cara dia mengatasi kecemasan eksistensialnya, mempengaruhi keefektifannya lebih banyak dari teologi “otak” nya. Keyakinannya  yang mendasarlah yang menanggulangi “ego chill” (istilah ini berasal dari Erik Erikson untuk memaksudkan  kecemasan eksistensial). Imannya yang nyata (real) memberi keberanian untuk memandang kearah jurang kecemasan eksistensial mereka yang mendalam. Kedua hal ini akan dapat diuji berulang-ulang dalam pelayannanya. Misalnya ketika Pendeta menolong seorang wanita yang mendekati kematian karena kanker atau seorang pecandu alkohol yang sudah berada ditepi jurang kehampaan hidup dan tindakan bunuh diri. Perasaan si Pendeta yang nyata tentang kehidupan dan kematiannya sendiri, dan juga tentang kehidupan dan kematian  orang yang sangat dikasihinya, akan mempengaruhi Konseling si Pendeta, khususnya Konseling yang berpusat pada soal eksistensial.&lt;br /&gt;Terapi-terapi pada zaman ini&lt;br /&gt;            Dua aliran dalam psikoterapi kontemporer menyediakan sumber yang sangat kaya untuk pekerjaan konselor Pastoral yang berhubungan dengan masalah rohani. Satu adalah perspektif eksistensialis seperti yang direfleksikan dalam pendekatan terapeutik dari Rollo May, James F.T. Bugental, dan Viktor Frankl. Tekanan dari para ahli terapi dalam aliran ini tentang nilai, kreativitas, kebebasan (pilihan dan pertanggungjawaban), keaslian (otentisitas), keberadaan, dan makna hidup, semuanya adalah konsisten dengan sebahagian besar pandangan Yahudi-Kristen tentang Manusia. Pengertian mereka yang tidak bersifat reduktionistis tentang manusia, yang bertentangan dengan pandangan behaviorisme dan psikoanalisis, meninggikan kemanusiaan yang unik dalam diri kita sebagai manusia. Bugental berkata: “barangkali saya dapat meringkaskan paling baik apa arti psikologi eksistensial bagi saya dengan menggunakan ungkapan ini: 'Ia memulihkan keilahian kita'.” Perspektif eksistensial dalam psikoterapi menolak kecenderungan yang mengubah manusia menjadi mekanisme, bahka mekanisme yang paling kompleks, seperti komputer. Dalam bahasa Alkitab, metode ini meneguhkan Imago Dei sebagai hakikat dari kemanusiaan dan berusaha memampukan perkembangan yang semaksimal mungkin atas potensi yang menyerupai Allah.&lt;br /&gt;            Aliran kedua ialah psikosintesis (psychosynthesis), yaitu suatu terapi yang dikembangkan oleh ahli psikiatri Italia, Roberto Assagiolo. Metode ini adalah suatu sumber pemahaman dan metode yang kaya untuk Konselor Pastoral. Psikosintesis berpusat pada pertumbuhan dan berorientasi rohani. Kebanyakan dari metode ini bermanfaat dalam memperlengkapi pertumbuhan rohani. (Halaman 156-172, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konseling Atas Masalah Etis, Nilai dan Arti&lt;br /&gt;            Untuk menjadi sehat, orang membutuhkan nilai dan arti yang baik. Pertumbuhan menuju keutuhan yang berpusat pada Roh Kudus harus mencakup pertumbuhan dalam nilai yang membimbing kehidupan dan komitmen etis. Wabah kebingungan moral dan kekacauan nilai dalam masyarakat kita mempunyai persemaian yang didalamnya dikembangbiakkan banyak masalah psikologis, psikosomatis, antar pribadi, dan rohani yang menyebabkan orang datang ke Konseling dan terapi/pengobatan.&lt;br /&gt;            Banyak Konselor Pastoral tidak memperhatikan rasa bersalah dengan keseriusan, walaupun akibatnya destruktif. Setelah kita dengan tepat menolak moralisme yang legalistis sebagai sesuatu yang destruktif daan tidak Kristiani, kita gagal untuk menemukan metode yang efektif untuk mengatasi rasa bersalah dan membantu orang mengembangkan suara hati yang konstruktif. Adalah suatu keharusan bagi kita untuk melakukan demikian. Seorang psikiater yang bernama Edmud Bergler mengamati, “perasaan bersalah mengikuti setiap orang seperti bayangannya sendiri, entah dia mengetahui atau tidak.” tentu saja rasa bersalah adalah faktor yang penting sekali dalam masalah yang dihadapi banyak orang yang datang meminta bantuan Pastoral.(Halaman 177 dan 180, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeliharaan dan Konseling Yang Bersifat Mendukung&lt;br /&gt;            Teori dan praktek psikoterapi membuat suatu perbedaan diantara metode-metode penyembuhan (therapy) yang bersikap menyingkapkan atau membongkar akar-akar tersembunyi dari penyakit (mental), metode-metode yang berorientasi pada pemahaman diri (insight) dari orang yang hendak ditolong pada satu pihak, dan pada pihak lain, metode-metode yang bersifat mendukung. Perbedaan ini punya makna yang besar bagi keefektifan Pendeta dalam melakukan Konseling. Memahami maksud perbedaan itu dapat menimbulkan penghargaan yang baru akan potensi-potensi dari pengembalaandan Konseling Pastoral dan mendorong para Pendeta dan angota-anggota jemaat. Sumber-sumber untuk menolong banyak orang yang tidak perlu atau yang tidak mampu memberi jawaban kepada pendekatan yang bersifat menyingkapkan atau membongkar.&lt;br /&gt;            Dalam pemeliharaan Konseling yang bersifat mendukung, Pendeta mempergunakan metode-metode yang memberi kestabilan, menyokong, mengayomi, memotivasi, atau membimbing orang-orang yang mengalami kemelut, memampukan mereka untuk mengatasi persoalan-persoalan dan gangguan-gangguan dalam hubungan mereka dengan cara yang lebih konstruktif, didalam batas-batas yang ditentukan oleh sumber-sumber dan keadaan-keadaan kepribadian mereka. (Halaman 219-220, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembalaan dan Konseling Krisis&lt;br /&gt;            Pendeta telah berabad-abad memberikan Pengembalaan, dukungan, dan bimbingan dalam krisis dan kehilangan pribadi. Dalam zaman kita ini, para Pendeta memperoleh kesempatan (yang belum pernah terjadis sebelumnya) untuk memberi Pengembalaan dan Konseling bagi orang yang berjuang dalam pasang-surutnya krisis yang mengacau-balaukan kehidupan. Pendeta adalah Konselor krisis yang bersifat wajar karena keuntungan yang inheren (melekat) dari posisi dan perannya, yaitu: jaringan hubungannya dengan umatnya; haknya memasuki banyak sistem Keluarga; keyakinan banyak orang kepada Pendeta; kemudahannya berhubungan dengan orang; dan kehadirannya dalam banyak krisis perkembangan psikologis dak krisis yang terjadi secara kebetulan (yang tidak diharapkan dalam kehidupan umatnya), misalnya penyakit, kematian, dan kehilangan orang yang dikasihi. Dalam pandangan banyak orang yang sedang mengalami krisis kehilangan, gambaran dan identitas pendeta mengandung suatu arti yang bersifat mendukkung dan memelihara. Dalam keuntungan yang wajar inilah Pendeta mengajarkan penanggulangan krisis, termasuk melaksanakan upacara Gerejawi yang dengannya warisan relegius kita melingkungi krisis-krisis manusia yang utama, yang mencakup kelahiran dan pertumbuhan, hidup dan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembalaan Krisis dan Konseling Krisis&lt;br /&gt;            Pertolongan Pendeta bagi orang-orang yang berada dalam krisis dan kehilangan mempunyai empat aspek, yaitu: pelayanan pengembalaan umum; Konseling krisis informal; Konseling krisis formal jangka pendek (satu hingga lima seasson); dan Konseling serta terapi jangka panjang untuk membantu orang untuk memperbaiki sebab dan akibatpsikologis dari krisis yang hebat. Adalah penting membedakan pengembalaan krisis dan Konseling krisis, walaupun keduanya memang sering tumpangtindih dalam praktek. Orang yang berada dalam krisis sering bergerak bolak-balik diantara kebutuhan akan pengembalaan yang bersifat mendukung dan kebutuhan akan keterampilan Konseling krisis ketika mereka membuat keputusan yang sulit.tiap orang membutuhkan perhatian dan perawatan yang bertambah besar ketika mereka mengalami kesulitan yang hebat. Hanya sejumlah kecil orang yang membutuhkan konseling formal, dan lebih kecil lagi orang yang membutuhkan terapi yang bersifat memperbaiki (reparatif). Pelayanan pengembalaan umum adalah pelayanan yang mencakup kehadiran, pendengaran, kehangatan, dan dukungan praktis. Para Gembala (Pendamping) yang sudah terlatih dari warga jemaat dapat dan sepantasnya turut membagi tanggungjawab bersama dengan Pendeta untuk pelayanan yang penting dan mendesak ini. (Halaman 237-239, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembalaan dan Konseling yang Berhubungan dengan Kehilangan&lt;br /&gt;            Pendeta sajalah, sebagai orang yang Profesional yang mendapatkan pendidikan dalam bidang Konseling, yang mempunyai kebebasan otomatis untuk memasuki dunia kehidupan banyak orang yang mengalami kedukaan. Bagi Pendeta hal ini memberikan banyak kesempatan dan pertanggungjawaban yang tidak ada tandingannya, menjadi Pembimbing dan sahabat yang efektif bagi orang yang mengalami kehilangan, ketika mereka berjalan melalui lembah kesusahan (karena kehilangan orang yang dikasihinya) yang kelam. Jelaslah hal itu mengharuskan Pendeta untuk memperkembangkan kemampuannya dalam Pengembalaan dan Konseling kehilangan dalam tingkat yang tinggi.&lt;br /&gt;            Kedukaan (grief) terkandung dalam segala perubahan, kehilangan dan transisi kehidupan yang penting, tidak hanya dalam kematian dari orang yang kita cintai. Setiap peristiwa kehidupan seperti terdapat dalam skala stres Holmes-Rahe mengandung suatu kehilangan dan karena itu mengandung kedukaan juga. Ada bukti bahwa banyak penyakit psikofisiologis (psikosomatik) berhubungan dengan kedukaan yang tidak disembuhkan. Hal yang serupa berlaku juga bagi banyak penyakit alkholoisme dengan penyakit kecanduan lainnya (termasuk kecanduan makanan). (Halaman 284, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyuluhan Perkawinan dan Konseling Krisis Perkawinan&lt;br /&gt;            Penyuluhan (enrichment) perkawinan dan Keluarga serta Konseling krisis perkawinan adalah salah satu keterampilan menolong yang terpenting dari Pendeta. Dalam semua jenis pendampingan dan konseling diperlukan suatu taraf keahlian yang layak. Tetapi dalam bidang kehidupan Keluarga, seperti didalam krisis dan kedukaan, Pendeta memperoleh banyak kesempatan yang sangat penting sekali karena itu dibutuhkan suatu kemampuan yang tinggi.&lt;br /&gt;            Penyuluhan dan pendidikan perkawinan dapat meningkatkan kepenuhan keutuhan dari banyak perkawinan yang agak baik (memadai). Konseling krisis perkawinan dapat membantu sebagian pasangan suami-istri menghadapi masalah mereka dan menyelesaikannya dengan cara-cara yang penuh pertumbuhan. Terapi perkawinan sangat penting bagi perkawinan yang menderita gangguan yang mendalam.&lt;br /&gt;            Kehidupan Keluarga memberikan kesempatan mengalami kemesraan bagi banyak orang yang berada dalam satu budaya kesepian karena induvidu teramat penting. Dan perlu diketahui bahwa Injil menjadi hidup dalam hubungan keluarga sehari-hari. Suatu perkawinan yang bertumbuh dengan sehat adalah salah satu hubungan yang paling mesra dari segala hubungan. Hal ini membuatnya menjadi salah satu hubungan manusia yang paling berguna dan berat. Secara singkat, perkawinan dan Keluarga adalah tempat dimana orang dapat “menghayati agamanya” (Regina Westcott). (Halaman 322, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyuluhan dan Konseling Keluarga&lt;br /&gt;            Keluarga, menurut penulis, ialah sistem sosial dari hubungan utama. Individu memperoleh sumber utama pemeliharaan kejiwaan dan kerohanian Keluarga. Dalam masyarakat modern dan dalam Gereja terdapat beberapa jenis Keluarga. Pertama ialah Keluarga tradisional. Keluarga tradisional yang terdidri dari dua orang tua, pasangan suami-istri tanpa anak-anak (karena mereka tidak bermaksud mempunyai anak atau tidak mungkin memperoleh anak), Keluarga yang terdiri dari tiga angkatan (Kakek/nenek, Suami-istri dan Anak-anak). Kedua ialah beraneka macam hubungan yang dijalin dengan sengaja. Hubungan semacam inilah yang menjadi Keluarga banyak orang dewasa yang tidak menikah. Ketiga, sistem dukungan pemeliharaan yang terdiri dari teman-teman. Inilah yang merupakan keluarga bagi kebanyakan orang yang hidup membujang. Bab ini berpusat pada pengertian dan pertolongan kepada keluarga yang mencakub anak-anak. Tetapi, pemahaman dan metodenya banyak yang dapat digunakan untuk semua jenis Keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Sebagai Sistem Sosial&lt;br /&gt;            Keluarga adalah suatu organisme atau sistem sosial. Pelopor terapi Keluarga, Naehan Ackerman menyarankan bahwa istilah “organisme” mengandung arti inti biologis, kwalitas proses hidup, kesatuan fungsional dan jalan hidup alamiah Keluarga (terdiri dari priode pengecambahan, kelahiran, pertumbuhan-perkembangan, kemampuan menyesuaikan diri kepada perubahan dan krisis, kemerosotan secara perlahan-lahan, dan pada akhirnya, terputusnya keluarga lama menjadi keluarga baru). Apapun yang mempengaruhi salah satu bagian dari organisme keluarga, secara otomatis akan mempengaruhi semua bagian lainnya. Sama halnya dengan satu tangan yang terluka dan infeksi, atau tangan yang sehat, akan mempengaruhi seluruh tubuh sakit atau sehat.&lt;br /&gt;            Dalam semua konseling, sebenarnya konselor berhadapan dengan jaringan orang-orang yang saling berkaitan, lepas dari sosial apakah dia menyadari fakta ini atau tidak. Dalam Konseling individual (untuk perseorangan) jalan masuk secara langsung yang diperoleh seorang konselor hanyalah menuju sebagian jaringan total antarpribadi sang individu. Keterbatasan ini kira-kira sama dengan soal yang dihadapi oleh dokter medis, jika sidokter berusaha membantu sipasien dengan hanya memeriksa dan mengobati lengan pasien. Kendatipun terdapat kekurangan dalam anologi (persamaan) ini (jelas bahwa orang lebih otonom dan mampu unutk membentuk hubungan baru yang tidak mungkin dilakukan sebuah lengan), peramaan ini menyampaikan kebenaran yang mendasar bahwa orang bersda dalam saling ketergantungan yang asisi. Penyuluhan dan konseling bagi pasangan suami-istri adalah metode yang secara langsung campur tangan dalam sistem keluarga seluruhnya dan memberikan bantuan yang lebih manjur kepada semua orang yang terlibat. Penyuluhan dan konseling keluarga ditujukan untuk menolong seluruh sistem keluarga untuk memperbaiki jaringan saling ketergantungan, sehingga semua orang dalam keluarga itu akan menjadi lebih bebas bergerak menuju keutuhan hidupnya. (Halaman 371-375, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konseling Krisis Keluarga&lt;br /&gt;            Banyak krisis Keluarga yang menyebabkan Keluarga mengusahakan bantuan Pendeta. Krisis itu mencakub hubungan orang tua-anak, orang tua-anak remaja, anak-orang tua-kakek, suami/istri-mertua dan hubungan saudara kandung. Sasaran dan metode konseling krisis dan Konseling untuk pasangan suami-istri (seperti dilukiskan diatas), secara langsung dapat diterapkan pada Konseling krisis keluarga. Tetapi sumber daya dari pendekatan itu perlu dipadukan dengan perspektif sistem keluarga dan ditambahkan dengan metode terapim keluarga secara bersama. (Halaman 393, 2002)&lt;br /&gt;            Metode pendampingan dan Konseling kelompok merupakan sumber daya satu-satunya yang paling bermanfaat untuk memperluas dan memperdalam pelayanan penyembuhan dan pertumbuhan Gereja! Pendekatan kelompok yang menerapkan pemahaman yang luas tentang krisis dan masalah kehidupan, dapat membuat Gereja semakin bertambah kuat untuk mencegah masalah kepribadian, yakni yang merangsang pertumbuhan kearah keutuhan. Perkembangan yang menarik dalam penggunaan kelompok kecil ini kini sedang terjadi dalam sebagian jemaat. Tetapi kebanyakan Gereja hanya menyentuh bagian permukaan saja dari kemungkinan yang kaya dari kelompok kecil. (Halaman 459-460, 2002)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peranan Penting Kelompok dalam Pendampingan dan Konseling&lt;br /&gt;            Dalam kehidupan Gereja, kelompok kecil adalah metodologi yang wajar dan telah teruji ketahanannya. Para pakar sejarah Gereja telah mencatat bahwa penggunaan kelompok kecil telah menjadi faktor yang dinamis dalam setiap gelombang kekuatan rohani dalam Gereja. Kekristenan bertumbuh melalui perombakan “jaringan kelompok baru dan kuat.” dalam disertasi Doktornya, Group Therapy as A Method for Chuch Work”, Robert Leslie memperkenalkan kelompok-kelompok penting di bawah ini, yang memainkan peranannya yang penting dalam sejarah Gereja. (Halaman 460)'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penataran Warga Gereja Untuk Pelayanan Pendampingan&lt;br /&gt;            Dalam beberapa dekade belakangan ini, secara dramatis telah tejadi suatu penemuan kembali dari suatu fakta yang menarik perhatian, yaitu bahwa semua orang Kristen itu dipanggil untuk melayani karena mereka menjadi orang Kristen, entah mereka ditahbiskan sebagai pejabat Gereja atau tidak. Kesadaran baru ini memberikan suatu citra diri yang baru bagi para warga Gereja. Mereka tidak lagi sebagai warga Kristen kelas dua yang mempercayakan pekerjaan rohani hanya kepeda Pendeta. Mereka dipanggil untuk melaksanakan pelayanan yang vital dan unik kepada dunia diluar Gereja mereka, seperti kepada para tetangga, perkumpulan bisnis, serikat pekerja, teman, musuh dan khususnya kepada orang malang yang terbuang dan tertindas dimasyarakat. Vitalis (daya semangat) pelayanan warga Gereja telah mencapai suatu tingkat yang belum pernah terjadi sejak dekade permulaan gerakan Kristen. Kesempatan gerakan ini hampir tidak terbatas. Gerakan ini bagaikan angin yang berhembus melalui Gereja. Ia membangunkan suatu kelompok warga Gereja yang semakin bertambah, yang terdiri dari pria, wanita, maupun pemuda, sehingga mreka menjadi akan sadar pelayanan mereka bagi orang banyak.&lt;br /&gt;            Kebangunan kembali warga Gereja ini berdasar pada penemuan kembali pengertian Perjanjian Baru tentang Gereja, yaitu sebagai Umat Allah, tubuh Kristus dan Persekutuan Roh Kudus. Dalam Gereja setiap anggota, pria atau wanita, mempunyai pelayanan sendiri. Kata laity (warga Gereja) dalam bahasa Inggris berasal dari kata Yunani laos dalam Perjanjian Baru dan menunjuk kepada semua orang Kristen. “Pelayanan pendamaian” (yang dilukiskan dalam 2 Kor 5:17) dipercayakan kepada keseluruhan Gereja, tidak hanya kepada suatu bagian pelayanan ahli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai Implikasinya untuk Pendampingan dan Konseling Pastoral&lt;br /&gt;            Implikasi dari kebangunan kembali warga Gereja untuk Pendampingan dan Konseling Pastoral sangat penting dan menantang. Pendampingan Pastoral (Pengembalaan) bila dimengerti secara benar merupakan fungsi keseluruhan jemaat. Suatu jemaat sepantasnya berusaha keras untuk menjadi suatu organisme yang menyembuhkan, yang menyelamatkan dan mendorong pertumbuhan. Tujuan dari berbagai program Pendampingan Pastoral jemaat hendaklah untuk mengembangkan suatu iklim yang dinamis yang mengandung keprihatinan (concern) yang diterangi oleh cinta kasih yang bersifat timbal balik, dan secara lambat laun meresapi seluruh jemaat. Majelis/badan pengurus jemaat dan kegiatan kelompok kecil hendaknya diorientasikan untuk tujuan ini. Apabila Koinonia sudah terwujud dalam suatu jemaat, maka pelayanan timbal balik ini terjadi secara spontan ketika para anggota secara perseorangan berusaha memberikan diri mereka sendiri, sesuatu dengan apa yang dikatakan Luther, ”sebagai Kristus bagi sesamaku.” setiap anggota memilih kesempatan yang untuk untuk Pendampingan Pastoral. Tetapi gereja kita dapat memenuhi misalnya sebagai pusat penataran dan pemberian wewenag untuk penyembuhan dan pembebasan, keutuhan dan keadilan, asalkan jumlah warga Gereja yang mau menerima tantangan ini semakin meningkat.&lt;br /&gt;            Pelayanan pendampingan bagi warga Gereja pada dasarnya merupakan suatu pelayanan untuk orang yang membutuhkan pertolongan didalam Jemaat dan dalam Masyarakat. Tantangan dari perumpamaan Yesus  tentang orang yang dirampok ditepi jalan di Yeriko ditujukan kepada semua pengikut-Nya. Norma dan gambaran-Nya tentang penghakiman terakhir semuanya berkaitan dengan pelayanan kasih, ”sebab ketika Aku lapar, kamu datang memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku dipenjara, kamu mengunjungi Aku”(Mat 25:35-36).&lt;br /&gt;            Ketika ”kegembalaan dan semua orang percaya” menjadi suatu kenyataan didalam suatu jemaat, maka warga gereja akan melepaskan diri dari “kepenontonan”-nya dan mulai memenuhi pelayanan pribadinya. Pertumbuhan pribadinya dirangsang ketika dia menerjemahkan Imannya dalam karya nyata dibidang pelayanan. Kebutuhan manusia yang tidak terpenuhi disetiap jemaat dan masyarakat sangat banyak dan beraneka macam. (Halaman 521-524, 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian tentang Konsep Dasar Pendampingan dan Konseling&lt;br /&gt;            Pengetahuan klinis dan pertumbuhan pribadi telah didiskusikan pertama-tama untuk menekan makna yang mendasar dari kedua hal itu dalam rangka latihan dan pembaharuan Konselor. Semakin baik kemampuannya bergaul, semakin bermanfaatlah alat konsepsional. Tanpa kemampuan itu, maka penguasaan konsep dapat membuatnya menjadi seorang teknisi yang pintar, tetapi bukan menjadi seseorang yang memampukan pertumbuhan. Semakin besar pertumbuhan Pendeta sebagai orang yang utuh, semakin bernilai pemahaman konsepsionalnya tentang psikodinamika dan Konseling dalam pelayanan kepada orang bermasalah. Melalui pembacaan dan studi  yang berdisiplin, termasuk kursus penataran/penyuluhan maka seorang Pendeta atau Mahasiswa Teologi akan menempatkan pengertian pelbagai konsep dasar, seperti dibawah ini:&lt;br /&gt;(1)   Pertumbuhan dan kepribadian yang normal (mencakup psikologi anak, remaja dan dewasa).&lt;br /&gt;(2)   Dinamika perkawinan dan keluarga, penyuburan dan Konseling, termasuk perubahan identitas, hubungan dengan pria dan wanita.&lt;br /&gt;(3)   Dinamika kelompok.&lt;br /&gt;(4)   Psikopotologi (abnormal psychology).&lt;br /&gt;(5)   Metode Konseling individual.&lt;br /&gt;(6)   Kelompok pertumbuhan dan metode Konseling kelompok.&lt;br /&gt;(7)   Sumber daya rujukan lembaga masyarakat.&lt;br /&gt;(8)   Kepribadian dan kebudayaan (unsur sosio-ekonomi-politik) sebagai kekuatan yang mempengaruhi kesehatan dan pertumbuhan kepribadian dalam kebudayaannya sendiri dan dalam kebudayaan orang lain.&lt;br /&gt;(9)   Sejarah dan teori Pendampingan Pastoral.&lt;br /&gt;(10)                        Teologi dan Konseling (mencakup teologi Konseling, dan peranan dinamis Agama dalam keutuhan dan kehancuran manusa).&lt;br /&gt;            Daftar ini mungkin dapat merangsang tanggapan seperti diungkapkan oleh Chauser, ”benda yang diukir sangat kecil tetapi seni mengukirnya sangat lama dipelajari.” tetapi inilah pokok yang mendasar yang pantas dikuasai Pendeta selama dia berada dalam pendidikan sekolah tinggi teologi atau pendidikan lanjutan, jika dia sepantasnya diperlengkapi untuk karya pertumbuhan bagi orang dalam segala dimensi pelayanannya.&lt;br /&gt;            Selama dekade terakhir ini, banyak hal yang telah terjadi diseminari dan dalam pendidikan lanjutan yang menyebabkan sumber daya yang kuat ini menjadi lebih tersedia bagi para Mahasiswa dan Pendeta. Namun masih banyak hal yang harus dikerjakan, khususnya dalam membimbing pengawasan. Dengan demikian para mahasiswa dapat memperoleh apa yang mereka butuhkan, yakni pengertian psikologis dan Konseling yang mendasar, sebelum mereka lulus dan memasuki jemaat. Para mahasiswa Teologi seharusnya didorong untuk mengambil paling sedikit seperempat bagian program CPE selama studi mereka diseminari. Ini lebih baik diambil sesudah tahun pertama. Para Pendeta yang sadar akan perlunya keterampilan Konseling yang lebih banyak perlunya mendekati seminari terdekat, pengawasan CPE atau buat Konseling Pastoral untuk memperoleh kursus penataran yang mereka butuhkan.&lt;br /&gt;            Para pemimpin denominasi Gereja mempunyai peranan penting dalam membantu peningkatan pelayanan antar pribadi (termasuk pendampingan dan Konseling Pastoral) Pendeta mereka. Para Pendeta semakin merasakan bahwa perencanaan karir dan pendidikan lanjuttan mereka harus mencakup  pengalaman pertumbuhan pribadi dan Profesional. Hal itu memampukan mereka untuk mempelajari konsep dan metode baru yang terus menerus muncul dalam bidang Konseling. Semua denominasi sebaiknya menyediakan kursus Metode Studi Kasus Pastoral. Proses belajar itu hendaknya berfokus  pada pendekatan baru dalam seni Pastoral. Lagipula, para Pimpinan Sinode atau badan pengurus Gereja seyogianya menyediakan regu ahli terapi pribadi dan Konseling Keluarga bagi Pendeta dan keluarganya jika diperlukan. Regu spesialis Konseling Pastoral seperti itu mengetahui frustasi, masalah dan ganjaran pelayanan seperti orang dalam (perasaan Pendeta dan keluarga mereka). Jadi, mereka mendapatkan keuntungan khas melebihi ahli terapi sekuler dalam menolong Pendeta dan suami/istrinya dalam menghadapi masalah umum yang berkaitan dengan identitas, peranan dan konflik Pendeta dan keluarganya.&lt;br /&gt;            Tentu Konseling hanya satu aspek saja dari pekerjaan Pendeta. Akan tetapi jika Pendeta merasa keterampilan ini penting artinya yntuk kehidupan orang yang berbeban berat, maka motivasinya intuk bertumbuh dibidang ini menjadi kuat. Banyak Pendeta sadar bahwa mereka menyerupai seorang tukang kayu yang terlalu sibuk menajamkan alat pertukangannya, jika mereka terlalu sibuk berpartisipasi dalam pengalaman terapi pribadi, pengawasan, kursus penyegaran, lokakarya Konseling. Untunglah bahwa pengalaman pertumbuhan profesi ini membantu orang meningkatkan komunikasi dan keterampilan pergaulannya secara umum. Pengalaman ini cenderung memperkuat dan memperdalam semua dimensi pelayanannya.&lt;br /&gt;            Dalam rangka mengikuti pemikiran dan penelitian baru dibidang psikologi Pastoral dan Konseling, maka para pendeta dianjurkan membaca salah atu majalah dalam bidang ini misalnya, The Journal of Pastoral Care dan Pastoral Pschology. Keduanya terbitan di AS.&lt;br /&gt;            Pendeta yang menekankan Konseling dalam pelayanannya, sepantasnya bergabung dengan Associaton for Practical Theology in  Indonesia (APTI), Tramol Pos I, (Yogyakarta 55002). tujuan utama dari APTI ialah membantu untuk meningkatkan tingkat umum pendidikan dan praktek Konseling Pastoral. 1). Fokus perhatian Pendeta atas kebutuhan yang genting dari individu yang memerlukan Konseling, perlu Keseimbangan oleh Pelayanan Pendampingan Pastoral yang Luas. 2). Siapapun dapat membantu orang bermasalah tanpa harus menjadi seorang Konseling Terapi. 3) Biar bagaimana ketrampilan seorang Konselor, kadang-kadang dia gagal juga menolong Sebagian orang. Karena itu baiklah kita ingat keterbatasan kita sebagai Konselor dan keterbatasan kita dalam menolong lainnya. 4) Meningkatkan keterampilan Pendampingan Konseling merupakan suatu tantangan yang terus menerus seumur Hidup. Tidak ada seorangpun yang sempurna. Inti dari seni Konseling dapat di pelajari hanya dengan pengalaman.5). Setelah mengkaji beraneka ragam macam teori dan model Konseling, maka penting ditekankan kembali inti Persoalannya. 6). Pada akhirnya, Syukurlah segala penyembuhan dan Kesembuhan, pertumbuhan adalah pemberian Roh Kehidupan yang kreatif yang kita sebut Allah. Roh Kudus yang hidup memanggil kita agar turut berpartisipasi dengan penuh kegembiraan dalam menciptakan bersama suatu masa depan itu potensi ajaib Gereja yang belum maju dalam bidang penyembuhan dan Keutuhan dapat diwujudkan. (Halaman 564-567, Howard Clinebell, 2002)&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;  BUKU&lt;br /&gt;Tipe-Tipe dasar Pendampingan Konseling Pastoral, Howard Clinebell, Kanisus, Jogyakarta, 2002&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8351095355145007118-7308759240635855350?l=kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/feeds/7308759240635855350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8351095355145007118&amp;postID=7308759240635855350' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7308759240635855350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8351095355145007118/posts/default/7308759240635855350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kesaktianpeduligenerasi.blogspot.com/2009/04/tipe-tipe-dasar-pendampingan-dan.html' title=''/><author><name>kesaktian peduli generasi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12254023290646397860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8351095355145007118.post-3958924483023353112</id><published>2009-04-19T20:05:00.005+07:00</published><updated>2009-04-19T20:31:32.297+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BERITA HIV AIDS OK!!!!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Pdt Masada Sinukaban &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kesaktian Peduli Generasi Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;SERANG, KOMPAS.com — Sebanyak 51 warga Provinsi Banten dilaporkan meninggal dunia akibat tertular virus HIV/AIDS sehingga perlu adanya pencegahan agar penyakit itu tidak lagi menular kepada keluarga atau orang lain.     Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Banten Ariep Mulyawan, Selasa, mengatakan, pasien penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia itu terakhir adalah tiga anak usia di bawah lima tahun (balita) yang menjalani perawatan di RSUD Serang dan Cilegon.Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, hingga saat ini penderita HIV/AIDS mencapai 1.413 kasus, di antaranya sebanyak 1.181 kasus HIV dan 232 kasus teridentifikasi AIDS. Adapun pasien HIV/AIDS yang meninggal dunia tercatat sebanyak 51 orang. Oleh karena itu, pihaknya meminta upaya pencegahan penularan HIV/AIDS dapat mengubah sikap dan perilaku masyarakat menuju paradigma sehat."Jika sudah terkena penyakit itu, dipastikan akan menelan biaya cukup besar, dan karena itu lebih baik mencegah," katanya.  Menurut dia, saat ini penemuan kasus penderita HIV/AIDS di Banten belum diketahui secara pasti karena secara estimasi angkanya mencapai 6.000 kasus.Sementara itu, pasien positif yang terkena HIV/AIDS dan kini menjadi obyek pengawasan Klinik Voluntary Counseling Treatmen (VCT) dan Care Support and Treatment (CST) RSUD Serang sebanyak 1.413 orang.Bahkan, epidemi HIV/AIDS sudah mengancam ibu rumah tangga dan anak-anak yang dilahirkan dari ibu yang tertular HIV/AIDS.Sejauh ini, penularan HIV/AIDS menjadikan ancaman bagi masyarakat dan kemungkinan wanita tunasusila atau wanita pria (waria) tertular virus HIV/AIDS. Sebab, mereka belum menjalani pemeriksaan di Klinik Teratai Voluntary Counseling Treatmen (VCT) dan Care Support and Treatment (CST) RSUD Serang."Untuk itu, pencegahan HIV/AIDS diwajibkan menggunakan kondom karena risikonya sangat kecil," katanya. Selain itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak  menyalahgunakan narkoba, jarum suntik bekas, dan melakukan hubungan seks berganti-ganti pasangan karena bisa menimbulkan sumber penularan HIV/AIDS. "Bila kita tertular HIV/AIDS, tentu yang rugi keluarga sendiri," ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Artistic impression of HIV and immune system cells&lt;br /&gt;Virus HIV&lt;br /&gt;AIDS&lt;br /&gt;SAVE YOURSELF !!!&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Apakah HIV itu ?&lt;br /&gt;HIV, yang merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus adalah Virus penyebab AIDS&lt;br /&gt;HIV terdapat di dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi seperti di dalam darah, air mani atau cairan vagina&lt;br /&gt;Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5 sampai 10 tahun.&lt;br /&gt;Walaupun tampak sehat, mereka dapat menularkan HIV pada orang lain melalui hubungan seks yang tidak aman, tranfusi darah atau pemakaian jarum suntik secara bergantian.&lt;br /&gt;Bagaimana HIV ditularkan ?&lt;br /&gt;HIV dapat ditularkan melalui 3 cara, yaitu :&lt;br /&gt;Hubungan seks (anal, oral, vaginal) yang tidak terlindungi dengan orang yang telah terinfeksi HIV.&lt;br /&gt;Transfusi darat atau penggunaan jarum suntik secara bergantian.&lt;br /&gt;Melalui Alat Suntik.&lt;br /&gt;HIV tidak ditularkan melalui jabatan tangan, sentuhan, ciuman, pelukan, menggunakan peralatan makan/minum yang sama, gigitan nyamuk, memakai jamban yang sama atau tinggal serumah.&lt;br /&gt;Gejala-Gejala AIDS&lt;br /&gt;Merasa kelelahan yang berkepanjangan&lt;br /&gt;Deman dan berkeringat pada malam hari tanpa sebab yang jelas.&lt;br /&gt;Batuk yang tidak sembuh-sembuh disertai sesak nafas yang berkepanjangan.&lt;br /&gt;Diare/mencret terus-menerus selama 1 bulan&lt;br /&gt;Bintik-bintik berwarna keungu-unguan yang tidak biasa&lt;br /&gt;Berat badan menurun secara drastis lebih dari 10% tanpa alasan yang jelas dalam 1 bulan.&lt;br /&gt;Pembesaran kelenjar secara menyeluruh di leher dan lipatan paha.&lt;br /&gt;Bagaimana mengetahui Orang yang Sudah Terinfeksi HIV ?&lt;br /&gt;Hanya melalui penglihatan, Anda tidak bisa tahu apakah seseorang sudah terinfeksi HIV atau tidak.&lt;br /&gt;Pada kenyataannya, pengidap HIV terlihat sangat sehat.&lt;br /&gt;Satu-satunya cara untuk mengetahui hai ini adalah melalui tes darah HIV&lt;br /&gt;Di Indonesia, terdapat cukup banyak LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang dapat membantu&lt;br /&gt;Anda untuk mendapatkan pelayanan tes darah.&lt;br /&gt;TES HIV&lt;br /&gt;Orang yang terinfeksi HIV tidak dapat diketahui dari penampilan fisiknya saja karena orang tersebut terlihat seperti orang sehat lainnya. Jadi, untuk menentukan seseorang terinfeksi HIV atau tidak harus dilakukan pemeriksaan darah.&lt;br /&gt;Pemeriksaan darah bertujuan untuk mendeteksi ada atau tidaknya anti bodi HIV di dalam darah. Antibodi HIV ini dihasilkan oleh tubuh sebagai reaksi system kekebalan tubuh terhadap infeksi HIV. Oleh sebab itu, pemeriksaan ini lebih tepat disebut "Tes Antibodi HIV" bukan tes AIDS.&lt;br /&gt;Perlukan Tes HIV ?Jika anda merasa memiliki kemungkinan terinfeksi HIV, maka sebaiknya segera memeriksakan diri. Hal ini penting untuk memastikan status anda. Jika anda positif, dapat segera dilakukan perawatan kesehatan lebih lanjut yang intensif agar dapat menjaga kondisi dan mencegah penularan kepada orang lain.&lt;br /&gt;Melindungi Diri Dari HIV/AIDS&lt;br /&gt;Jangan melakukan hubungan sesk dengan pasangan yang anda tidak ketahui kondisi kesehatannya.&lt;br /&gt;Hindari berganti-ganti pasangan seksual.&lt;br /&gt;Gunakanlah kondom dalam melakukan hubungan seks, jika salah satu atau keduanya terinfeksi HIV&lt;br /&gt;Jika membutuhkan transfusi darah, mintalah kepastian bahwa darah yang akan diterima bebas HIV&lt;br /&gt;Gunakan alat suntik sekali pakai&lt;br /&gt;Hindari mabuk-mabukan dan narkotik yang membuat Anda lupa diri.&lt;br /&gt;Bagaimana caranya untuk tes HIV ?&lt;br /&gt;Sebelum anda memeriksakan diri, konsultasilah terlebih dahulu kepada konselor atau tenaga kesehatan yang berpengalaman.&lt;br /&gt;Ketahui dan pahami pengertian HIV/AIDS, faktor resiko dan cara penularan, introspeksi diri dan cara pencegahannya.&lt;br /&gt;Apabila anda sudah yakin dan siap menerima segala resiko dan test HIV, silahkan periksa.&lt;br /&gt;Pilihlah pemeriksaan tanpa identitas untuk menjaga kerahasiaan anda.&lt;br /&gt;Test HIV dapat dilakukan dirumah sakit atau laboratorium kesehatan yang melayani Test HIV sesuai rujukan dari konselor anda (Tempat konsultasi dapat dilihat pada brosur ini)&lt;br /&gt;Konsultasikan kembali hasil tes tersebut dan minta penjelasan arti dari hasil tes tersebut kepada konselor atau tenaga kesehatan yang berpengalaman.&lt;br /&gt;  Apakah AIDS itu ?&lt;br /&gt;AIDS yang merupakan kependekan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sindroma menurunkan kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.&lt;br /&gt;Orang yang mengidap AIDS amat mudah tertular oleh berbagai macam penyakit, karena sistem kekebalan di dalam tubuhnya telah menurun.&lt;br /&gt;Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS.&lt;br /&gt;Agar dapat terhindar dari HIV/AIDS, anda harus tahu bagaimana cara penularan dan pencegahannya.&lt;br /&gt;  Apakah IMS itu ?&lt;br /&gt;IMS (Infeksi Menular Seksual) sering juga disebut penyakit Kelamin, yaitu penyakit-penyakit yang sebagian besar ditularkan melalui hubungan seks atau hubungan kelamin.&lt;br /&gt;orang yang mengidap IMS memiliki resiko yang lebih besar untuk terinfeksi HIV, karena luka yang terbuka memberikan jalan masuk bagi HIV.&lt;br /&gt;HIV terutama ditularkan lewat hubungan seks, karena itu HIV juga termasuk jenis IMS.&lt;br /&gt;  Apakah Tanda-tanda atau Gejala-gejala IMS ?&lt;br /&gt;Beberapa tanda atau gejala IMS adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Ada cairan yang keluar dari penis, vagina atau dubur. Terasa pedih atau panas sewaktu buang air kecil dan/atau melakukan hubungan seks.&lt;br /&gt;Nyeri di perut bagian bawah (wanita), buah pelir (laki-laki), serta pantat dan kaki. Pada wanita seringkali gejala ini tidak dirasakan, walaupun sebenarnya sudah terkena IMS.&lt;br /&gt;Melepuh, lecet, kutil, ruam dan/atau pembengkakan di sekitar kelamin, alat kelamin dan/atau mulut.&lt;br /&gt;Gejala seperti itu juga meliputi demam, pusing nyeri otot dan/atau pembengkakan kelenjar.&lt;br /&gt;Jika anda merasakan salah satu tanda atau gejala diatas, segera periksa diri ke dokter   atau layanan kesehatan terdekat.&lt;br /&gt;Bagaimana Agar Anda Terhindar dari HIV dan IMS ?&lt;br /&gt;Gunakan KONDOM&lt;br /&gt;Kondom merupakan penghambat atau dinding pencegah terjadinya pertukaran cairan yang berasal dari dalam tubuh.&lt;br /&gt;Jika Anda suka berganti-ganti pasangan atau terlibat hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan, kondom adalah alat perlindungan yang baik&lt;br /&gt;Menggunakan kondom berarti 10.000 kali lebih terlindung daripada tidak menggunakannya&lt;br /&gt;Sewaktu hendak menggunakan kondom, pastikan bahwa kondom tersebut berkualiatas baik, berstandar mutu internasional dan perhatikan pula tanggal kadaluarsa kondom.&lt;br /&gt;  Bagaimana Menggunakan Kondom yang benar ?&lt;br /&gt;1&lt;br /&gt;Pijit ujung kondom agar tidak ada gelembung udara dan pasangkan ke zakar yang sudah tegang. Awas jangan sampai terbalik.&lt;br /&gt;2&lt;br /&gt;Lepaskan gulungan kondom sampai pangkal zakar&lt;br /&gt;3&lt;br /&gt;Bila ingin menambah pelicin, oleskan pada kondom yang sudah terpasang. Pakailah pelicin berbahan dasar air, seperti KY Jelly, Topgel, Vigel atau Aquagel. Jangan pakai Handbody lotion, nivea dan krim lainnya karena berbahan dasar minyak dan dapat membuat kondom rusak dan robek.&lt;br /&gt;4&lt;br /&gt;Bila konodm robek sewaktu berhubungan seks, segera ganti dengan yang baru. Pasangkan lagi kondom sesuai petunjuk 1-3&lt;br /&gt;5&lt;br /&gt;Jika sudah selesai dan sperma sudah keluar, segera tarik penis (selagi masih tegang) dengan memegang pangkal kondom, supaya sperma tidak sampai tertumpah dan jangan sampai tertinggal di liang senggama atau dubur.&lt;br /&gt;6&lt;br /&gt;Buang kondom di tempat yang aman. Jangan buang di sembarang tempat, apalagi ke dalam jamban.&lt;br /&gt;Apa yang Perlu Anda Perhatikan tentang Kondom ?&lt;br /&gt;Jangan gunakan kondom bila kemasannya rusak, warnanya tidak seragam, kering atau lengket dan bila Anda meragukan kualitasnya.&lt;br /&gt;Jangan menyimpan kondom di dalam dompet atau saku belakang celana anda, karena kondom Anda bisa rusak.&lt;br /&gt;Jaga kondom agar tidak terkena sinar matahari langsung. Simpanlah kondom Anda di tempat yang sejuk dan kering.&lt;br /&gt;Jangan menggunakan pelumas berbahan dasar minyak seperti Body lotion, Vaseline atau Baby oil, karena dapat menyebabkan kondom rusak atau robek. Pakailah pelumas yang berbahan dasar air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;Lima Balita Tertular HIV&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="" target="_blank"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;Selasa, 14 April 2009  18:19 WIB&lt;br /&gt;SERANG, KOMPAS.com - Sebanyak lima Balita di Provinsi Banten, positif tertular HIV/AIDS dari ibu kandungnya sehingga mereka kini ditangani intensif di Klinik Voluntary Counseling Treatmen (VCT) dan Care Support and Treatment (CST) RSUD Serang.    "Saat ini epidemi HIV/AIDS sudah mengancam ibu rumah tangga dan anak-anak yang dilahirkan dari ibu yang tertular HIV/AIDS," kata penanggung jawab Klinik Teratai VCT/CST RSUD Serang, dr Santoso Edi Budiono.Santoso mengatakan, saat ini balita dan 10 ibu rumah tangga yang tertular HIV terus diawasi karena bisa menularkannya kepada keluarga dan orang lain.    Ibu rumah tangga itu menjadi korban HIV/AIDS dari suaminya yang sering melakukan hubungan seks dengan bergonta-ganti pasangan atau pecandu narkoba. Sedangkan tiga bayi yang dilahirkan bisa diselamatkan karena telah dilakukan pencegahan ketika bayi masih dalam kandungan memberikan obat, melahirkan melalui operasi caesar dan mengganti Air Susu Ibu (ASI) dengan susu formula.Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada ibu rumah tangga yang positif HIV/AIDS jika ingin melahirkan terlebih dulu berkonsultasi dengan petugas agar dapat dicegah penularan virus HIV/AIDS.  Dia mengimbau kepada berbagai elemen masyarakat agar melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS dengan tidak mengkonsumsi narkoba, menggunakan jarum suntik bekas, dan hubungan seks yang gonta-ganti pasangan.Sebagian besar penularan HIV/AIDS disebabkan jarum suntik, narkoba, hubungan seks dengan mereka yang sudah terkena HIV/AIDS dan melalui transfusi darah.Selain itu, pihaknya menyarankan kepada laki-laki untuk menggunakan kondom karena kondom bisa mencegah risiko penularan HIV/AIDS."Selama ini, ujar dia, penderita HIV/AIDS sekitar 92 persen berasal dari kaum laki-laki dan setiap tahun terus mengalami peningkatan."Saya kira untuk mencegah HIV/AIDS masyarakat harus membangun paradigma hidup sehat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;AIDS&lt;br /&gt;Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Langsung ke: &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#column-one"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;navigasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#searchInput"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;cari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS)Klasifikasi &amp;amp; sumber eksternal&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="'" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:World_Aids_Day_Ribbon.svg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Pita Merah terlipat adalah simbol solidaritas orang-orang yang positif terinfeksi virus &lt;/span&gt;&lt;a title="HIV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HIV"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HIV&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; dan AIDS.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;br /&gt;Daftar singkatan dalam artikel ini :&lt;br /&gt;AIDS: Acquired immune deficiency syndromeHIV: &lt;/span&gt;&lt;a title="HIV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HIV"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Human immunodeficiency virus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CD4+: &lt;/span&gt;&lt;a title="Sel T pembantu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sel_T_pembantu"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sel T pembantu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CCR5: &lt;/span&gt;&lt;a title="CCR5" href="http://id.wikipedia.org/wiki/CCR5"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Chemokine (C-C motif) receptor 5&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;CDC: &lt;/span&gt;&lt;a title="Centers for Disease Control and Prevention" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Centers_for_Disease_Control_and_Prevention"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Centers for Disease Control and Prevention&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;WHO: &lt;/span&gt;&lt;a title="World Health Organization" href="http://id.wikipedia.org/wiki/World_Health_Organization"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;World Health Organization&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;PCP: &lt;/span&gt;&lt;a title="Pneumonia pneumosistis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pneumonia_pneumosistis"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Pneumocystis pneumonia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;TB: &lt;/span&gt;&lt;a title="Tuberkulosis" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tuberkulosis"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Tuberkulosis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;MTCT: Mother-to-child transmissionHAART: &lt;/span&gt;&lt;a title="Obat antiretroviral" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Obat_antiretroviral"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Highly active antiretroviral therapy&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;STI/STD: &lt;/span&gt;&lt;a title="Penyakit menular seksual" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penyakit_menular_seksual"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sexually transmitted infection&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;/disease&lt;br /&gt;Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome (disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: &lt;/span&gt;&lt;a title="Sindrom" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;sindrom&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;) yang timbul karena rusaknya &lt;/span&gt;&lt;a title="Sistem kekebalan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_kekebalan"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;sistem kekebalan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; tubuh manusia akibat infeksi virus &lt;/span&gt;&lt;a title="HIV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HIV"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HIV&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-Marx-0"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[1]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (&lt;/span&gt;&lt;a title="Simian immunodeficiency virus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Simian_immunodeficiency_virus"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;SIV&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Feline immunodeficiency virus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Feline_immunodeficiency_virus"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;FIV&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, dan lain-lain).&lt;br /&gt;Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat &lt;/span&gt;&lt;a title="HIV" href="http://id.wikipedia.org/wiki/HIV"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;HIV&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap &lt;/span&gt;&lt;a title="Infeksi oportunistik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Infeksi_oportunistik"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;infeksi oportunistik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; ataupun mudah terkena &lt;/span&gt;&lt;a title="Tumor" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tumor"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;tumor&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.&lt;br /&gt;HIV dan virus-virus sejenisnya umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara &lt;/span&gt;&lt;a title="Membran mukosa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Membran_mukosa"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;lapisan kulit dalam (membran mukosa)&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti &lt;/span&gt;&lt;a title="Darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darah"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;darah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Air mani" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air_mani"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;air mani&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Lubrikasi vaginal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lubrikasi_vaginal"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;cairan vagina&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Kelenjar Cowper" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelenjar_Cowper"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;cairan preseminal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, dan &lt;/span&gt;&lt;a title="Air susu ibu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Air_susu_ibu"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;air susu ibu&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-CDCtransmission-1"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[2]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-sfaf-2"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[3]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Penularan dapat terjadi melalui &lt;/span&gt;&lt;a title="Hubungan seksual" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hubungan_seksual"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;hubungan intim&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; (vaginal, &lt;/span&gt;&lt;a title="Seks anal" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seks_anal"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;anal&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, ataupun &lt;/span&gt;&lt;a title="Seks oral" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seks_oral"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;oral&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;), &lt;/span&gt;&lt;a title="Transfusi darah" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Transfusi_darah"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;transfusi darah&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Jarum hipodermik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jarum_hipodermik"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;jarum suntik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama &lt;/span&gt;&lt;a title="Kehamilan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;kehamilan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, bersalin, atau &lt;/span&gt;&lt;a title="Menyusui" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menyusui"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;menyusui&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.&lt;br /&gt;Para ilmuwan umumnya berpendapat bahwa AIDS berasal dari &lt;/span&gt;&lt;a title="Afrika Sub-Sahara" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika_Sub-Sahara"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Afrika Sub-Sahara&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-Gao-3"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[4]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Kini AIDS telah menjadi &lt;/span&gt;&lt;a title="Pandemik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pandemik"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;wabah penyakit&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;. AIDS diperkiraan telah menginfeksi 38,6 juta orang di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-UNAIDS2006-4"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[5]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Pada &lt;/span&gt;&lt;a title="Januari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Januari"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Januari&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a title="2006" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;2006&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Joint United Nations Programme on HIV/AIDS" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Joint_United_Nations_Programme_on_HIV/AIDS"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;UNAIDS&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; bekerja sama dengan &lt;/span&gt;&lt;a title="World Health Organization" href="http://id.wikipedia.org/wiki/World_Health_Organization"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;WHO&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; memperkirakan bahwa AIDS telah menyebabkan kematian lebih dari 25 juta orang sejak pertama kali diakui pada tanggal &lt;/span&gt;&lt;a title="5 Juni" href="http://id.wikipedia.org/wiki/5_Juni"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;5 Juni&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a title="1981" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1981"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;1981&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;. Dengan demikian, penyakit ini merupakan salah satu wabah paling mematikan dalam sejarah. AIDS diklaim telah menyebabkan kematian sebanyak 2,4 hingga 3,3 juta jiwa pada tahun &lt;/span&gt;&lt;a title="2005" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2005"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;2005&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; saja, dan lebih dari 570.000 jiwa di antaranya adalah anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-UNAIDS2006-4"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[5]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; Sepertiga dari jumlah kematian ini terjadi di Afrika Sub-Sahara, sehingga memperlambat pertumbuhan ekonomi dan menghancurkan kekuatan sumber daya manusia di sana. Perawatan &lt;/span&gt;&lt;a title="Obat antiretroviral" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Obat_antiretroviral"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;antiretrovirus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; sesungguhnya dapat mengurangi tingkat &lt;/span&gt;&lt;a title="Mortalitas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mortalitas"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;kematian&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;a title="Morbiditas" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Morbiditas"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;parahnya&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; infeksi HIV, namun akses terhadap pengobatan tersebut tidak tersedia di semua negara.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-Palella-5"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[6]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Stigma sosial" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stigma_sosial"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Hukuman sosial&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; bagi penderita HIV/AIDS, umumnya lebih berat bila dibandingkan dengan penderita penyakit mematikan lainnya. Terkadang hukuman sosial tersebut juga turut tertimpakan kepada petugas kesehatan atau sukarelawan, yang terlibat dalam merawat orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a name="Gejala_dan_komplikasi"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[&lt;/span&gt;&lt;a title="Sunting bagian: Gejala dan komplikasi" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=AIDS&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=1"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;sunting&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;] Gejala dan komplikasi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a title="'" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Symptoms_of_AIDS.png"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="Perbesar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Symptoms_of_AIDS.png"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Gejala-gejala utama AIDS.&lt;br /&gt;Berbagai gejala AIDS umumnya tidak akan terjadi pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik. Kebanyakan kondisi tersebut akibat infeksi oleh &lt;/span&gt;&lt;a title="Bakteri" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;bakteri&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Virus" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Virus"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;virus&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Fungi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fungi"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;fungi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; dan &lt;/span&gt;&lt;a title="Parasit" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Parasit"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;parasit&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, yang biasanya dikendalikan oleh unsur-unsur sistem kekebalan tubuh yang dirusak HIV. &lt;/span&gt;&lt;a title="Infeksi oportunistik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Infeksi_oportunistik"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Infeksi oportunistik&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; umum didapati pada penderita AIDS.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/AIDS#cite_note-Holmes-6"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;[7]&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; HIV mempengaruhi hampir semua &lt;/span&gt;&lt;a title="Organ (anatomi)" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Organ_(anatomi)"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;organ tubuh&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;. Penderita AIDS juga beresiko lebih besar menderita kanker seperti &lt;/span&gt;&lt;a title="Sarkoma Kaposi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sarkoma_Kaposi"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;sarkoma Kaposi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;a title="Kanker leher rahim" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kanker_leher_rahim"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;kanker leher rahim&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;, dan kanker sistem kekebalan yang disebut &lt;/span&gt;&lt;a title="Limfoma" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Limfoma"&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&g
